• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB I

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "BAB I"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

1.1 Latar Belakang

Kemampuan fisik dari lanjut usia akan mengalami penurunan, sehingga meningkatkan potensi terjadinya jatuh. Sekitar 50% dari penghuni panti jompo pernah mengalami jatuh setiap tahunnya. Berdasarkan hasil penelitian, jatuh yang dialami oleh orang yang berusia diatas 60 tahun, berjumlah sekitar 28% hingga 35%. Penelitian lain juga menyebutkan bahwa, satu dari dua orang yang berusia 80 tahun ke atas pernah mengalami jatuh. Jumlah penduduk dunia yang berusia 60 tahun ke atas mencapai ±841 juta pada tahun 2013 dan diperkirakan mencapai 2 miliar pada tahun 2050.

Dengan demikian, jatuh mempengaruhi jutaan orang lanjut usia. Jatuh dapat memberikan dampak langsung, terutama bagi kesehatan. Beberapa akibat yang ditimbulkan oleh jatuh, seperti rasa sakit, kelemahan tubuh, cacat, dan bahkan dapat meningkatkan risiko kematian. Pengawasan sangat diperlukan bagi lanjut usia yang potensi jatuhnya tinggi. Pengawasan dapat dilakukan oleh anggota keluarga atau orang terdekat. Orang yang bertugas mengawasi tentunya dituntut untuk selalu berada di dekat lanjut usia agar lebih mudah mengetahui dan memberikan pertolongan jika lanjut usia mengalami jatuh. Akan tetapi, sebagai anggota keluarga tidak mungkin selamanya berada di dekat lansia untuk melakukan pengawasan secara langsung. Oleh karena itu, pengawasan dapat dilakukan secara tidak langsung dengan memanfaatkan teknologi yang ada saat ini. Salah satunya adalah dengan menggunakan perangkat yang dapat mendeteksi jatuh.

(2)

Accelerometer adalah salah satu perangkat yang dapat digunakan untuk mendeteksi jatuh. Ukuran perangkat accelerometer yang relatif kecil dan mempunyai bobot cukup ringan memberikan kemudahan dalam mengoperasikannya. Kemampuan komputasi yang dimilikinya juga cukup besar sehingga pemrosesan data dapat dilakukan secara langsung.

1.2 Perumusan Masalah

Kelemahan secara fisik pada lanjut usia dapat meningkatkan probabilitas terjadinya jatuh. Jatuh memberikan dampak yang serius bagi kesehatan, terutama jika tidak mendapat pertolongan dengan segera. Jumlah penduduk lanjut usia di dunia mencapai jutaan orang. Artinya, jatuh dapat mempengaruhi jutaan orang.

Dengan demikian, terdapat beberapa masalah yang perlu dipecahkan.

Bagaimana mendeteksi kejatuhan sebuah benda dengan real time ?

1.3 Batasan Masalah

Dari rumusan masalah yang telah dipaparkan diatas didapat gambaran dimensi masalah yang luas terkait dengan deteksi jatuh pada lanjut usia.

Keterbatasan waktu dan kemampuan tentunya menjadi kendala dalam menyelesaikan dimensi masalah yang begitu luas. Oleh karena itu, penelitian yang dilakukan terbatas pada hal-hal sebagai berikut.

1. Penelitian yang dilakukan masih dibatasi pada teknik yang digunakan dalam melakukan deteksi jatuh.

(3)

2. Pengiriman informasi jatuh dari perangkat yang digunakan untuk mendeteksi jatuh ke pengawas lanjut usia tidak dibahas dalam penelitian ini.

3. Data akselerasi jatuh yang digunakan untuk mengetahui pola jatuh diperoleh dari orang bukan lanjut usia.

4. Pengujian dilakukan pada orang yang bukan lanjut usia.

5. Pengujian dilakukan di atas matras.

1.4 Tujuan Penulisan Laporan Akhir Studi

Adapun tujuan dalam pembuatan laporan tugas akhir ini adalah:

1. Sebagai salah satu syarat untuk mendapatkan gelar AMd. Pada program Teknik Komputer AMIK Teknokrat Lampung

2. Membuat alat sistem pendeteksi jatuh pada lanjut usia menggunakan sensor Accelerometer.

3. Memberikan kemudahan dalam pengawasan pada lanjut usia.

1.5 Manfaat Penulisan Laporan Akhir Studi

Adapun manfaat dalam pembuatan laporan tugas akhir ini adalah:

1. Mempermudah dalam melakukan pengawasan pada lanjut usia.

2. Memberikan informasi melalui via sms ketika lanjut usia jatuh.

1.6 Metode Penelitian

Metodologi yang diggunakan untuk mengembangkan sistem dalam laporan tugas akhir ini adalah :

(4)

1. Studi literatur yanng dilakukan dengan mencari artikel, buku relevan yang disertakan dengan beberapa sumber lainnya yang berhubungan dengan sistem deteksi jatuh pada pada lanjut usia menggunakan sensor accelerometer.

2. Membuat perancangan sistem deteksi jatuh pada pada lanjut usia.

3. Merangkai alat sesuai dengan rancangan yang dibuat dari sistem tersebut.

4. Ujicoba alat

1.7 Sistematika Penulisan

Laporan akhir studi ini disusun dengan menggunakan sistematika sebagai berikut :

BAB I PENDAHULUAN

Bab ini menjelaskan tentang latar belakang, rumusan masalah, batasan masalah, tujuan penulisan laporan akhir studi, manfaat penulisan laporan akhir studi, metode penenlitian, dan sistematika penulisan.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Bab ini membahas tentang teori dasar yang mendukung dalam perancangan alat, serta mengenai pengenalan beberapa komponen-komponen dasar elektronika dan fungsinya pada rangkaian.

BAB III PERANCANGAN SISTEM

Bab ini membahas mengenai perancangan alat, bahan yang digunakan, langkah-langkah pembuatan alat serta analisa dalam kinerja alat.

(5)

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Pada bab ini membahas tentang proses pengujian dan hasil pengujian alat serta analisa hasil dari alat yang dibuat meliputi implementasi rancangan peralatan elektronika dan mikrokontroler, pemograman chip, uji coba dan analisis hasil uji.

BAB V PENUTUP

Bab ini berisi tentang simpulan dan saran dari hasil pembahasan sistem keamanan yang dibuat.

DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN

Referensi

Dokumen terkait

Endemic goitre in the absence of iodine de®ciency in schoolchildren of the Northern Cape Province of South Africa PL Jooste1*, MJ Weight1, JA Kriek1 and AJ Louw2 1National Research