• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODOLOGI PENELITIAN - Repository Nusamandiri

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "BAB III METODOLOGI PENELITIAN - Repository Nusamandiri"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

13 3.1. Tahapan Penelitian

Pada penelitian ini dilakukan beberapa tahap yaitu : 1. Tahap persiapan

Tahap ini dimulai dengan mengkaji permasalahan yang ada kemudian melakukan studi literature tentang penelitian sejenis yang pernah dilakukan.

2. Identifikasi masalah

melakukan identifikasi tentang masalah apa yang akan dibahas berkaitan dengan kepuasan pengguna terhadap layanan commuter line.

3. Studi pustaka

Mempelajari literature yang akan digunakan sebagai kajian dalam teori penelitian ini.

4. Menentukan variabel dan sumber data

Menentukan variabel-variabel yang berpengaruh dan menentukan data seperti apa yang akan dibutuhkan berdasarkan populasi, sampel dan cara pengambilan sampel. Kemudian menentukan subjek penelitian dan respondennya.

5. Hipotesis

Mengemukakan pernyataan awal tentang faktor yang berpengaruh terhadap kepuasan pengguna terhadap layanan di commuter line.

(2)

6. Menentukan dan menyusun Instrumen penelitian ( Kuesioner )

Tahap ini adalah penentuan instrumen penelitian yaitu dengan menggunakan kuesioner, penyusunan kuesioner terbagi dalam lima bagian yaitu identitas sumber data, dan variabel yang berpengaruh terhadap kepuasan pengguna. Kemudian disusun dalam satu bandel untuk disebar kepada kuesioner.

7. Mengumpulkan data

Menyebarkan kuesioner dengan target 100 responden 8. Pengolahan data

Pengolahan data terdiri dari pemberian kode variabel perhitungan dengan SPSS 23.

9. Analisis data

Menganalisa hasil pengolahan data berdasarkan hasil penelitian dan teori yang ada

10. Menarik kesimpulan

Kesimpulan diambil berdasarkan analisis data dan diperiksa apakah sesuai dengan maksud dan tujuan penelitian.

3.2. Instrumen penelitian

Instrumen penelitian dimaksudkan sebagai alat mengumpulkan data.

Instrumen penelitian yang ada pada penelitian ini adalah sebagai berikut:

3.2.1. Kuesioner.

Kuesioner merupakan teknik pengumpulan data yang efesien bila peneliti tahu dengan pasti variabel yang akan diukur dan tahu apa yang bisa

(3)

diharapkan oleh responden. Selain itu, kuesioner juga cocok digunakan bila jumlah responden cukup besar.

Pernyataan yang dijawab oleh responden mendapat nilai sesuai dengan jawaban yang bersangkutan kriteria penilaian tersebut memiliki lima alternative jawaban yaitu pertanyaan positif mempunyai nilai sangat setuju = 5, setuju = 4, ragu-ragu= 3, tidak setuju= 2, sangat tidak setuju= 1. Sedangkan untuk pertanyaan negatif mempunyai nilai sangat setuju= 1, setuju= 2, ragu-ragu= 3, tidak setuju=

4, sangat tidak setuju= 5.

Instrumen penelitian (kuesioner) yang baik harus memenuhi persyaratan yaitu valid dan reliabel. Untuk mengetahui validitas dan reliabelitas kuesioner perlu dilakukan pengujian. Ini bertujuan untuk menguji apakah kuesioner yang disebarkan untuk mendapatkan data penelitian. Maka untuk itu, penulis juga akan melakukan kedua uji ini terhadap instrumen penelitian.

3.2.2. Uji validitas

uji validitas item adalah uji yang menilai apakah seperangkat soal yang terdiri dari beberapa item dapat mendukung seperangkat item soal sebagai satu kesatuan yang tunggal penulis menggunakan analisis koefesien korelasi.

3.2.2.1. Analisis Koefesien Korelasi

Koefesien korelasi Dalam hal ini penulis ingin mengetahui variabel X dan Y memiliki hubungan atau tidak.

𝑟

𝑥𝑦 =

( ) ( )( ) ( )

n

x2n

( )

xyx2

 (

nx

y2y

)

( )

y 2

(4)

Keterangan:

𝑟

𝑥𝑦 = Nilai koefesien korelasi

n = jumlah responden x = variabel dependen y = variabel dependen

a. Jika r = 0 atau mendekati 0, maka hubungan antara kedua variabel sangat lemah.

b. Jika r = +1 atau mendekati 1, maka hubungan antara kedua variabel sangat kuat atau postif.

c. Jika r = -1 atau mendekati -1, maka hubungan antara variabel X dan Y negatif.

Interval koefesien Tingkat hubungan

>0,80 - 1,00

>0,60 - 0,80

>0,40 - 0,60

>0,20 - 0,40 0,00 - 0,20

Sangat kuat Kuat Cukup Rendah Sangat rendah Tabel III.1. kualifikasi koefesien korelasi

(5)

3.2.3. Uji reliabilitas

Uji Reliabilitas dimaksudkan untuk mengukur suatu kuesioner yang merupakan indikator dari variabel. Reliabilitas diukur dengan uji statistik alpha cronbach’s (a). Suatu variabel dikatakan reliabel jika memberikan nilai > 0,60.

Untuk keperluan analisis tersebut, maka rumus alpha cronbach yang digunakan untuk menghitung reliabilitas instrumen dinyatakan sebagai berikut:





 −





= −

2 1 2

1 1

1 1

n

r n

keterangan:

n = Jumlah item pertanyaan

12 = Jumlah varian Semua Item

2

1 = Jumlah Skor total varian semua item

3.3 Metode pengumpulan Data, populasi, dan sampel penelitian 3.3.1 Metode pengumpulan data

Pengumpulan data dilakukan untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan dalam rangka mencapai tujuan penelitian. Sebelum melakukan penelitian, seorang peneliti biasanya telah memiliki dugaan berdasarkan teori yang ia gunakan, dugaan tersebut disebut dengan hipotesis. Untuk membuktikan hipotesis secara empiris, seorang peneliti membutuhkan pengumpulan data untuk diteliti secara lebih mendalam.

(6)

Adapun gradasi jawaban yang disediakan mengacu pada skala likert, yaitu skala yang memiliki gradiasi dari yang besar sampai terkecil. Dalam hal ini penulis menggunakan skala 5 alternative jawabannya adalah sebagai berikut:

Kategori Nilai

Sangat baik 5

Baik 4

Cukup baik 3 Tidak baik 2 Sangat tidak baik 1

Tabel III.2. Skala likert

3.3.2. Analisis angka penafsiran

Untuk memeperoleh jawaban mengenai pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan pengguna commuter line penulis menggunakan rumus berikut :

M =

Σℱ(𝑋) 𝑛

Keterangan :

M = perolehan angka penafsiran F = frekuensi jawaban

X = pembobotan (skala nilai) n = jumlah responden

(7)

Untuk memudahkan analisis jawaban responden yang bersifat kualitatif dirubah menjadi data kuantitatif dengan pemberian skor :

Skala interval = Nilai Tertinggi−1 jumlah 𝑎𝑙𝑡𝑒𝑟𝑛𝑎𝑡𝑖𝑣𝑒 jawaban

Skala interval = 5−1

5

= 0,80

Interval dari jawaban tersebut adalah sebagai berikut :

Skor interval Kategori

4,21 – 5,00 Sangat baik

3,41 – 4,20 Baik

2,61 – 3,40 Cukup baik

1,81 – 2,60 Tidak baik

1,00 – 1,80 Sangat tidak baik Tabel III.3. Nilai Interval

3.3.3. Populasi

Menurut sugiyono ( 2017 : 119 ) populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas: obyek / subyek yang mempunyai kualitas dana karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya. Dalam penelitian ini populasi yang digunakan adalah para konsumen yang menggunakan commuter line di stasiun parung panjang.

(8)

3.3.3. Sampel Penelitian

menurut sugiyono ( 2017 : 120 ) sampel adalah dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut. Bila populasi besar, dan peneliti tidak mungkin mempelajari semua yang ada pada populasi, misalnya keterbatasan dana, tenaga, dan waktu, maka peneliti dapat menggunakan sampel yang diambil dari populasi itu.

Dalam penelitian ilmiah ini penulis menggunakan rumus slovin sebagai alat untuk menghitung ukuran sampel. Untuk lebih jelasnnya berikut rumusnnya::

n= N / ( 1+N.e*2 ) Keterangan:

n= Ukuran sampel

N= jumlah populasi sebesar 131.000

e= kesalahan dalam pengambilan sampel, misalnya 10%, maka 131000

berdasarkan pennghitungan rumus slovin, maka diperoleh sampel sebanyak menjadi 99,923 dibulatkan menjadi 100 responden jadi sampel dalam penelitian ini adalah 100 responden

3.4. Metode analisis data

Metode yang digunakan dalam penelitian ilmiah ini adalah Regresi linear berganda ( multiple regression analysis ). Rumus yang digunakan adalah

Y= b1 X1 + b2 X2 + b3 X3 + b4 X4 + b5 X5 + e

(9)

Dimana: Y= kepuasan konsumen

X1 = variabel independen, yaitu reliability X2 = variabel independen, yaitu responsivennes X3 = variabel independen, yaitu assurance X4 = variabel independen, yaitu empathy X5 = variabel independen, yaitu tangible b1, b2, b3, b4, b5 = koefesien parsial regresi

a = intercept, konstanta yang mer rata-rata nilai Y pada saat nilai X1 , X2, X3, X4, dan X5 = 0

e = error / variabel pengganggu

pengujian ini dilakukan dengan menggunakan program aplikasi SPSS 23.0 for windows

3.4.1 Analisis Regresi linear berganda

Analisis regresi linear berganda adalah analisis yang mengukur pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat. Berdasarkan spesifikasinya maka penulis menggunakan metode regresi linear berganda karena sesuai dengan tujuan dari penelitian ini dengan tujuan untuk mengetahui analisis kualitas layanan terhadap kepuasan pengguna commuter line di stasiun parung panjang. Maka Variabel mana yang paling dominan adapun model penelitian yang diajukan sebagai berikut :

(10)

Gambar III.1. Model Analsis Kualitas Pelayanan

Pengujian dan pembahasan analisis regresi linear berganda menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari variable kualitas pelayanan terhadap kepuasan pengguna commuter line di stasiun parung panjang.

3.4.2. Analisis Koefesien Determinasi

Koefesiensi determinasi digunakan untuk menjelaskan proporsi variabel terikat yang mampu dijelaskan oleh variasi variabel bebasnya. Nilai koefesien

Kepuasan Pengguna Kualitas pelayanan service

Kualitas pelayanan dimensi Reliability

Responsivennes Assurance

Empathy Tangibles

Tanggapan pengguna

(11)

determinasi adalah 0 < r2<1. Nilai r2 yang kecil berarti kemampuan variabel bebas dalam menjalankan variabel terikat sangat terbatas. Nilai yang mendekati satu berarti variabel bebasnya memberikan hampir semua informasi yang dibutuhkan untuk mendeteksi variabel terikat. Dalam output SPSS nilai koefesien determinasi terletak pada tabel model summary dan tertulis R square.

Koefesien dterminasi dihitung dengan menggunakan rumus sebagai berikut:

KD=r x 100% 2

3.4.3. Pengujian Hipotesis

A. Uji t

Uji ini digunakan untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel bebas yaitu Tangibility (bukti fisik), Reliability (kehandalan), Responsiveness (daya tanggap), Assurance (jaminan), Emphaty (empati) terhadap kepuasan pengguna jasa Transportasi Commuter Line. Mekanisme pengujiannya ialah jika thitung lebih besar dari ttabel maka maka H0diterima atau dengan kata lain terdapat pengaruh signifikan dimensi Tangibility (bukti fisik), Reliability (kehandalan), Responsiveness (daya tanggap), Assurance (jaminan), Emphaty (empati) terhadap variabel terikat kepuasan Pengguna dalam menggunakan layanan Jasa Transportasi Commuter line

jika thitung lebih kecil dari ttabel maka H0ditolak atau dengan kata lain tidak terdapat pengaruh signifikan dimensi Tangibility (bukti fisik), Reliability (kehandalan), Responsiveness (daya tanggap), Assurance (jaminan), Emphaty

(12)

(empati) terhadap variabel terikat kepuasan Pengguna dalam menggunakan layanan Jasa Transportasi Commuter line.

Untuk menentukan kriteria pengujian denganthitung adalah sebagai berikut :

hitung

t =

) ( i

i

b Se

b

Keterangan :

bi : koefesien regresi variabel independen ke-i

Se(bi) : standar error vaeiabel independen ke-i

Referensi

Dokumen terkait

Reliability (x2) , Responsiveness (X3), Assurance (X4) dan Emphaty (X5) dapat dinyatakan berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan. Namun hipotesa ketujuh

Hasil dari penelitian ini pada hipotesis pertama menunjukkan bahwa Variabel Tangibles (X1), Reliability (X2), Responsiveness (X3), Assurance (X4) dan Emphaty (X5) secara

Variabel pada penelitian ini terdiri dari variabel terikat (Y) yaitu Kepuasan Konsumen dan variabel bebas (X1) yaitu Gaya Hidup (lifestyle) dan (X2) Servicescape..

Hal ini berarti bahwa variabel Tangible (X1), Reliability (X2) Responsivenes (X3), Assurance (X4), dan Empati (X5) secara bersama-sama (simultan) berpengaruh positif

Dalam penelitian ini, variabel yang digunakan adalah kepemimpinan (X1) dan Kepuasan Kerja (X2) sebagai variabel intervening, sedangkan Kinerja Karyawan (Y1)

Dalam penelitian ini, penulis menggunakan 8 (Delapan) variabel penelitian, yaitu luas lahan pertanian (X1), Tingkat Pendidikan (X2), Tingkat Pendapatan (X3), Umur (X4),

Variabel dalam penelitian ini adalah rasio likuiditas (X1), rasio saolvabilitas (X2), rasio profitabilitas (X3), dan rasio aktivitas (X4). Berikut ini adalah definisi dan

Kerangka pikir penelitian ini menggambarakan adanya pengaruh dari variabel independen yaitu akses (X1), lalu lintas (X2), tempat parkir (X3), lingkungan (X4) dan