• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "BAB III "

Copied!
102
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Rumusan Masalah

Tujuan Penelitian

Pemerintah daerah yang dimaksud dalam hal ini adalah perangkat daerah yaitu Perusahaan Daerah dan Dinas Perhubungan yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan Terminal Regional Daya di Kota Makassar. Dinas Perhubungan dan Perusahaan Daerah mempunyai peran penting dalam pengelolaan transportasi, dalam hal ini Terminal Regional Daya yang mengalami penurunan fungsi operasional. Bentuk implementasi peran dinas transportasi dan perusahaan daerah akan menentukan perkembangan Terminal Regional Daya ke depan.

Wawancara ini bertujuan untuk memperoleh informasi penelitian mengenai peran pemerintah daerah dalam pengelolaan terminal regional Daya Kota Makassar. Terminal Regional Daya berada di bawah naungan Perusahaan Terminal Regional Metro Makassar, begitu pula Terminal Mallengkeri. Untuk pengelolaan Terminal Metro Makassar, khususnya Terminal Regional Daya, saat ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab perusahaan daerah.

Berdasarkan wawancara di atas, terlihat adanya peran pemerintah dalam memberikan instruksi kepada pengemudi angkutan untuk masuk ke terminal regional Daya. Wawancara dengan Informan SR Berdasarkan wawancara di atas, terlihat jelas lemahnya peran pemerintah dalam pengelolaan Terminal Regional Daya. Berdasarkan wawancara di atas, terlihat betapa lemahnya peran pemerintah dalam mengembalikan Terminal Regional Daya agar dapat berfungsi kembali.

Berdasarkan wawancara di atas yang membahas tentang kelemahan pemerintah, terlihat betapa besar peran pemerintah yaitu Perusahaan Daerah dan Dinas Perhubungan dalam pengelolaan Terminal Regional Daya. Berdasarkan wawancara di atas yang membahas kelemahan pemerintah dalam pengelolaan terminal, terlihat bahwa pemerintah mengabaikan situasi yang terjadi di Terminal Regional Daya. Berdasarkan wawancara membahas peluang di atas, pemerintah yaitu Perusahaan Terminal Daerah mempunyai peluang besar untuk mengembalikan Terminal Regional Daya menjadi terminal sibuk yang sering dikunjungi calon penumpang dan pengelola angkutan daerah.

Berdasarkan wawancara dengan informan yang membahas peluang di atas, terlihat bahwa pemerintah daerah dalam hal ini perusahaan daerah yang ditunjuk untuk mengelola terminal listrik daerah harus menempatkan aparatnya untuk berjaga di sepanjang jalan yang dilalui pengemudi. penggerak transportasi regional. Berdasarkan wawancara informan di atas terlihat bahwa peran pemerintah daerah dalam pengelolaan Terminal Regional Daya mempunyai peluang yang sangat baik untuk mengembalikan fungsi terminal. Pihak pengelola, yakni korporasi daerah, harus bisa berkoordinasi dengan pihak terkait untuk ikut serta dalam pengelolaan Terminal Regional Daya.

Faktor internal terdiri dari kekuatan dan kelemahan pemerintah daerah dalam pengelolaan Terminal Regional Daya. Faktor eksternal terdiri dari peluang dan ancaman yang dimiliki pemerintah daerah dalam pengelolaan Terminal Regional Daya Kota Makassar.

Tabel TOWS  Matrik ( Analisis Eksternal dan Internal ), hasil penelitian dengan menggunakan analisis SWOT
Tabel TOWS Matrik ( Analisis Eksternal dan Internal ), hasil penelitian dengan menggunakan analisis SWOT

Kengunaan Penelitian

PEMBAHASAN

Konsep Pemerintah Daerah

Konsep Pengelolaan Transportasi

Dipidana dengan pidana penjara paling lama 18 bulan atau denda paling banyak Rp 1,5 miliar bagi setiap orang yang dengan sengaja melakukan kegiatan yang mengganggu fungsi jalan pada ruang kegunaan jalan. Pidana penjara paling lama 9 bulan atau denda paling banyak Rp500 juta bagi setiap orang yang dengan sengaja melakukan kegiatan yang mengganggu pengoperasian jalan di dalam ruang jalan. Pidana penjara paling lama 3 bulan atau denda paling banyak Rp 200 juta bagi setiap orang yang dengan sengaja melakukan kegiatan tersebut.

Pidana penjara paling lama 3 bulan atau denda paling banyak Rp300 juta, bagi setiap orang yang karena kelalaiannya melakukan kegiatan yang mengakibatkan terganggunya fungsi jalan pada ruang kegunaan jalan. Pidana penjara paling lama 2 bulan atau denda paling banyak Rp 200 juta, bagi setiap orang yang karena kelalaiannya melakukan kegiatan yang mengganggu fungsi jalan di dalam ruang jalan. Pidana penjara paling lama 12 hari atau denda paling banyak Rp 120 juta, bagi setiap orang yang karena kelalaiannya melakukan kegiatan yang mengganggu fungsi jalan di ruang pengawasan jalan.

Konsep Pengelolaan Terminal

Terminal penumpang Tipe B melayani angkutan umum untuk angkutan antar kota dalam provinsi, perkotaan, dan/atau pedesaan. Angkutan umum yang biasa beroperasi di terminal antara lain: angkutan umum, bus, ojek, bajaj, taksi, dan metromini. Fasilitas terminal dapat dikelompokkan menjadi fasilitas utama dan fasilitas pendukung, semakin besar terminal maka semakin banyak pula fasilitas yang dapat disediakan. a.. a) Jalur Keberangkatan Angkutan Umum: Jalur pemberangkatan merupakan halaman di dalam terminal penumpang yang diperuntukkan bagi angkutan umum untuk melakukan penjemputan penumpang.

Jalur kedatangan merupakan halaman di terminal penumpang tempat angkutan umum dapat menurunkan penumpang. Penentuan lokasi terminal penumpang dilakukan dengan memperhatikan rencana kebutuhan lokasi persimpangan yang merupakan bagian dari rencana umum jaringan angkutan jalan raya. Penentuan lokasi terminal penumpang tipe A, selain memperhatikan ketentuan-ketentuan tersebut di atas, juga harus memenuhi persyaratan sebagai berikut.

Penentuan lokasi terminal penumpang Tipe B selain memperhatikan ketentuan sebagaimana tersebut di atas juga harus memenuhi persyaratan. Penentuan lokasi terminal penumpang Tipe C, selain memperhatikan ketentuan sebagaimana tersebut di atas, juga harus memenuhi persyaratan sebagai berikut. Kondisi ini menyebabkan kondisi terminal kotor dan banyak angkutan umum tidak berhenti di tempat yang telah ditentukan.

Banyaknya angkutan umum yang melakukan penjemputan dan penurunan penumpang di lokasi acak di luar halte yang telah ditentukan merupakan cerminan dari rendahnya kesadaran petugas angkutan umum terhadap ketertiban terminal. Selain itu, banyaknya kendaraan umum yang menunggu penumpang di pintu keluar terminal sehingga dapat menimbulkan antrian kendaraan. Untuk menghindari biaya, banyak angkutan umum yang tidak memasuki terminal, melainkan lewat tepat di depan terminal. Kondisi ini sangat merugikan terminal. Rendahnya standar pelayanan yang diberikan kepada penumpang dan staf angkutan umum. Kondisi terminal kotor, semrawut dan kumuh.

Pendapatan Terminal ditentukan berdasarkan ukuran Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang seringkali tidak memperhitungkan potensi pendapatan terminal.. berdasarkan hasil survei sebelumnya.

Kerangka Pikir

Lemahnya kendali terhadap operator terminal memberikan ruang bagi tumbuh dan berkembangnya aktivitas perantara. Untuk mengantisipasi dan meminimalisir kegiatan perantara maka diperlukan pengendalian yang tegas dengan sanksi hukum yang tegas terhadap kegiatan perantara yang dapat merugikan masyarakat. Teknik ini diciptakan oleh Albert Humphrey, yang memimpin proyek penelitian di Universitas Stanford pada tahun 1960an dan 1970an dengan menggunakan data dari perusahaan Fortune 500.

Teori analisis SWOT merupakan teori yang digunakan untuk merencanakan hal-hal yang berhubungan dengan SWOT. SWOT merupakan singkatan dari Strength (kekuatan), Weakness (kelemahan), Opportunity (peluang), Threat (ancaman). SWOT biasanya digunakan untuk menganalisis suatu keadaan dimana akan dibuat suatu rencana untuk melakukan sesuatu, misalnya program kerja.

Kekuatan dalam hal ini diartikan sebagai suatu kekuatan atau sesuatu yang positif yang membedakan suatu perusahaan/produk dan dapat dijadikan sebagai keunggulan bersaing. Misalnya reputasi yang baik, keterampilan/kemampuan/spesialisasi bisnis, jaringan distribusi yang luas, dll. Kebalikan dari Strength, Weakness adalah suatu kekurangan atau hal-hal yang tidak/tidak diperlukan suatu perusahaan untuk bersaing di pasar.

Misalnya reputasi yang buruk dimata konsumen, biaya produksi yang relatif mahal dibandingkan kompetitor, harga yang kurang kompetitif. Peluang dipandang sebagai bagian dari lingkungan eksternal perusahaan yang dapat meningkatkan laba, pangsa pasar, atau pertumbuhan. Misalnya, adanya persyaratan atau kebutuhan tertentu yang belum dipenuhi oleh produk/perusahaan lain, teknologi yang memungkinkan efisiensi produksi/distribusi lebih besar atau dapat meningkatkan kualitas produk/jasa, peraturan pemerintah yang mendukung dunia usaha, pembukaan jalur distribusi baru.

Berdasarkan penjelasan yang telah diuraikan sebelumnya, maka penulis akan menjelaskan Strategi Pemerintah Daerah dalam Pengelolaan Terminal Listrik Daerah di Kota Makassar, yang dapat dilihat dari peta kerangka berikut:.

Fokus Penelitian

Deskripsi Fokus Penelitian

Analisis SWOT merupakan teori yang digunakan untuk menganalisis suatu keadaan dimana akan dibuat suatu rencana untuk melakukan sesuatu, misalnya program kerja, dimana SWOT merupakan singkatan dari Strength yang artinya Kekuatan, Kelemahan atau Weakness, Opportunity atau Peluang, Ancaman atau Ancaman. Terminal adalah pangkalan kendaraan bermotor umum yang digunakan untuk mengatur kedatangan dan keberangkatan, menaikkan dan menurunkan orang dan/atau barang, serta pergantian moda transportasi.

METODE PENELITIAN

Jenis dan Tipe Penelitian

Sumber Data

Informan Penelitian

Teknik Pengumpulan Data

Dalam metode ini peneliti akan melakukan diskusi langsung secara mendalam dengan berbagai pihak terkait pengelolaan Terminal Regional Daya Kota Makassar. Saya berharap dengan adanya kami yang bertugas di lapangan dapat memberikan keringanan bagi pihak pengelola Terminal Regional Daya.(Wawancara dengan informan MR. Upaya petugas dinas angkutan mengarahkan calon penumpang dan pengemudi untuk masuk ke terminal merupakan salah satu upaya cara yang tepat agar Terminal Regional Daya dapat berfungsi sebagaimana mestinya.

Terminal Regional Daya akan mengalami perbaikan apabila pihak pengelola menggandeng pihak terkait untuk memberantas terminal liar di pinggir jalan. Keberadaan terminal regional Daya yang mati lebih disebabkan oleh maraknya terminal ilegal yang didukung oleh pihak berwenang. Peluang Terminal Regional Daya untuk kembali menjadi terminal kebanggaan masyarakat Sulawesi adaji, perusahaan terminal regional ini mempunyai banyak anggota, banyak juga dari kalangan transportasi.

Mengingat Terminal Regional Daya merupakan terminal terbesar yang dilalui kendaraan atau angkutan daerah dari berbagai daerah dan provinsi. Kerja sama yang baik antara ketiga instansi ini dapat menjamin kenyamanan dan keselamatan pengemudi kendaraan dan calon penumpang untuk tetap menggunakan fasilitas Terminal Regional Daya yang telah disiapkan untuk kebutuhan transportasi masyarakat umum. Berdasarkan wawancara diatas dengan informan kelompok pengemudi angkutan daerah yang membahas tentang kelemahan dan peluang, dimana kelemahan pengelola terminal berdampak kuat terhadap menurunnya minat pengemudi angkutan dan calon penumpang untuk masuk. terminal, sehingga dengan memanfaatkan peluang yang ada dengan sebaik-baiknya, kami berharap dia dapat kembali. Terminal Regional Daya berfungsi sebagai fasilitas umum yang disediakan oleh manajemen.

Berdasarkan wawancara dengan calon penumpang di atas yang membahas tentang kekuasaan dan ancaman, terlihat bahwa perkawinan antara kekuasaan dan ancaman dapat memberikan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi pihak manajemen dalam mengelola Terminal Regional. Berdasarkan wawancara dengan para informan di atas yang membahas tentang kelemahan dan ancaman, maka dapat disimpulkan bahwa dengan mengurangi kelemahan-kelemahan dalam pengelolaan Terminal Regional Daya maka kita dapat mengurangi risiko ancaman yang mengancam sewaktu-waktu. Dari sekian banyak wawancara yang dilakukan dapat diketahui apa saja faktor pendukung dan penghambat pemerintah atau manajemen dalam pengelolaan Terminal Regional Daya Kota Makassar.

Mengingat dalam pengelolaannya, Perusahaan Terminal Regional bekerja sama dengan berbagai pihak yang ada di dalamnya, dimana pihak-pihak tersebut mempunyai kepentingan tersendiri dalam Pengelolaan Terminal Regional Daya. Pemerintah Daerah selaku pengelola Terminal Regional Daya hendaknya berperan aktif dalam menertibkan angkutan ilegal. Terminal liar yang sudah ada sejak lama agar segera diperbaiki dan Terminal Regional Daya dapat dikembalikan fungsinya.

Teknik Analis Data

Pengabsahan Data

Gambar

Tabel TOWS  Matrik ( Analisis Eksternal dan Internal ), hasil penelitian dengan menggunakan analisis SWOT

Referensi

Dokumen terkait

Specimen of Arbitration Clause of BANI “All disputes arising from this agreement will be resolved and decided by the Indonesian National Arbitration Board BANI according to the