68
BAB IV PENUTUP
4.1. Kesimpulan
Setelah dilakukan pungujian dan analisa program maka dapat diperoleh kesimpulan sebagai berikut:
1. Aplikasi augmented reality pemantauan titik reklame dapat dijadikan aplikasi pembantu untuk petugas Badan Pendapatan Daerah Kota Bandung dalam menjalankan program sensur reklame luar ruangan.
2. Aplikasi augmented reality pemantauan titik reklame kota Bandung dengan menggunakan QR-Code sebagai marker dapat menampilkan objek 3D reklame yang sesuai dengan reklame nyata ketika mengarahkan kamera pada marker yang ada di titik reklame.
3. Aplikasi augmented reality pemantauan titik reklame kota Bandung dapat menampilkan informasi pajak reklame karena informasi pajak sudah tersimpan pada sistem aplikasi. Sehingga memberikan efisensi dari segi dana, karena petugas tidak perlu melakukan pembukuan informasi pajak.
4. Aplikasi augmented relity pemantauan titik reklame kota Bandung mempunyai kecepatan dalam mendapatkan informasi pajak pada titik reklame. Biasanya petugas pajak harus memotret reklame lalu melakukan pencocokan data pada sistem yang telah dibukukan. Maka dengan aplikasi ini, petugas hanya harus mengarahkan kamera pada marker lalu akan menampilkan informasi pajak.
Sehingga memberikan efisiensi dari segi waktu.
69
4.1. Saran-saran
Dari beberapa kesimpulan yang telah diambil maka dapat dikemukakan saran-saran yang akan sangan membantu untuk pengembangan aplikasi ini selanjutnya.
1. Aplikasi augmented reality dapat membantu petugas Badan Pendapatan Daerah Kota Bandung tidak hanya untuk pajak reklame. Untuk pengembangan selanjutnya bisa ditambahkan pemantauan pajak mengenai pajak hotel, hiburan, penerangan jalan, parkir, restoran dan mata pajak lainnya.
2. Reklame berada pada lingkungan umum yang ramai. Marker menjadi sesuatu yang penting, karena tanpa marker aplikasi tidak dapat menampilkan objek 3D dan informasi pajak. Marker harus bebas dari gangguan lingkungannya agar tidak hilang, robek dan tertutup dengan kata lain harus ditempatkan lebih tinggi.
Untuk pengembangan selanjutnya bisa melakukan perancang sebuah alat pembantu khusus agar petugas pajak dapat menjangkau marker yang lebih tinggi.
3. Aplikasi augmented reality dapat menampilkan informasi pajak pada petugas pajak secara real time di titik reklame. Untuk pengembangan selanjutnya aplikasi ini dapat dihubungkan dengan suatu basis data yang dapat menampung hasil data pemanauan. Data dapat dikirim atau secara otomatis tersingkronisasi dengan basis data.
4. Untuk mengefisienkan lagi dari segi waktu, dana dan tenaga, pengembangan selanjutnya aplikasi augmented reality ini dapat menggunakan metode Markerless. Dengan menambahkan sebuah fitur Geotagging dan Geolocation
70 untuk memudahkan petugas melakukan sensus reklame. Sehingga memudahkan petugas dalam mencari lokasi reklame-reklame yang sudah habis masa terbitnya tanpa harus mengelilingi kota.