57
BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN
5.1 Kesimpulan
Dari analisis dan pembahasan pada bab IV maka penulis membuat simpulan sebagai berikut:
1. Berdasarkan hasil perhitungan kinerja keuangan PT Midi Utama Indonesia Tbk yang di ukur menggunakan pendekatan Economic Value Added (EVA) Pada tahun 2016, 2018, 2019, dan 2020 sudah baik dan terjadi penambahan nilai tambah ekonomis bagi perusahaan PT Midi Utama Indonesia Tbk. Pada tahun 2017 kinerja keuangan tidak baik, dikarenakan tidak terjadi nilai tambah ekonomis bagi perusahaan.
2. Kinerja keuangan PT Midi Utama Indonesia Tbk sepanjang tahun 2016- 2020 diukur dengan menggunakan metode Market Value Added (MVA) semuanya bernilai positif dan mengalami kenaikan setiap tahunnya. Hal ini mengindikasikan bahwa ekspektasi pasar terhadap perusahaan lebih tinggi sehingga harga pasar saham lebih tinggi dari modal saham yang diberikan perusahaan.
3. Perbandingan pengukuran kinerja keuangan menunjukkan bahwa Economi Value Added (EVA) mengalami kenaikan dan penurunan hingga mencapai nilai negatif pada tahun 2017. Berbanding terbalik dengan Market Value Added (MVA) yang mengalami kenaikan harga saham penutupan setiap tahunnya selama lima tahun terakhir ini. Hal ini membuktikan perusahaan saat ini lebih mampu menciptkan nilai tambah pasar dari pada nilai tambah ekonomi.
5.2 Saran
Berdasarkan kesimpulan di atas maka saran yang dapat diberikan penulis adalah sebagai berikut:
1. Untuk meningkatkan Economic Value Added yang di hasilkan oleh perusahaan, maka perusahaan harus dapat meningkatkan laba
58
perusahaan serta meningkatkan keuntungan tanpa adanya tambahan modal yang menggunakan aset perusahaan, agar tingkat kepercayaan investor terus mengalami peningkatan.
2. Perusahaan harus tetap menjaga nilai Market Value Added (MVA) agar tetap berada pada nilai positif dan meningkat tiap tahunnya. Dengan adanya nilai MVA yang stabil atau sehat, maka perusahaan dapat menarik investor untuk melakukan investasi.
DAFTAR PUSTAKA
Brigham, Eugene F. dan Houston, Joel F. 2018. Dasar-dasar Manajemen Keuangan Terjemahan. Edisi 14. Jakarta: Salemba Empat
Dewata, E., Sari, Y., Natoen, A., & Husna, A. L. (2016). Analisis Pengukuran Kinerja Keuangan Pada PT HM Sampoerna Tbk. Sumber, 342, 0
Efriyanti, Anggraini, dkk. (2012). Analisis Kinerja Keuangan Sebagai Dasar Investor Dalam Menanamkan Modal Pada PT.Bukit Asam,Tbk. Jurnal Akuntansi Keuangan, 30.
Fahmi, Irham. (2020). Analisis Laporan Keuangan. Bandung: Alfabeta.
Firdausi Mustoffa, A. (2014). Pengukuran Kinerja Keuangan dengan Pendekatan Economic (EVA) dan (MVA). Jurnal Akuntansi dan Pajak, 15(23), 22-33 Hery. (2018). Analisis Laporan Keuangan. Jakarta: PT Grasindo.
Hefrizal, M. (2018). Analisi Metode Economic Value Added Untuk Menilai Kinerja Keuangan Pada PT Uniliver Indonesia. Jurnal Akuntansi dan Bisnis, Vol. 4, 68-69
Husnan dan Pudjiastuti. (2012). Dasar-Dasar Manajemen Keuangan. Yogyakarta:
UPP STIM YKPN
Kasmir. (2019). Analisis Laporan Keuangan. Depok: PT Raja Grafindo..
Oktarima, N. (2017). Analisis Kinerja Keuangan Dengan Menggunakan Metode Economic Value Added (EVA) Dan Market Value Added (MVA) Pada PT Perusahaan Perkebunan London Sumatra Indonesia Tbk Tahun 2008-2016 (Laporan Akhir, Politeknik Negeri Sriwijaya).
Prihadi, Toto. (2019). Analisis Laporan Keuangan Konsep & Aplikasi. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Rudianto. (2013). Akuntansi Manajemen. Jakarta: Erlangga
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung:
CV Alfabeta.
Tim Penyusun. (2019). Pedoman Penulisan Laporan Akhir. Palembang: Jurusan Akuntansi Program Diploma III Politeknik Negeri Sriwijaya.
Tjahjaning, Poerwati dan Zuliyati (2008). Pentingnya Laporan Nilai Tambah Dalam Pelaporan Keuangan (Financial Value Added/ Fva) Sebagai Pengukur Kinerja Dan Penciptaan Nilai Perusahaan. Jurnal Akuntansi Keuangan, 7.
https://idx.co.id/ (diakses pada tanggal 1 maret 2021)