• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V PENUTUP - Repository UNISBA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "BAB V PENUTUP - Repository UNISBA"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

131

BAB V PENUTUP

A. Simpulan

Berdasarkan hasil analisa yang telah Penulis uraikan, maka dapat ditarik suatu kesimpulan:

1. Mengenai Hak-Hak Masyarakat Adat dalam Program REDD+ diatur dalam Cancun Agreement Lampiran paragraf 2 huruf c bahwa dalam memberikan peran bagi masyarakat adat dalam program REDD+ haruslah terlabih dahulu memberikan penghormatan terhadap hak-hak masyarakat adat yang merujuk kepada UNDRIP sebagai indikator yang relevan dalam program tersebut. Dalam hal ini terdapat beberapa Hak seperti Hak Atas Penentuan Nasib Sendiri (Self Determination), Hak Atas Tanah dan Sumber Daya, Hak Partisipasi Dalam Pengambilan Keputusan, Hak Atas Bebas, Didahulukan, Diinformasikan, Dan Persetujuan (Free, Prior and Informed Consent ), Hak Atas Nilai Adat dalam Pengelolaan Hutan, Hak Pembagian Manfaat (Benefit Sharing).

2. Mengenai pengaturan secara nasional berkaitan dengan peran masyarakat adat dalam pelaksanaan program REDD+ di Indonesia mengacu padaPasal 18B ayat (2) UUD 1945. Hak masyarakat adat lebih banyak pada level hak asasi manusia pada Pasal 28I ayat (3) landasan konstitusional tersebut haruslah menjadi landasan dalam pembentukan peraturan-perundang undangan dan kebijakan yang dibentuk oleh pemerintah, pada awal pelaksaan REDD+ di implementasi melalui

repository.unisba.ac.id

(2)

132

beberapa Peraturan Menteri Kehutanan yang menhgatur secara teknis REDD+ Indonesia yang didalam peraturan tersebut tidak mengatur perihal peran masyarakat adat namun hanya manyangkut tempat yang dapat digunakan progra tersebut yakni hutan adat yang pada dasarnya tidak meberikan pemenuhan atas Hak Tanah dan Sumber daya Bagi Msyarakat Adat. Peranan Masyarakat Adat dalam program REDD+

mengalami perkembangan yang dinamis dalam dokumen Strategi Nasional REDD+ Indonesia yang dijadikan acuan dalam implementasi REDD+ dibawah BP REDD+ Indonesia yang salah satu pilarnya adalah pelibatan para pihak termasuk langkah yang dapat digunakan untuk menjamin pelibatan, pelaksaanan hak FPIC, Pembentukan Kerangka Pengaman serta Pembagian Manfaat. Permasalahan yang timbul dalam program REDD+ sebagai akibat dari pengabaian terhadap ketentuan tentang hak masyarakat adat yang relevan kedalam bentuk kebijakan pemerintah yang mengakibatkan konflik sosial di masyarakat.

B. Saran

Disamping kesimpulan tersebut, Penulis mengajukan beberapa saran yang dapat dijadikan masukan bagi berbagai pihak terkait, yaitu:

1. Penentuan Hak-Hak masyarakat adat dalam program REDD+ seharusnya Conference Of Parties (CoP) selanjutnya melakukan pembahasan katagorisasi yang jelas tentang Hak tersebut yang relevan dengan kebutuhan dan mekanisme REDD+ Internasional yang dibentuk kedalam

repository.unisba.ac.id

(3)

133

instrumen yang jelas dan konkret untuk dapat dijadikan rujukan resmi dalam pembentukan peraturan maupun kebijakan di tingkat nasional masing-masing negara.

2. Indonesia secara Konstitusional telah menjamin penghormatan dan perlindungan Hak Atas Masyarakat Adat dalam UUD1945, namun diharapkan kepada pemangku kepentingan dalam pembentukan peraturan perundang-undangan dan kebijakan atas suatu program tetap sejalan dengan landasan UUD 1945. Serta dibutuhkan penyeragaman pemahaman tentang definisi masyarakat adat maupun masyarakat hukum adat yang dapat diggunakan sehingga relevan dengan kebutuhan dan kondisi masyarakat itu sendiri. Kemudian diperlukan pembentukan undang- undnag khusus yang mengatur tentang hak-hak masyarakat adat.

Relevansi dengan pelaksanaan program REDD+ maka pemerintah pusat dan pemerintah daerah pelaksanan program diharapkan dapat memberikan sosialisasi yang lebih efektif dengan muatan materi tentang hak-hak masyarakat adat yang mudah dipahami oleh masyarakat adat di tingkat daerah.

repository.unisba.ac.id

Referensi

Dokumen terkait

Kuesioner ini dijadikan sebagai salah satu pemicu penilaian kinerja rumah sakit, diharapkan penelitian ini dapat dijadikan acuan penyusunan strategi manajemen di masa yang

Mengingat begitu pentingnya penerapan syariat-syariat Islam dalam pelaksanaan akad istishna dalam transaksi di masyarakat, maka disarankan bagi produsen dan konsumen untuk benar-benar

Kepada pemerintah daerah agar segera merealisasikan pemanfaatan RTH publik di kecamatan Tanjung Karang Barat sesuai dengan ketentuan arahan perwujudan pemanfaatan dan pengembangan

11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, praktik jual beli data supplier di Agen Fashion tersebut juga tidak sesuai dengan Pasal 9 mengenai keharusan pelaku usaha untuk

Kepada seluruh pengelola Pasar Wanaha Karya Rancaekek dan pemilik tanah harus dapat bertindak tegas karena hukum akan hal itu telah di tentukan dan memilik kekuatan hukum tetap karena

Area block penambangan meliputi area tertinggi yang mana menjadi acuan utama dalam tahapan perancangan dengan pengupasan material menuju elevasi RL+10 kemudian turun ke RL 0 dari RL 0

Penulis menyadari bahwa dalam proses penulisan skripsi ini banyak mengalami kendala, namun berkat berkah dari Allah SWT dan bantuan, bimbingan, kerjasama dari berbagai pihak terutama

Informasi mengenai layanan pengiriman kurang jelas karena informasi yang didapat tidak memenuhi frase informasi yang baik sehingga menyebabkan ketidaknyamanan dalam menggunakan jasa