• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V - Perpustakaan Poltekkes Malang

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "BAB V - Perpustakaan Poltekkes Malang"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

62

BAB V PENUTUP

5.1 Kesimpulan

Berdasarkan hasil pembahasan mengenai penurunan insomnia pada lansia setelah diberikan terapi relaksasi otot progresif dapat disimpulkan bahwa:

Insomnia pada Oma R sebelum diberikan terapi relaksasi progresif yaitu insomnia berat (skor 22), setelah diberikan terapi relaksasi progresif selama 9 kali dalam 3 minggu insomnia pada subjek 1 menjadi insomnia sedang (skor 18) dengan hasil bisa untuk tidur memerlukan waktu > 30 menit setelah diberikan terapi turun menjadi < 30 menit untuk dapat memulai tidurnya, waktu total jam tidur sebelum diberikan terapi relaksasi progresif 3-4 jam/24jam setelah dilakukan relaksasi progresif total jam tidur naik menjadi 5-6 jam/24 jam. Walaupun insomnia mengalami penurunan, tetapi kepuasan dengan kebiasaan tidur masih dalam kategori tidak puas, karena masih bangun lebih cepat dari biasanya walaupun tidak separah sebelum diberikan terapi.

Insomnia pada Oma M sebelum diberikan terapi relaksasi progresif termasuk dalam kategori insomnia sedang (skor 15), setelah diberikan terapi relaksasi progresif selama 9 kali dalam 3 minggu insomnia pada subjek 2 menjadi insomnia ringan (skor 11) dengan hasil masih sulit untuk memulai tidur selama 30 menit, lama tidur sebelum diberikan terapi 3-4 jam/24 jam kini naik menjadi 5-6 jam/24 jam, sudah dapat untuk tidur siang setengah jam. Terkadang masih bangun lebih cepat dari yang di inginkan. Untuk kepuasan dalam tidur merasa tidurnya sudah cukup puas selama diberikan terapi relaksasi ini.

62

(2)

63

Memberikan terapi relaksasi progresif selama 9 kali dalam 3 minggu pada waktu sore hari, memberikan hasil dapat menurunkan insomnia pada Oma R dan Oma M. Faktor lain yang dapat menurunkan insomnia pada kedua subjek tersebut adalah pada saat diberikan terapi relaksasi progresif kedua subjek sangat antusias untuk mengikuti intruksi dari peneliti disamping itu saat penelitian peneliti juga memberikan motivasi kepada subjek terkait dengan masalah yang dialaminya.

5.2 Saran

Berdasarkan kesimpulan, maka peneliti menyampaikan beberapa saran diantaranya:

5.2.1 Bagi Subjek

Sebaiknya lansia yang mengalami insomnia melakukan terapi relaksasi progresif secara mandiri di rumah untuk menurunkan insomnia dan mengurangi gejala insomnia.

5.2.2 Bagi Institusi Keperawatan

Sebaiknya teknik relaksasi otot progresif dijadikan sebagai bahan pelatihan dan seminar untuk meningkatkan pemahaman pentingnnya terapi nonfarmakologis pada penderita insomnia.

5.2.3 Bagi Peneliti Selanjutnya

Sebaiknya hasil penelitian ini menjadi bahan pertimbangan untuk mengembangkan penelitian mengenai terapi relaksasi progresif terhadap lansia yang mengalami insomnia dan hendaknya melakukan penelitian tentang pengaruh pemberian relaksasi progresif terhadap kualitas tidur lansia yang mengalami insomnia.

Referensi

Dokumen terkait

73 BAB V PENUTUP 5.1 Kesimpulan Berdasar hasil pemaparan studi kasus dan pembahasan tentang “Perawatan Payudara pada Produksi ASI Ibu Postpartum Primipara” dapat disimpulkan bahwa

91 BAB V PENUTUP 5.1 Kesimpulan Berdasarkan hasil pembahasan perilaku pencegahan Demam Berdarah pada remaja sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan yang meliputi pengetahuan,

83 BAB V PENUTUP 5.1 Kesimpulan Berdasarkan hasil dan pembahasan penelitian tentang hubungan indeks massa tubuh, durasi operasi, dan dosis anestesi inhalasi dengan suhu tubuh pada

65 BAB V PENUTUP 5.1 Kesimpulan Berdasarkan hasil studi kasus dan pembahasan kedua subjek dapat disimpulkan bahwa kedua subjek mengalami kecanduan karena memenuhi 7 komponen

Pengaruh Relaksasi Otot Progresif Terhadap Penurunan Dismenore Pada Mahasiswi A Fakultas Keperawatan Unand.. Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Andalas: Skripsi

5.1.5 Evaluasi Keperawatan Dari hasil evaluasi kedua subjek terjadi peningkatan pola tidur, pada subjek I dan II setelah dilakukan relaksasi otot progresif pada hari pertama dengan

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kualitas tidur pada dewasa muda yang mengalami insomnia setelah dilakukan terapi relaksasi progresif.. Penelitian ini adalah

58 BAB V PENUTUP 5.1 Kesimpulan Berdasarkan hasil studi kasus dan pembahasan mengenai gambaran personal hygiene gigi pada anak usia sekolah sebelum dan sesudah diberikan