• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V - Repositori STKIP PGRI Sidoarjo

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "BAB V - Repositori STKIP PGRI Sidoarjo"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

199 BAB V PENUTUP

A. Simpulan

Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan pada bab sebelumnya, peneliti membuat kesimpulan terkait pemahaman konsep siswa SMK terhadap materi trigonometri ditinjau dari gaya belajar sebagai berikut.

1. Pemahaman konsep siswa dengan gaya belajar visual

Siswa dengan gaya belajar visual menyatakan kembali definisi yang telah dipelajari dengan menggunakan bahasa sendiri, menyajikan situasi matematika ke dalam cara tertentu serta menjelaskan simbol- simbol dan penggunaan konsep perbandingan trigonometri yang digunakan pada permasalahan tersebut. Siswa mengklasifikasikan sebagian perbandingan trigonometri dan menjelaskan alasan yang digunakan dalam mengklasifikasikan perbandingan tersebut dengan lengkap. Siswa menerapkan prosedur secara sistematis dan tepat berdasarkan konsep yang digunakan untuk menyelesaikan masalah yang diberikan, mengaplikasikan konsep yang telah dipelajari dalam menyelesaikan masalah matematika, serta mengembangkan konsep materi yang telah diterima menjadi suatu informasi atau pernyataan yang lebih luas dan terperinci.

2. Pemahaman konsep siswa dengan gaya belajar aural

Siswa bergaya belajar aural tidak menyatakan kembali definisi yang telah dipelajari dengan menggunakan bahasa sendiri. Siswa

(2)

200

menyajikan situasi matematika dengan menggambarkan kembali permasalahan serta menjelaskan simbol-simbol dan penggunaan konsep perbandingan trigonometri yang digunakan pada gambar tersebut. Siswa mengklasifikasikan sebagian perbandingan trigonometri dan menjelaskan alasan yang digunakan dalam mengklasifikasikan perbandingan tersebut dengan lengkap. Siswa menerapkan prosedur secara sistematis dan tepat berdasarkan konsep yang digunakan untuk menyelesaikan masalah yang diberikan, mengaplikasikan konsep yang telah dipelajari dalam menyelesaikan masalah matematika, namun tidak mengembangkan konsep materi yang telah diterima menjadi suatu informasi atau pernyataan yang lebih luas dan terperinci.

3. Pemahaman konsep siswa dengan gaya belajar read/write

Siswa dengan gaya belajar read/write tidak menyatakan kembali definisi yang telah dipelajari dengan menggunakan bahasa sendiri. Terkait kemampuan menyajikan situasi matematika ke dalam berbagai cara serta mengetahui perbedaan, siswa pertama menambahkan garis bantu pada gambar yang telah tersedia serta tidak menjelaskan simbol-simbol dan penggunaan perbandingan trigonometri pada gambar tersebut. Sedangkan, siswa kedua menyajikan situasi matematika dengan menggambarkan kembali permasalahan serta menjelaskan simbol-simbol dan penggunaan konsep perbandingan trigonometri yang digunakan pada gambar tersebut.

Siswa pertama mengklasifikasikan seluruh perbandingan trigonometri, sedangkan siswa kedua mengklasifikasikan sebagian perbandingan

(3)

201

trigonometri dan menjelaskan alasan yang digunakan dalam mengklasifikasikan perbandingan tersebut dengan lengkap. Siswa pertama tidak menyatakan konsep dan prosedur yang tepat untuk menyelesaikan masalah yang diberikan, serta tidak mengaplikasikan konsep yang telah dipelajari dalam menyelesaikan masalah. Sedangkan siswa kedua menyatakan konsep dan prosedur yang tepat untuk menyelesaikan masalah yang diberikan serta mengaplikasikan konsep yang telah dipelajari dalam menyelesaikan masalah matematika. Siswa dengan gaya belajar read/write tidak mengembangkan konsep materi yang telah diterima menjadi suatu informasi atau pernyataan yang lebih luas dan terperinci.

4. Pemahaman konsep siswa dengan gaya belajar kinesthetic

Siswa dengan gaya belajar kinesthetic menyatakan kembali definisi yang telah dipelajari dengan menggunakan bahasa sendiri, namun definisi yang dinyatakan tidak lengkap. Terkait kemampuan menyajikan situasi matematika ke dalam berbagai cara serta mengetahui perbedaan, siswa pertama tidak menyajikan situasi matematika dengan cara yang baru, sedangkan siswa kedua menyajikan situasi matematika dengan cara menggambarkan 3 bangun trapesium, namun tidak dapat menjelaskan simbol-simbol dan penggunaan konsep perbandingan trigonometri untuk menyelesaikan permasalahan. Siswa kinesthetic mengklasifikasikan sebagian perbandingan trigonometri dan menjelaskan alasan yang digunakan dalam mengklasifikasikan perbandingan tersebut dengan

(4)

202

lengkap. Siswa tidak menyatakan konsep dan prosedur yang tepat untuk menyelesaikan masalah yang diberikan, tidak mengaplikasikan konsep yang telah dipelajari dalam menyelesaikan masalah matematika, serta tidak mengembangkan konsep materi yang telah diterima menjadi suatu informasi atau pernyataan yang lebih luas dan terperinci.

B. Saran

Adapun saran terkait penelitian yang telah dilakukan adalah sebagai berikut.

1. Bagi guru, pada saat mengajar, diharapkan guru menciptakan suasana belajar yang bervariasi dengan menerapkan metode-metode mengajar yang memperhatikan perbedaan gaya belajar siswa, sehingga siswa dapat lebih mudah memahami konsep materi sesuai dengan apa yang diajarkan.

2. Untuk penelitian selanjutnya, penelitian ini hanya mendeskripsikan pemahaman konsep siswa dalam materi trigonometri, peneliti selanjutnya diharapkan dapat memperluas materi yang dikaji dan tidak hanya terbatas dalam satu materi saja.

Referensi

Dokumen terkait

Siswa bergaya kognitif impulsif memenuhi satu dari tujuh indikator pemahaman relasional yaitu dapat menyatakan ulang konsep yang telah dipelajari, sedangkan siswa

b Nilai korelasi sebesar 0,474 menunjukkan bahwa nilai korelasi model Brain Based Learning terhadap hasil belajar siswa pada materi segi empat sebesar mempunyai pengaruh 22,5 % dan

Maka dapat disimpulkan bahwa kelas eksperimen lebih tinggi dari pada kelas kontrol, maka dari itu dinyatakan berpengaruh model kooperatif tipe match a match pada hasil belajar siswa

Hasil belajar siswa setelah penerapan blended learning menggunakan model flipped classroom dinyatakan tidak tuntas secara klasikal karena memperoleh persentase 71,43%, penilaian

Bagi siswa Dalam penerapan pembelajaran matematika matriks operasi hitung penjumlahan dan pengurangan dengan teknik Feynman siswa supaya lebih aktif dalam mengikuti pembelajaran dan

Bagi Guru Model pembelajaraan kooperatif tipe jigsaw pada materi bangun ruang sisi lengkung ini memiliki pengaruh positif terhadap hasil belajar siswa.. Guru bisa menjadikan model

Kesimpulan Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan oleh peneliti tentang hubungan media pembelajaran mibundo dengan pemahaman materi dan pendidikan karakter anak kelas IV

Bagi Siswa Diharapkan lebih banyak latihan-latihan soal dengan tipe HOTS dan lebih memperhatikan guru ketika mengajar sehingga siswa dapat mengerjakan soal-soal dengan mudah melalui