• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V - Repository Ekuitas

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "BAB V - Repository Ekuitas"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

68 BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

5.1 Kesimpulan

Penelitian ini memperlihatkan bahwa pengukuran kinerja perusahaan di PT. Bonli Cipta Sejahtera telah berhasil dilakukan dengan uraian sebagai berikut :

1. Penerapan strategi bisnis PT. BCS dengan balanced scorecard memiliki 21 atribut key perfomance indicator dalam 4 perspektif yaitu perspektif financial benefit (sales, labor cost, delivery cost, packaging cost, dan net profit margin), perspektif customer (product claim, arrival accuracy, akurasi keberangkatan, stock day, dan service rate), perspektif internal business process (mis-picking,mis-shipping, warehouse denial, issuing, back order, damage in shipping, dan receiving), serta perspektif pembelajaran dan inovasi (jumlah training setiap tahun, employe produktivity, total meeting, dan persentase turn over employe).

2. Interpretasi key performance indicator dengan pengukuran kinerja balanced scorecard PT. BCS didapatkan nilai perspektif financial benefit sebesar 3,553 termasuk pada rentang penilaian 3,55 – 4,04 dengan nilai kriteria cukup, perspektif customer benefit sebesar 4 termasuk pada rentang penilaian 3,55 – 4,04 dengan nilai kriteria cukup, perspektif internal bisnis proses sebesar 3,78 juga termasuk pada rentang penilaian 3,55 – 4,04 dengan nilai kriteria cukup, serta perspektif yang terakhir yaitu pembelajaran dan inovasi memiliki nilai 3,854 termasuk pada rentang

(2)

69 penilaian 3,55 – 4,04 dengan nilai kriteria cukup. Kemudian hasil penilaian kinerja secara keseluruhan sebesar 3,80 dengan kriteria cukup.

5.2 Saran

Bagi PT. Bonli Cipta Sejahtera :

1. Penilaian kinerja yang dilakukan selama ini lebih berorientasi kepada keuangan kurang diimbangi dengan penilaian kinerja dari sisi lain selain keuangan sesuai dengan harapan pencapaian visi misi perusahaan. Penulis menyarankan PT. Bonli Cipta Sejahtera mampu melakukan pengukuran kinerja dengan menggunakan metode balanced scorecard secara berkala sehingga perusahaan dapat memantau pencapaian visi misi perusahaan.

2. PT. Bonli Cipta Sejahtera diharapkan mampu memperbaiki kinerja berupa rencana aksi berdasarkan hasil evaluasi kinerja terutama kepada KPI yang mempunyai target dan nilai yang kurang yaitu net profit margin, damage in shipping, dan jumlah training setiap tahun. Diharapkan bisa menaikan status kriteria “cukup” menjadi lebih baik.

Referensi

Dokumen terkait

Indonesia Power UBP Saguling telah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang- undangan perpajakan dan selalu melakukan pelaporan tepat waktu dengan menggunakan sarana dan dokumen yang

4 Hambatan yang terjadi di Kantor Imigrasi klas 1 Bandung dalam Pelaksanaan pemotongan Pajak Penghasilan Pasal 21 yang dilakukan oleh bendahara kantor masih belum optimal dan dalam

Prosedur aplikasi pembiayaan Mudharabah di bank BRI Syariah telah dilaksanakan sebagaimana mestinya dan menerapkan prinsip kehati – hatian, ini dapat dilihat dari adanya pemisahan tugas

56 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan Berdasarkan pembahasan pada bab sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa: 1 Pelaksanaan penelitian SPT Tahunan PPh Badan dimulai dengan

Gunung Sembung Putra tidak disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa AkuntabilitasPublik SAK-ETAP bab 7, karena sebagai perusahaan yang tidak memiliki

Dari hasil pengujian hipotesis secara simultan terdapat pengaruh yang signifikan antara ukuran perusahaan dan return on assets ROA terhadap tingkat underpricing pada

Agar tingkat perputaran persediaan optimal pada suatu perusahaan, maka sebaiknya perusahaan perlu memperhatikan batasan maksimum dan minimum jumlah persediaan yang harus disimpan dalam

Sebaiknya Pemerintah, dalam hal ini Dirjen Pajak harus lebih aktif lagi menyosialisasikan Peraturan Pemeritah Nomor 46 Tahun 2013 ini seperti mengadakan seminar bersama para