BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN
1. Kesimpulan
Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasannya maka dapat ditarik beberapa kesimpulan sebagai berikut:
1. Hasil belajar siswa audiotori kelas X.2 jika ditinjau dari nilai pretest maka 100%
termaksud dalam kategori rendah. Jika ditinjau dari nilai posttest maka terdapat 38,46%
skor sangat rendah, 23,07% skor rendah, 15,38% skor sedang, 7,69% skor tinggi dan 23,07% skor sangat tinggi. Kemudian jika ditinjau dari segi gain-nya maka terdapat 38,46% kategori rendah, 53,85% gain sedang, dan 7,69% kategori tinggi.
2. Hasil belajar siswa audiotori kelas X.9 jika ditinjau dari nilai pretest maka 100%
termaksud dalam kategori rendah. Jika ditinjau dari nilai posttest maka terdapat 60% skor sangat rendah, 15% skor rendah, 10% skor sedang dan 15% skor tinggi. Kemudian jika ditinjau dari gain-nya maka terdapat 45,45% kategori rendah, 45,45% kategori sedang dan 9,1 % kategori tinggi.
3. Motivasi belajar siswa audiotori kelas X.2 pada umumnya kategori sangat tinggi dengan persetase 84,62, dan kategori tinggi sebesar 15,38%
4. Motivasi belajar siswa audiotori kelas X.9 terbagi menjadi dua kategori yakni kategori sangat tinggi dengan persentase 54,54% dan kategori tinggi dengan persentase 46,46%.
5. Hasil belajar siswa visual kelas X.2 jika ditinjau dari nilai pretest maka 100% termaksud dalam kategori rendah. Jika ditinjau dari nilai posttest maka terdapat 60% skor sangat rendah, 15% skor rendah, 10% skor sedang, 0% skor tinggi dan 15% skor sangat tinggi.
Kemudian jika ditinjau dari segi gain-nya maka terdapat 38,46% kategori rendah, 53,85%
gain sedang, dan 7,69% kategori tinggi.
6. Hasil belajar siswa visual kelas X.9 jika ditinjau dari nilai pretest maka 100% termaksud dalam kategori rendah. Jika ditinjau dari nilai posttest maka terdapat 61,12% skor sangat rendah, 15,67% skor rendah, 11,11% skor sedang dan 5,56% skor tinggi dan 5,56 skor sangat tinggi. Kemudian jika ditinjau dari gain-nya maka terdapat 38,89% kategori rendah, 61,11% kategori sedang dan 0 % kategori tinggi
7. Motivasi belajar siswa visual kelas X.2 terbagi menjadi dua kategori yakni kategori sangat tinggi dengan persentase 80% dan kategori tinggi dengan persentase 20%.
8. Motivasi belajar siswa visual kelas X.9 terbagi menjadi dua kategori yakni kategori sangat tinggi dengan persentase 50% dan kategori tinggi dengan persentase 50%.
9. Tidak terdapat perbedaan antara rata-rata hasil belajar siswa auditorial setelah menggunakan media audiovisual dan buku ajar
10. Tidak terdapat perbedaan antara rata-rata hasil belajar siswa visual setelah menggunakan media audiovisual dan buku ajar
11. Tidak terdapat perbedaan antara motivasi belajar siswa auditorial setelah menggunakan media audiovisual dan buku ajar
12. Terdapat perbedaan antara motivasi belajar siswa visual setelah menggunakan media audiovisual dan buku ajar
2. Saran
Berdasarkan kesimpulan yang telah dikemukakan, maka peneliti mengajukan beberapa saran:
1. Kepada guru bidang studi matematika,guru dapat memenggunakan menggunakan media audio visual sebagai aternatif pengganti buku. Guru dapat menggunakan berbagai media agar siswa tidak jenuh belajar dan lebih termotivasi dalam belajar.
2. Karena masih adanya hal-hal yang tidak terkontrol dengan baik seperti tahapan-tahapan dalam pembelajaran, keadaan kelas, kegiatan sekolah maka disarankan untuk mengadakan penelitian yang serupa atau relevan dengan menggunakan waktu yang lebih banyak sehingga hasil analisis yang diharapkan lebih baik.
3. Bagi peneliti selanjutnya, penelitian ini dapat dilanjutkan dengan sampel yang lebih besar lagi, sehingga dapat diperoleh informasi yang akurat guna memperluas hasil penelitian ini.