• Tidak ada hasil yang ditemukan

bab vi penutup

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "bab vi penutup"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

79 BAB VI PENUTUP A. Kesimpulan

Berdasarkan penjelasan yang ada diatas maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut:

1. Implementasi Asas pemberian pinjaman yang sehat di KSU BMT Rahmat masih belum diterapkan dengan baik, karena salah satu prinsipnya belum diterapkan yaitu pada modal dan prospek usaha kedepan sedangkan, untuk yang lainnya sudah cukup baik, watak diketahui dengan cara survey lingkungan dan mewawancarai anggota. Kemampuan anggota diketahui dengan cara survey langsung ke usaha anggota. Kondisi ekonomi diketahui dengan cara survey ke anggota dan melihat langsung bagaimana keaadaan ekonomi anggota. Agunan diketahui dengan cara langsung menghitung nilai kelakayan agunan. Asas yang paling ditekankan dalam Asas ini di KSU BMT Rahmat yaitu pada aspek watak, kemampuan, dan agunan.

2. Keefektifan Asas pemberian pinjaman yang sehat dalam mitigasi risiko pembiayaan sudah sangat efektif di KSU BMT Rahmat. Pada tahun 2009- 2012 besaran NPF berkisar antara 2-3%, pada tahun 2013-2016 besaran NPF berkisar antara 2%, pada tahun 2017-2020 besaran NPF berkisar antara 1%- 2% saja. Walaupun pembiayaan bermasalah naik pada tahun 2017- 2020 setiap tahunnya hal ini yang disebabkan pandemi, KSU BMT Rahmat bisa mengatasinya dengan lebih menekankan ke arah penyelesaian pembiayaan bermasalah. Langkah yang paling terakhir yang ditempuh jika anggota gagal

(2)

80

membayar yaitu penjualan barang agunan karena dapat mengcover pembiayaan bermasalah, untuk hasil penjualan barang agunan jika ada sisa maka akan dikembalikan ke anggota. Karena itu NPF KSU BMT Rahmat kecil diangka diantara 1% sampai 3% saja.

B. Saran

Dari uraian yang telah dijelaskan diatas, penulis dapat memberikan saran ke lembaga. Lebih menekankan Asas pemberian pinjama yang sehat dalam melakukan analisis pembiayaan, tidak hanya pada watak, kemampuan, dan kondisi ekonomi saja. Karena hal tersebut KSU BMT Rahmat untuk masalah kolektabilitasnya masih tinggi. Untuk masalah NPF sudah cukup baik, karena NPF bisa tercover dengan penjualan barang agunan yang dijaminkan oleh anggota jika gagal dalam pembayarannya.

Referensi

Dokumen terkait

(2) Hal-hal yang belum diatur dalam peraturan ini akan diatur lebih lanjut dengan

Partisipasi masyarakat masih kurang sehingga beberapa indikator yang bertumpu pada partisipasi masyarakat memiliki capaian yang.

Melihat adanya langkah yang dilakukan tersebut, pihak KSU BMT Robbani berharap dapat mengetahui sisi keuangan calon anggota dengan menilai seberapa besar modal

Kerjasama yang dilakukan oleh NCB-INTERPOL Indonesia dengan NCB- INTERPOL Australia dalam ekstradisi tersangka korupsi Adrian Kiki Ariawan ini merupakan implementasi

Koperasi Syariah BMT Nurul Iman Bungi sangat berperan dalam meningkatkan perekonomian anggota dan masyarakat, melalui pinjaman modal usaha yang diberikan kepada masyarakat agar mampu

Rumah : belum termasuk kriteria rumah sehat, hal ini terutama dapat dilihat dari belum terpenuhinya fasilitas yang ada untuk rumah sehat seperti: tidak adanya jamban dalam rumah, belum

6.1.6 Pada evaluasi didapatkan bahwa ibu dalam keadaan sehat dan ibu menggunakan akseptor KB suntik 3 bulan pada tanggal 1 Juli 2018 6.2 Saran 6.2.1 Bagi Penulis Bagi penulis

Sehingga regulasi diri dan budaya berorganisasi harus ditingkatkan agar komitmen dalam bekerja juga semakin baik, hal tersebut bisa diterapkan dengan cara meningkatkan kesadaran diri