• Tidak ada hasil yang ditemukan

127 BAB VI PENUTUP 6.1 Kesimpulan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "127 BAB VI PENUTUP 6.1 Kesimpulan"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

127 BAB VI PENUTUP

6.1 Kesimpulan

6.1.1 Pengkajian dilaksanakan pada ibu nifas mulai 6 jam postpartum hingga hari ke-42, dari tanggal 27 Januari 2018 sampai dengan 10 Maret 2018 di PMB Hj. Ririn Restati Ningrum., SST., MAP, Bululawang. Didapatkan data subjektif dengan keluhan mules dan nyeri luka jahitan perineum dengan data objektif yang di dapat pada abdomen TFU teraba 2 jari dibawah pusat, kontraksi uterus baik, teraba keras, kandung kemih kosong, diastasis rectus abdominalis teraba 2 jari, Jahitan pada mukosa vagina secara jelujur dari atas puncak luka di dalam vagina sampai pada batas vagina yang di lanjutkan jahitan pada daerah otot perineum sampai ujung luka pada perineum secara jelujur dengan benang poliglikolik. Jahitan perineum tampak lembab, tidak terjadi pembengkakan, tidak terbentuk pus, berwarna merah terang, perdarahan tidak bercampur nanah, serta tampak pengeluaran lokhia rubra pada perineum sebanyak sebanyak ½ pembalut. Tidak ditemukan data senjang dalam pengkajian subyektif dan obyektif.

6.1.2 Diagnosa asuhan kebidanan pada Ny. Y didapatkan melalui hasil pengkajian yaitu P2002 Ab000 6 jam postpartum dengan keadaan ibu dan bayi baik dengan masalah mules pada perut dan nyeri luka jahitan perineum.

(2)

128

6.1.3 Tidak ditemukan adanya diagnosa atau masalah potensial dan kebutuhan segera yang mengarah pada kegawatdaruratan pada Ny. “Y” selama dilakukan kunjungan.

6.1.4 Intervensi direncanakan sesuai dengan masalah yang muncul pada saat pelaksanaan asuhan kebidanan.

6.1.5 Implementasi dilakukan sesuai dengan diagnose dan masalah pada Ny.”Y”

disetiap kunjungan dari kunjungan nifas I sampai IV.

6.1.6 Pada evaluasi didapatkan bahwa ibu dalam keadaan sehat dan ibu menggunakan akseptor KB suntik 3 bulan pada tanggal 1 Juli 2018

6.2 Saran

6.2.1 Bagi Penulis

Bagi penulis diharapkan dapat menambah dan memeperluas pengetahuan serta dapat menambah keterampilan mengenai asuhan yang diberikan pada ibu nifas, kejelian dan menggali masalah, terlatihnya kemampuan berkomunikasi yang baik guna menjaga hubungan baik antara pemberi asuhan kebidanan dengan klien sehingga tercapai suatu kepercayaan

6.2.2 Bagi Institusi

Bagi institusii diharapkan lebih menekankan kepada mahasiswa untuk memberikan KIE kepada seluruh anggota keluarga, tidak hanya kepada ibu atau subyek yang bersangkutan, sehingga seluruh anggota keluarga dapat mendukung dan memahami penjelasan serta asuhan yang diberikan kepada

(3)

129

subyek. Diharapkan terjadi perubahan perilaku kesehatan dan pemahaman mengenai kesehatan, khususnya kesehatan ibu dan anak

6.2.3 Bagi Lahan Praktik

Bagi lahan praktik diharapkan mampu melaksanakan asuhan yang berkelanjutan, sehingga dalam perjalanan masa kritis bagi ibu dapat diketahui dan dicegahh apabila terjadi masalah maupun komplikasi 6.2.4 Bagi Klien

Bagi klien diharapkan dapat menerapkan asuhan yang sudah dilakukan.

Semua pengetahuan dan kemampuan yang telah didapat, sehingga ibu dapat merawat keadaannya secara tepat, baik dan mandiri

Referensi

Dokumen terkait

Menyatakan bahwa Penelitian yang berjudul: “ PERBEDAAN MENSTRUASI ANTARA AKSEPTOR KB YANG MENGGUNAKAN KONTRASEPSI IUD DENGAN KONTRASEPSI SUNTIK 1 BULAN ”adalah bukan

Dari penelitian ini, diharapkan semua pemberi terapi yang bertujuan untuk kepentingan pasien, khususnya bagi perawat berguna untuk lebih memperhatikan dengan baik bahwa adanya

Sedangkan Dewata TV memilih menggunakan program hiburan untuk memberikan porsi yang cukup besar bagi tayangan budaya dan pariwisata Bali, menurut Pimpinan Program dan Berita

Kerjasama yang dilakukan oleh NCB-INTERPOL Indonesia dengan NCB- INTERPOL Australia dalam ekstradisi tersangka korupsi Adrian Kiki Ariawan ini merupakan implementasi

Berdasarkan tabel 2 menunjukkan bahwa faktor yang paling berpengaruh terhadap keikutsertaan ibu menjadi akseptor KB Suntik DMPA di BPS Umu Hani adalah faktor usia yaitu sebanyak

Menurut Saifudin dalam Sutrisni (2013), rencana tindakan yang dapat dilakukan pada akseptor KB suntik 3 bulan dengan amenore adalah: Jelaskan pada ibu tentang hasil

Bagi Peneliti Selanjutnya, penelitian ini dapat dijadikan referensi ataupun rujukan literasi dalam fokus aksesibilitas ibu menyusui pada ruang publik, sebab aksesbilitas ibu

Bagi Penulis Penulisan literatur review ini diharapkan dapat menambah pengetahuan bagi penulis, sehingga dapat diaplikasikan dalam memberikan asuhan kebidanan pada bayi usia 0-12 bulan