• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB VIII PERLINDUNGAN KONSUMEN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "BAB VIII PERLINDUNGAN KONSUMEN"

Copied!
20
0
0

Teks penuh

(1)

BAB I4

BUDGETING DAN ETIKA

(2)

MENILAI KEBUTUHAN USAHA

A.Pengertian Kebutuhan Usaha

• Hal-hal yang harus dipenuhi perusahaan

untuk mendirikan dan menjalankan usaha dari awal hingga perusahaan beropersi.

• Kebutuhan usaha beragam jenis tergantung bidang usaha dari perusahaan tersebut.

• Dilakukan penilaian secara benar dan akurat.

(3)

Biaya Kebutuhan Usaha :

• Dengan mengetahui jenis dan jumlah kebutuhan usaha membuat rencana anggaran;

• Adapun jenis komponen kebutuhan usaha meliputi :

A.Biaya pra Investasi

B.Biaya pembelian aktiva tetap

C.Biaya Operasional

(4)

• Biaya Pra Investasi adalah biaya yg dikeluarkan perusahaan dlm rangka memulai suatu usaha misalnya biaya survey lapangan,biaya studi kelayakan.

• Biaya pembelian aktiva tetap ; - berwujud

- tidak berwujud

(5)

-Aktiva tetap yg berwujud adalah seperti pembelian

tanah,bangunan,mesin,peralatan,kendaraan inventaris kantor.

-Aktiva tetap tidak berwujud seperti

pembelian lisensi (license), hak paten, sistem franchise ( Waralaba )

Kegiatan Operasional adalah sejumlah dana yg digunakan untuk menjalankan kegiatan usaha yg sedang berjalan

(6)

Pengertian secara luas :

• Etika adalah tata cara berhubungan dgn manusia lainnya, karena masing-masing masyarakat beragam adat dan budaya.

• Etika sering disebut sebagai tindakan mengatur tingkah laku atau perilaku manusia dng masyarakat.

• Tingkah laku itu perlu diatur agar tidak

melanggar norma-norma atau kebiasaan

yg berlaku dimasyarakat.

(7)

kata ‘etika’ dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia yang baru (Departemen Pendidikan dan

Kebudayaan, 1988 – mengutip dari Bertens 2000), Etika mempunyai arti :

1. Ilmu tentang apa yang baik dan apa yang buruk dan tentang hak dan kewajiban moral(akhlak) 2.Kumpulan asas atau nilai yang berkenaan

dengan akhlak

3.Nilai mengenai benar dan salah yang dianut

suatu golongan atau masyarakat.

7

(8)

Etika Wirausaha secara umum :

• Sikap dan perilaku seorang pengusaha harus mengikuti norma yg berlaku dlm suatu negara atau masyarakat.

• Berpenampilan sopan dlm suatu situasi atau acara tertentu.

• Cara berpakian yg layak dan pantas

• Cara berbicara yg santun dan tdk menyinggung perasaan orang lain

• Perilaku yg menyenangkan orang lain.

(9)

manfaat etika Wirausaha

• Manfaat etika bagi perusahaan - Persahabatan dalam pergaulan;

- Menyenangkan orang lain;

- Membujuk pelanggan;

- Mempertahankan pelanggan;

- Membina dan menjaga hubungan.

(10)

Dalam menciptakan etika usaha, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, antara lain adalah

 1. Pengendalian diri

 2. Pengembangan tanggung jawab social (CSR)

 3. Mempertahankan jati diri dan tidak mudah untuk terombang-ambing oleh pesatnya perkembangan informasi dan teknologi

 4. Menciptakan persaingan yang sehat

 5. Menerapkan konsep “pembangunan berkelanjutan”

 6. Menghindari sifat 5K ( Katabelece, Kongkalikong, Koneksi, Kolusi, dan Komisi)

(11)

• 7. Mampu menyatakan yang benar itu benar

• 8. Menumbuhkan sikap saling percaya antara

golongan pengusaha kuat dan golongan pengusaha ke bawah

• 9. Konsekuen dan konsisten dengan aturan main yang telah disepakati bersama

• 10. Menumbuhkembangkan kesadaran dan rasa memiliki terhadap apa yang telah disepakati

• 11. Perlu adanya sebagian etika bisnis yang

dituangkan dalam suatu hokum positif yang berupa peraturan perundang-undangan

(12)

Ciri-ciri perilaku tidak etis

1. Tidak ada Pengendalian diri

2. Kurangnya Pengembangan tanggung jawab sosial

3. Menciptakan persaingan tidak sehat 4. Hanya berpikir untuk diri sendiri

5. Tidak merasa memiliki terhadap apa yang telah disepakati

6. Tidak jujur

Pratek perilaku Tidak Etis pada Karyawan 12

(13)

Perlindungan konsumen adalah suatu hal yang sangat penting.Namun terkadang masih disepelekan oleh para pengguna usaha.

Pada dasarnya menurut UU RI No. 8 Tahun 1999 Pasal 3, UU Perlindungan konsumen ini dibuat dengan tujuan sebagai berikut :

(14)

a. Meningkatkan kesadaran, kemampuan dan kemandirian konsumen untuk melindung diri;

b. Mengangkat harkat dan martabat konsumen dengan cara menghindarkannya dari ekses negatif pemakaian barang dan/atau jasa;

c. Meningkatkan pemberdayaan konsumen dalam memilih, menentukan dan menuntut hak- haknya sebagai konsumen

;

(15)

d. Menciptakan sistem perlindungan konsumen yang mengandung unsur kepastian hukum dan keterbukaan informasi serta akses untuk

mendapatkan informasi;

e. Menumbuhkan kesadaran pelaku usaha

mengenai pentingnya perlindungan konsumen sehingga tumbuh sikap yang jujur dan

bertanggung jawab dalam berusaha;

f. Meningkatkan kualitas barang dan/atau jasa

yang menjamin kelangsungan usaha produksi

barang dan/atau jasa, kesehatan, kenyamanan,

keamanan, dan keselamatan konsumen.

(16)

Hak-hak Konsumen

Sesuai dengan Pasal 5 Undang-

undang Perlindungan Konsumen, Hak-hak Konsumen adalah

1.Hak atas kenyamanan, keamanan dan keselamatan dalam

mengkonsumsi barang dan/atau jasa;

(17)

2.Hak untuk memilih barang dan/atau jasa

3. Hak atas informasi yang benar, jelas dan jujur

4. Hak untuk didengar pendapat dan keluhannya

5. Hak untuk mendapatkan

advokasi

(18)

6.Hak untuk mendapat pembinaan dan pendidikan konsumen;

7. Hak untuk diperlakukan atau dilayani secara benar dan jujur serta tidak

diskriminatif

8. Hak untuk mendapatkan kompensasi, ganti rugi/penggantian

9.Hak-hak yang diatur dalam ketentuan

peraturan perundang-undangan lainnya

(19)

TANGGUNG JAWAP SOSIAL PERUSAHAAN

Corporate Social Responsibility (CSR) adalah bentuk

tanggung jawab dari setiap perusahaan terhadap lingkungan, sosial dan ekonomi masyarakat.

CSR merupakan bentuk perhatian suatu perusahaan atau organisasi terhadap kepentingan-kepentingan masyarakat dengan bertanggung jawab pada dampak yang ditimbulkan dari aktifitas operasional perusahaan

CSR berasal dari etika bisnis (bisa berlandaskan agama, budaya, etika kebaikan lainnya) dan dimensi sosial dari aktivitas bisnis. CSR atau “being socially responsible” jelas merupakan suatu cara yang berbeda untuk setiap orang dan setiap negara.

11/01/2023 19

(20)

THE END

Pratek perilaku Tidak Etis pada Karyawan 20

Referensi

Dokumen terkait

IV Local Government and Grassroots Democracy in Nigeria From the definitions and explanations of local government and grassroots democracy so far made, the purpose - involvement of