Berbalas Pantun
(Adaptasi dari cerpen “Robohnya Surau Kami”) Anggota :
Anggie Widya Ayuningtiyas
Dhinar Shania Pribadi
Fahmi Ferdiansyah
Faninur Ramadhania
Gina Pangestika
Helmi Rizki Fauzi
Idah Mawadah
M. Alfath Rizqi
Yusuf Zakiy Sumarno Bunga mawar dari maluku, jika tak disiram akan mati.
Kuucap salam setulus hatiku, assalamu'alaikum ya ukhti.
Bunga mawar mekar dibulan juni, sudah mekar janganlah dipetik.
Salam darimu kuterima kini, wa'alaikumsalam lelaki baik.
...
Pak Memet punya seeokor domba, dombanya lari ke atas genteng.
Kenalkan abang seorang hamba, siap bercerita untuk eneng.
Cepatlah masukan domba ke kandang, memanjat lagi janganlah dibiarkan.
Apapun cerita abang, eneng siap mendengarkan.
...
Di laut ada gurita, di udara ada merpati.
Ini bukan sekedar cerita , cerita ini memiliki arti . Gurita ditombak mati,
jadi terapung ditangkap nelayan.
Jikalau memang berarti, cepatlah abang ceritakan
...
Karedok temannya lotek,
makan bersama eneng sungguh enaknya.
Ini kisah seorang kakek,
meninggal bunuh diri disuraunya.
Karedok memang temannya lotek, dibayarin abang lebih enaknya.
Kasihan benar sang kakek, apa yang sedang merasukinya?
...
Jalan-jalan ke kediri,
pulangnya lewat jembatan comal.
Sang kakek nekat bunuh diri,
sebab Ajo sidi membual banyak hal.
Lewati jembatan dengan mengemudi, Mengemudi sambil bertanya.
Apa saja bualan Ajo Sidi
sehingga kakek mengakhiri hidupnya?
...
Ayah pulang bawa oleh-oleh, buah mangga dibawanya.
Ada seorang hamba soleh,
masuk neraka sebab perbuatannya.
Buah mangga dari Kuningan, dibelikan untuk is Eka.
Sungguh bingung terheran-heran, orang saleh masuk neraka?
Si Kancil adalah sang biang keladi.
Mengapa itu bisa terjadi?
...
Makan lontong sama si dadang, sambil terus berangan-angan.
Pertama kakek selalu sembahyang, namun anak istri ia terlantarkan.
Nasi berselimut namanya lontong, bersama opor dihidangkan.
Apa guna kenyang dengan sembahyang, namun anak istri ia terlantarkan.
...
Beli kain di tanah abang, pulangnya membeli rambutan.
Kedua kakek selalu sembahyang, namun tanah subur ia diamkan.
Beli kainnya berlembar-lembar, beli rambutannya seikatan.
Apalah guna tanah subur terhampar, bila tidak ia manfaatkan.
...
Makan bayam dua rantang, tak heran jika berotot gagah Ketiga kakek selalu sembahyang, jadi miskin tidak besedekah.
Besar tinggi terlihat gagah, kalau sakit tetap saja lemas.
Di dunia tidak bersedekah, di neraka terpanggang ganas.
...
Sayur ikan namanya gombyang,
ditambah bawang goreng enak rasanya.
Cukup sudah cerita abang,
semoga eneng dapat ambil hikmahnya.
Aroma gombyang mengundang lalat, hilang sudah selera makan.
Banyak hikmah yang neng dapat, dapat pula yang neng terapkan.
...
Malam hari lampu padam, ditemani seorang gadis.
Abang mohon pamit teramat dalam, asssalamu'alaikum eneng manis.
Malam malam makan sekuteng.
Wa'alaikum salam abang ganteng.