• Tidak ada hasil yang ditemukan

BERKEBUTUHAN KHUSUS (STUDI KASU DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAKARTA)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "BERKEBUTUHAN KHUSUS (STUDI KASU DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAKARTA) "

Copied!
119
0
0

Teks penuh

Judul Skripsi: Pelayanan Akademik Bagi Mahasiswa Berkebutuhan Khusus (Studi Kasus Universitas Muhammadiyah Jakarta) Disusun oleh: Nurul Hakim, Nomor Induk Mahasiswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui layanan bagi mahasiswa berkebutuhan khusus di Universitas Muhammadiyah Jakarta. Berdasarkan hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2012, jumlah anak berkebutuhan khusus di Indonesia sebanyak 6.008.661 orang.

Keterbatasan fisik yang terdapat pada anak berkebutuhan khusus seringkali membuat mereka tidak diterima oleh sebagian individu lainnya. Tidak menerima anak berkebutuhan khusus muncul karena adanya stigma negatif masyarakat yang memandang sisi fisik seseorang. Dalam menghadapi pelayanan akademik di Universitas Muhammadiyah Jakarta terhadap anak berkebutuhan khusus, ada beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk menyediakan pihak-pihak yang mampu membantu proses kegiatan belajar mengajar maupun diluar.

Fokus penelitian ini adalah “Layanan akademik pada anak berkebutuhan khusus di perguruan tinggi (studi kasus pada mahasiswa tunanetra Universitas Muhammadiyah Jakarta) diharapkan dapat melahirkan sikap dan visi yang positif terhadap kualitas layanan akademik pada anak. berkebutuhan khusus di universitas.

PENDAHULUAN

Identifikasi Masalah

Fokus dan Sub Fokus Penelitian

Perumusan Masalah

Tujuan Penelitian

Kegunaan Penelitian

Sitematika Penulisan

TINJAUAN PUSTAKA

Layanan

Faktor-faktor Pendukung Pelayanan

Dimensi Kualitas Layanan

Pengertian Akademik

Pengertian Anak Berkeutuhan Khusus

Penelitian yang Relevan

METODELOGI PENELITIAN

Tempat dan Waktu Penelitian

Lattar Penelitian

Metode dan Prosedur Penelitian

Sumber Data

Teknik dan Prosedur Pengumpulan Data

Teknik Analisis Data

Pemeriksaan Keabsahan Data

HASIL PENELITIAN

Temuan Penelitian

Pembahasan Temuan Penelitian

Anak berkebutuhan khusus adalah anak berkebutuhan khusus yang perkembangan fisik, mental atau sosialnya berbeda dengan perkembangan gerak anak normal pada umumnya, sehingga dengan kondisi tersebut memerlukan pertolongan khusus dalam usahanya mencapai tahap perkembangan gerak yang maksimal. Anak berkebutuhan khusus memerlukan akses yang baik pada saat perkuliahan, buku-buku khusus untuk menunjang referensi belajar dalam perkuliahan, hingga memudahkan mahasiswa tunanetra dalam mengikuti perkuliahan. Anak berkebutuhan khusus mempunyai ciri-ciri seseorang yang lebih membutuhkan pertolongan ketika berada di lingkungan kampus.

Alasan anak berkebutuhan khusus lebih membutuhkan bantuan adalah karena mereka mempunyai keterbatasan dalam mengikuti atau mengakses kebutuhan yang mereka perlukan selama perkuliahan. Dan anak berkebutuhan khusus mempunyai keistimewaan yang berbeda-beda dalam lingkup kehidupan kampus, ketika mereka pergi ke suatu tempat mereka memerlukan akses yang mendapat penanda seperti braille, komputer berbicara yang berisi audio book untuk memudahkan anak berkebutuhan khusus untuk berpartisipasi dalam kehidupan kampus. proses perkuliahan, dan relawan untuk membantu ketika ada ujian semester, dan proses administrasi selama perkuliahan. Kebutuhan Pelayanan Anak Berkebutuhan Khusus di Perguruan Tinggi Pelayanan berasal dari kata “pelayanan” yang berarti menolong, memberikan apa saja yang diperlukan oleh orang lain atas tindakan pelayanan.

Anak berkebutuhan khusus memerlukan pelayanan yang berbeda-beda karena mempunyai keterbatasan dalam aksesnya selama proses perkuliahan, seperti penyelesaian administrasi akademik, penyelesaian KRS secara online/offline dan urusan akademik lainnya. Untuk mengoptimalkan upaya pelayanan terhadap peserta didik berkebutuhan khusus di perguruan tinggi, perlu dibentuk unit layanan bagi anak berkebutuhan khusus. Unit layanan anak berkebutuhan khusus bertugas merencanakan, mengkoordinasikan, mengevaluasi, mengawasi pelaksanaan supervisi khusus bagi siswa berkebutuhan khusus.

Setiap mahasiswa berkebutuhan khusus dapat memilih program kemahasiswaan yang sesuai dengan bakat, minat dan keadaannya dan perguruan tinggi memberikan pendampingan untuk memperoleh hasil yang optimal. Untuk itu perlu adanya evaluasi dan peningkatan pelayanan yang diberikan oleh mahasiswa berkebutuhan khusus yang memerlukan pendamping untuk membantu mereka dalam menyelesaikan administrasi perkuliahan yang dapat diakses baik secara online maupun offline. Ciri-ciri Mahasiswa Berkebutuhan Khusus Universitas Muhammadiyah Jakarta mempunyai ciri-ciri hubungan sosial dilingkungan Universitas Muhammadiyah Jakarta, Tipe tunanetra dekat atau low vision dan penglihatan total, Kemandirian memerlukan bantuan orang sekitar dan menggunakan angkutan umum untuk menuju kampus yang akan datang, dan dalam proses Pembelajaran menggunakan laptop khusus yang mempunyai screen reader dan menggunakan perekam suara.

Universitas Muhammadiyah Jakara diharapkan dapat memberikan fasilitas yang diperlukan bagi mahasiswa berkebutuhan khusus sehingga memudahkan dalam mengikuti proses perkuliahan dengan baik. Tolong beritahu saya fasilitas apa saja yang tidak tersedia untuk mahasiswa berkebutuhan khusus di Universitas Muhammadiyah Jakarta. Tolong beritahu saya fasilitas apa saja yang tidak tersedia untuk mahasiswa berkebutuhan khusus di Universitas Muhammadiyah Jakarta.

KESIMPULAN

Saran

Jawaban: Saya perlu lebih aktif dalam berinteraksi di dalam kelas maupun di luar kelas untuk memperluas wawasan keilmuan saya. Jawaban: Saya mengalami gangguan penglihatan sejak umur 16 tahun, dengan gejala kelainan pembuluh darah di otak, sehingga mempengaruhi saraf optik dan penglihatan berangsur-angsur memburuk. Jawaban: Untuk sementara karena belum ada fasilitas bagi siswa difabel untuk mencari buku.

Jawaban: Saya sering meminta bantuan keluarga atau teman karena tidak adanya fasilitas untuk siswa penyandang disabilitas. Jawaban: Saat ini karena belum adanya fasilitas untuk mahasiswa tunanetra di Universitas Muhammadiyah Jakarta, I. Jawaban: Saat ini tidak ada peralatan seperti buku audio, buku braille atau buku digital lainnya yang saya perlukan.

A: Sulit mencari ruangan yang bisa dituju, seperti ruang kelas, ruang dosen, atau ruang administrasi, karena tidak ada petunjuk arah bagi mahasiswa tunanetra. Jawab: Saya lebih banyak berinteraksi dengan teman-teman yang difabel, jika saya bergabung dengan siswa non difabel, cukup sulit untuk menyesuaikan diri karena hanya sedikit yang peduli dengan keadaan saya. A: Pengalaman saya, sulit membuat orang peduli terhadap saya untuk bisa berinteraksi di lingkungan perkuliahan.

Jawaban: Saya perlu bertanya lebih banyak tentang apa yang saya tidak tahu, baik itu di dalam kelas maupun di luar kelas. Menjawab; Saya mencari referensi buku dengan mencari di Google karena di perpustakaan tidak ada yang bisa dibaca untuk siswa tunanetra. Jawaban : Saya membutuhkan pendamping untuk menyelesaikan tugas administrasi saya karena saat ini belum ada akses seperti membayar kuliah, menyelesaikan KRS Online dan mendapatkan jadwal kuliah.

Jawaban : Kendala yang saya alami adalah sulitnya mencari referensi buku, sulitnya mencari ruangan karena tidak adanya simbol-simbol yang dapat memudahkan mobilitas tuna netra pada saat perkuliahan. Jawaban : Saya mengikuti kegiatan kemahasiswaan seperti kegiatan kelompok sosial agar dapat memperluas silaturahmi dan menambah ilmu pengetahuan sesuai dengan program studi yang saya ikuti. Jawaban: Cara saya memperlakukan teman adalah saya harus menceritakan kesulitan yang saya rasakan kepada mereka sebelum saya dapat berkomunikasi dengan orang lain.

Jawaban : Saya menyelesaikan tugas dengan mencari referensi dengan membuka jurnal, terkadang meminta bantuan teman. Jawaban: Setiap kali saya mengurus administrasi perkuliahan, tidak ada seorangpun yang memberikan bantuan kepada saya sebagai pegawai, lalu dilimpahkan kepada orang lain dengan berbagai alasan.

Referensi

Dokumen terkait

The first efforts to the establishment of the British - American relations after the independence war During the war, the diplomatic relation between Great Britain and the

16th International Learning & Technology Conference 2019 Real-time glove and android application for visual and audible Arabic sign language translation Nema Salema*, Saja Alharbib,