Penyusunan Buku Materi Pembelajaran ini tentunya tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, baik berupa dukungan materiil maupun moril. Semoga buku modul pembelajaran ini dapat membawa kemajuan bagi mahasiswa UKI khususnya program studi Biologi FKIP UKI.
PETUNJUK PENGGUNAAN BMP
Uraian Materi, Contoh dan Ilustrasi
Latihan
Evaluasi Pembelajaran
Umpan Balik dan Tindak Lanjut
Mahasiswa S1 Biologi diharapkan mempunyai gambaran, pemahaman, keterampilan dan kemampuan bernalar tentang konsep dan prinsip struktur morfologi akar dan modifikasinya, batang dan modifikasinya, daun dan modifikasinya, buah dan biji. Siswa mampu membuat buku tentang struktur morfologi tumbuhan di sekitar rumah atau lingkungan (minimal 20 tumbuhan) dengan menggunakan software.
PERSYARATAN KHUSUS
PENILAIAN (*point-point penilaian rubrick dapat diisi sesuai dengan kebutuhan)
KONTRAK PERKULIAHAN ETNOBOTANI
AKAR AKAR
Pendahuluan
Deskripsi Singkat
Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL)
Kemampuan Akhir (KA)
Prasyarat Kompetensi
Relevansi atau Kegunaan Modul
Materi Pokok dan Sub Materi
Kegiatan Pembelajaran 1: Karakteristik, Sistem dan Klasifikasi Akar
Kemampuan Akhir (KA)
Uraian Materi, Contoh dan Ilustrasi Karakteristik Akar
Sistem akar serabut
Akar/pengisap terdapat pada tumbuhan yang hidup sebagai parasit, untuk mengambil air dan unsur hara dari tumbuhan inangnya. Akar pernafasan, cabang akarnya tumbuh lurus ke atas sehingga muncul ke permukaan tanah, akar ini mempunyai banyak celah untuk masuknya udara.
Rangkuman
Latihan
Evaluasi Pembelajaran
Umpan Balik dan Tindak Lanjut
Kegiatan Pembelajaran 2. Modifikasi Akar
Uraian Materi, Contoh dan Ilustrasi Modifikasi dari akar
Modifikasi dari akar adventif
akar mentega; merupakan akar yang muncul dari bagian pangkal batang dan menyebar ke berbagai arah di dalam tanah seperti pada Ficus, Bombax, Terminalia. Akar daun atau akar epifil: merupakan akar yang berasal dari daun seperti yang terdapat pada Bryophyllum, Bignonia.
Daftar Pustaka
Hasil penilaian dibawah 75 poin (skala 100) akan dikembalikan dan diperbaiki serta diteruskan kepada dosen.
BATANG BATANG
Kegiatan Pembelajaran 3: Karakteristik dan Fungsi Batang Kemampuan Akhir (KA)
Uraian Materi, Contoh dan Ilustrasi Karakteristik dan Fungsi Batang
Menurut arah tumbuhnya, batang dibedakan menjadi persegi panjang, menggantung, berbaring, menyebar, condong ke atas, mengangguk, memanjat dan berkelok-kelok.
Kegiatan Pembelajaran 4: Modifikasi Batang
Uraian Materi, Contoh dan Ilustrasi Modifikasi Batang
Memanjat (teralis): batang yang merambat di atas tanah tetapi tidak menghasilkan akar dari bukunya. Bersujud atau berbaring: batang ini seluruhnya berada di atas permukaan tanah seperti pada Evolvulus, Tribulus. Umbi petelur (bawang merah); merupakan batang yang cekung dan mempunyai pelat serta dikelilingi oleh sisik daun.
Batang batang : merupakan batang yang tidak mempunyai daun, berbentuk spiral dan digunakan untuk memanjat. Jelaskan jenis modifikasi batang yang terdapat di atas dan di bawah permukaan tanah. Jelajahi lingkungan sekitar untuk mengamati modifikasi batang yang digunakan manusia hingga menemukan setidaknya 10 jenis tumbuhan.
DAUN
Modul ini akan membantu siswa memahami bagian-bagian daun, bentuk daun, susunan daun, fungsi daun dan modifikasi daun.
Kegiatan Pembelajaran 5: Ciri, Fungsi dan Bentuk Daun
Uraian Materi, Contoh dan Ilustrasi Ciri, Fungsi dan Bentuk Daun
Bangunan daun (circumscriptio)
Bentuk daun adalah istilah yang digunakan untuk menunjukkan bentuk suatu daun, sehingga dikenal dengan bentuk seperti segitiga, lonjong, bulat, dan lain-lain. Bentuk daun itu bermacam-macam, jadi untuk mempermudahnya salah satu bagian yang penting adalah mengamati. posisi bagian terluas helaian daun. Daunnya meruncing di bagian ujung sedangkan bagian tengahnya lebih lebar, misalnya pada bambu (Bambusa sp.) dan Nerium oleander.
Berbentuk telur artinya pelat daun pada jenis ini berbentuk lonjong, bagian pangkal lebar, dan ujung sempit. Bentuk miring pada urat daun jenis ini membagi kedua daun dalam bentuk yang berbeda seperti yang terdapat pada Bignonia, Mimba (Azadirachta indica).
Ujung daun (apex folii)
Perhatikan tanaman di taman yang dijadikan penghias, sumber buah, peneduh atau manfaat lainnya.
Kegiatan Pembelajaran 7: Tulang, Tepi, Daging dan Permukaan Daun
Uraian Materi, Contoh dan Ilustrasi
Tulang, Tepi, Daging dan Permukaan Daun
Permukaan daun
Kegiatan Pembelajaran 7: Daun Majemuk
Daun Majemuk, Modifikasi dan Susuanan Daun
Selubung daun di bawah tangkai daun induk biasanya menempel pada batang, seperti halnya pinang (Areca catechu). Sulur daun : bila keturunannya termodifikasi menjadi sulur seperti pada Pisum sativum (kacang manis), Lathyrus odoratus (kacang manis). Duri daun: Daun atau beberapa bagian daun beradaptasi menjadi duri, seperti pada asparagus, Opuntia, Aloe, Argemone.
Daun bola (kepompong daun): pada berbagai tumbuhan, daunnya termodifikasi menjadi ruang berbentuk bola (kepompong) seperti pada Utricularia. Phyllode: pada tumbuhan jenis ini tangkai daunnya menjadi pipih dan berfungsi sebagai daun, seperti pada tumbuhan akasia Australia. Titik pertemuan daun dengan batang disebut buku, sedangkan daerah yang dibatasi oleh dua daun disebut ruas.
BUNGA I
Modul ini akan membantu siswa mengenal bagian-bagian bunga, bentuk bunga, susunan bunga, fungsi bunga dan rumus bunga.
Kegiatan Pembelajaran 8: Karakteristik Bunga Kemampuan Akhir (KA)
Uraian Materi, Contoh dan Ilustrasi Karakteristik dan Fungsi Bunga
Tumbuhan yang hanya menghasilkan satu bunga disebut monoflora (planta uniflora), dan yang menghasilkan beberapa bunga disebut multiflora. Bunga jantan dan betina ditutupi oleh satu atau lebih bakteri berwarna yang disebut spathe. Jenis berbunga ini terdapat pada talas (Colocasia esculenta), jagung (Zea mays), kelapa (Cocos nucifera).
Jika pada jenis bunganya batangnya bercabang-cabang, kemudian setiap cabang mempunyai kumpulan bunga, maka jenis berbunga ini disebut korimb majemuk. Helicoid Cyme: Ketika cabang samping berkembang pada sisi batang yang sama, itu disebut helicoid cyme. Perbungaan campuran Pada jenis bunga ini, kadang-kadang bunganya tersusun dalam tandan dan cymoses pada batang yang sama, disebut bunga campuran.
Kegiatan Pembelajaran 9: Bagian-bagian Bunga dan Simetri Bunga
Uraian Materi, Contoh dan Ilustrasi Bagian-bagian Bunga dan Simetri Bunga
- Berbagai tipe simetri bunga
- Susunan daun-daun bunga
- Kalik
- Susunan bunga (aestivation)
- Androecium
- Gynoecium (Pistil)
- Placentation
Bunga simetris jika kelopak bunganya tersusun melingkar di dalam bunganya disebut bunga siklik. Bunga aktinomorfik/radial/biasa adalah bila bunganya terbagi menjadi dua bagian yang sama besar dengan cara yang berbeda, maka disebut aktinomorfik, seperti pada tanaman sawi, kembang sepatu, datura, cabai. Ocimum (kemangi) terbagi menjadi bagian-bagian yang sama melalui bidang lateral, oleh karena itu disebut zygomorfik lateral.
Hypogynous adalah bunga yang memiliki kelopak, sepal dan benang sari di bawah bakal buah, disebut hypogynous. 97 Di atas ovarium, ovarium terletak lebih rendah dan kondisi ini disebut epigynous seperti pada jambu biji (Psidium guajava), mentimun (Cucumis sativus). Bagian yang berada di dalam kelopak disebut cakar, dan bagian yang menonjol keluar disebut dahan.
BUNGA II
Kegiatan Pembelajaran 10: Rumus dan Diagram Bunga
Uraian Materi, Contoh dan Ilustrasi Rumus dan Diagram Bunga
Bunganya kecil, sesil, dikelilingi oleh dua sisik, yaitu lemma (palea inferior atau luar) dan palea (palea superior atau dalam).
Kegiatan Pembelajaran 11: Karakteristik Morfo-anatomi Bagian Bunga
Karakteristik Morfo-Anatomi Bagian Bunga
Nyamplung (Calophyllum inophyllum L)
Berdasarkan potongan memanjang tunas pada umur 7-8 HST (Gambar 5.9), kepala putik, putik, dan bakal buah terlihat jelas, namun kepala sari tampak belum matang. Ovarium pada tunas usia 21-22 tahun HIS (Gambar 5.9) semakin berkembang dengan adanya kantong institusional di tengah ovarium. b) bakal buah, (c) kepala putik, (d) kepala sari belum matang, (e) kepala sari matang. Tanaman buah naga (Gambar 5.11) yang termasuk dalam famili Cactaceae merupakan salah satu jenis buah yang mudah ditemukan di Indonesia.
Bunga buah naga (Hylocereus costaricensis) mempunyai bagian bunga dari luar sampai ke dalam yaitu kelopak, daun mahkota atau corolla, benang sari, putik dan bakal buah (Gambar 5.12). Putik pada buah naga berdaging super merah merupakan alat kelamin betina bunga yang terdiri dari kepala putik, batang putik, dan bakal buah. Ovarium terendam (inferus), yaitu apabila bakal buah terletak pada pangkal bunga, letak buah selalu lebih rendah dari tepi pangkal bunga dan sebagian dinding bakal buah menempel. dasar. bunga dalam bentuk mangkuk atau cangkir.
Tanaman bunga jengger ayam (Celosia argentea L.)
Morfologi bunga jengger ayam (Celosia argentea L.), bunga ini terletak di ujung batang, mempunyai jenis bunga majemuk tak tentu, mempunyai bracts atau daun penyangga, kelompok bunganya duduk. Benang sarinya bebas dan tidak saling menempel atau poliandri, bentuk benang sari memanjang dan terletak pada lingkaran luar bergantian dengan kelopak bunga atau disebut diplostemon. Tempat melekatnya karpel bersifat tetap atau superus, ovarium berjumlah empat, ovarium berjumlah empat, dan plasenta terletak di tengah ovarium atau ketiak.
Pengembangan buku referensi ciri-ciri morfologi tumbuhan jengger ayam (Celosia Argentea L.) sebagai sumber belajar mata kuliah anatomi dan morfologi tumbuhan.
BUAH DAN BIJI
135 ganda; perbedaan buah ganda dan buah pseudodouble; menjelaskan bagian buah dan biji yang dapat dimakan manusia;
Kegiatan Pembelajaran 12: Buah Sejati dan Klasifikasi Buah Kemampuan Akhir (KA)
Buah Sejati
Klasifikasi buah
Buah Drupa: merupakan buah yang berkembang dari satu atau lebih karpel, sinkarpous dan ovarium superior. Buah Cypsela merupakan buah kecil tunggal dalam buah kering yang berkembang dari ovarium bicarpellar, syncarpous dan inferior. Buah achene adalah buah yang memiliki satu biji di dalam buahnya yang berkembang dari ovarium monokarpel induknya.
Daging buah ini keras, seperti Quercus (oak), Anacardium occidentale (jambu mete) dan leci. Buah kapsul merupakan buah kering yang mempunyai banyak bilik (multichambered) berisi banyak biji (multiseeded) yang berkembang dari multicarpellary syncarpus, ovarium superior. Buah carcerulus merupakan buah kering yang berkembang dari ovarium multikarpel atau bikarpelar, sinkarpous, dan superior.
Kegiatan Pembelajaran 13: Buah Ganda, Penyebaran Buah dan Biji
Buah Ganda, Buah Ganda Semu, Penyebaran Buah dan Biji Buah Ganda
Buah Ganda Semu
Penyebaran Buah Dan Biji
Biji Calotropis, Alstonia dan kapas mengandungi rambuy yang menutupi permukaan sehingga dapat merebak jauh dengan bantuan angin. Dalam buah physalis, buahnya terdapat dalam kelopak yang berterusan yang mengembang supaya buahnya mudah ditiup angin. Buah-buahan dan biji dengan bahagian khusus yang membolehkan pembentukan rongga dan serat pada dinding luar, seperti dalam kelapa dan talamus span dalam teratai, biji kecil dengan biji berangin dalam teratai air, terapung di dalam air supaya ia boleh diturunkan dengan jarak yang jauh. oleh aliran air yang mengikutinya.
Buah-buahan dan biji-bijian mempunyai alat seperti kait, duri dan bulu-bulu halus yang membantu menempelkannya pada tubuh hewan dan membantu penyebarannya. Dalam kasus buah-buahan yang dapat dimakan seperti jambu biji, anggur, daun ara dan plum, penyebarannya dibantu oleh burung.
Mekaisme Pertahanan Tumbuhan
Seluruh bagian tumbuhan kecuali akar mempunyai lapisan lilin atau kutin pada permukaan jaring laba-laba yang disebut kutikula. Jaringan ini berfungsi melindungi jaringan bagian dalam tumbuhan terhadap berbagai gangguan mekanis, seperti kerusakan. Alat penindik rambut yang menyengat menghasilkan kelenjar yang menyebabkan keracunan dan iritasi pada kulit serta melindungi tumbuhan dari hewan seperti yang ditemukan di Urtica diocea.
Stipula dan duri terdapat pada tumbuhan xerophytic yang melindunginya dari herbivora seperti pada Zizypus, Akasia. Aroma yang dihasilkan oleh berbagai kelenjar minyak yang terdapat pada daun dan kulit kayu Eucalyptus serta kulit buah jeruk melindunginya dari hewan. Rasa bagian tumbuhan yang berbeda-beda: bagian tumbuhan yang terdapat di permukaan (bagian udara) seperti buah, biji, daun, ranting dan kulit berbagai tumbuhan mengandung berbagai jenis alkaloid atau sekret yang rasanya tidak enak dan pahit sehingga hewan tidak menyukainya.
PENUTUP
Rangkuman Modul
Tumbuhan tak bertangkai jelas merupakan tumbuhan yang tidak mempunyai batang sebenarnya karena sangat pendek, daunnya seolah-olah keluar dari bagian atas akar. Pada umbi-umbian seperti ini biasanya ditemukan tunas yang merupakan tunas ketiak daun yang ditutupi sisik daun. Phylloclade: batang berwarna hijau, pipih dan segar, dengan daun termodifikasi menjadi paku.
Bunga yang bagian-bagiannya sebagian tersusun melingkar dan sebagian lagi tersusun limas (hemyciclis). Tumbuhan berumah satu adalah tumbuhan yang mempunyai bunga jantan dan bunga betina dalam satu tanaman. Tumbuhan dioecious adalah tumbuhan yang hanya mempunyai bunga jantan dan bunga betina pada tumbuhan berbeda.