• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERBANYAKAN VEGETATIF CARA CANGKOK

N/A
N/A
Dody Hermanto

Academic year: 2023

Membagikan " PERBANYAKAN VEGETATIF CARA CANGKOK"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

PERBANYAKAN VEGETATIF CARA CANGKOK

2.3 Tahap Pembuatan Cangkok

1. Penyiapan media cangkok terdiri atas campuran antara moss cangkok, top soil dan kompos.Sebelum digunakan media disiram dengan air sampai cukup kelembabannya, serta ditaburi insektisida secukupnya supaya media tidak dijadikan sarang semut dan membunuh hama uret.

2. Pemanjatan pohon dan pemilihan cabang yang sehat dengan diameter rata-rata 2 cm- 4 cm. Cabang dikerat sepanjang 5 cm dengan menggunakan pisau cangkok, kulit cabang dikelupas dan bagian kambiumnya dibersihkan dengan cara dikerik dan dibiarkan beberapa menit. Posisi keratin kulit sekitar 30 cm dari pangkal cabang.

Setelah itu bagian sayatan diolesi dengan larutan ZPT untuk memacu pertumbuhan akar.

3. Menutup luka sayatan pada cabang dengan campuran media yang telah disiapkan, kemudian ditutup dengan polibag hitam dan diikat dengan tali rafia sehingga media cangkok stabil. Bagian pembungkus cangkok dilubangi agar memudahkan masuknya air atau keluarnya akar ketika cangkok telah berakar dengan baik.

4. Memberi label yang berisi tanggal pencangkokan, perlakuan dan pelaksana.

3.2 Daftar Alat dan Bahan 3.2.1 Daftar Alat

No Nama Alat Spesifikasi Jumlah

1 Pisau Standart 1 unit

2 Gunting Standart 1 unit

3 Cetok / Sendok Tanah Standart 1 unit

4 Selang dan Infus Air Standart 1 unit

(2)

3.2.2 Daftar Bahan

No Nama Bahan Spesifikasi Jumlah

1 Karung Plastik Standart Secukupnya

2 Tanah Humus / Kompos Bahan Organik Secukupnya

3 Tali Rafia Plastik Standart Secukupnya

3.3 Prosedur Pelaksanaan Praktikum

a. Memilih batang atau cabang yang cukup dewasa namun tidak terlalu tua dan tidak teralu muda, berumur kurang lebih satu tahun, subur dan kuat pertumbuhannya.

b. Batang atau cabang yang telah dipilih disayat atau dikupas kulitnya sekeliling batang selebar kurang lebih 2 sampai 3 cm tergantung jenis tanaman dan besarnya batang atau cabang.

c. Penyayatan dilakukan sedemikian rupa, sehingga lapisan kambium hilang dan terlihat bagian kayu.

d. Hasil penyayatan dibiarkan selama 2 hari agar luka mongering dan kambium pada batang kering. Dikeringkan 2 sampai 3 minggu pada tanaman yang bergetah.

e. Perlakuan selanjutnya disekeliling luka ditutupi dengan tanah humus dan dibalut dengan sabut kelapa atau pembalit yang lainnya.

f. Menjaga kelembabannya dengan cara disiram dengan air, bias dengan cara sistem tetesan atau infus.

g. Apabila akar telah keluar kira-kira 2 bulan setelah dilakukan pencangkok’an, maka cangkok siap dipotong.

h. Pemotongan dilakukan tepat dibawah pembalut dan dipotong dengan gergaji ayau dengan pisau yang kuat dan tajam.

Gambar 3.1 : Metode Cangkok

(3)

BAB IV

HASIL DAN PEMBAHASAN

4.1 Tabel 3.1 : Hasil Dan Gambar Pengamatan Cangkok.

NO KOMODITA

S TAHAP HASIL KETERANGAN

1

M A N G G A M A D U P en gu pa sa n

( Gambar 3.2 )

o Pengup

asa kulit sebagai perakar

an baru.

P en im bu na n

o Penyiap

an media tumbuh

akar baru.

(4)

P em ba lu ta n

o Pembal

utan di ikat dengan

kuat.

P em ot on

o Perakar

an sudah cukup

( Gambar 3.6 )

o Pemang kasan

daun mengur

angi pengua

pan.

Referensi

Dokumen terkait