Berdasarkan peta RDTR Surabaya, sebagian besar kawasan pabean Cantian merupakan kawasan perdagangan dan jasa serta merupakan kawasan pemukiman dengan kepadatan tinggi. Perubahan fungsi di Jl. Kalimas Timur dari gudang hingga area kuliner, area souvenir, live music. Namun yang terjadi di Kawasan Pabean Cantian adalah hampir seluruh kavling atau tanah pemukiman diisi dengan bangunan baru berupa garasi, ruang komersil/retail atau mungkin tambahan ruang tamu, kamar tidur, dan lain-lain.
Rata-rata bangunan di kawasan ini memiliki antara 1-3 lantai, namun terdapat beberapa bangunan yang tinggi. Jalan raya merupakan faktor terpenting yang menentukan orientasi karena sebagian besar kawasan ini merupakan kawasan komersial. Karena kawasan ini digunakan sebagai kawasan bisnis, namun ada pula yang dijadikan sebagai tempat tinggal, sehingga ketinggian kawasan ini bisa naik turun.
Berdasarkan peta RDTR Surabaya, kawasan pabean Cantian tidak memiliki sistem ruang terbuka atau ruang terbuka hijau. Karena belum adanya sistem ruang terbuka dan ruang terbuka hijau, masyarakat di kawasan adat Kant lebih cenderung mencari taman di luar kawasan adat Kant.
ANALISIS KONDISI EKSISTINGTAHAP
TATA GUNA LAHAN – WAJAH JALAN
ANALISIS
TANGGAPAN
TATA GUNA LAHAN – STREET FURNITURE
Perlengkapan jalan dan pengamanan jalan
Pembuangan sampah
1 & 2) Damaja (Area Manfaat Jalan), adalah ruang sepanjang jalan yang dibatasi oleh lebar, tinggi, dan kedalaman ruang batas tertentu. Ruang ini diperuntukan untuk medan, perkerasan jalan, garis pemisah, bahu jalan, saluran tepi jalan, trotoar, lereng, tepi pengaman, tanggul dan galian, gorong-gorong, perlengkapan jalan serta fasilitas pelengkap lainnya. 3 & 4) Davasja (Area Pengawasan Jalan), adalah sebidang tanah tertentu yang terletak di luar area jalan (bagian sepanjang jalan di luar Damija) yang penggunanya diawasi oleh pembangun jalan agar tidak mengganggu pandangan pengemudi dan pembangunan jalan. fasilitas jalan apabila luas jalan tidak cukup lebar.
Ketinggian diukur dari permukaan jalur lalu lintas dan penentuannya didasarkan pada keselamatan pengguna jalan baik pada jalan lurus maupun pada tikungan ditinjau dari pandangan jelas pengemudi yang ditetapkan oleh Pengawas Jalan. Saluran pembuangan air hujan akan lebih baik jika mempunyai penyaring sehingga sampah dan dedaunan yang terbawa air hujan tidak masuk ke selokan/gorong-gorong yang biasanya dapat menyebabkan banjir.
Kekuatan yang dimiliki kawasan
Strength (Kekuatan)
Selain sungai Kalimas juga terdapat
Terletak di Daerah Pabean Cantian, kawasan Jembatan Petekan merupakan bekas kawasan/kawasan pelabuhan sehingga banyak menyimpan sejarah dari masa penjajahan Belanda. Karena mempunyai nilai sejarah yang tinggi, Jembatan Petekan dapat menunjang konsep penataan wilayah adat Cantian. Jembatan Petekan dapat dijadikan tempat wisata sejarah untuk mengenang dan mempelajari masa penjajahan Belanda di bidang perdagangan.
Potensi kawasan Jembatan Merah
TANGGAPAN
Kondisi lalu lintas yang padat Intensitas kepadatan lalu lintas
Weaknesses (Kelemahan)
- Membuka bazar pada malam hari untuk kawasan KH Mas Mansyur dan menyiapkan tempat untuk PKL makanan berjualan makanan khas Surabaya
- Membuat jadwal wisata kawasan yang berisi jam pelaksanaan, rute, tema harian wisata yang disediakan untuk umum di malam hari
- Mengadakan pertunjukan kesenian baik lokal, nasional, dalam hal musik, tari, dan teater yang akan dilakukan oleh seniman local pada malam hari
- Kondisi beberapa bangunan yang tidak terawat dan terbengkalai
Pada beberapa kawasan di kawasan Adat Kantian, kondisi bangunannya masih dalam keadaan tidak terawat, meskipun pada fasad bangunannya berbentuk fasad peninggalan kolonial Belanda, sehingga patut dijaga dan dijaga kelestariannya sebagai nilai sejarah. Selain itu, beberapa bangunan terlihat terbengkalai sehingga membuat pemandangan di beberapa kawasan di Kawasan Pabean Kantian menjadi jelek.
TANGGAPAN
Di beberapa area di kawasan Pabean Cantian terdapat beberapa kendaraan besar pengangkut barang yang parker
Hal ini menimbulkan pemandangan yang kurang sedap dipandang dan menimbulkan kemacetan di jalan akibat parkir sembarangan. Hal ini mungkin juga mencakup beberapa fasilitas karena adanya truk besar di depan beberapa fasilitas.
Kawasan Jembatan Merah banyak menyimpan nilai sejarah dan memiliki bangunan di sekitarnya
Opportunities (Peluang)
- Menyediakan tour guide yang berasal dari masyarakat setempat
- Adanya kegiatan yang mempelajari budaya khas yang ada pada perkampungan etnis tertentu, contohnya seperti kegiatan belajar memasak masakan Cina atau Arab
- Membuat ruang pertunjukan untuk mengenalkan kembali jembatan kepahlawanan, membangun tempat museum, galeri seni dan wisata bersejarah
- Koridor Kalimas Timur masih banyak menyimpan bangunan yang memiliki gaya arsitektur
Koridor Kalimas Timur masih banyak terdapat bangunan dengan gaya arsitektur peninggalan kolonial Belanda. Selain itu, letak kawasan ini yang dekat dengan tepian Kalimas juga memberikan peluang dalam proses desain kawasan ini. Kalimas Timur masih banyak terdapat bangunan dengan gaya arsitektur kolonial Belanda, namun kurang terawat.
Setelah dilakukan revitalisasi kita juga dapat melakukan perencanaan wisata yang dapat menarik minat pengunjung, wisata yang dilakukan juga dapat berhubungan langsung dengan kegiatan wisata yang dilakukan di Sungai Kalimas. Koridor yang dihidupkan kembali juga dapat dijadikan sebagai spot foto pengunjung, dan pengunjung dapat melakukan aktivitas wisata di tepian Sungai Kalimas. Wisata air yang bisa dilakukan di Sungai Kalimas adalah menyusuri Sungai Kalimas dengan pemandangan Koridor Kalimas Timur yang dihidupkan kembali oleh Sumber.
Sejarah Menara Kapten Pelabuhan adalah sebuah menara observasi tempat kerja para pegawai negeri sipil yang membidangi urusan kepelabuhanan. Jalan Kalimas Udik banyak dijumpai bangunan-bangunan tua, juga banyak terdapat bangunan-bangunan yang diberi tanda cagar budaya.
Threath (Ancaman)
Mengadakan aktivitas di malam hari seperti bazar, wisata malam dan pertunjukan seni. Hal ini dilakukan untuk mengurangi perbedaan menjauh keadaan lalu lintas di siang dan malam hari
Pemanfaatan sungai Kalimas dan bantarannya untuk area wisata pengunjung sungai Kalimas
Penambahan signage (penanda) di beberapa bangunan yang memiliki nilai sejarah dan papan informasi untuk para pengunjung yang ingin mengunjungi kawasan Pabean Cantian
Pembuatan lahan kosong untuk parkir truk – truk besar supaya tidak terjadi parker sembarangan yang mebuat jalan menjadi berantakan dan menghambat lalu lintas yang ada
Adanya tour guide yang berasal dari warga sekitar untuk mendampingi pengunjung dan memberikan penjelasan pada pengunjung mengenai sejarah yang ada. Selain itu hal ini juga dapat membantu
Bazar yang diadakan di malam hari juga dapat menyediakan makanann khas kota Surabaya untuk memperkenalkan kepada pengunjung maupun turis yang dating berkunjung ke kawasan ini
Perlu dilakukan pembersihan untuk beberapa area yang masih terlihat kumuh supaya layak untuk dijadikan tempat wisata
Strategi
- Peningkatan pemeliharaan bangunan cagar budaya yang ada di sekitar Jembatan Merah
- Pengadaan kegiatan edukasi terkait sejarah kawasan serta kebudayaan
- Melakukan pembaruan, termasuk program khusus seperti skema pencahayaan, rute bersejarah, perbaikan fasad bangunan dan pengembangan acuan desain
- Menciptakan distrik bersejarah dan budaya yang mengenalkan kembali sejarah Surabaya
Selain itu, Anda juga bisa menambahkan papan informasi seluruh bangunan cagar budaya yang ada di kawasan Jembatan Merah. Mengadakan kegiatan edukasi kepada anak-anak dan pengunjung untuk mempelajari sejarah dan budaya daerah adat Cantian. Pembenahan yang dilakukan juga terfokus pada area yang tidak terawat dan terlihat kotor.
Kawasan-kawasan tersebut perlu direvitalisasi untuk menghidupkan kembali nilai-nilai sejarah yang mungkin sudah mulai hilang di kawasan tersebut. Penciptaan ruang pertunjukan, perkenalan kembali jembatan heroik, pembangunan museum, galeri seni dan wisata sejarah.
Resume
KONSEP PENGEMBANGANTAHAP
TEORI HAMID SHIRVANI – URBAN PLANNER
Land Use (tata guna lahan)
KONDISI EKSISTING
KONSEP PENGEMBANGAN TAHAP
Konsep Perancangan Kawasan (Land Use)
KALIMAS TIMUR KH MAS MANSYUR
Untuk kawasan komersial dan jasa dengan lebar jalan 10 – 15 m, jumlah lantai bangunan yang ditentukan maksimal 3 lantai. Jadi untuk GSB, KDB, KLB dan KDH, konsep perancangan kawasan kami akan mengacu pada Peraturan Daerah Kota Surabaya nomor 75 Tahun 2014.
PANGGUNG
Building Form and Massing (bentuk dan massa bangunan)
Building Form and Massing (Bentuk dan Massa Bangunan)
KALIMAS TIMUR
KH MAS MANSYUR
Panggung
- Circulation & Parking (sirkulasi dan parkir)
- Merupakan jalan kolektor sekunder
- Sistem parkir yang ada menggunakan sistem
- Dilewati oleh kendaraan pribadi (R2
- Tidak dilewati truk sampah
Sumber: Google, 2020 Toko-toko di depan Jl. Panggung juga digunakan sebagai tempat parkir sepeda motor dan mobil.
Konsep Perancangan Kawasan (Sirkulasi)
Konsep Perancangan Kawasan (Sirkulasi dan Parkir)
Kedepannya kawasan Panggung akan tetap satu arah, namun arah dari Jl. Panggung akan diubah. Bagi wisatawan yang akan berkunjung ke kawasan Panggung akan disediakan tempat parkir khusus, untuk mencegah parkir sembarangan.
Open Space ( Ruang Terbuka )
Konsep Perancangan Kawasan (Open Space)
Sistem Ruang Terbuka Publik, Sistem Ruang Terbuka Privat, Sistem Ruang Terbuka Privat yang dapat diakses oleh umum, Sistem Penataan Pohon dan Penghijauan, Kawasan Sabuk Hijau.
Pedestrian Ways (Jalur Pejalan Kaki)
Konsep Perancangan Kawasan (Jalan Pedestrian)
Konsep Perancangan
Kawasan (Pedestrian Ways)
Sebagai alat perpindahan manusia dari suatu tempat ke tempat lain dengan menggunakan cara berjalan kaki. Ada sebagian warga yang tinggal di pemukiman warga di kawasan Kalimas Timur, mempraktekkan aktivitas pengasapan ikan pada malam hari. Pada siang hari digunakan untuk pertokoan dan pada malam hari untuk pedagang kaki lima.
Konsep Perancangan Kawasan (Aktivitas Pendukung)
WISATA URBAN PANGGUNG
HERITAGE WALK
Signage (penanda/ reklame )
Konsep Perancangan Kawasan (Penanda)
Konsep Perancangan Kawasan (Signage)
Preservation (konservasi)
Konsep Perancangan Kawasan (Preservasi)
Pelestarian hendaknya diarahkan pada perlindungan bangunan dan lingkungan yang ada serta upaya mempertahankan kegiatan yang berlangsung pada lokasi tersebut. Konservasi dalam urbanisme adalah perlindungan lingkungan pemukiman (permukiman) dan tempat perkotaan (alun-alun, alun-alun, kawasan perbelanjaan) yang ada dan mempunyai ciri khas, serta perlindungan bangunan budaya dan sejarah.
Konsep Perancangan Kawasan (Konservasi)
PANDUAN DETAIL RANCANGAN 95
TAHAP 6
Pembagian Block RTBL
Land Use (Tata Guna Lahan)
PANDUAN DETAIL RANCANGAN TAHAP
Panduan Detail Rancangan (blok I)
Perdagangan dan jasa 2. Permukiman
Jalur hijau
PANDUAN DETAIL RANCANGANTAHAP
Panduan Detail Rancangan (Blok 1)
Panduan Detail Rancangan
Sirculation & Parking (Sirkulasi & Parkir)
Circulation & Parking (Sirkulasi dan Parkir)
Terdapat tempat pemberhentian khusus kendaraan online (grab, gojek, dll) di depan gedung parkir pusat. Gunakan sistem parkir seri pada pagi – sore hari. Pemilik toko atau pemilik usaha dapat parkir di tempat parkir dengan kartu anggota yang disediakan.
Peservation (Konservasi)
Open Space (Ruang Terbuka)
Pedestian Ways (Jalur Pedestrian)
Terdapat roda di bawah kotak penjualan, sehingga setelah berjualan di bahu jalan, penjual dapat langsung membawa pulang kotak penjualan tersebut. Pondok Pesantren sekaligus Masjid Ma'had Al Huda yang menunjang kegiatan peribadatan dan ibadah umat islam di. Wisata Becak Ampel yang menunjang kegiatan Wisata Heritage di kawasan Ampel untuk menemani.
Perjelas rambu-rambu lalu lintas yang akan dipasang dan juga ditata dengan rapi agar tidak saling menghalangi. Warna gerbang gang seragam sesuai warna khas Arab (coklat muda dan putih untuk nama gang).
Signage (Penanda/Reklame)
Panduan Detail Rancangan (Before-After)
Panduan Detail Rancangan (Blok 2)
Panduan Detail Rancangan Blok II
Terdapat tempat pemberhentian ojek baik mobil maupun motor di depan tempat parkir, sehingga tidak perlu berhenti kemana-mana.
Pedestrian Ways (Jalur Pedestrian)
Potongan Open Space
Potongan Pedestrian Ways (Jalur Pedestrian)
Preservasi (Konservasi)
Potongan Jembatan Petekan
Panduan Detail Rancangan (Bentuk dan Massa Bangunan)
Panduan Detail Rancangan (Sirkulasi dan Parkir)
Panduan Detail Rancangan (Open Space)
Panduan Detail Rancangan (Jalur Pedestrian)
Wisata Heritage Walk
Panduan Detail Rancangan (Penanda)
TAHAP 7
REKOMENDASI DESAIN KAWASAN
KETERANGAN
BLOK PLAN
BLOK 3
REKOMENDASI DESAIN KAWASAN TAHAP
KETERANGAN
SITE PLAN
LAYOUT PLAN
3D-PERSPEKTIF
PAKET WISATA
THANK YOU