• Tidak ada hasil yang ditemukan

COPING STRESS MAHASISWA SUDAH BERKELUARGA DALAM MENGHADAPI TUGAS AKHIR SKRIPSI

N/A
N/A
Gemilang Makmur .P

Academic year: 2023

Membagikan "COPING STRESS MAHASISWA SUDAH BERKELUARGA DALAM MENGHADAPI TUGAS AKHIR SKRIPSI"

Copied!
123
0
0

Teks penuh

1

Latar Belakang Masalah

Bahkan, beberapa kasus mahasiswa yang mengalami stres akibat permasalahan akademik saat menyelesaikan tugas akhir skripsi seringkali melakukan percobaan bunuh diri. Beberapa siswa sudah menikah dan mengatakan ada beberapa hal yang harus mereka sesuaikan setelah menikah.

Identifikasi Masalah

Pembatasan Masalah

Rumusan Masalah

Tujuan Penelitian

Manfaat Penelitian

Bagi subjek penelitian, hasil penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman siswa mengenai strategi coping manajemen stres yang baik. Untuk program studi orientasi konseling Islam memberikan gambaran dan kontribusi sebagai bahan referensi yang dijadikan literatur dalam penelitian mahasiswa bimbingan konseling Islam dalam tugas skripsinya yang berkaitan dengan stres.

11

Kajian Teori

  • Coping
  • Stress
  • Mahasiswi Yang Sudah Menikah
  • Tugas Akhir Skripsi

Sedangkan (Smet, 1994) menjelaskan bahwa coping yang terfokus secara emosional merupakan salah satu cara yang digunakan individu untuk menghilangkan fakta-fakta yang tidak menyenangkan. Penghindaran melarikan diri, yaitu berfantasi tentang situasi atau mengambil tindakan atau menghindari situasi yang tidak menyenangkan.

Hasil Penelitian Relevan

Kedua, penelitian yang dilakukan Himmatu; Aliyah, Imam Zanuari, Emmyk Windartik (2021) dalam diarinya yang bertajuk. Ketiga, penelitian yang dilakukan oleh Nindya Wijayanti dalam tesisnya yang berjudul “Strategi coping stress dalam penyusunan tugas akhir mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkatan, sumber stres, jenis stres mahasiswa, dan strategi coping stres dalam penyusunan tugas akhir skripsi yang dilakukan mahasiswa FIP UNY angkatan 2008.

Keempat, penelitian yang dilakukan oleh Annisa Rachma dan Putu Nugrahaeni (2021) dengan judul “Strategi Coping Mahasiswa yang Sedang Menulis Skripsi di Tengah Pandemi Covid-19”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi coping apa yang digunakan mahasiswa yang menulis skripsi di tengah pandemi. Dan ditemukan bahwa hasil pemilihan strategi coping dipengaruhi oleh konsep diri, keinginan sendiri, lingkungan pertemanan, keluarga dan waktu.

Dari uraian di atas maka persamaan antara penelitian terdahulu dengan penelitian yang akan peneliti lakukan terletak pada jenis penelitiannya yaitu penelitian kualitatif dan persamaan lainnya antara lain fokus penelitian yaitu penanganan stres pada mahasiswa yang sudah menikah dalam menyelesaikan studinya. tugas akhir tesis.

Kerangka Berpikir

  • Jenis Penelitian
  • Lokasi dan Waktu Penelitian
  • Subyek Penelitian
  • Teknik Pengumpulan Data
  • Keabsahan Data
  • Teknik Analisis Data

Responden yang menjadi subjek penelitian ini adalah mahasiswa S1 atau sedang mengerjakan tugas akhir. Dalam penelitian ini observasi dilakukan dengan cara non partisipatif, yaitu peneliti tidak mengamati secara langsung informan atau subjek penelitian yang ada di lapangan, namun sebaliknya peneliti ikut serta merasakan kegiatan yang dialami informan. , yaitu sebagai peneliti yang juga sedang mengerjakan skripsi. Dokumentasi yang dilakukan dalam penelitian ini adalah dengan mengumpulkan data melalui rekaman wawancara dan mendokumentasikan kegiatan-kegiatan yang terjadi selama proses wawancara dalam bentuk tulisan, rekaman, gambar atau foto untuk memperoleh informasi atau gambaran yang berguna dalam penelitian.

Dokumentasi yang diperoleh dalam penelitian ini berupa rekaman pada saat proses wawancara serta dokumentasi foto pada saat wawancara dan penyerahan kartu KTM sebagai bukti dan surat pernyataan niat untuk dijadikan subjek penelitian (informed consent). Keabsahan data adalah penyajian data yang diperoleh penelitian untuk mengetahui apakah data tersebut dapat dipertanggungjawabkan atau tidak (Moleong L.J., 2007). Oleh karena itu, untuk memeriksa keabsahan data, peneliti menggunakan triangulasi sumber, yaitu menguji kredibilitas data dengan cara memeriksa data yang diperoleh melalui beberapa sumber.

Data yang telah direduksi akan memberikan gambaran yang jelas dan memudahkan peneliti dalam mengumpulkan data selanjutnya.

Hasil Penelitian

Gambaran Penyebab Stress Dalam Penyusunan Skripsi

Subjek pertama berinisial AD adalah mahasiswi berusia 25 tahun yang saat ini duduk di bangku semester 13, subjek merupakan mahasiswi yang sudah menikah tahun 2021 dan mempunyai seorang putra berusia 1 tahun. Merupakan mahasiswi yang masih dalam tahap review dan wisuda, subjeknya adalah seorang mahasiswi berusia 24 tahun yang saat ini duduk di bangku semester 14, subjeknya adalah mahasiswi yang sudah menikah pada tahun 2020 dan mempunyai seorang putri berusia 2 tahun. Peneliti melakukan wawancara di gedung Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, kami membuat janji di kampus tersebut karena jarak dari rumah yang jauh, maka kami membuat janji untuk bertemu di kampus.

Peneliti melakukan wawancara di gedung fakultas Ushuluddin dan Dakwah. Peneliti melakukan wawancara setelah meninjau BS yang kebetulan telah selesai melaksanakan ujian skripsi (munaqosyah) pada hari itu. Merupakan seorang mahasiswi yang masih sedang mengerjakan skripsi, subjeknya adalah seorang wanita berusia 24 tahun yang saat ini sedang duduk di bangku semester 14, subjeknya adalah seorang mahasiswi yang akan menikah pada tahun 2022 dan mempunyai seorang anak laki-laki berusia ≤ 1 tahun. Peneliti melakukan wawancara di gedung fakultas Ushuluddin dan Dakwah, kami membuat janji di kampus karena jarak antar rumah berbeda.

Saat diwawancarai, ia menjelaskan bahwa pekerjaannya sempat tertunda karena beberapa hal, seperti pembagian waktu antara akademik dan pekerjaan rumah, yang masih sulit ia sesuaikan karena setelah menikah ia langsung dikaruniai anak, sehingga ia tetap melakukannya. mengalami kesulitan dalam manajemen waktu.

Reaksi Dalam Melakukan Coping Stress Mahasiswa Saat Penyusunan Skripsi

Dalam penelitian ini, siswa BS, AD, dan NF mendemonstrasikan strategi coping yang mengarah pada respon psikologis berupa coping dan mengalihkan perhatian dari masalah yang menimbulkan stres. Oleh karena itu, mahasiswi yang sudah menikah dan mempunyai tanggung jawab serta tuntutan pekerjaan yang lebih banyak lebih banyak menggunakan metode penyesuaian diri berupa berpikir positif dan bersabar dalam mengatasi stres. Dalam penelitian ini subjek AD melakukan coping respon yang mengarah pada perilaku psikososial dengan cara menarik diri atau menghindar ketika mengalami stres.

Penarikan atau penghindaran di sini didefinisikan sebagai pola perilaku menghindari kontak dengan orang, situasi, atau lingkungan yang penuh tekanan. Perilaku yang terjadi pada AD adalah tidak mau ke kampus untuk bertemu teman-temannya. Menurut Rasmun (2004), perilaku menarik diri adalah perilaku yang menunjukkan isolasi diri dari lingkungan dan orang lain.

Selain perilaku menghindar (withdrawal), subjek MA, BS, NF dalam penelitian ini menunjukkan respon psikososial yang mengarah pada perilaku agresif ketika mengalami stres.

Bentuk Strategi Coping Tress Yang Di Lakukan Mahasiswa Sudah Menikah

Dengan kata lain, penanggulangan stres AD menggunakan strategi coping yang berfokus pada emosi. Subjek AD menggunakan strategi coping yang mengarah pada regulasi emosi dengan menggunakan beberapa tindakan untuk mengatasi stres. Dengan kata lain coping terhadap stres yang dilakukan oleh MA adalah dengan menggunakan strategi problem-focused coping dan Emotion-focused coping merupakan strategi untuk meringankan emosi individu yang disebabkan oleh stressor tanpa berusaha mengubah situasi yang menjadi sumber stres secara langsung.

Salah satu strategi yang ia gunakan adalah mengalihkan stres. Yang pertama adalah dengan melakukan hal-hal yang menyenangkan. Yang dimaksud disini adalah mengalihkan rasa tidak nyamannya dengan mengonsumsi makanan manis, menonton film dan juga berbelanja. Dengan kata lain, cara BS menghadapi stres menggunakan strategi coping yang berfokus pada masalah dan coping yang berfokus pada emosi. Dengan kata lain coping stres yang dilakukan NF menggunakan strategi Emotion Focused Coping, yaitu strategi untuk meredakan emosi individu yang disebabkan oleh stressor, tanpa berusaha mengubah situasi yang menjadi sumber langsung stres tersebut.

Salah satunya menggunakan strategi untuk mengalihkan stres, yang pertama dengan hal-hal menyenangkan dengan menonton video di jejaring sosial untuk mengalihkan sejenak, dan yang kedua adalah mencoba mencari bantuan yaitu mencoba mendapatkan dukungan emosional dan sosial dari teman, mendapatkan hal-hal baru. antusiasme.

PEMBAHASAN

Berfokus pada penyelesaian masalah agar stres dapat terselesaikan merupakan salah satu cara mengatasi stres yang efektif dalam menghadapi tugas akhir. Terdapat tiga perilaku coping berorientasi masalah yang berfokus pada masalah yang dilakukan oleh mahasiswa yang sudah menikah ketika dihadapkan pada tugas akhir skripsinya masing-masing. Oleh karena itu, memilih tugas untuk dikerjakan dalam waktu bersamaan dan berkonsentrasi merupakan salah satu strategi coping yang digunakan siswa MA.

Hal ini ditunjukkan dengan meninggalkan satu tugas dan fokus pada satu tugas yang ada. Usahakan untuk fokus pada satu tugas pada satu waktu agar tugas yang Anda kerjakan tidak menumpuk. Mencari bantuan dari orang lain adalah strategi untuk menghadapi tugas-tugas yang membuat stres.

Oleh karena itu, beradaptasi dan menerima keadaan merupakan salah satu bentuk manajemen stres yang dilakukan agar masalah yang dihadapi tidak semakin sulit.

Kesimpulan

Saran

Burnout dan coping stress pada guru pendamping anak berkebutuhan khusus yang sedang mengerjakan skripsi. koping dan adaptasi terhadap stres, teori keperawatan dan pohon masalah. Bagaimana pendapat anda mengenai penyusunan skripsi yang sedang anda kerjakan ketika anda mempunyai peran ganda sebagai mahasiswa dan sebagai istri/ibu dalam keluarga?Apakah status menikah anda mempengaruhi proses pengerjaan skripsi? Kendala apa saja yang Anda temui dalam proses pengerjaan skripsi Anda saat ini? faktor yang menghambat kemajuan Anda).

A : Bagaimana pendapat anda mengenai penyusunan skripsi yang sedang anda kerjakan ketika anda mempunyai peran ganda sebagai mahasiswa dan sebagai istri/ibu dalam sebuah rumah tangga?Apakah status menikah anda mempengaruhi proses pengerjaan skripsi anda? B : “Iya, saya pernah merasa minder untuk menyelesaikan skripsi saya, ketika saya melihat junior saya sudah lulus, kenapa saya belum lulus, dan bimbingannya diulang beberapa kali tanpa ACC, terkadang pengerjaan skripsi kurang berhasil. B : “Untukku dulu, aku berdoa kepada Alloh agar mendekatkan diri kepada Yang Maha Kuasa, kemudian membuat cita-cita prestasi yang akan aku raih selanjutnya, berkata pada diri sendiri bahwa semua ini demi anak-anakku, karena jika aku lulus nanti anak-anakku akan bangga aku memperjuangkan judulnya agar bisa menjadi cerita sejarah untuk anakku tapi kalau aku marah aku tidak melampiaskannya pada suamiku sehingga aku marah pada suamiku, tapi terkadang suamiku mengerti dan menenangkanku untuk melanjutkan apa Yang aku lakukan, terkadang aku sedih, depresi, di sisi lain aku harus selalu mengingat apa tujuannya. siapa ini?"

A : Bagaimana perasaan anda terhadap penyusunan skripsi yang sedang anda kerjakan ketika anda mempunyai peran ganda sebagai mahasiswa dan sebagai istri/ibu dalam rumah tangga?Apakah status perkawinan anda mempengaruhi proses pengerjaan skripsi anda? B: "Ketika kamu berbicara tentang fakta bahwa kamu tidak pernah yakin bahwa kamu dapat menyelesaikannya, itu sering kali karena itu sangat sulit pada saat itu, tapi ada... seseorang yang menginspirasi kita untuk berkomitmen pada hal itu, ingat apa tujuan kita tadinya hendak kuliah tapi kalau tidak dilanjutkan akan jadi seperti moso alangkah baiknya mengatasi rasa tidak percaya diri akhirnya kita bangkit dan alhamdulillah ada yang membawa kita yakin bahwa apa yang kita mulai pasti berakhir dengan baik walaupun belum sempurna makanya aku tetap berdiri.B : “menurutku pernikahan tidak ada pengaruhnya terhadap proses pengerjaan skripsiku, hanya jadinya setelah menikah, agak sulit membagi waktu untuk menulis skripsi.” tesis dengan tanggung jawab lainnya."

Foto Wawancara Informan I (AD)
Foto Wawancara Informan I (AD)

Gambar

Foto Wawancara Informan II (MA)
Foto Wawancara Informan I (AD)
Foto Wawancara Informan III (BS)
Foto wawancara Informan IV (NF)

Referensi

Dokumen terkait