ANALISIS SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENERIMAAN DAN PENGELUARAN KAS SEBAGAI PENGENDALIAN INTERNAL PADA DINAS
PENDAPATAN PENGELOLA KEUANGAN DAN ASET DAERAH KABUPATEN TAMBRAUW
Skripsi
Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Ekonomi Pada Fakultas Ekonomi Jurusan Akuntansi
Universitas Katolik Widya Karya Malang
DISUSUN OLEH:
LAURENCIUS FRANCIS ASEM NIM: 201212940
JURUSAN AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS KATOLIK WIDYA KARYA MALANG 2015
Persembahan
Karya Tulis dalam bentuk skripsi, Penulis Persembahkan Kepada:
Tuhan Yesus Kristus yang selalu menuntun dan memberikan nafas kehidupan kepada penulis sehingga penulis dapat menyelesaikan karya tulis yang dapat berguna bagi pihak-pihak lain
yang berkepentingan.
Gabriel Assem (Paman) Yang selalu memberikan dukungan/motifasi kepada penulis selama menempuh pendidikan (Paman akan selalu mendukungmu dimana dan kapanpun)Terima
kasih Paman.
Rufina Momo (Nenek) yang selalu setia, untuk memberikan motifasi dan dorongan kepada penulis selama menempuh pendidikan (Terima Kasih Nenek).
Anjela Kalay (Tante) yang selalu setia,untuk memberikan dukungan dan motifasi serta dorongan kepada penulis selama menempuh pendidikan (Terima Kasih Tante).
Adik (George, Markus, Andre,Vilano, Micel, Gloria, Elo dan Kely) yang selalu memotifasi.
Seluruh keluarga besar Asem/Momo yang selalu mendukung, memberikan motifasi dan dorongan agar penulis cepat mennyelesaikan pendidikan.
Renny (Kekasih) yang selalu senantiasa mendapingi serta membantu dalam bentuk moral dan materil kepada penulis dalam bentuk penyusunan skripsi ini.
Dosen/Karyawan Fakultas Ekonomi Unika Widya Karya (Bu Lis, Bu Prapti, Bu Silvi) yang selalu meluangkan waktu serta mengingatkan penulis dalam menempuh pendidikan di Unika
Widya Karya.
Teman-teman angkatan 2011(Jurusan Akuntansi) yang selalu menyemangatkan penulis dalam pendidikan dan penyusunan skripsi ini.
Saudara/i yang sering ngopi bareng di kantin,dll.
Kepada Semua pihak yang telah mendukung penulis dalam pendidikan dan penyusunan skripsi ini.
Motto: “dengan pendidikan kita dapat merubah Dunia”
Akhir kata dari semua ini penulis hanya bisa ucapkan kata yang paling spesial
“TERIMA KASIH”
DAFTAR RIWAYAT HIDUP
Nama : Laurencius Francis Asem
N I M : 201212940
Universitas : Katolik Widya Karya Malang
Fakultas : Ekonomi
Jurusan : Akuntansi
Tempat, tanggal lahir : Kebar, 29 Juni 1988
Alamat : Jl. F Kalasuat Malanu, Sorong Papua Barat Nama orang tua (Ayah) : Markus Asem
(Ibu) : Rufina Momo
Riwayat Pendidikan : TK : Katolik Kurcaci Manokwari Papua Barat
SD : Katolik PADMA II Manokwari
Papua Barat
SMP : Donbosco Sorong Papua Barat
SMA : SMA Oikumene Manokwari
Papua Barat
Perguruan Tinggi : Universitas Katolik Widya Karya Malang
i
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur penulis haturkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkat- Nya yang melimpah, sehingga penulis dapat menyelesaikan penyusunan skripsi yang berjudul: “Analisis Sistem Informasi Akuntansi Penerimaan dan Pengeluaran Kas Sebagai Pengendalian Internal (Studi Pada Dinas Pendapatan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Tambrauw), dengan baik dan tepat waktu.
Pada kesempatan ini, penulis menyampaikan terima kasih yang mendalam atas segala upaya yang telah dilakukan guna menunjang skripsi ini, kepada:
1. Ibu Dra. Silvia Indrarini, M.M, Ak. Selaku Dosen pembimbing I yang telah mendorong penulis untuk terus berusaha menghasilkan karya tulis yang baik dan benar dalam penulisan skripsi ini.
2. Ibu Dra. MAF .Suprapti, M.M Selaku Dosen Pembimbing II yang banyak memberikan arahan dan masukan yang sangat penting terhadap proses penulisan skripsi ini.
3. Ibu Dra. Lis Lestari S.M.Si selaku Dosen Penguji II. Terima Kasih atas Segala Perhatiannya dan masukannya yang sangat penting terhadap proses penulisan ini.
4. Para Dosen Fakultas Ekonomi Jurusan Akutansi. Terima Kasih atas Ilmu, doa, semangat dan bimbingan yang telah diberikan dengan tulus kepada penulis selama studi di Universitas Katolik Widya Karya Malang.
5. Pimpinan dan Staf Dinas Pendapatan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Tambrauw yang telah memberikan kesempatan kepada penulis
ii
untuk melaksanakan penelitian dan memberikan informasi yang berkaitan dengan penyusunan skripsi ini kepada penulis.
6. Rekan, keluarga dan semua pihak yang turut serta mendukung penulis selama pendidikan hingga penyusunan skripsi ini.
Semoga Tuhan yang Maha Kuasa senantiasa memberikan berkat yang berlimpah kepada semua pihak yang telah memberikan bimbingan, dukungan material dan spiritual kepada penulis. Penulis berharap, semoga skripsi ini dapat bermanfaat dan menambah wacana baru bagi pihak-pihak yang berkepentingan, serta dapat menjadi pedoman bagi peneliti lain, yang ingin mempelajari masalah Sistem Informasi Akuntansi Sebagai Pengendalian Internal Dalam Pemerintahaan Di Indonesia.
Malang, 10 Juli 2015
Penulis
iii
DAFTAR ISI
Halaman HALAMAN JUDUL
HALAMAN PERSETUJUAN SKRIPSI HALAMAN PENGESAHAN
HALAMAN KETERANGAN PENELITIAN HALAMAN KETERANGAN BEBAS PLAGIAT HALAMAN PERSEMBAHAN
HALAMAN RIWAYAT HIDUP
KATA PENGANTAR ... i
DAFTAR ISI ... iii
DAFTAR TABEL . ... vi
DAFTAR GAMBAR . ... vii
ABSTRAK ... viii
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah ... 1
B. Rumusan Masalah ... 7
C. Tujuan dan Manfaat Penelitian ... 7
BAB II LANDASAN TEORI A. Penelitian Terdahulu ... 9
B. Teori ...….. 11
1. Pengertian Sistem Informasi Akuntansi... 11
2. Fungsi Sistem Informasi Akuntansi ... 16
3. Tujuan Sistem Informasi Akuntansi ... 17
iv
4. Unsur-Unsur Sistem Informasi Akuntansi... 17
C. Pengertian Sistem Informasi Akuntansi Penerimaan Dan Pengeluaran Kas ... 18
1. Pengertian Kas... 18
2. Pengertian Penerimaan Kas... 20
3. Prosedur Penerimaan Kas Daerah... 21
4. Fungsi Yang Terkait Dalam Penerimaan Kas Daerah... 25
5. Dokumen Yang Digunakan Dalam Prosedur Akuntansi Penerimaan Kas Pada SKPD dan/atau SKPKD... ... 25
6. Pengertian Sistem Akuntansi Pengeluaran Kas... 26
D. Pengertian Pengendalian Intern... 28
1. Pengertian Pengendalian Intern... 28
2. Tujuan Pengendalian Intern... 29
3. Unsur-Unsur Pokok Pengendalian Intern... 30
4. Prinsip-Prinsip Pengendalian Intern... 30
E. Kerangka Pikir... 31
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian... 32
B. Ruang Lingkup Penelitian... 32
C. Lokasi Penelitian ... 32
D. Sumber Dan Jenis Data ... 32
E. Metode Dan Teknik Pengumpulan Data ... 33
F. Metode Analisis Data ... 34
G. Langkah-Langkah Pemecahan Masalah ... 35
v
BAB IV ANALISIS DAN INTERPRESTASI DATA
A. Gambaran Umum DPPKAD ... 36
1. Sejarah DPPKAD... 36
2. Visi dan Misi DPPKAD ... 37
3. Lokasi Penilitian ... 39
4. Tujuan DPPKAD ... 39
5. Struktur Organisasi Personalia DPPKAD ... 42
6. Tata Cara Kerja Dalam DPPKAD Kabupaten Tambrauw.... 63
B. Penyajian Data Penelitian ... 64
1. Sistem Akuntansi Penerimaan Kas Daerah... 64
2. Dokumen-Dokumen Yang Di Gunakan... 66
3. Sistem Pengeluaran Kas... 75
C. Permasalahaan... 84
D. Pemecahaan Masalah... 88
1. Memperbaiki Struktur Organisasi Yang Terkait... 88
2. Memperbaiki Sistem Informasi Akuntansi Penerimaan Dan Pengeluaran Kas... 93
E. Hasil Yang Diharapkan... 99
BAB V PENUTUP A. Simpulan ... 101
B. Saran ... 103
DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN
vi
DAFTAR TABEL
Halaman
Tabel IV.1 Golongan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pada DPPKAD... ... 61
Tabel IV.2 Golongan Pegawai Negeri Sipil (PNS) ... 62
Tabel IV.3 Tingkat Pendidikan PNS Pada Kantor DPPKAD ... 63
Tabel V. 4 Dokumen-Dokumen Penerimaan Kas... 105
Tabel V.5 Dokumen-Dokumen Pengeluaran Kas... . 119
vii
DAFTAR GAMBAR
Halaman
Gambar 1 Kerangka Pikir ... 31
Gambar 2 Struktur Organisasi DPPKAD Kabupaten Tambrauw ... 42
Gambar 3 Flowchart Sistem Dan Prosedur Penerimaan Anggaran Kas ... 74
Gambar 4 Flowchart Pengeluaran Kas ... 83
Gambar 5 Struktur Organisasi DPPKAD Kabupaten Tambrauw Yang Disarankan ... 92
Gambar 6 Sistem Flowchart Sistem dan Prosedur Rancangan Anggaran Kas Daerah yang disarankan ... 98
i
ANALISIS SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENERIMAAN DAN PENGELUARAN KAS SEBAGAI PENGENDALIAN INTERNAL PADA DINAS PENDAPATAN PENGELOLA KEUANGAN DAN ASET DAERAH
KABUPATEN TAMBRAUW ABSTRAKSI
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sistem informasi akuntansi sebagai pengendalian internal dalam pengelola keuangan dan Aset Daerah. Metode penelitian yang digunakan Observasi, wawancara, dan dokumentasi, bahwa pada bidang pengelolaan keuangan sering terjadi kesalahaan dalam tanggungjawab, kewenangan, dari penerimaan dan pengeluaran kas daerah, terhadap pengecekan kelengkapan dokumen, catatan akuntansi yang digunakan dan arsip yang sebagai bukti penerimaan dan pengeluaran kas daerah yang sering mengalami keterlambatan setoran bukti-bukti penerimaan dan pengeluaran kas ke bagian pembukuan daerah.
Hasil analisis, bahwa pada Dinas Pendapatan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah perlu ada penambahan pegawai pada bidang pengelola keuangan yang menambah sub bagian, catatan akuntansi yang digunakan dan penambahaan gedung arsip yang memadai sehingga terjadi sistem pengendalian internal pada sistem akuntansi penerimaan dan pengeluaran kas daerah untuk menghindari kecurangan maupun kesalahan dalam mencatat dan melakukan pengeluaran Daerah.
Kata kunci : Sistem Informasi Akuntansi Penerimaan dan Pengeluaran Kas Daerah Sebagai Pengendalian Internal.
viii
1
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Dalam kehidupan bernegara yang kian semakin terbuka, Pemerintah selaku perumus dan penentu kebijakan APBN serta APBD yang berkewajiban untuk keterbukaan dan bertanggungjawab terhadap seluruh hasil pelaksanaan pembangunan. Salah satu bentuk tanggungjawab itu diwujudkan dengan menyediakan informasi keuangan yang komprehensif kepada masyarakat luas, termasuk informasi keuangan daerah dengan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi yang demikian pesat guna mendorong terwujudnya pemerintahan yang bersih, transparan, serta akuntabel yang mampu menjawab tuntutan perubahan secara efektif.
Pemerintah yang bertugas untuk menyelenggarakan Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Daerah (SIPKD) guna menjawab kebutuhan informasi keuangan oleh masyarakat publik, sedangkan pemerintah daerah wajib menyampaikan data/informasi yang berkaitan dengan keuangan daerah kepada Pemerintah yang disebut dengan Sistem Informasi Keuangan Daerah (SIKD). SIPKD yang dikembangkan dengan basis teknologi informasi, didesain sedemikian rupa agar bisa menjadi sarana untuk pengumpulan, pengolaan, penyajian, dan referensi, serta proses komunikasi data/informasi.
Keuangan daerah antara Departemen Keuangan dan Departemen Dalam Negeri dengan pemerintah daerah dan para pemilik atau pengguna
informasi keuangan daerah lainnya jadi sistem informasi akuntansi adalah suatu sistem dalam sebuah organisasi yang bertanggungjawab untuk menyiapkan Informasi yang diperoleh dari pengumpulan dan pengolaan data transaksi yang berguna bagi semua pemakai baik di dalam maupun di luar Pemerintah.
Sistem ini menyiapkan informasi bagi manajemen dengan melaksanakan operasi-operasi tertentu atas semua data sumber yang diterimanya dan juga mempengaruhi hubungan organisasi antara dinas terkait didalamnya. Hal ini juga bertugas mengumpulkan data yang menjelaskan kegiatan dalam proses pengelolaan keuangan dan mengubah data tersebut menjadi informasi serta menyediakan informasi bagi pemakai di dalam dinas, Pemerintah dan publik. Selain itu SIA adalah satu-satunya yang bertanggungjawab untuk memenuhi kebutuhan informasi bagi publik atau masyarakat umum.
Sistem Informasi Akuntansi yang dihasilkan dibedakan menjadi dua antara lain Informasi akuntansi keuangan, yaitu informasi yang berbentuk laporan keuangan yang ditujukan kepada pihak external dan Informasi akuntansi manajemen, informasi yang berguna bagi manajemen dalam pengambilan keputusan. Sub sistem SIA ini memproses berbagai transaksi keuangan dan transaksi non keuangan yang secara langsung mempengaruhi pemrosesan transaksi keuangan.
Fungsi utama SIA adalah mengumpulkan dan menyimpan data tentang aktivitas dan transaksi, memproses data menjadi informasi yang dapat digunakan dalam proses pengambilan keputusan, melakukan kontrol
3
secara tepat terhadap aset organisasi, karakteristik SIA adalah melakasanakan tugas yang diperlukan, berpegang pada prosedur yang relatif standar, menangani data terinci, berfokus secara histories, menyediakan informasi dan pemecahan masalah
Alasan Pemerintah daerah mengunakan SIA adalah agar penyajian informasi bagi laporan keuangan sangat lengkap untuk dibutuhkan dalam pengambilan keputusan bagi kepala daerah, serta digunakan untuk melakukan kontrol terhadap aset yang dimiliki organisasi tersebut dan menyiapkan data keuangan dan non keuangan untuk menjadi informasi yang akurat guna pengambilan keputusan bagi kepala daerah itu sendiri untuk mengambil keputusan strategis. Hal-hal ini perlu diperhatikan oleh setiap istansi yaitu mempelajarinya dengan aktivitas organisasi/istansi terkait.
Jadi, Sistem Informasi Akuntansi perintah daerah untuk membantu pemerintah daerah dalam melaksanakan pengelolaan keuangan daerah penganggaran, pelaksanaan, pertanggungjawaban, menyusun laporan keuangan yang efisien, akurat, dan juga menyimpan data keuangan untuk keperluan manajemen lainnya, mennyajikan informasi yang akurat secara efektif dan efisien yang akan digunakan oleh pengguna laporan
Keberadaan teknologi informasi yang cepat, akurat dan dapat di percaya adalah sebagai sesuatu hal yang sangat penting peranannya, karena meningkatkan kinerja pemerintah secara efisiensi dan efektifitas. Sehingga hal ini yang menekan Pemerintah daerah untuk harus mempunyai sumber daya manusia yang handal. Dalam kinerja pemerintah daerah di Tambrauw harus mempunyai tenaga skil yang memadai agar mampu mengelola data
menjadi informasi yang dapat berguna bagi publik dan juga memberikan pertanggungjawaban yang maksimal kepada masyarakat dan pemerintah pusat.
Diera otonomi daerah saat ini, sistem pemerintahan daerah sudah berbeda, sebanding dengan sistem pemerintah diera orde baru. Sebelumnya organisasi Pemerintah diorde baru sistem informasinya ditentukan oleh pemerintah pusat, tetapi sebaliknya diera reformasi saat ini pembentukan instansi pemerintah daerah termasuk sistem informasinya ditentukan oleh pemerintah daerah itu sendiri. Oleh karena itu, sistem informasi pada setiap daerah bisa berbeda sesuai dengan perkembangan yang terjadi / kebutuhan di daerah masing-masing
Sistem informasi akuntansi merupakan sub sistem dari sistem informasi manajemen yang mengola data keuangan untuk memenuhi kebutuhan pemakai secara intern dan eksteren, dalam badan usaha penerapan sistem dapat dilihat dari pemakai sistem dan kepuasan pemakai sistem tersebut. Sistem informasi Akuntansi Keuangan Daerah merupakan penyempuranaan dari sistem pengelolaan keuangan daerah sebelumnya, dimana SAKD.
Sudah menggunakan metode pencatatan double entry, dengan sistem akuntansi berbasis kas modifikasian yang mengarah kepada basis akrual (Accrual Basic), disamping itu penerapan SAKD juga ditempatkan dalam upaya komputerisasi dengan maksud untuk SIA yang sudah diterapkan di Kabupaten Tambrauw adalah Sistem Informasi Manajemen Daerah
5
(SIMDA) berbasis akrual yang langsung diterapkan oleh Badan Pemeriksa Keuangan Provinsi (BPKP).
Jadi sistem informasi akuntansi sangat mudah untuk melaksanakan pelayanan dan kebijakan kepada publik, sehingga meringankan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Sehingga istansi terkait seperti Dinas Pengelolan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Tambrauw tidak terlalu fokus kepada laporan keuangan yang dibuat pada akhir tahun yang banyak menguras tenaga pegawai atau istansi terkait untuk menyusun laporan pertanggungjawaban.
Saat ini sistem informasi akuntansi sudah berjalan sesuai dengan (Peraturan Pemerintah No.71 Tahun 2010 berbasis akrual basis). Oleh sebab itu di daerah Tambrauw sudah mulai menerapkan sistem informasi akuntansi yang berbasis akrual yang baru yaitu menyiapkan 7 laporan keuangan seperti: Laporan Neraca, Laporan Realisasi Anggaran, Laporan Arus Kas, Laporan Perubahan Saldo Anggaran Lebih, Laporan Operasional, Laporan Ekuitas, Serta Catatan Atas Laporan Keuangan. Jika ada pemerintah daerah yang belum menerapkan sistem informasi akuntansi berbasis akrual, maka pemerintah daerah tersebut.
Diwajibkan oleh pemerintah pusat mulai tahun 2013 hingga batas akhir Tahun 2015, dalam sistem informasi akuntansi penerimaan dan pengeluaran kas, karena selain memiliki jumlah/volume transaksi yang relatif banyak, dengan tingkat perputaran yang lebih cepat dan dalam jangka waktu yang lebih singkat, Penerimaan dan pengeluaran kas yang diperoleh daerah dari sumber-sumber yang berbeda. Dengan demikian dapat
dikatakan, bahwa sistem dan prosedur penerimaan dan pengeluaran kas mencerminkan sebagian besar aktivitas Pemerintah Kabupaten Tambrauw dalam pengelolaan keuangan daerah.
Kenyataan tersebut tidak menutup kemungkinan terjadinya kesalahan maupun kecurangan dalam proses penerimaan dan pengeluaran kas untuk menjamin sistem prosedur penerimaan dan pengeluaran kas yang dapat berjalan secara efektif, efisien, transparan, dan akuntabel, maka diperlukan suatu prinsip pengendalian intern yang sesuai dengan ketentuan atau peraturan perundang-undangan yang berlaku sesuai dengan prinsip-prinsip pengendalian intern
Yang menegaskan bahwa fungsi penerimaan (penerimaan daerah), fungsi pengeluaran kas/belanja daerah, dan fungsi akuntansi harus terpisah.
Dengan adanya fungsi yang terpisah, setiap bidang dapat melakukan pengecekan secara intern dan dapat saling mengawasi setiap bagian yang ada. Hal ini dimaksudkan untuk menjamin ketelitian dan keandalan data akuntansi, guna meminimalisasi terjadinya penyimpangan, kesalahan atau kecurangan dalam pelaksanaan dan penatausaan penerimaan dan pengeluaran kas daerah.
Pada akhirnya, secara umum dapat dikatakan bahwa sistem dan prosedur pelaksanaan dan penatausahaan penerimaan dan pengeluaran kas ini dapat menghasilkan informasi yang diperlukan, dengan tujuan untuk membantu kepala daerah dalam menyusun anggaran daerah, laporan pertanggungjawaban keuangan, membantu merumuskan kebijakan
7
keuangan dan merencanakan atau memutuskan kebijakan publik agar tercapainya kesejahteran rakyat.
khususnya kesejahteraan masyarakat daerah Kabupaten Tambrauw, Maka dengan adanya masalah ini penulis merasa sangat penting untuk memilih judul:“Analisis Sistem Informasi Akuntansi Penerimaan dan Pengeluaran Kas Sebagai Pengendalian Internal Pada Dinas Pendapatan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Tambrauw.
B. Perumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang yang dikemukakan diatas, maka pokok persoalan yang dirumuskan oleh penulis dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
Bagaimanakah Penerapan Sistem Informasi Akuntansi Penerimaan dan Pengeluaran Kas Sebagai Pengendalian Internal Pada Dinas Pendapatan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Tambrauw.
C. Tujuan dan Manfaat Penilitian 1. Tujuan Penilitian
Berdasarkan Permasalahan yang dirumuskan diatas maka penulis inginkan tercapainya tujuan dalam penelitian ini yaitu: Untuk mengetahui penerapan sistem informasi akuntansi penerimaan dan pengeluran kas sebagai pengendalian internal pada Dinas Pendapatan
Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Pemerintah Kabupaten Tambrauw.
2. Manfaat Penelitian
Adapun manfaat dari penelitian ini adalah:
a. Bagi Penulis
Ini adalah salah satu rana bagaimana penulis mau menginplementasikan materi yang selama ini penulis dapat dalam dunia perkuliahan dan juga dapat mengetahui prosedur analisis sistem informasi akuntansi penerimaan dan pengeluaran kas sebagai pengedalian internal pada Dinas Pendapatan Pengelola keuangan Dan Aset Daerah dilingkungan Pemerintah Kabupaten Tambrauw.
b. Bagi Pemerintah Daerah
Penelitian ini bisa diharapkan dapat memberikan informasi dan referensi bagi pihak-pihak yang membutuhkan dan juga bisa memberikan informasi bagi pemerintah daerah agar dapat mengetahui analisis penerimaan dan pengeluaran kas, sebagai pengendalian internal pada dinas-dinas terkait dilingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Tambrauw.
c. Bagi Pihak-Pihak Lain
Khususnya bagi mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Katolik Widya Karya Malang, dengan adanya penelitian ini bisa dijadikan sebagai bahan referensi bagi penelitianya