Nama: Selly Andani Sapitri NIM: 2008224
6KLL
TUGAS 개론
1. Carilah min 10 penelitian yang penelitiannya menggunakan teori linguistik bahasa Korea atau objek penelitiannya berupa bahasa Korea.
• STEMMING WORDS DENGAN N-GRAM DAN LEXEME BASED UNTUK TEKS BERBAHASA KOREA (Nadya Eka Putri P., Shaufiah, Mira Kania S.)
• BAHASA SLANG DALAM KOMUNITAS HALYYU WAVE (Meri Ulandari)
• INTERFERENSI GRAMATIKAL BAHASA KOREA KE DALAM BAHASA INDONESIA (Leeeunjung)
• ANALISIS KESALAHAN KOLOKASI PARTIKEL-PREDIKAT BAHASA KOREA PADA PENUTUR BAHASA INDONESIA (Daniel Rolis Cuajaya, Usmi)
• SISTEM NUMERALIA BAHASA KOREA (BENTUK, FUNGSI DAN DINAMIKANYA) (Prihantoro)
• MAKNA ASOSIATIF DALAM ANTOLOGI PUISI 길 (GIL) KARYA YUN DONG JU: SEBUAH KAJIAN SEMANTIK (Hasna Dhia Irbah, Tri Indri Hardini & Velayeti Nurfitriana Ansas)
• Perbandingan Adverbia Penanda Waktu Bahasa Korea dan Bahasa Indonesia (Jayanti Megasari , Ashanti Widyana)
• Fungsi Sintaktis Kata Jeongmal dalam Bahasa Korea: Analisis Berbasis Korpus (Anastasia Hannas Putri dan Usmi)
• CAMPUR KODE PENYISIPAN UNSUR BAHASA KOREA DALAM NOVEL) 사랑해요 (SARANGHAEYO) KARYA KARUMI IYAGI (Septriana Parlianti, Rurani Adinda)
• Fitur Bahasa Wanita Menteri Kang Kyung Hwa Pada Kuliah Umum
“Hanbando Jongsewa Gellobol Wegyo” (한반도 정세와 글로벌 외교) (Dwina Rahmaniar Hapsaria, Didi Sukyadi, Risa Triarisanti)
2. Review satu per satu penelitiannya.
3. Dari penelitian tersebut perahatikan dan catat:
- Apa teori yang digunakan dan menggunakan teori siapa?
• STEMMING WORDS DENGAN N-GRAM DAN LEXEME BASED UNTUK TEKS BERBAHASA KOREA (Nadya Eka Putri P., Shaufiah, Mira Kania S.)
= teori morfologi lexeme based
• BAHASA SLANG DALAM KOMUNITAS HALYYU WAVE (Meri Ulandari)
= Fonologi Slang dan Morfologi Slang
• INTERFERENSI GRAMATIKAL BAHASA KOREA KE DALAM BAHASA INDONESIA (Leeeunjung)
= Morfologi yang difokuskan pada afiksasi dan sintaksis
• ANALISIS KESALAHAN KOLOKASI PARTIKEL-PREDIKAT BAHASA KOREA PADA PENUTUR BAHASA INDONESIA (Daniel Rolis Cuajaya, Usmi)
= kolokasi partikel-predikat
• SISTEM NUMERALIA BAHASA KOREA (BENTUK, FUNGSI DAN DINAMIKANYA) (Prihantoro)
• MAKNA ASOSIATIF DALAM ANTOLOGI PUISI 길 (GIL) KARYA YUN DONG JU: SEBUAH KAJIAN SEMANTIK (Hasna Dhia Irbah, Tri Indri Hardini & Velayeti Nurfitriana Ansas)
• Perbandingan Adverbia Penanda Waktu Bahasa Korea dan Bahasa Indonesia (Jayanti Megasari , Ashanti Widyana)
• Fungsi Sintaktis Kata Jeongmal dalam Bahasa Korea: Analisis Berbasis Korpus (Anastasia Hannas Putri dan Usmi)
• CAMPUR KODE PENYISIPAN UNSUR BAHASA KOREA DALAM NOVEL) 사랑해요 (SARANGHAEYO) KARYA KARUMI IYAGI (Septriana Parlianti, Rurani Adinda)
• Fitur Bahasa Wanita Menteri Kang Kyung Hwa Pada Kuliah Umum
“Hanbando Jongsewa Gellobol Wegyo” (한반도 정세와 글로벌 외교) (Dwina Rahmaniar Hapsaria, Didi Sukyadi, Risa Triarisanti)
- Apa objek penelitiannya?
• STEMMING WORDS DENGAN N-GRAM DAN LEXEME BASED UNTUK TEKS BERBAHASA KOREA (Nadya Eka Putri P., Shaufiah, Mira Kania S.)
= Stemming words
• BAHASA SLANG DALAM KOMUNITAS HALYYU WAVE (Meri Ulandari)
= bahasa slang
• INTERFERENSI GRAMATIKAL BAHASA KOREA KE DALAM BAHASA INDONESIA (Leeeunjung)
• = penggunaan afiks
• ANALISIS KESALAHAN KOLOKASI PARTIKEL-PREDIKAT BAHASA KOREA PADA PENUTUR BAHASA INDONESIA (Daniel Rolis Cuajaya, Usmi)
• SISTEM NUMERALIA BAHASA KOREA (BENTUK, FUNGSI DAN DINAMIKANYA) (Prihantoro)
• MAKNA ASOSIATIF DALAM ANTOLOGI PUISI 길 (GIL) KARYA YUN DONG JU: SEBUAH KAJIAN SEMANTIK (Hasna Dhia Irbah, Tri Indri Hardini & Velayeti Nurfitriana Ansas)
• Perbandingan Adverbia Penanda Waktu Bahasa Korea dan Bahasa Indonesia (Jayanti Megasari , Ashanti Widyana)
• Fungsi Sintaktis Kata Jeongmal dalam Bahasa Korea: Analisis Berbasis Korpus (Anastasia Hannas Putri dan Usmi)
• CAMPUR KODE PENYISIPAN UNSUR BAHASA KOREA DALAM NOVEL) 사랑해요 (SARANGHAEYO) KARYA KARUMI IYAGI (Septriana Parlianti, Rurani Adinda)
• Fitur Bahasa Wanita Menteri Kang Kyung Hwa Pada Kuliah Umum
“Hanbando Jongsewa Gellobol Wegyo” (한반도 정세와 글로벌 외교) (Dwina Rahmaniar Hapsaria, Didi Sukyadi, Risa Triarisanti)
- Apa isi dan hasil dari penelitiannya?
• STEMMING WORDS DENGAN N-GRAM DAN LEXEME BASED UNTUK TEKS BERBAHASA KOREA (Nadya Eka Putri P., Shaufiah, Mira Kania S.)
= Metode N-Gram dan Lexeme Based dapat menjadi teknik gabungan yang sesuai untuk melakukan pencarian kata dasar pada teks berbahasa Korea dan sebagai bahasa aglutinatif, kata dalam bahasa Korea memiliki banyak jenis pelekatan imbuhan dengan beragam jenis karakter dan arti yang berbeda.
• BAHASA SLANG DALAM KOMUNITAS HALYYU WAVE (Meri Ulandari)
= 1) Dalam sistem wujud bahasa slang, terdapat berbagai wujud unsur bahasa slang yaitu wujud unsur kata, frasa, klausa, baster,perulangan kata, dan idiom.
Dan dapat simpulkan bahwa wujud unsur kata merupakan bentuk bahasa slang yang paling banyak ditemukan sejumlah 59 kata dalam bentuk bahasa slang.
2) Dalam bentuk fonologi bahasa slang, terdapat berbagai proses perubahan yaitu melalui proses penambahan, pemadatan, penggantian transposisi bunyi.
Untuk perubahan bentuk fonologi bahasa slang sebagaian besar data yang telah ditemukan dapat berupa bentuk penggantian sejumlah 78. 3) Dalam perubahan bentuk morfologi juga terdapat beberapa proses perubahan morfologi seperti Abreviasi, Afiksasi (prefiks, sufiks, infiks, dan konfiks), reduplikasi dan komposisi serta derivasi balik dan derivasi zero. Sama halnya dengan bentuk fonologi diatas, paling banyak ditemukan perubahan morfologi dalam bentuk komposisi dan abreviasi sejumlah 30 dan 31. 4) Terdapat
berbagai fungsi bahasa slang yang dapat ditemukan berdasarkan data yaitu fungsi ekspresif, fungsi referensial, fungsi konotatif , fungsi fatik, dan fungsi puitis, serta fungsi konotatif, kemudian fungsi fatik, dan untuk fungsi yang terakhir yaitu fungsi metalinguistika, namun dari seluruh data yang telah ditemukan, tidak terdapat fungsi metaliguistika yang sesuai dengan uraian
materi yang telah disebutkan dan yang paling banyak ditemukan adalah fungsi ekspresif sejumlah 58 kata
• INTERFERENSI GRAMATIKAL BAHASA KOREA KE DALAM BAHASA INDONESIA (Leeeunjung)
= Pada data ditemukan gejala penghilangan awalan (meN-),(ber-), (ter), atau konfiks (ke-an), penghilangan akhiran (-an), penambahan (-nya). Hal itu terjadi
karena dalam bahasa Korea tidak ada perubahan awalan, konfiks, akhiran pada verba.
Oleh karena itu, siswa JIKS bingung dalam menggunakan afiks bahasa Indonesia.
Pada data juga ditemukan interferensi morfologis akibat pengaruh morfem bahasa Korea, seperti pada penggunaan bentuk terikat –nya yang sangat produktif
dalam bahasa Indonesia, tetapi digunakan secara salah. Hal itu terjadi karena pengaruh jeda dalam bahasa Korea, yang oleh siswa SMP, diasumsikan jeda harus
diisi dengan –nya.
Proses morfologi afiksasi cenderung menghasilkan kata turunan berupa verba, nomina, dan ajektiva. Namun, yang paling banyak dihasilkan afiksasi adalah verba
turunan.
Dalam hal sintaksis, dalam data ditemukan interferensi yang terjadi pada susunan kalimat sebagai akibat pengaruh struktur bahasa Korea ke dalam bahasa
Indonesia. Interferensi itu berupa
(a) terbaliknya susunan frasa dari Diterangkan-Menerangkan menjadi
Menerangkan Diterangkan seperti susunan frasa dalam bahasa Korea, seperti kedua hari
(seharusnya hari kedua);
(b) penggunaan preposisi yang tidak tepat, seperti Saya datang di Korea (seharusnya
Saya datang dari Korea) akibat siswa melakukan kesalahan dalam mengalihkan
[e], yang dapat berarti „dari‟ dan „ke‟.
(c) penggunaan kata ganti orang kita dan kami, yang sulit dibedakan oleh siswa
Korea, karena dalam bahasa Korea hanya ada satu bentuk, yaitu u-ri yang dapat
berarti „kita‟ dan „kami‟. Kesalahan kata ganti orang juga ditemukan akibat perbedaan sudut pandang, seperti dalam bahasa Korea digunakan u-ri
uemma„ibu
kami‟, yang seharusnya dalam bahasa Indonesia dikatakan ibu saya.
• ANALISIS KESALAHAN KOLOKASI PARTIKEL-PREDIKAT BAHASA KOREA PADA PENUTUR BAHASA INDONESIA (Daniel Rolis Cuajaya, Usmi)
• SISTEM NUMERALIA BAHASA KOREA (BENTUK, FUNGSI DAN DINAMIKANYA) (Prihantoro)
• MAKNA ASOSIATIF DALAM ANTOLOGI PUISI 길 (GIL) KARYA YUN DONG JU: SEBUAH KAJIAN SEMANTIK (Hasna Dhia Irbah, Tri Indri Hardini & Velayeti Nurfitriana Ansas)
• Perbandingan Adverbia Penanda Waktu Bahasa Korea dan Bahasa Indonesia (Jayanti Megasari , Ashanti Widyana)
• Fungsi Sintaktis Kata Jeongmal dalam Bahasa Korea: Analisis Berbasis Korpus (Anastasia Hannas Putri dan Usmi)
• CAMPUR KODE PENYISIPAN UNSUR BAHASA KOREA DALAM NOVEL) 사랑해요 (SARANGHAEYO) KARYA KARUMI IYAGI (Septriana Parlianti, Rurani Adinda)
• Fitur Bahasa Wanita Menteri Kang Kyung Hwa Pada Kuliah Umum
“Hanbando Jongsewa Gellobol Wegyo” (한반도 정세와 글로벌 외교) (Dwina Rahmaniar Hapsaria, Didi Sukyadi, Risa Triarisanti)
- Kelebihan dan kekurangan dari penelitian-penelitian tersebut?
• STEMMING WORDS DENGAN N-GRAM DAN LEXEME BASED UNTUK TEKS BERBAHASA KOREA (Nadya Eka Putri P., Shaufiah, Mira Kania S.)
= Kekurangan
- Bahasanya sulit dimengerti,
- banyak istilah-istilah akademik baru yang masih awam digunakan
= Kelebihan
- Hasil pengujian dan analisis tertulis secara detail dan mengandung fakta- fakta konkrit yang telah dianalisis
• BAHASA SLANG DALAM KOMUNITAS HALYYU WAVE (Meri Ulandari)
= kelebihan
- Kepadatan informasi dan penjelasan teori secara jelas dan padat
= kekurangan
- Gaya bahasa yang sulit dimengerti dikarenakan banyak kata yang diulang- ulang
• INTERFERENSI GRAMATIKAL BAHASA KOREA KE DALAM BAHASA INDONESIA (Leeeunjung)
= kekurangan
- Tidak ada kesimpulan dan daftar Pustaka
= kelebihan
- Kepadatan informasi yang disampaikan
• ANALISIS KESALAHAN KOLOKASI PARTIKEL-PREDIKAT BAHASA KOREA PADA PENUTUR BAHASA INDONESIA (Daniel Rolis Cuajaya, Usmi)
• SISTEM NUMERALIA BAHASA KOREA (BENTUK, FUNGSI DAN DINAMIKANYA) (Prihantoro)
• MAKNA ASOSIATIF DALAM ANTOLOGI PUISI 길 (GIL) KARYA YUN DONG JU: SEBUAH KAJIAN SEMANTIK (Hasna Dhia Irbah, Tri Indri Hardini & Velayeti Nurfitriana Ansas)
• Perbandingan Adverbia Penanda Waktu Bahasa Korea dan Bahasa Indonesia (Jayanti Megasari , Ashanti Widyana)
• Fungsi Sintaktis Kata Jeongmal dalam Bahasa Korea: Analisis Berbasis Korpus (Anastasia Hannas Putri dan Usmi)
• CAMPUR KODE PENYISIPAN UNSUR BAHASA KOREA DALAM NOVEL) 사랑해요 (SARANGHAEYO) KARYA KARUMI IYAGI (Septriana Parlianti, Rurani Adinda)
• Fitur Bahasa Wanita Menteri Kang Kyung Hwa Pada Kuliah Umum
“Hanbando Jongsewa Gellobol Wegyo” (한반도 정세와 글로벌 외교) (Dwina Rahmaniar Hapsaria, Didi Sukyadi, Risa Triarisanti)
- Apa yang bisa diambil dari penelitian tersebut.
• STEMMING WORDS DENGAN N-GRAM DAN LEXEME BASED UNTUK TEKS BERBAHASA KOREA (Nadya Eka Putri P., Shaufiah, Mira Kania S.)
= Kedetailan penjelasan analisis dan dibangun dengan fakta-fakta yang jelas
• BAHASA SLANG DALAM KOMUNITAS HALYYU WAVE (Meri Ulandari)
= penggabungan dua teori yaitu fonologi dan morfologi sebagai teori acuan dalam artikel jurnal sosiolinguistik
• INTERFERENSI GRAMATIKAL BAHASA KOREA KE DALAM BAHASA INDONESIA (Leeeunjung)
= dapat mempelajari interferensi gramatikal bahasa Korea ke dalam bahasa Indonesia yang berkaitan dengan penghilangan awalan, konfiks, akhiran, dan penambahan
• ANALISIS KESALAHAN KOLOKASI PARTIKEL-PREDIKAT BAHASA KOREA PADA PENUTUR BAHASA INDONESIA (Daniel Rolis Cuajaya, Usmi)
• SISTEM NUMERALIA BAHASA KOREA (BENTUK, FUNGSI DAN DINAMIKANYA) (Prihantoro)
• MAKNA ASOSIATIF DALAM ANTOLOGI PUISI 길 (GIL) KARYA YUN DONG JU: SEBUAH KAJIAN SEMANTIK (Hasna Dhia Irbah, Tri Indri Hardini & Velayeti Nurfitriana Ansas)
• Perbandingan Adverbia Penanda Waktu Bahasa Korea dan Bahasa Indonesia (Jayanti Megasari , Ashanti Widyana)
• Fungsi Sintaktis Kata Jeongmal dalam Bahasa Korea: Analisis Berbasis Korpus (Anastasia Hannas Putri dan Usmi)
• CAMPUR KODE PENYISIPAN UNSUR BAHASA KOREA DALAM NOVEL) 사랑해요 (SARANGHAEYO) KARYA KARUMI IYAGI (Septriana Parlianti, Rurani Adinda)
• Fitur Bahasa Wanita Menteri Kang Kyung Hwa Pada Kuliah Umum
“Hanbando Jongsewa Gellobol Wegyo” (한반도 정세와 글로벌 외교) (Dwina Rahmaniar Hapsaria, Didi Sukyadi, Risa Triarisanti)