DAFTAR PUSTAKA BAB 1
Irawati D.P.N., 2011. Asosisi Antara JenisJenis Anggrek Epifit Dengan Pohon Inang Di Kawasan Cagar Alam Pagerwunung Darupono Kabupaten Kendal.
Skripsi. Fakultas Pendidikan Ilmu Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. IKIP PGRI Semarang.
Andayani, Ani., et al. 2021. Katalog Anggrek (Anggrek Spesies Indonesia yang telah Dibudidayakan. Kementerian Pertanian Direktort Jendral Hortikultura, Diktorat Buah dan Florikultura.
Sarwono, B. 2002. Mengenal dan Membuat Anggrek Hibrida. Buku. PT Agromedia Pustaka. Tangerang. 105 hlm.
Subiyantoro, U. 2007. Perlindungan Hukum Terhadap Perdagangan Tumbuhan Anggrek dalam Upaya Pemanfaatan Sumber Daya Alam Hayati secara Lestari.
Tesis. Universitas Jember. Jawa Timur. 114 hlm.
Toha, A.H.A., Sumitro, S.B., Hakim, L., dan Widodo, N. 2015. Konservasi biodiversitas raja ampat, lindungi ragam, lestari indonesia. Jurnal Konservasi Biodiversitas Raja Ampat. 4(9):1–14.
Susantidiana, A. Wijaya, B. Lakitan dan M. Surahman. 2009. Identifikasi beberapa Aksesi jarak Pagar (Jatropha curcas L.) melalui Analisis RAPD dan Morfologi. Jurnal Agron. Indonesia. 34: 167-173.
TIDAK JADI DI PAKAI DIBAB 1
Pasaribu, U.A., Patana, P., dan Yunasfi. 2015. Inventarisasi anggrek terestial di hutan pendidikan kawasan taman hutan raya bukit barisan tongkoh kabupaten karo sumatera utara. Jurnal Universitas Sumatera Utara. 4(1):1–9.
Manik, F., Suryantini, R., dan Husni, H. 2017. Identifikasi famili orchidaceae di kawasan hutan lindung desa sekendal kecamatan air besar kabupaten landak.
Jurnal Hutan Lestari. 5(2):183–191.
Agustin, D. dan Widowati, H. 2015. Inventarisasi keanekaragaman anggrek (orchidaceae) di hutan resort way kanan balai taman nasional way kambas sebagai
sumber informasi dalam melestarikan plasmanutfah. Jurnal Pendidikan Biologi.
6(1):38–46.
Subiyantoro, U. 2007. Perlindungan Hukum Terhadap Perdagangan Tumbuhan Anggrek dalam Upaya Pemanfaatan Sumber Daya Alam Hayati secara Lestari.
Tesis. Universitas Jember. Jawa Timur. 114 hlm.
Purwantoro et al. (2005) menyatakan bahwa identifikasi morfologi juga merupakan salah satu cara untuk mengetahui hubungan kekerabatan suatu spesies
[Ditjenhorti] Direktorat Perbenihan Hortikultura. 2012. Anggrek Species Indonesia. Jakarta: Direktorat Perbenihan Hortikultura, Direktorat Jenderal Hortikultura, Kementrian Pertanian Republik Indonesia. Hal. 1-62.
Purwantoro, A. Erlina, S. Fitria. 2005. Kekerabatan antar anggrek spesies berdasarkan sifat morfologi tanaman dan bunga. Ilmu Pertanian 12:1-11.
Andayani, Ani., et al. 2021. Katalog Anggrek (Anggrek Spesies Indonesia yang telah Dibudidayakan. Kementerian Pertanian Direktort Jendral Hortikultura, Diktorat Buah dan Florikultura.
DAFTAR PUSTAKA BAB 2 A. Identifikasi
Tjitrosoepomo, G. 2009. Taksonomi Umum. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
B. KLASIFIKASI DAN MORFOLOGI ANGGREK
Ita Rositah Istikomah. 2014. ‟Anggrek Tanah dan Vegetasi Lantai disekitarnya dikawasan Jalur pendakian Utama Gunung Andong, Magelang, Jawa Tengah”, Skripsi. Yogyakarta.
Comber, J.B. 2001. Orchids of Sumatra. Kinabalu : Natural History Publications (Borneo).
Irwan Lovadi, dkk, 2015. “Kekayaan Jenis Anggrek Di Hutan Alam Desa Beginjan Kecamatan Tayan Hilir Kabupaten Sanggau,” Jurnal Protobiont,Vol. 4.
No. 1.
Yusnita. 2010. Perbanyakan In Vitro Tanaman Anggrek. Penerbit Universitas Lampung. Bandar Lampung. 128 hlm
Andayani, Ani., et al. 2021. Katalog Anggrek (Anggrek Spesies Indonesia yang telah Dibudidayakan. Kementerian Pertanian Direktort Jendral Hortikultura, Diktorat Buah dan Florikultura.
Darmono, D.W. 2003. Menghasilkan Anggrek Silangan. Buku. Penebar Swadaya. Depok. 78 hlm.
Prihatman, K. 2000. Anggrek. Jakarta : Budidaya Pertanian.
Sastrapradja S. 1980. Jenis-jenis Anggrek. Jakarta : Lembaga Biologi Nasional LIPI
Mattjik NA,. 2010. Budi Daya Bunga potong dan Tanaman Hias. Bogor: IPB Press.
Hasanuddin. 2010. “Jenis Tumbuhan Anggrek Epifit di Kawasan Cagar Alam Jantho Kabupaten Aceh Besar.” Biologi FKIP Unsyiah : Banda Aceh.
Dwi Agustin, dkk, 2015. “Inventarisasi Keanekaragaman Anggrek (Orchidaceae) Di Hutan Resort Way Kanan Balai Aman Nasional Way Kambas Sebagai Sumber Informasi Dalam Melestarikan Plasma Nutfah, Jurnal Bioedukasi Pendidikan Biologi, Vol. 6. No. 1.
TIDAK DI PAKAI DI BAB 2
Sastrapradja S. 1980. Jenis-jenis Anggrek. Jakarta : Lembaga Biologi Nasional LIPI
REPISI
Jatmika, Y.N. 2013. Tanaman-Tanaman Hias Ajaib untuk Kesehatan dan Kecantikan.
Yogyakarta: Bukubiru.
Pamungkas, D. P. (2019) ‘Ekstraksi Citra menggunakan Metode GLCM dan KNN untuk Identifikasi Jenis Anggrek (Orchidaceae)’, Innovation in Research of Informatics (INNOVATICS), 1(2), pp. 51–56.
Sulistiarini, D. 2008. Keanekaragaman Jenis Anggrek Pulau Wawonii. Berk.
Penel. Hayati, 14: 21–27.
Andayani, Ani., et al. 2021. Katalog Anggrek (Anggrek Spesies Indonesia yang telah Dibudidayakan. Kementerian Pertanian Direktort Jendral Hortikultura, Diktorat Buah dan Florikultura.
Cecep, K., & Agus, H. 2015. Keanekaragaman Hayati Flora Di Indonesia The Biodiversity Of Flora In Indonesia. Jurnal Pengelolaan Alam Dan Lingkungan, 5(2): 187–198.
Subiyantoro, U. 2007. Perlindungan Hukum Terhadap Perdagangan Tumbuhan Anggrek dalam Upaya Pemanfaatan Sumber Daya Alam Hayati secara Lestari.
Tesis. Universitas Jember. Jawa Timur. 114 hlm.
Toha, A.H.A., Sumitro, S.B., Hakim, L., dan Widodo, N. 2015. Konservasi biodiversitas raja ampat, lindungi ragam, lestari indonesia. Jurnal Konservasi Biodiversitas Raja Ampat. 4(9):1–14.
Susantidiana, A. Wijaya, B. Lakitan dan M. Surahman. 2009. Identifikasi beberapa Aksesi jarak Pagar (Jatropha curcas L.) melalui Analisis RAPD dan Morfologi. Jurnal Agron. Indonesia. 34: 167-173.
Irawati D.P.N., 2011. Asosisi Antara JenisJenis Anggrek Epifit Dengan Pohon Inang Di Kawasan Cagar Alam Pagerwunung Darupono Kabupaten Kendal. Skripsi.
Fakultas Pendidikan Ilmu Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. IKIP PGRI Semarang.
Sulistiarini, D. 2008. Keanekaragaman Jenis Anggrek Pulau Wawonii. Berk.
Penel. Hayati, 14: 21–27.
Irawati, Handoyo, F., & Rahardjo, D. (2021). Katalog Anggrek (Anggrek Spesies Indonesia yang telah Dibudidayakan). Bogor: Kementrian Pertanian Direktorat Jendral Hortikultura
Sarwono, B. 2002. Mengenal dan Membuat Anggrek Hibrida. Buku. PT Agromedia Pustaka. Tangerang. 105 hlm.
Susantidiana, A. Wijaya, B. Lakitan dan M. Surahman. 2009. Identifikasi beberapa Aksesi jarak Pagar (Jatropha curcas L.) melalui Analisis RAPD dan Morfologi. Jurnal Agron. Indonesia. 34: 167-173.
Purwantoro, A. Erlina, S. Fitria. 2005. Kekerabatan antar anggrek spesies berdasarkan sifat morfologi tanaman dan bunga. Ilmu Pertanian 12:1-11.
Pasaribu, U.A., Patana, P., dan Yunasfi. 2015. Inventarisasi anggrek terestial di hutan pendidikan kawasan taman hutan raya bukit barisan tongkoh kabupaten karo sumatera utara. Jurnal Universitas Sumatera Utara. 4(1):1–9.
Manik, F., Suryantini, R., dan Husni, H. 2017. Identifikasi famili orchidaceae di kawasan hutan lindung desa sekendal kecamatan air besar kabupaten landak.
Jurnal Hutan Lestari. 5(2):183–191.
Agustin, D. dan Widowati, H. 2015. Inventarisasi keanekaragaman anggrek (orchidaceae) di hutan resort way kanan balai taman nasional way kambas sebagai sumber informasi dalam melestarikan plasmanutfah. Jurnal Pendidikan Biologi.
6(1):38–46.
[Ditjenhorti] Direktorat Perbenihan Hortikultura. 2012. Anggrek Species Indonesia. Jakarta: Direktorat Perbenihan Hortikultura, Direktorat Jenderal Hortikultura, Kementrian Pertanian Republik Indonesia. Hal. 1-62.
BAB 2
Ita Rositah Istikomah. 2014. „‟Anggrek Tanah dan Vegetasi Lantai disekitarnya dikawasan Jalur pendakian Utama Gunung Andong, Magelang, Jawa Tengah‟‟, Skripsi. Yogyakarta.
Comber, J.B., Orchids of sumatra, (Kinabalu : Natural History Publications (Borneo), 2001), h. 12.
Irwan Lovadi, dkk,. “Kekayaan Jenis Anggrek Di Hutan Alam Desa Beginjan Kecamatan Tayan Hilir Kabupaten Sanggau,” Jurnal Protobiont,Vol. 4, No. 1, (2015), h. 1.
Yusnita. 2010. Perbanyakan In Vitro Tanaman Anggrek. Penerbit Universitas Lampung. Bandar Lampung. 128 hlm.
Andayani, Ani., et al. 2021. Katalog Anggrek (Anggrek Spesies Indonesia yang telah Dibudidayakan. Kementerian Pertanian Direktort Jendral Hortikultura, Diktorat Buah dan Florikultura.
Darmono, D.W. 2003. Menghasilkan Anggrek Silangan. Buku. Penebar Swadaya. Depok. 78 hlm.
Parnata, S.A 2005. Panduan Budi Daya dan Perawatan Anggrek.
Jakarta: Agro Media Pustaka.
Prihatman, K. 2000. Anggrek. Jakarta : Budidaya Pertanian.
Sastrapradja S. 1980. Jenis-jenis Anggrek. Jakarta : Lembaga Biologi Nasional LIPI
Mattjik NA,. 2010. Budi Daya Bunga potong dan Tanaman Hias. Bogor: IPB Press.
Hasanuddin. 2010. “Jenis Tumbuhan Anggrek Epifit di Kawasan Cagar Alam Jantho Kabupaten Aceh Besar.” Biologi FKIP Unsyiah : Banda Aceh.
Dwi Agustin, dkk, 2015. “Inventarisasi Keanekaragaman Anggrek (Orchidaceae) Di Hutan Resort Way Kanan Balai Aman Nasional Way Kambas Sebagai Sumber Informasi Dalam Melestarikan Plasma Nutfah, Jurnal Bioedukasi Pendidikan Biologi, Vol. 6. No. 1.
Dwi Agustin, dkk, 2015. “Inventarisasi Keanekaragaman Anggrek (Orchidaceae) Di Hutan Resort Way Kanan Balai Aman Nasional Way Kambas Sebagai Sumber Informasi Dalam Melestarikan Plasma Nutfah, Jurnal Bioedukasi Pendidikan Biologi, Vol. 6. No. 1.
Heriswanto, iK. i2009. iBerkibarlah iAnggrek-Anggrek iIndonesia.
iJakarta i: BBI Dinas iKelautan idan iPertanian iPropinsi iDKI iJakarta.
Yusnita. 2012. Pemuliaan Tanaman untuk Menghasilkan Anggrek Hibrida Unggul. Buku. Lembaga Penelitian Universitas Lampung. Bandar Lampung.
180 hlm.
Meliala, Enos Marchell Ernest., 2006. Skripsi Kultur Anther Tanaman Anggrek (Phalaenopsis sp) pada Berbagai Konsentrasi NAA dan 2,4 D.
Universitas Medan Area
Pemba, S., Ningsih, S., dan Muslimin. 2015. Keanekaragaman jenis anggrek di kawasan taman nasional lore lindu. Jurnal Warta Rimba.
3(2):140–147.
Subiyantoro, U. 2007. Perlindungan Hukum Terhadap Perdagangan Tumbuhan Anggrek dalam Upaya Pemanfaatan Sumber Daya Alam Hayati secara Lestari. Tesis. Universitas Jember. Jawa Timur. 114 hlm.
Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 1978 tentang Pengesahan Konvensi Perdagangan Internasional Flora dan Fauna Terancam Punah (Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora / CITES).
Toha, A.H.A., Sumitro, S.B., Hakim, L., dan Widodo, N. 2015. Konservasi biodiversitas raja ampat, lindungi ragam, lestari indonesia. Jurnal
Konservasi Biodiversitas Raja Ampat. 4(9):1–14.
Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 Tentang Konservasi Sumberdaya Alam Hayati dan Ekosistemnya.
Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi
SAMPAI DI SYARAT TUMBUH
Tjitrosoepomo, G. 2009. Taksonomi Umum. Yogyakarta: Gadjah Mada University Prihatman, K. 2000. Anggrek. Jakarta : Budidaya Pertanian.
Sastrapradja S. 1980. Jenis-jenis Anggrek. Jakarta : Lembaga Biologi Nasional LIPI
Susantidiana, A. Wijaya, B. Lakitan, M. Surahman. 2009. Identifikasi beberapa aksesi jarak pagar (Jatropha curcas L.) melalui analisis RAPD dan morfologi. J.
Agron. Indonesia 37:167-173.
Purwantoro, A. Erlina, S. Fitria. 2005. Kekerabatan antar anggrek spesies berdasarkan sifat morfologi tanaman dan bunga. Ilmu Pertanian 12:1-11.
Ita Rositah Istikomah, „‟Anggrek Tanah dan Vegetasi Lantai disekitarnya dikawasan Jalur pendakian Utama Gunung Andong, Magelang, Jawa Tengah‟‟, Skripsi, Yogyakarta : 2014, H. 17.
Dwi Agustin, dkk, 2015. “Inventarisasi Keanekaragaman Anggrek (Orchidaceae) Di Hutan Resort Way Kanan Balai Aman Nasional Way Kambas Sebagai Sumber Informasi Dalam Melestarikan Plasma Nutfah, Jurnal Bioedukasi Pendidikan Biologi, Vol. 6. No. 1.
Pemerintah Indonesia telah menetapkan UU Nomor 5 tahun 1990 untuk melindungi tumbuhan alam dan satwa liar serta habitatnya termasuk tumbuhan anggrek.
Pemba, S., Ningsih, S., dan Muslimin. 2015. Keanekaragaman jenis anggrek di kawasan taman nasional lore lindu. Jurnal Warta Rimba.
3(2):140–147.
Toha, A.H.A., Sumitro, S.B., Hakim, L., dan Widodo, N. 2015. Konservasi biodiversitas raja ampat, lindungi ragam, lestari indonesia. Jurnal
Konservasi Biodiversitas Raja Ampat. 4(9):1–14.
Subiyantoro, U. 2007. Perlindungan Hukum Terhadap Perdagangan Tumbuhan Anggrek dalam Upaya Pemanfaatan Sumber Daya Alam Hayati secara Lestari. Tesis. Universitas Jember. Jawa Timur. 114 hlm.
Yusnita. 2012. Pemuliaan Tanaman untuk Menghasilkan Anggrek Hibrida Unggul. Buku. Lembaga Penelitian Universitas Lampung. Bandar Lampung.
180 hlm.
Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 1978 tentang Pengesahan Konvensi Perdagangan Internasional Flora dan Fauna Terancam Punah (Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora / CITES).
Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 Tentang Konservasi Sumberdaya Alam Hayati dan Ekosistemnya.
Yusnita. 2012. Pemuliaan Tanaman untuk Menghasilkan Anggrek Hibrida Unggul.
Buku. Lembaga Penelitian Universitas Lampung. Bandar Lampung. 180 hlm.
Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 1978 tentang Pengesahan Konvensi Perdagangan Internasional Flora dan Fauna Terancam Punah (Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora / CITES).
Ita Rositah Istikomah. 2014. „‟Anggrek Tanah dan Vegetasi Lantai disekitarnya dikawasan Jalur pendakian Utama Gunung Andong, Magelang, Jawa Tengah‟‟, Skripsi. Yogyakarta.
Comber, J.B., Orchids of sumatra, (Kinabalu : Natural History Publications (Borneo), 2001), h. 12.
Irwan Lovadi, dkk,. “Kekayaan Jenis Anggrek Di Hutan Alam Desa Beginjan Kecamatan Tayan Hilir Kabupaten Sanggau,” Jurnal Protobiont,Vol. 4, No. 1, (2015), h. 1.
Yusnita. 2010. Perbanyakan In Vitro Tanaman Anggrek. Penerbit Universitas Lampung. Bandar Lampung. 128 hlm.
Andayani, Ani., et al. 2021. Katalog Anggrek (Anggrek Spesies Indonesia yang telah Dibudidayakan. Kementerian Pertanian Direktort Jendral Hortikultura, Diktorat Buah dan Florikultura.
Darmono, D.W. 2003. Menghasilkan Anggrek Silangan. Buku. Penebar Swadaya. Depok. 78 hlm.
Parnata, S.A 2005. Panduan Budi Daya dan Perawatan Anggrek.
Jakarta: Agro Media Pustaka.
Prihatman, K. 2000. Anggrek. Jakarta : Budidaya Pertanian.
Sastrapradja S. 1980. Jenis-jenis Anggrek. Jakarta : Lembaga Biologi Nasional LIPI
Mattjik NA,. 2010. Budi Daya Bunga potong dan Tanaman Hias. Bogor: IPB Press.
Hasanuddin. 2010. “Jenis Tumbuhan Anggrek Epifit di Kawasan Cagar Alam Jantho Kabupaten Aceh Besar.” Biologi FKIP Unsyiah : Banda Aceh.
Dwi Agustin, dkk, 2015. “Inventarisasi Keanekaragaman Anggrek
(Orchidaceae) Di Hutan Resort Way Kanan Balai Aman Nasional Way Kambas Sebagai Sumber Informasi Dalam Melestarikan Plasma Nutfah, Jurnal Bioedukasi Pendidikan Biologi, Vol. 6. No. 1.
Dwi Agustin, dkk, 2015. “Inventarisasi Keanekaragaman Anggrek (Orchidaceae) Di Hutan Resort Way Kanan Balai Aman Nasional Way Kambas Sebagai Sumber Informasi Dalam Melestarikan Plasma Nutfah, Jurnal Bioedukasi Pendidikan Biologi, Vol. 6. No. 1.
Heriswanto, iK. i2009. iBerkibarlah iAnggrek-Anggrek iIndonesia.
iJakarta i: BBI Dinas iKelautan idan iPertanian iPropinsi iDKI iJakarta.
Yusnita. 2012. Pemuliaan Tanaman untuk Menghasilkan Anggrek Hibrida Unggul. Buku. Lembaga Penelitian Universitas Lampung. Bandar Lampung.
180 hlm.
Meliala, Enos Marchell Ernest., 2006. Skripsi Kultur Anther Tanaman Anggrek (Phalaenopsis sp) pada Berbagai Konsentrasi NAA dan 2,4 D.
Universitas Medan Area
Pemba, S., Ningsih, S., dan Muslimin. 2015. Keanekaragaman jenis anggrek di kawasan taman nasional lore lindu. Jurnal Warta Rimba.
3(2):140–147.
Subiyantoro, U. 2007. Perlindungan Hukum Terhadap Perdagangan Tumbuhan Anggrek dalam Upaya Pemanfaatan Sumber Daya Alam Hayati secara Lestari. Tesis. Universitas Jember. Jawa Timur. 114 hlm.
Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 1978 tentang Pengesahan Konvensi Perdagangan Internasional Flora dan Fauna Terancam Punah (Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora / CITES).
Toha, A.H.A., Sumitro, S.B., Hakim, L., dan Widodo, N. 2015. Konservasi biodiversitas raja ampat, lindungi ragam, lestari indonesia. Jurnal
Konservasi Biodiversitas Raja Ampat. 4(9):1–14.
Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 Tentang Konservasi Sumberdaya Alam Hayati dan Ekosistemnya.
Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi