• Tidak ada hasil yang ditemukan

DAFTAR PUSTAKA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "DAFTAR PUSTAKA"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

117

DAFTAR PUSTAKA

A. Buku – Buku

Al-Quran

Rasjidi, Lili, Alasan Perceraian Menurut Undang-Undang No.1 tahun 1974 Tentang Perkawinan. Bandung: Alumni. 1983.

Djamil, R.Abdul, Hukum Islam, ( Asas-Asas, Hukum Islam I, Hukum Islam II) Berdasarkan Ketentuan Kurikulum Konsorsium Ilmu Hukum.

Bandung: Mandar Maju. 1992.

Suntingan Fiqih Bidang Perkawinan. Indonesia: Direktorat Pembinaan Badan Peradilan Agama Islam, Dirjend Pembinaan Kelembagaan Agama Islam Departemen Agama,. 1998/1999.

Harahap, M.Yahya, Hukum Acara Perdata. Jakarta: Sinar Grafika.

2008.

Sastroatmodjo, Arso, Hukum Perkawinan. Bulan Bintang. 1978.

Saleh, K.Wantjik, Hukum Perkawinan Indonesia. Jakarta: Ghalia.

1974.

Subekti, Pokok-Pokok Hukum Perdata. Cetakan XI. Jakarta:

Intermasa. 1987.

Afandi, Ali, Hukum Waris, Hukum Keluarga dan Hukum Pembuktian. Jakarta: Rineka Cipta. 2004.

Tinjauan Beberapa Pasal Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Dari Segi Hukum Perkawinan Islam. Indonesia. Edisi Revisi.

Moeljatno, Asas-Asas Hukum Pidana. Jakarta: Rineka Cipta. 1993.

Chazawi, Adami, Pelajaran Hukum Pidana Bagian I. Jakarta: PT.

Raja Grafindo. 2002.

(2)

118 Soekanto, Soejono, Pengantar Penelitian Hukum,Jakarta:

Universitas Indonesia (UI-Press).2012.

Adji, Sution Usman, Kawin Lari Dan Kawin Antar Agama.

Yogyakarta : Liberty. 1989.

Djaren Saragih, Hukum Perkawinan Adat, (Bandung: Tarsito, 1980), hal. 21.

Neng Djubaedah, Sulaikin Lubis, Farida Prihatini, Hukum Perkawinan Islam di Indonesia. Jakarta: Hecca Pub. 2005.

Ali, Muhammad Daud,Pengantar Ilmu Hukum dan Tata Cara Hukum Islam di Indonesia. Jakarta: Rajawali Pers. 2002.

M. Zufran Sabrie, Mimbar Hukum Aktualisasi Hukum Islam Nomor.

19 Th. 1995, hlm. 49

Effendi, Satria M. Zein, Probematika Hukum Keluarga Islam Kontemporer (AnalisisYurisprudensi dengan pendekatan Ushuliyah).

Jakarta: Prenada Media. 2004.

Sabiq, Sayyid, Fiqh Sunnah Juz VIII. Bandung: PT. Al-Ma‟arif Departemen Agama RI, AL-Qur’an dan Terjemahnya. Semarang:

Toha Putera.1989.

Effendi, Satria M. Zein, “Analisis Fiqh”, dalam Jurnal Mimbar Hukum; Aktualisasi

(3)

119 Hukum Islam, Al Hikmah dan DITBINBAPERA Islam. Jakarta:

No.31 Tahun VIII 1997.

B. Internet

http://law.uii.ac.id/images/stories/dmdocuments/FH-UII-AKIBAT- HUKUM-PEMBATALAN-PERKAWINAN.pdf , Di unggah tanggal 28 Juni 2014.

http://www.jurnalhukum.com/pembatalan-perkawinan-neitigheid- van-hethuwelijk/, diakses 10 Agustus 2014, pukul 13.26 WIB

http://ms.wikipedia.org/wiki/Perceraian_dalam_Islam, diakses tanggal 10 Agustus pukul 15.35 WIB

http://kuliahsyariah.wordpress.com/2010/06/30/istilah-istilah- dalam-hukum-acara-perdata/, diakses tanggal 10 Agustus 2014 15.50 WIB

http://www.vemale.com/relationship/love/30934-hukum-

melaksanakan pernikahan-dalam-islam.html, diakses tanggal 9 september 2014 pukul 13.34 WIB

http://hukum.kompasiana.com/2013/03/14/djoko-susilo-dipta-dan- mahdiana-tersangka-pemalsuan-akta-nikah--536823.html, diakses tanggal 10 September 2014 pukul 22.09 WIB

C. Makalah/Skripsi

Skripsi, Kumala, PEMBATALAN PERKAWINAN KARENA KAWIN PAKSA (Aanalisis Putusan Hakim Pengadilan Agama Jakarta Timur.

Perkara Nomor: 530/Pdt.G/2008/PA.JT) Tanggal 24 Juni 2014, hal 1.

(4)

120 D. Hasil Wawancara

H. Ismet Ilyas, SH, Hasil Wawancara Hakim Pengadilan Agama Jakarta Timur, Tanggal 1 Oktober 2014.

K.H. Arwani Faisal, Hasil Wawancara Ketua Lembaga Bahtsul Masail Nadhatul Ulama, Tanggal 8 Oktober 2014.

E. Peraturan Perundang-Undangan

Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan.

Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2006 tentang Perubahan Undang- Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1989 tentang Peradilan Agama.

Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.

Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

Kompilasi Hukum Islam.

Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 1975 tentangPelaksanaan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan.

F. Yurisprudensi

Putusan Pengadilan Agama Jakarta Timur Nomor : 789/Pdt.G/2011/PA.JT

Referensi

Dokumen terkait

Perkawinan antara bibi dan keponakan menjadi batal demi hukum menurut Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan dan Hukum Islam, namun berdasarkan Pasal 28

 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan Indonesia.  Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1984 tentang Konvensi Penghapusan

Dan dalam Pasal 4 KHI Perkawinan adalah sah apabila dilakukan menurut Hukum Islam sesuai dengan pasal 2 ayat (1) Undang-Undang No 1 tahun 1974 tentang Perkawinan. Perkawinan

Menimbang bahwa tujuan perkawinan sebagaimana pasal 1 Undang-Undang Nomor : 1 tahun 1974 jo pasal 3 Inpres nomor : 1 Tahun 1991 tentang Kompilasi

Perceraian Di Luar Pengadilan Agama Menurut Perspektif Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Dan Kompilasi Hukum Islam (Suatu Penelitian di Wilayah Hukum Mahkamah

Masih dalam hal dasar hukum keberlakuan dan pemberlakuan hukum perkawinan Islam dalam konteks UU-RI Nomor 1 tahun 1974 tentang Perkawinan, juga diperkokoh oleh Pasal 1

Undang-Undang Undang-Undang Dasar 1945 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana Jurnal Roma Fera Nata Limbong Tinjauan Kriminologis Kejahatan Seksual

Pernikahan dalam Kompilasi Hukum Islam Undang-undang Perkawinan di Indonesia yaitu Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 dalam pasal 1 menyebutkan bahwa “perkawinan ialah ikatan lahir