• Tidak ada hasil yang ditemukan

dampak penyakit sosial masyarakat sekitar sekolah

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "dampak penyakit sosial masyarakat sekitar sekolah"

Copied!
118
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Rumusan Masalah

Tujuan Dan Manfaat

Ruang Lingkup

Telaah Pustaka

Penelitian yang dilakukan oleh Eldy Bisma diatas menggunakan pendekatan kuantitatif, yang mana sangat berbeda dengan metode yang digunakan oleh peneliti pada judul ini yang menggunakan pendekatan kualitatif, walaupun pendekatan yang berbeda dari variabel yang diteliti adalah sama. Kutipan hasil penelitian Eldy Bisma di atas memberikan gambaran kepada peneliti bahwa patologi sosial dalam tesis di atas tentang taruhan yang dilakukan anak-anak di tempat permainan sewaan di area X berdampak negatif terhadap perilaku anak usia sekolah. Hasil penelitian Eldy Bisma di atas menarik perhatian peneliti bahwa terdapat penelitian terdahulu yang mempunyai variabel serupa dengan judul penelitian yang dilakukannya.

Tesis: Faktor-Faktor Penyebab Kenakalan Remaja (Studi Kasus Penggunaan Narkoba di Perumnas Desa Simalingkar Kecamatan Pancur Batu). 6 Rio Lf Hutabarat, “Faktor-Faktor Penyebab Kenakalan Remaja (Studi Kasus Pada Pengguna Narkoba Di Perumnas Desa Simalingkar Kecamatan Pancur Batu)” In. Tesis di atas dengan tegas menegaskan bahwa selain faktor internal dalam diri siswa, terdapat juga faktor eksternal yang menjadi penyebab terjadinya perilaku menyimpang siswa, yaitu faktor eksternal dari lingkungan, seperti interaksi siswa dengan teman sebaya dan orang lain dalam kehidupan sosialnya di masyarakat.

Kelemahan dari beberapa judul skripsi di atas dan judul peneliti sendiri adalah fokus penelitian yang diteliti yaitu meneliti sesuatu yang negatif dari diri mahasiswa, sehingga peneliti harus berhati-hati dalam mengklasifikasikan data, hasil penelitiannya dan menjaga nama baik responden agar tidak merugikan orang lain. Penafsiran ketiga tesis di atas mengarah pada kesimpulan bahwa terdapat kontribusi patologi sosial yang dapat mempengaruhi perilaku peserta didik.

Kerangka Teori

Peneliti menyimpulkan dari definisi di atas bahwa penyakit sosial atau patologi sosial merupakan dampak yang terjadi akibat kelainan sosial dan permasalahan sosial yang terjadi secara terus menerus sehingga menjadi kebiasaan dalam suatu kelompok atau masyarakat. a) Kenakalan remaja. Menurut Kartini, pada bagian pertama bukunya Patologi Sosial, Kartono membagi penyakit sosial menjadi lima jenis, yaitu perjudian, korupsi, kriminalitas, prostitusi, dan gangguan jiwa. Dalam buku tersebut tidak disebutkan mengenai penyakit sosial berupa penyalahgunaan narkoba, namun pembahasan mengenai penyalahgunaan narkoba terdapat pada bagian kedua buku tersebut yaitu “Patologi Sosial II: Kenakalan Remaja”, dimana dalam buku tersebut membahas tentang penyakit sosial yang berkaitan dengan pencegahan remaja.

Kejahatan dapat dikategorikan sebagai penyakit sosial yang sangat serius dibandingkan penyakit sosial. Ada beberapa faktor yang menjadi penyebab munculnya permasalahan sosial di masyarakat, faktor tersebut antara lain: (1) kondisi keluarga yang kurang harmonis (broken home), (2) permasalahan ekonomi, (3) pelampiasan perasaan kecewa, (4 ) ) Pengaruh lingkungan sosial, (5) Ketidakmampuan menyerap nilai dan norma yang valid dan (6) Dampak kemajuan teknologi. Patologi sosial sangat erat kaitannya dengan kenakalan remaja, mengapa? Sebab kenakalan remaja bisa jadi merupakan akibat dari penyakit sosial yang ada di masyarakat.

Gejala penyakit sosial pada siswa dapat dilihat dari perilakunya, kita dapat mengamati perilaku siswa, apakah termasuk kenakalan remaja atau tidak, semua tergantung dari interaksinya dengan teman sebaya dan orang dewasa di masyarakat. Apabila perilaku siswa tersebut tergolong kenakalan remaja, maka dapat dipastikan terdapat penyakit sosial pada perilaku siswa tersebut.

Metode

Peneliti tidak mempunyai banyak kesempatan untuk mengecek data yang diperoleh, untuk mendapatkan data tersebut menggunakan rumusan masalah. Tujuan penelitian adalah untuk memperoleh data-data yang diperlukan, yaitu data yang “berkaitan dengan pengaruh penyakit sosial yang ada di masyarakat sekitar sekolah terhadap perilaku siswa”. Memperoleh data yang sesuai dengan situasi empiris dan menjalankan fungsi teoretis, yaitu memprediksi, menjelaskan, dan menginterpretasikan keakuratan, kualitas, dan validitas informasi.

Wawancara merupakan suatu metode pengumpulan data yang digunakan untuk memperoleh informasi langsung dari sumbernya. Berdasarkan wawancara tersebut, peneliti berharap mendapatkan dua jenis data, yaitu data yang sesuai dengan judul penelitian, dan data yang di luar konteks. Dari kedua jenis data tersebut, peneliti hanya akan mengambil data yang sesuai dengan judul penelitiannya.

Data yang diperoleh kemudian disusun menjadi catatan terstruktur dan disesuaikan dengan pedoman wawancara. Tujuan meningkatkan ketekunan penelitian adalah untuk menyesuaikan data yang diperoleh di lapangan apakah sesuai dengan kriteria data yang dibutuhkan yang telah direncanakan sebelum terjun ke lapangan.

PAPARAN DATA DAN TEMUAN

Keadaan Siswa

Berdasarkan hasil wawancara terhadap masyarakat berinisial S yang berprofesi sebagai kuli bangunan dan juga masyarakat sekitar sekolah. Berdasarkan hasil wawancara dengan RH selaku guru IPA, beliau memberikan beberapa jawaban mengenai faktor penyebab kejahatan sosial di masyarakat sekitar sekolah hingga merembet ke perilaku siswa. Menurut saya, ada beberapa faktor yang menyebabkan kejahatan sosial di masyarakat sekitar sekolah merambah ke perilaku siswa, yaitu;

Sedangkan berdasarkan hasil wawancara dengan guru berinisial S selaku pengajar mata kuliah PKN disebutkan beberapa faktor mengenai faktor penyebab permasalahan sosial masyarakat sekitar sekolah hingga menjalar ke perilaku siswa. . Sejauh permasalahan sosial masyarakat sekitar sekolah yang meluber ke dalam perilaku siswa kita mungkin menjadi salah satu faktor kekurangan Madrasah kita, menurut saya ada beberapa faktor yang menyebabkan hal tersebut antara lain; Menurut saya, ada beberapa faktor yang menyebabkan teman-teman saya mengidap penyakit sosial di masyarakat sekitar sekolah.

Siswa kedua yang diwawancarai peneliti adalah AH. Dari wawancara tersebut AH menjelaskan beberapa faktor yang menyebabkan permasalahan sosial di masyarakat merambah hingga perilaku siswa MTs NW Nurul Iman Prai. Mengenai latar belakang remaja sekitar MTs NW Sekolah Nurul Iman Prai yang bermain game online, peneliti melakukan wawancara mendalam dan memperoleh hasil sebagai berikut. Guru dalam hal ini di MTs NW Nurul Iman Prai tidak bisa disalahkan sepenuhnya, selain faktor guru, keinginan siswa itu sendiri juga menjadi salah satu faktornya, sehingga tertular penyakit sosial masyarakat sekitar sekolah.

Model penularan penyakit sosial di masyarakat terhadap perilaku siswa berdasarkan hasil wawancara dengan guru dan siswa adalah sebagai berikut. Menurut saya, model penularan penyakit sosial di masyarakat sekitar sekolah terhadap perilaku siswa MT NW Nurul Iman Prai berasal dari orang-orang yang kurang mengetahui dampak dari perilaku buruknya, yaitu dampak yang ditimbulkannya. disebabkan oleh penyakit sosial masyarakat. Berdasarkan hasil wawancara terhadap siswi berinisial SW mengenai model penularan penyakit sosial di masyarakat sekitar sekolah terhadap perilaku siswa disajikan di bawah ini.

Maka langkah selanjutnya adalah mengetahui apa dampak permasalahan sosial masyarakat sekitar sekolah terhadap perilaku siswa di MTs NW Nurul Iman Prai. Dengan melakukan wawancara terhadap guru dan siswa, maka hasil wawancaranya adalah sebagai berikut. Menurut saya, ada beberapa akibat yang ditimbulkan oleh penyakit sosial di masyarakat sekitar sekolah yang ditransfer disini pada perilaku siswa, yaitu: Dari hasil wawancara di atas terlihat bahwa ada beberapa akibat yang ditimbulkan oleh penyakit sosial di lingkungan sekolah. masyarakat sekitar sekolah dan yang ditransfer pada perilaku siswa MT NW Nurul Iman Prai.

Dengan demikian menunjukkan bahwa jalur penularan penyakit sosial di masyarakat sekitar sekolah dimulai dari penyakit sosial di masyarakat yang ada di kalangan remaja, berinteraksi dengan siswa yang sering bermain di rumah-rumah penduduk. Hal inilah yang menimpa siswa MT NW Nurul Iman yang tinggal dekat dengan masyarakat sekitar sekolah. Faktor-faktor penyebab tersebarnya penyakit sosial di masyarakat terhadap perilaku siswa MTs NW Nurul Iman Prai adalah: faktor pengaruh lingkungan, (2) faktor pengaruh teknologi, (3) faktor pengaruh orang tua dan (4) faktor masalah internal sekolah. .

Penyakit-penyakit sosial yang ada di masyarakat sekitar sekolah yang menular kepada siswa di MTs NW Nurul Iman Prai, berdampak pada perilaku negatif siswa dan berdampak negatif pada penularannya.

Keadaan Masyarakat Sekitar Sekolah

Faktor Penyebab Menularnya Penyakit Sosial

Referensi

Dokumen terkait

Faktor yang terakhir adalah disiplin kerja, disiplin kerja karyawan adalah kesadaran dan kesediaan seseorang menaati semua peraturan perusahaan dan norma-norma sosial yang berlaku

Adapun kenakalan remaja di desa Adipuro adalah kelainan tingkah laku perbuatan dan tindakan remaja yang melanggar norma-norma sosial agama serta ketentuan yang berlaku dalam