DAMPAK PERPUSTAKAAN DESA
DALAM MENINGKATKAN KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA DI DESA BALECATUR KECAMATAN GAMPING
KABUPATEN SLEMAN YOGYAKARTA
SKRIPSI
Diajukan kepada Prodi Ilmu Perpustakaan Fakultas Adab dan Ilmu Budaya Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta
untuk Mendapat Gelar Sarjana Ilmu Perpustakaan
Oleh :
Shofiyya Hasna Itsnaani 17101040016
PROGRAM STUDI ILMU PERPUSTAKAAN FAKULTAS ADAB DAN ILMU BUDAYA
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN KALIJAGA
YOGYAKARTA 2022
ii
iii
iv Dr. Tafrikhuddin, S.Ag., M.Pd.
Dosen Program Studi Ilmu Perpustakaan Fakultas Adab dan Ilmu Budaya
UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
NOTA DINAS Hal : Skripsi
Lamp : 1 (Satu) eksemplar Kepada Yth :
Dekan Fakultas Adab dan Ilmu Budaya UIN Sunan Kalijaga
Assalamu’alaikum Wr. Wb
Setelah membaca, mengoreksi, dan menyarankan perbaikan seperlunya, maka selaku pembimbing saya berpendapat bahwa skripsi saudara:
Nama : Shofiyya Hasna Itsnaani
NIM : 17101040016
Program Studi : Ilmu Perpustakaan Fakultas : Adab dan Ilmu Budaya
Judul : Dampak Perpustakaan Desa dalam Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia di Desa Balecatur Kecamatan Gamping Kabupaten Sleman Yogyakarta
dapat diajukan sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar sarjana strata satu (S1) pada Program Studi Ilmu Perpustakaan Fakultas Adab dan Ilmu Budaya UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Berdasarkan hal tersebut, saya berharap agar skripsi saudara di atas dapat segera disetujui dan disidangkan dalam munaqosyah.
Demikian, atas perhatiannya diucapkan terima kasih.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb
Yogyakarta, 27 Juli 2022 Pembimbing
Dr. Tafrikhuddin, S.Ag., M.Pd.
NIP. 19730205 199903 1 003
v
DAMPAK PERPUSTAKAAN DESA DALAM MENINGKATKAN KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA DI DESA BALECATUR KECAMATAN GAMPING KABUPATEN SLEMAN YOGYAKARTA
Shofiyya Hasna Itsnaani 17101040016
ABSTRAK
Penelitian ini berisi tentang dampak perpustakaan desa dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Desa Balecatur Kecamatan Gamping Kabupaten Sleman Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana dampak perpustakaan desa dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Desa Balecatur Kecamatan Gamping Kabupaten Sleman Yogyakarta serta mengetahui hambatan yang dihadapi perpustakaan Desa Balecatur dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Desa Balecatur Kecamatan Gamping Kabupaten Sleman Yogyakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian ini yaitu terdapat tiga aspek dalam peranan perpustakaan Desa Balecatur yaitu aspek pengetahuan, keterampilan dan peningkatan minat baca. Kegiatan yang dilakukan perpustakaan Desa Balecatur diantaranya layanan kunjungan TK & PAUD, Sekolah Kamis, perpustakaan keliling, dan adanya pojok baca. Hambatan yang dihadapi yaitu koleksi perpustakaan yang kurang up to date, masyarakat kurang menguasai teknologi informasi, sumber daya manusia yang terbatas, dan ruangan yang belum memadai.
Peneliti menyarankan perpustakaan Desa Balecatur menambah koleksi yang baru dan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat, melakukan pengenalan dan pelatihan terkait penggunaan teknologi informasi agar masyarakat Balecatur lebih maju dan bisa mengikuti zaman, penambahan jumlah pengelola perpustakaan dengan latar belakang bidang perpustakaan serta memperluas dan menambah pojok baca di wilayah Balecatur.
Kata kunci: Dampak Perpustakaan, Perpustakaan Desa, Sumber Daya Manusia
vi
THE IMPACT OF THE VILLAGE LIBRARY IN IMPROVING THE QUALITY OF HUMAN RESOURCES IN BALECATUR VILLAGE,
GAMPING DISTRICT, SLEMAN REGENCY, YOGYAKARTA Shofiyya Hasna Itsnaani
17101040016 ABSTRACT
This study contains the impact of village libraries in improving the quality of human resources in Balecatur Village, Gamping District, Sleman Regency, Yogyakarta.
This study aims to find out how the impact of the village library in improving the quality of human resources in Balecatur Village, Gamping District, Sleman Regency, Yogyakarta and to find out the obstacles faced by the Balecatur Village library in improving the quality of human resources in Balecatur Village, Gamping District, Sleman Regency, Yogyakarta. The method used in this research is descriptive qualitative. Data collection techniques through observation, interviews, and documentation. Data analysis techniques used are data reduction, data presentation, and verification. The results of this study are that there are three aspects of the role of the Balecatur Village library, namely aspects of knowledge, skills, and increasing interest in reading. Activities carried out by the Balecatur Village library include TK & PAUD visits, Thursday schools, and a reading corner.
The obstacles faced are library collections that are not up to date, people do not master information technology, limited human resources, and inadequate space.
Researchers suggest the Balecatur Village library add new collections tailored to the needs of the community, conduct introductions, and training related to the use of information technology so that the Balecatur community is more advanced and can keep up with the times, increase the number of library managers with a library background as well as expand and add reading corners in the area Balecatur.
Keywords: Library Impact, Village Library, Human Resources
vii MOTTO
“Maka sesungguhnya beserta kesulitan ada kemudahan”
(Q.S. Al-Insyirah:5)
"Ambillah pelajaran dimasa lalu, jadikanlah motivasi untuk masa yang akan datang"
viii
HALAMAN PERSEMBAHAN
Dengan memanjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT, karya sederhana ini saya persembahkan untuk UIN Sunan Kaljaga Yogyakarta khususnya Program
Studi Ilmu Perpustakaan Fakultas Adab dan Ilmu Budaya.
Tugas akhir ini juga saya persembahkan untuk keluarga saya khususnya kedua orang tua tercinta serta untuk sahabat-sahabat saya yang memberikan dukungan,
motivasi, dan do’a kepada saya sehingga dapat menyelesaikan tugas akhir ini.
ix
KATA PENGANTAR
Puji syukur peneliti panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat serta karunia-Nya sehingga peneliti dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul “Dampak Perpustakaan Desa dalam Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia di Desa Balecatur Kecamatan Gamping Kabupaten Sleman Yogyakarta”
yang berjalan dengan lancar.
Terwujudnya skripsi ini tidak terlepas dari bantuan berbagai pihak yang telah mendorong dan membimbing peneliti, baik tenaga maupun pikiran. Oleh karena itu peneliti ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada:
1. Dr. Muhammad Wildan, M.A., selaku Dekan Fakultas Adab dan Ilmu Budaya Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta.
2. Prof. Dr. Nurdin, S.Ag., S.S., M.A., selaku Ketua Program Studi Ilmu Perpustakaan Fakultas Adab dan Ilmu Budaya Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta.
3. Dr. Tafrikhuddin, S.Ag., M.Pd., selaku Dosen Pembimbing Akademik sekaligus Dosen Pembimbing Skripsi.
4. Bapak dan Ibu dosen Program Studi Ilmu Perpustakaan Fakultas Adab dan Ilmu Budaya Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta.
5. Andri Septiyanto, selaku Lurah Balecatur yang telah mengizinkan saya untuk melakukan penelitian di Perpustakaan Desa Balecatur.
6. Bapak Prabawa Wulantapa, S.T., Ibu Susi Purwani, Mas Ari Prasetyo, Ibu Enny Savitri, Ibu Risa Citra Ningrum, dan Ibu Mursidah yang telah
x
meluangkan waktu dan tenaganya untuk menjadi informan dalam penelitian saya.
7. Bapak, ibu, dan keluarga saya yang selalu mendorong, memberikan semangat dan juga selalu mendo’akan saya.
8. Teman-teman kelas A yang telah banyak mendukung dan menemani saya dalam berproses.
9. Teman saya Fajar Zuliyanti yang telah banyak memberikan dukungan, dan bantuannya hingga terselesaikannya skripsi ini.
Peneliti menyadari bahwa masih adanya keterbatasan dalam skripsi ini, untuk itu peneliti mengharapkan kritik dan saran yang membangun guna menyempurnakan skripsi ini sehingga dapat lebih bermanfaat bagi pembaca.
Akhir kata skripsi ini dapat memberikan manfaat bagi pembaca umumnya dan peneliti khususnya.
Yogyakarta, 24 Februari 2022
Shofiyya Hasna Itsnaani
xi
DAFTAR ISI
Halaman
JUDUL ... i
HALAMAN PENGESAHAN ... ii
SURAT PERNYATAAN KEASLIAN ... iii
LEMBAR NOTA DINAS ... iv
ABSTRAK ... v
ABSTACT ... vi
MOTTO ... vii
PERSEMBAHAN ... viii
KATA PENGANTAR ... ix
DAFTAR ISI ... xi
DAFTAR TABEL ... xiv
DAFTAR GAMBAR ... xv
DAFTAR LAMPIRAN ... xvi
BAB I PENDAHULUAN ... 1
1.1 Latar Belakang ... 1
1.2 Rumusan Masalah ... 7
1.3 Fokus Penelitian ... 7
1.4 Tujuan Penelitian ... 7
1.5 Manfaat Penelitian ... 8
1.6 Sistematika Pembahasan ... 8
BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI ... 10
2.1 Tinjauan Pustaka ... 10
2.2 Landasan Teori ... 14
2.2.1 Dampak ... 14
2.2.2 Perpustakaan ... 15
xii
2.2.3 Perpustakaan Desa ... 19
2.2.4 Sumber Daya Manusia Perpustakaan Desa ... 21
BAB III METODE PENELITIAN... 25
3.1 Jenis Penelitian ... 25
3.2 Waktu dan Tempat Penelitian ... 25
3.3 Objek dan Subjek Penelitian ... 25
3.4 Sumber Data ... 26
3.5 Informan Penelitian ... 26
3.6 Instrumen Penelitian... 28
3.7 Metode Pengumpulan Data ... 29
3.7.1 Metode observasi ... 29
3.7.2 Metode wawancara... 30
3.7.3 Metode dokumentasi ... 30
3.8 Analisis Data ... 30
3.8.1 Reduksi data ... 31
3.8.2 Penyajian data (data display) ... 31
3.8.3 Verifikasi ... 31
3.9 Uji Keabsahan Data... 32
3.9.1 Credibility ... 32
3.9.2 Transferability ... 33
3.9.3 Dependability ... 34
3.9.4 Confirmability ... 34
BAB IV GAMBARAN UMUM DAN PEMBAHASAN ... 35
4.1 Gambaran Umum Perpustakaan Desa Balecatur ... 35
4.1.1 Letak Geografis ... 35
4.1.2 Sejarah Singkat Perpustakaan Desa Balecatur ... 36
4.1.3 Visi dan Misi Perpustakaan Desa Balecatur ... 38
xiii
4.1.4 Sumber Daya Manusia dan Struktur Organisasi ... 39
4.1.5 Layanan Perpustakaan ... 42
4.1.6 Sarana dan Prasarana Perpustakaan ... 44
4.1.7 Koleksi Perpustakaan ... 45
4.1.8 Anggaran ... 46
4.1.9 Program Kerja Perpustakaan ... 47
4.1.10 Kerjasama Perpustakaan ... 49
4.2 Hasil Penelitian dan Pembahasan ... 49
4.2.1 Dampak Perpustakaan Desa dalam Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia ... 50
4.2.2 Hambatan yang Dihadapi Perpustakaan Desa Balecatur dalam Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia ... 62
BAB V PENUTUP ... 66
5.1 Kesimpulan ... 66
5.2 Saran ... 67
DAFTAR PUSTAKA ... 68
LAMPIRAN ... 70
xiv
DAFTAR TABEL
Tabel 1 Perbandingan Penelitian ... 12
Tabel 2 Pedoman Wawancara ... 29
Tabel 3 Sumber Daya Manusia Perpustakaan Desa Balecatur tahun 2021 ... 39
Tabel 4 Daftar Jenis Layanan Perpustakaan Desa Balecatur ... 42
Tabel 5 Daftar Sarana dan Prasarana Perpustakaan Desa Balecatur, 2021... 44
Tabel 6 Koleksi Perpustakaan Desa Balecatur... 46
Tabel 7 Daftar Anggaran Perpustakaan Desa Balecatur 2021 ... 46
Tabel 8 Jadwal Kunjungan Perpustakaan Keliling ... 54
xv
DAFTAR GAMBAR
Gambar 1 Data Anak Tidak Sekolah Tahun 2019-2021 ... 3
Gambar 2 Ruangan Perpustakaan Desa Balecatur ... 37
Gambar 3 Logo Perpustakaan Desa Balecatur ... 37
Gambar 4 Struktur Organisasi Perpustakaan Desa Balecatur ... 41
Gambar 5 Kegiatan Pelatihan Kepenulisan... 51
Gambar 6 Layanan Kunjungan TK dan PAUD ... 52
Gambar 7 Ruang Audio Visual ... 53
Gambar 8 Layanan Perpustakaan Keliling ... 55
Gambar 9 Kendaraan Roda Tiga Perpustakaan Keliling ... 56
Gambar 10 Mobil Perpustakaan Keliling ... 57
Gambar 11 Kegiatan Sekolah Kamis Kerajinan Tangan ... 58
Gambar 12 Kegiatan Sekolah Kamis Memasak... 60
Gambar 13 Simpulan Dampak Perpustakaan dalam Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia di Balecatur ... 62
xvi
DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran 1 Surat Izin Penelitian ... 70
Lampiran 2 Lembar Kesediaan Menjadi Informan ... 71
Lampiran 3 Pedoman Wawancara ... 77
Lampiran 4 Transkrip Wawancara ... 78
Lampiran 5 Membercheck ... 96
Lampiran 6 Dokumentasi Foto ... 102
1
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Desa merupakan lembaga pemerintahan dengan wilayah hukum yang berada pada posisi yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Setiap desa di seluruh wilayah di nusantara mempunyai kedudukan dan posisi yang strategis karena dapat menyatu dengan masyarakat dalam kehidupan desa yang harmonis, seimbang, dan selaras. Sebuah kehidupan dengan nilai-nilai, norma, budaya, adat-istiadat, kekerabatan, kearifan lokal, nuansa religius dan keramahan lingkungan. Desa sebagai penyelenggara pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan perlu dilengkapi dan difasilitasi serta didukung dengan pembentukan lembaga layanan sosial dan lembaga layanan publik. Tujuannya yaitu untuk memenuhi kebutuhan dan memberikan pelayanan yang diperlukan oleh masyarakat. Salah satu lembaga untuk meningkatkan pengetahuan dan kesejahteraan masyarakat tersebut yaitu perpustakaan.
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan pada Pasal 1 ayat 1 dijelaskan bahwa Perpustakaan adalah institusi pengelola koleksi karya tulis, karya cetak, dan/atau karya rekam secara profesional dengan sistem yang baku guna memenuhi kebutuhan pendidikan, penelitian, pelestarian, informasi, dan rekreasi para pemustaka. Perpustakaan sebagaimana yang ada dan berkembang sekarang telah dipergunakan sebagai salah satu pusat informasi, sumber ilmu pengetahuan, penelitian, rekreasi, pelestarian khasanah budaya
2
bangsa, serta memberikan berbagai layanan jasa lainnya (Sutarno, N.S, 2006, hal.
1). Perpustakaan sebagai pusat informasi dan masyarakat yang membutuhkan informasi tersebut yang diibaratkan sebagai dua sisi mata uang yang saling berhubungan yang tak dapat dipisahkan. Hal itu dapat terwujud apabila perpustakaan sudah siap untuk melayani dengan sumber informasi yang memadai.
Sementara masyarakat mampu atau mau memahami, menghayati dan memaknai pentingnya informasi dalam kesehariannya. Perpustakaan juga merupakan rujukan dan pangkal berpijak masyarakat sekarang untuk mempersiapkan, merencanakan dan melaksanakan segala sesuatu.
Perpustakaan tidak saja hanya sebagai sarana tempat mengumpulkan, mengolah dan menyebarluaskan serta melestarikan bahan pustaka, tapi fungsi perpustakaan juga menjurus ke arah pengembangan sumber daya manusia (SDM).
Perpustakaan bukan saja berfungsi sebagai tempat untuk mendapatkan ilmu pengetahuan dan keterampilan ataupun mendapatkan bacaan hiburan belaka, namun lebih luas dari itu. Perpustakaan berfungsi sebagai tempat melaksanakan pendidikan masyarakat selain pendidikan di sekolah atau ekstrakurikuler, dimana masyarakat diberikan kesempatan seluas-luasnya untuk melakukan proses belajar mandiri dalam pembentukan pribadi, mendapatkan keterampilan, mengenal berbagai macam perkembangan sosial, politik dan kebudayaan yang berkembang di masyarakat. Perlu di ingat bahwa sebagian penduduk yang tinggal di daerah- daerah perdesaan yang pada umumnya masih rendah pendidikannya bahkan putus sekolah. Berikut data persentase anak tidak sekolah tahun 2019-2021 berdasarkan daerah tempat tinggal:
3
Gambar 1 Data Anak Tidak Sekolah Tahun 2019-2021 Sumber: Badan Pusat Statistik Indonesia
Berdasarkan tabel data statistik di atas persentase angka anak tidak sekolah tahun 2019-2021 di perkotaan dan perdesaan pada jenjang sekolah dasar dan sekolah menengah pertama mengalami fluktuasi, sedangkan untuk jenjang sekolah menengah atas mengalami penurunan. Persentase antara perkotaan dan perdesaan lebih besar di perdesaan, sehingga hal ini menunjukkan pendidikan yang belum merata di seluruh lapisan masyarakat. Sedangkan pemerataan pendidikan dan pemerataan kesejahteraan harus segera terwujud. Maka sudah selayaknya perpustakaan sebagai salah satu sarana pendidikan yang murah dan mudah didirikan di daerah-daerah perdesaan.
Salah satu tujuan negara yang tercantum di dalam pembukaan Undang- Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 pada alinea 4 yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa. Oleh sebab itu pemerintah dalam mewujudkan tujuan tersebut perlu melaksanakan program-program pembangunan dengan cara membentuk perpustakaan-perpustakaan baik ditingkat pusat sampai tingkat desa.
Menurut Surat Keputusan (SK) Menteri Dalam Negeri dan Otonomi Daerah Nomor 3 Tahun 2001, perpustakaan Desa/Kelurahan adalah perpustakaan masyarakat sebagai salah satu sarana/media untuk meningkatkan dan mendukung kegiatan
4
pendidikan masyarakat pedesaaan, yang merupakan bagian integral dari kegiatan pembangunan desa/kelurahan (Haryono, 2018, hal. 31).
Di era globalisasi ini kemajuan suatu bangsa amat ditentukan oleh tercapainya indikator kesejahteraan rakyat yang merupakan gambaran dari kualitas sumber daya manusianya, menuju terwujudnya masyarakat yang sejahtera. Di negara Indonesia hal ini tidak bisa terlepas dari pendidikan masyarakat di perdesaan di mana mayoritas penduduk Indonesia tinggal, dengan upaya melalui pendidikan guna mewujudkan masyarakat yang mampu untuk mengembangkan potensi dirinya agar memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan. Salah satu sarana dalam mewujudkan hal ini di lingkup perdesaan adalah melalui perpustakaan desa.
“Pendirian perpustakaan desa di seluruh Indonesia dimaksudkan untuk dapat mendukung upaya pemerintah dalam mengembangkan kehidupan masyarakat.
Perpustakaan Desa diperuntukkan bagi masyarakat dan dikelola oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan informasi” (Bakhtiyar & Fahriyah, 2021, hal. 19).
Perpustakaan desa merupakan salah satu unsur pengembangan sumber daya manusia perdesaan dan diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan masyarakat desa untuk kegiatan masyarakat yang positif, kreatif dan bermanfaat melalui penyediaan bahan pustaka dan informasi sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan dan mengurangi kemiskinan. Hal serupa disampaikan oleh Mannan dan Anugrah yaitu
“Kegiatan di perpustakaan desa tidak hanya fokus pada bahan bacaan yang telah disediakan tetapi juga menekankan pada kegiatan positif lainnya yang dapat dilakukan oleh masyarakat desa di perpustakaan” (Mannan & Anugrah, 2020).
5
Pengembangan perpustakaan desa merupakan salah satu cara yang diharapkan mampu untuk memenuhi harapan dan kebutuhan untuk mewujudkan sumber daya manusia perdesaan yang berkualitas. Hal ini untuk mewujudkan cita- cita kemerdekan berdasarkan UUD 1945 amandemen ke 4 pasal 34 ayat 2, yaitu memberdayakan masyarakat yang lemah dan tidak mampu sesuai martabat kemanusiaan, melalui upaya mendidik masyarakat desa agar memiliki budaya baca yang tinggi dengan menyediakan bahan bacaan yang diperlukan masyarakat desa.
Perpustakaan desa dapat dikatakan ideal dilihat dari dua faktor penting, yaitu faktor internal dan eksternal perpustakaan tersebut. Faktor internal diartikan bahwa segala sesuatu yang berhubugan dengan kualitas dan kuantitas di dalam perpustakaan itu sendiri. Hal tersebut antara lain faktor faktor SDM profesional, bentuk fisik gedung, tata ruang, koleksi, yang memadai bagi kebutuhan pemustaka serta sarana dan prasarana yang diperlukan. Faktor eksternal diartikan bahwa segala sesuatu dari luar perpustakaan yang mempengaruhi kelangsungan kerja perpustakaan desa terebut. Faktor eksternal tersebut seperti variasi pemustaka, dukungan pemerintah, kepedulian masyarakat terhadap perpustakaan dan sebagainya. Dari variasi pemustaka pun dapat ditinjau dari berbagai aspek, yaitu tingkat usia, tingkat pendidikan, jenis kelamin, jenis pekerjaan, dan lain sebagainya (Haryono, 2018, hal. 8).
Salah satu perpustakaan desa yang peneliti pilih adalah perpustakaan Desa Balecatur. Perpustakaan ini berada di area Kantor Desa Balecatur yang terletak di kecamatan Gamping, kabupaten Sleman. Perpustakaan tersebut menyediakan koleksi tentang pertanian yang berfungsi sebagai sumber informasi bagi masyarakat
6
sekitar yang umumnya mereka bermata pencaharian petani sehingga dengan adanya perpustakaan desa tersebut sangat membantu dalam meningkatan kualitas sumber daya manusia bagi masyarakat dalam bidang pengetahuan di Desa Balecatur khususnya. Berdasarkan dari hasil pra wawancara pada tanggal 1 April 2021 dengan salah satu petugas perpustakaan Desa Balecatur untuk perpustakaan desa ini masih dibatasi pengunjungnya dikarenakan ada pandemi Covid-19, dari pihak perpustakaan desa sendiri juga menjalankan perpustakaan keliling yang masih ditujukan untuk PAUD dan TK. Hal ini dikarenakan perpustakaan keliling tersebut lebih fokus pada masyarakat pra sekolah.
Perpustakaan Desa Balecatur ini memiliki tiga orang pegawai perpustakaan, keadaan ruangan perpustakaan ini untuk buku-bukunya sudah tertata dengan rapi sesuai dengan nomor klasifikasinya dan juga sudah menggunakan Senayan Library Management System (SLiMS). Alasan peneliti memilih perpustakaan di Desa Balecatur karena pada saat ini perpustakaan desa belum dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat desa sekitar seperti masih sepinya pengunjung dan tidak banyak masyarakat yang meminjam koleksi, padahal di tahun 2019 perpustakaan Desa Balecatur ini pernah mendapat peringkat pertama pada kejuaraan lomba perpustakaan desa tingkat nasional.
Berdasarkan latar belakang tersebut yang didorong rasa ketertarikan peneliti, untuk itu peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul “Dampak Perpustakaan Desa dalam Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia di Desa Balecatur Kecamatan Gamping Kabupaten Sleman Yogyakarta”.
7
1.2 Rumusan Masalah
Dari penjelasan latar belakang yang sudah di paparkan di atas maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah:
1. Bagaimanakah dampak perpustakaan desa dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Desa Balecatur kecamatan Gamping kabupaten Sleman Yogyakarta?
2. Bagaimanakah hambatan yang dihadapi perpustakaan Desa Balecatur dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Desa Balecatur Kecamatan Gamping Kabupaten Sleman Yogyakarta?
1.3 Fokus Penelitian
Penelitian ini difokuskan terhadap dampak yang dilakukan oleh perpustakaan Desa Balecatur dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia masyarakat Desa Balecatur.
1.4 Tujuan Penelitian
Berdasarkan rumusan masalah di atas, maka tujuan yang akan dicapai dalam penelitian ini adalah:
1. Untuk mengetahui bagaimana dampak perpustakaan desa dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Desa Balecatur kecamatan Gamping kabupaten Sleman Yogyakarta.
2. Untuk mengetahui hambatan yang dihadapi perpustakaan Desa Balecatur dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
8
1.5 Manfaat Penelitian
Adapun manfaat dari penelitian ini adalah:
1.5.1 Manfaat Teoritis
Secara teoritis hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi perkembangan ilmu pengetahuan, khususnya dalam bidang perpustakaan desa.
1.5.2 Manfaat Praktis
1. Sebagai masukan untuk perpustakaan Desa Balecatur supaya bisa semakin meningkatkan dan mengembangkan sumber daya manusia di Desa Balecatur.
2. Berguna sebagai proses belajar dan memperluas pengetahuan yang dapat bermanfaat bagi peneliti.
3. Sebagai bahan referensi untuk penelitian selanjutnya.
1.6 Sistematika Pembahasan
BAB I Pendahuluan. Berisi tentang latar belakang, rumusan masalah, fokus penelitian, tujuan dan manfaat penelitian, serta sistematika pembahasan.
BAB II Tinjauan Pustaka dan Landasan Teori. Pada bab ini berupa tinjauan pustaka yang berisi beberapa penelitian orang lain yang terdahulu yang berupa skripsi.
Sedangkan pada landasan teori berisi teori yang berkaitan dengan peranan perpustakaan desa dalam meningkatkan sumber daya manusia.
BAB III Metode Penelitian. Pada bab ini berisi jenis penelitian, metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini, tempat dan waktu penelitian, subjek dan
9
objek penelitian, instrumen penelitian, metode pengumpulan data, sumber data, informan penelitian, dan analisis data.
BAB IV Gambaran Umum dan Pembahasan. Pada bab ini berisi gambaran umum tempat penelitian, pembahasan dan hasil dari penelitian.
BAB V Penutup. Pada bab ini berisi kesimpulan dari pembahasan dan hasil penelitian serta saran.
66
BAB V PENUTUP
5.1 Kesimpulan
Dampak perpustakaan desa dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Desa Balecatur terdapat tiga aspek di dalamnya yaitu aspek pengetahuan, keterampilan dan budaya baca. Dampak perpustakaan desa dalam aspek pengetahuan yaitu kegiatan pelatihan kepenulisan untuk ibu -ibu anggota perpustakaan, layanan kunjungan bagi siswa-siswi TK & PAUD, dan perpustakaan keliling. Aspek keterampilan meliputi kegiatan sekolah kamis yaitu kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap hari kamis yang berupa pelatihan membuat kerajinan dan memasak, selain itu ada juga pelatihan pemasaran secara online mulai dari pembuatan akun, penggunaan hingga pemasaran dan promosi produk. Peranan perpustakaan desa dalam meningkatkan minat baca melalui perpustakaan inklusi sosial yang berfokus pada pemberdayaan perempuan, selain itu perpustakaan desa sudah memiliki 6 pojok baca yang tersebar di wilayah Balecatur untuk mendukung
“Desa Mandiri Gemar Membaca”.
Perpustakaan Desa Balecatur dalam meningkatkan sumber daya manusia memiliki beberapa hambatan yaitu:
1. Koleksi yang tersedia kurang up to date
2. Masyarakat kurang menguasai teknologi informasi 3. Sumber daya manusia yang terbatas
4. Ruangan yang belum memadai
67
5.2
SaranBerdasarkan pengamatan, penemuan dan kesimpulan di atas maka saran yang dapat peneliti rekomendasikan dalam penelitian ini antara lain:
1. Perpustakaan Desa Balecatur menambah koleksi yang baru dan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.
2. Melakukan pengenalan dan pelatihan terkait penggunaan teknologi informasi agar masyarakat Balecatur lebih maju dan bisa mengikuti zaman.
3. Mengikuti pelatihan tentang sistem informasi perpustakaan.
4. Memperluas dan menambah pojok baca di wilayah Balecatur.
68
DAFTAR PUSTAKA
Al-Azhar, Hanif. 2014. “Peran Perpustakaan Arum terhadap Peningkatan Minat Baca Masyarakat di Desa Banjararum Kecamatan Kalibawang Kabupaten Kulon Progo DIY” (Skripsi). Yogyakarta: Fakultas Adab dan Ilmu Budaya UIN Sunan Kalijaga.
Anwar, D. (2003). Kamus Lengkap Bahasa Indonesia. Surabaya: Amelia.
Arif, H. (2009). Pengertian Tentang Dampak. Bandung: Alfabeta.
Arikunto, S. (2006). Prosedur Penelitian, Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta:
Rinaeka Cipta.
Bakhtiyar & Fahriyah. (2021). Empowerment of Village Library In Increasing Community Reading Interest as Implication of Decree of the minister of home & regional autonomy number 3 of 2001. International Journal of Multi Science, 1, 17-33.
Bungin, B. (2012). Analisis Data Penelitian Kualitatif. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Cristo, W. (2008). Pengertian Tentang Dampak. Bandung: Alfabeta.
Habibi, Risman. (2013). "Peranan Perpustakaan Desa dalam Memenuhi Kebutuhan Informasi Masyarakat Desa Baru Pasar 8 Kecamatan Hinai Kabupaten Langkat" (Skripsi). Medan. Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara.
Hadi, S. (2004). Metodologi Research Jilid 3. Yogyakarta: Andi.
Haryono, R. T. (2018). Menuju Sukses Tata Kelola Perpustakaan Desa.
Yogyakarta: Mitra Media.
Herdiansyah, H. (2012). Metode Penelitian Kualitatif untuk Ilmu-ilmu Sosial.
Jakarta: Salemba Humanika.
Heriyati, P. (2020). Village Library for Suistanable Community Empowerment Program Case: Village library at Tirtomoyo Village Pakis, Malang District, East Java. International Conference in Biospheric Harmony Advanced Research, 1-10. doi:10.1088/1755-1315/729/1/012138
Lasa HS. (2017). Manajemen Sumber Daya Manusia Perpustakaan. Yogyakarta:
Penerbit Ombak.
Mannan & Anugrah. (2020). Village Library Capacity Building for Community Empowerment : A Case Study in East Java, Indonesia. Library Philosophy and Practice, 1-13.
69
Moleong, L. J. (2006). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosada Karya.
Nawawi, H. (2003). Perencanaan Sumber Daya Manusia. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.
Nazir, M. (2014). Metode Penelitian. Bogor: Ghalia Indonesia.
Riduwan. (2010). Metode Penelitian. Bandung: CV Alfa Beta.
Sayuti, H. (2000). Manajemen Sumber Daya Manusia: Pendekatan Non Sekuler.
Surakarta: Muhammadiyah University Press.
Shofiyyah, Lina. (2017). "Peran Perpustakaan Desa Widodomartani Terhadap Pendidikan Nonformal Masyarakat Kecamatan Ngemplak Kabupaten Sleman Yogyakarta" (Skripsi). Yogyakarta. Fakultas Adab dan Ilmu Budaya UIN Sunan Kalijaga.
Sugiyono. (2007). Metode Penelitian Kuantitatif,Kualitatif dan R&D. Bandung:
Alfabeta.
Sugiyono. (2009). Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. Bandung: CV Alfa Beta.
Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. Bandung: CV Alfa Beta.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Supriyanto. (2006). Aksentuasi Perpustakaan dan Pustakawan. Jakarta: Sagung Seto.
Sutarno, N. (2008). Membina Perpustakaan Desa. Jakarta: Sagung Seto.
Sutarno, N.S. (2006). Manajemen Perpustakaan: suatu pendekatan praktik.
Jakarta: Sagung Seto.
Sutarno, N.S. (2006). Perpustakaan dan Masyarakat. Jakarta: Sagung Seto.
Suwarno, W. (2016). Mengembangkan SDM Perpustakaan dalam Rangka Menuju World Class University. LIBRARIA : Jurnal Perpustakaan, 1. Diambil kembali dari
http://journal.stainkudus.ac.id/index.php/Libraria/article/view/1241 Undang-Undang Nomor 43 tahun 2007 tentang Perpustakaan.