GEOTEKNIK JALAN PRODI MSTT
Oleh :
Agus Darmawan Adi (Ir.,ST.,M.Sc.,Ph.D.,IPU)
Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada
GEOTEKNIK
TUJUAN : Mempelajari sifat-sifat tanah dan penggunaan ➔ aspek Teknik Sipil.
Contoh :
Fondasi : ➔ kapasitas dukung
➔ penurunan bangunan
Dinding penahan tanah
➔ tekanan tanah aktif dan pasif
Bahan badan jalan, bendungan, tanggul dsb
➔ kekuatan, daya dukung
➔ rembesan-terkait air
Tanah/Soil : Kumpulan partikel mineral
➔tanpa/sedikit ikatan sementasi
➔hasil pelapukan batuan (rock).
Residual Soil : Batuan lapuk
➔tempat tetap Transported Soil : Batuan lapuk
➔diangkut
➔diendapkan ditempat lain Media : gravitasi, angin, air atau es
Ukuran dan bentuk butiran
➔jarak dan
media pengangkut.
Lan d
Igneous Rocks Earth
movements
Erosio n
Sedimentary Rocks
Metamorphic Rocks
Sea Atmospher e
Magm
a Meltin
g
Metamorphis m
Lithification Depositio
n Weatherin
g Transport
Cycle of Geology
Period/system Era Age
M.y. Events
Holocene = Recent Quaternary Pleistocene
1.6 Homo sapiens evolves
Pliocene Early Homo evolutions
Miocene
Oligocene Tertiary
Eocene Early Horses
Palaeocene
Cretaceous 65 Extinction of dinosaurs
Flowering plants evolve Early birds & mammals
Jurassic Mesozoic
Triassic Permian 245
Carboniferous Pennsylvanian Early reptiles
Mississippian
Devonian Paleozoic Early forests, trees
Silurian Land plants
Ordovician Primitif fish
Cambrian
Precambrian 570
(origin of the earth) 4600
Perubahan muka air laut di era quaternary : - Pleistocene
=========➔ glaciation
- Holocene (sekitar 20.000 BP) Fluktuasi muka air laut
- masa interglacial : 60-75 m di atas m.a. laut sekarang
- akhir tahap glaciation : 137 m di bawah m.a.l.
sekarang (sekitar 20.000 BP)
- m.a.l. naik tajam s/d sekitar 6000 BP
➔relatif konstan
- di 3000 th terakhir m.a.l. naik sampai
sekarang
PROSES PELAPUKAN
Fisik ➔ Erosi air/es/angin
➔ Hancur ➔ kembang susut batuan
Tanah ➔ Sifat/komposisi = batuan asal ➔ berbutir kasar, tanpa lekatan antar butir (pasir, kerikil)
Kimiawi : batuan ➔ perubahan mineral
➔ bereaksi dengan air yang asam/basa, oksigen atau Co2 .
Tanah ➔ formasi ➔ kelompok partikel kristal dengan < 0.002 mm ➔ mineral lempung
➔ kebanyakan berupa lempengan (kaolin, illite, montmorillonite)
Klasifikasi :
➔Ukuran butir
➔Ukuran butir dan sifat plastis
lempung < 0.075 mm ➔ plastis/punya lekatan
lanau < 0.075 mm ➔ non plastis/tak punya lekatan
Jenis B.S.
(Ø mm)
ASTM (Ø mm)
KELOMPOK BUTIR Clay (lempung
Silt (lanau
< 0.002 0.002-0.06
< 0.002 0.002-0.075
HALUS
Sand (pasir) Gravel (kerikil) Cobbles
Boulder
0.06 - 2 2 - 60 60 – 200
> 200
0.075 – 4.75 4.75 – 75
75 – 300
> 300
KASAR
Tanah di alam ➔ tercampur
➔ Silty CLAY (LEMPUNG berlanau)
➔ Clayey SAND (PASIR berlempung) dsb.
Lempung ➔ sifat dominan
Tanah organik ➔ pelapukan tananam/ hewan ➔ lunak, kompresibel, proses pelapukan terus berlangsung
➔Tak baik untuk dasar fondasi atau bahan tanggul/bendungan/jalan/urugan
Sifat umum dan klasifikasi tanah :
➔nama tanah, ➔ kadar air, berat volume, berat jenis, ukuran butir & distribusi, batas cair & plastis,
porositas, kejenuhan
Sifat mekanis ➔ kuat geser :
- gesekan ➔ sudut gesek dalam () - kohesi ➔ c
- CBR, E, k ➔ aplikasi praktis Sifat lain :
- kompresibilitas ➔ penurunan - permeabilitas ➔ rembesan
Kebaikan tanah ➔ tergantung fungsi
➔ Umum : semakin padat → semakin baik
➔ Fungsi :
Bendungan → lempung baik Drainasi → pasir baik
Jalan ➔ tanah campuran lebih baik (kasar)
➔Tanah campuran lebih baik dari tanah sejenis Kelemahan :
lempung ➔ kembang susut pasir ➔ mudah tererosi
lanau ➔ mudah terkikis, sukar dipadatkan, dan c kecil.
Phase penyusun tanah
udara
air
padat Va
Vw Vv
Vs V
Ma = 0
Ms
Mw M(Mb)
udara
air
padat e
1
0 w.Gs.w
Tanah :➔padat/butir
➔rongga (void) ➔ udara/gas
➔ air
Tanah jenuh air ➔ seluruh rongga ➔ air Vv = Vw, Va = 0
Tanah kering ➔ Seluruh rongga ➔ gas/ udara : Va = Vv, Vw = 0 ➔ Mw = 0
➔ M = Ms = Md
Tanah di alam ➔ basah, Vv = Va + Vw
➔ Mb = Mw + Ms
Kadar air (water content, moisture content), w : rasio dari massa air dalam tanah terhadap massa padat w (%) = Mw/Ms x 100
w (%) = (Mb – Md)/Md x 100
Derajat kejenuhan (degree of saturation), Sr
Sr = Vw/Vv ➔ 0 – 1 atau 0 – 100%
Angka pori (void ratio), e e = Vv/Vs
e besar ➔ tak padat, e kecil ➔padat Porositas (porosity), n
n (%) = Vv/V x 100
➔ e = n/(1-n) n = e/(1+e) Specific volume (v) ➔ dianggap Vs = 1
v = 1 + e
Kandungan udara (air content), A A = Va/V
Kepadatan tanah (bulk density) ρb, ρ
ρb = Mb/V ➔satuan Mg/m3 (t/m3 lama)
V : - dipotong ➔kubus/balok➔dihitung
- dicetak ➔ring/tabung➔diukur/hitung - dimasukan air raksa (Hg)
V = Massa Hg yang didesak/13.6 Mb ➔ ditimbang
Specific gravity, Gs ➔ berat jenis
Gs = Ms/(Vs. ρw) = ρs/ ρw ➔tanpa satuan Penentuan di lab ➔ piknometer 50 mL
Hubungan unsur-unsur :
Sr = w.Gs/ejenuh air : Sr =1 ➔ e = wsat.Gs A = (e-w.Gs)/(1+e) = n(1-Sr)
kering 1
1
) (
1
) . (
1
) 1
(
e G
air jenuh
e e G
e e Sr G
e w G
w s d
w s
sat
w s
w s
= +
+
= +
+
= + +
= +
Berat satuan/volume,
(basah)
= W/V = Mb.g/V
e e S G
e w
G
s w s r w+
= + +
= +
1
) . (
) 1
(
) 1
(
Tanah jenuh air (sat), tanah kering (d)
Tanah terendam air (jenuh) ➔ berat satuan terapung (’) = berat volume efektif ➔ pengaruh tekanan keatas
w sat
w s
w w
s
e G e
G
−
=
+
= − +
= − '
1
1 1
' .
Tanah berbutir kasar ➔ relative density (Dr)
1 0
min max
max
−
−
= −
e e
e
D
re
emax : e
➔tanah paling tak padat emin : e
➔tanah paling padat
e : e
➔tanah yang ditinjau
Relative density, % Deposit state 0 - 15 Very loose
15 - 50 Loose
50 - 70 Medium
70 - 85 Dense
85 - 100 Very dense
TERIMA KASIH