• Tidak ada hasil yang ditemukan

Tips Safety Riding untuk Pengendara Motor

N/A
N/A
suryo saputro

Academic year: 2024

Membagikan "Tips Safety Riding untuk Pengendara Motor"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

Keselamatan adalah hal utama yang kerap kali diabaikan oleh banyak pengguna kendaraan. Hal pertama yang dipikirkan adalah sampai di tujuan dengan cepat dan selamat. Tapi lupa menjaga keselamatan selama di

perjalanan. Safety riding seharusnya menjadi panduan bagi pengendara.

Penting bagi pengendara sepeda motor untuk safety riding sebelum

melakukan perjalanan, guna menjaga keselamatan. Berdasar portal resmi Sumatera Barat di situs sumbarprov.go.id, berikut tips safety riding untuk pengendara motor sebelum melakukan perjalanan.

1. Sebelum melakukan perjalanan, cek terlebih dahulu kondisi kendaraan yang akan dipakai. Bagian-bagian yang mesti dilakukan pengecekan yaitu: bensin, oli, rantai, ban, lampu, baterai atau aki, baut mur, kaca spion, kopling dan rem.

1. Pastikan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) selalu dibawa sebagai bukti kendaraan yang dipakai legal.

2. Selalu membawa Surat Izin Mengemudi (SIM) sebagai bukti telah legal mengendarai kendaraan.

3. Gunakan helm standar, kaca helm harus bersih, helm bisa full face atau half face.

4. Gunakan sarung tangan yang mudah menyerap keringat serta tidak licin saat memegang handle motor, lebih baik lagi bila dilengkapi bahan keras dibagian depan tangan.

5. Pakai jaket yang mampu melindungi seluruh bagian tubuh baik dari terpaan angin maupun saat terjadi benturan, baik kecil maupun besar,

(3)

bila perlu pakai rompi khusus. Pertimbangkan juga ventilasi yang baik agar jaket nyaman digunakan.

6. Jika berkendara dalam keadaan gelap, ada baiknya menggunakan jaket atau rompi dengan warna fluorecent.

7. Gunakan jas hujan yang terpisah (atasan dan celana) dengan bahan yang tidak gampang sobek dan tidak tembus air.

8. Pakai sepatu yang nyaman serta aman bagi seluruh lapisan kaki.

Minimal menutupi daerah mata kaki. Jangan biasakan menggunakan sandal saat berkendara.

9. Mentaati rambu-rambu dan lampu pengatur lalu-lintas. Menjaga etika dan kewaspadaan saat berkendara. Dan yang paling penting adalah membiasakan diri sendiri menerapkan prosedur standar keamanan dan keselamatan berkendara di jalan raya. Hal ini dibutuhkan untuk

mengurangi angka kecelakaan.

(4)

Referensi

Dokumen terkait

Tujuan pengangkatan topik makalah ini adalah untuk merancang komunikasi visual dengan media kampanye yang efektif tentang aman berkendara sepeda motor bagi kaum wanita.. 1.4

Perilaku safety riding yang kurang baik pada mahasiswa kesehatan masyarakat antara lain tidak mempunyai SIM C saat mengendarai sepeda motor, awal usia mengendarai

Telah kami setujui untuk dipertahankan di hadapan Tim Penguji Skripsi Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah

Perilaku safety riding yang kurang baik pada mahasiswa kesehatan masyarakat antara lain tidak mempunyai SIM C saat mengendarai sepeda motor, awal usia mengendarai

More and more these days, riders of all terrain vehicles (ATVs) are becoming injured or even killed when their ATV wrecks, enforcing the need for safe operating procedures. This

Melalui perancangan buku digital panduan perjalanan wisata pengendara sepeda motor di Pulau Madura ini ingin bertujuan untuk memudahkan anak muda yang ingin

Perilaku safety riding yang kurang baik pada mahasiswa kesehatan masyarakat antara lain tidak mempunyai SIM C saat mengendarai sepeda motor, awal usia mengendarai

Dokumen ini membahas tentang pengalaman dan peluang yang terkait dengan manajemen diri, komunikasi, dan kepemimpinan di tempat