PAR 4
NAMA : ARIOS ARDIH KAUSE
NIM : 1906090028
DATA DAN ANALISA
DATA EKSISTING
• lokasi berada pada Jl. Piet. A Tallo, Oesapa barat, kelapa lima, kota kupanhg, NTT
keliling 580 m luas 17,000 m2 Lokasi berupa lahan kosong dengan keadaan
di tengah pemukiman ramai
LUASAN :
BATASAN SITE
❑UTARA : Berbatasan dengan jalan utama(JL piet a tallo)
❑TIMUR : Berbatasan dengan jalan lingkungan ,pemukiman warga, dan kali
❑BARAT : Berbatasan dengan kantor dan jalan utama.
❑SELATAN : Berbatasan dengan pabrik sandal dan pemukiman warga.
AKSES ATAU PENCAPAIAN
Lokasi perancangan tepat berada diantara melalui jl. Piet A. Tallo (utara) & jl. Bund PU (barat).
Pencapaian menuju site dapat melalui jl. Piet A. Tallo (utara), dan bisa juga dicapai melalui jl.
Bund PU (barat)
• TAUTAN LOKASI:
• Potensi bangunan disekitar lokasi yang mempengaruhi tapak dikelilingi pemukiman warga serta beberapa fasilitas yang dapat mempengaruhi diantaranya :
- Poltekes Kemenkes Kupang (+- 486 m kearah timur ) - RSS Oesapa (> 1 km kearah timur laut)
- SD Negeri TDM (+- 400 m kearah tenggara) - Gereja & Masjid(+- 350 m kearah selatan) - Rs. Leona (> 1 km kearah selatan).
- Stikom Uyelindo, Univ Citra Bangsa, & Univ Muhammadyah Kupang (> 1 km ke arah barat daya) - Hotel Amaris (+- 30 m kearah barat)
- Hypermart (+- 120 m ke arah barat) - Rs. Kartini ( > 500 m ke arah barat )
- Monumen Tirosa (+- 100 m kearah Barat laut)
- Dinkes Kot. Kupang (+- 400 m ke arah utara)
✓ Alternatif :
• Memilih pondasi sesuai dengan ketinggian lantai dan menyesuaikan dengan kondisi tanah yang baik.
• Menimbun topografi yang lebih rendah agar desain dibangun diatas tanah yang rata
TOPOGRAFI
• Jenis tanah pada lokasi site yaitu tanah keras dan berbatu
• Kontur memiliki kemiringan tanah pada lokasi atau bergelombang
VEGETASI :
Vegetasi yang terdapat didalam lokasi perancangan antara lain :
Pohon Pohon Tuak
Pohon bidara Pohon bidara Pohon bidara
• Menghilangkan semua vegetasi yang ada didalam site yang mengganggu desain dan akan diganti baru dan ditata dengan rapi sesuai konsep.
✓ Alternatif :
KLIMATOLOGI
MATAHARI
Matahari terbit dari timur dan terbenam dibarat.
•Matahari pagi akan panas pada pukul 08.00 sampai
dengan pukul 15.00
•Kondisi site yang terbuka, dengan tidak adanya
bangunan – bangunan besar membuat Paparan
sinar matahari pada site secara langsung dan
merata pada site.
• ALTERNATIF
• Untuk area yang terkenah sinar matahari dilakukan dengan menanam pohon berdaun lebat sebagai vegetasi peneduh dan juga filtrasi bagi panas matahari kesite
• Untuk area yang terkenah panas matahari pada site akan
dibuat pagar atau dinding disekitar site untuk menghalau
panas sinar matahari yang masuk pada site.
KLIMATOLOGI
ARAH ANGIN
• Arah angin bergerak dari 3 arah setiap tahunnya, yaitu Utara, Timur, dan Tenggara.
Pada saat ini Angin bertiup dari timur ke barat site dengan kecepatan 33 km/jam.
• Angin laut bergerak dari arah utara menuju ke selatan.
• Pada lokasi curah hujanya rata-rata perbulan paling tinggi hanya mencapai 368,3 mm di bulan februari
CURAH HUJAN
• Pada lokasi curah hujanya rata-rata perbulan paling tinggi hanya mencapai 368,3 mm di bulan februari.
• ALTERNATIF
• Untuk mengatasi masalah pada site dengan cara menanam vegetasi pada site agar dapat menghalangi atau menghalau asap kendaraan, debu dan juga kotoran yang terbawa oleh angin dari luar site.
• Menempatkan bangunan di site pada arah yang
membelakangi arah arus angin yang kencang
agar dapat meminimalisir kotoran dan juga
debu dari asap kendaraan.
• Kebisingan
❑ Analisis
• Letak lokasi site dekat dengan jalan utama dan bangunan sekitar sehingga lokasi site memiliki kebisingan yang relative tinggi.
Selatan
Kebisingan sedang, yang berasal dari gedung pabrik.
❑ Alternatif
• Membuat pagar dan dinding yang tinggi untuk mengurangi
kebisingan dari lokasi sekitar site dan suara kendaraan dari jalan utama.
• Untuk mengatasi dan menghalangi kebisingan pada site dan lokasi sekitar maka akan dilakukakn vegetasi dalam site dan juga penggunaan buffer.
Timur
Kebisingan sedang, yang berasal dari jalan lingkungan.
dari aktivitas Barat
Tingakat kebingan tinggi yang berasal manusia dan kendaraan
Barat
Tingakat kebingan tinggi yang berasal dari aktivitas manusia dan kendaraan