Definisi Syariah Dalam Desain Real Estate
Real Estate Syariah/Perumahan Syariah adalah perumahan yang menerapkan nilai- nilai Islam yaitu habluminallah, hablumminannas, dan hablumminal alamiin dengan tujuan agar dapat beribadah dan bertaqwa kepada Allah.
Nilai Islam tersebut (Utaberta, 2011) dapat diimplementasikan dalam pemikiran isalam dan diterapkan pada kondisi kontemporer dalam beberapa prinsip yaitu :
1. Prinsip mengingat kepada Allah dengan memperlihatkan kebesaran alam sebagai ciptaan Allah dan mengintegrasikan alam dengan bangunan.
2. Pengingat akan ibadah dan perjuangan, dalam konteks ibadah mahdhoh dan ghoiru mahdhoh/muamalah. Terlihat pada masjid, tidak hanya sebagai tempat ritual ibadah saja, akan tetapi untuk kegiatan ukhuwah dan silaturahmi seperti olah raga, pendidikan, diskusi dll.
3. Prinsip pengingat akan kematian, diwujudkan dalam bentuk makam yang mudah diakses dan dilihat atau diberi penanda sebagai makam.
4. Prinsip kerendahan hati, yang diimplikasikan dengan meletakkan dan menyusun massa bangunan secara kontekstual dengan lingkungan.
5. Wakaf dan kesejahteraan publik, yang diimplementasikan dalam ruang publik dan ruang sosial.
6. Toleransi kultural, yang diterapkan dengan adanya toleransi dan kerjasama dengan semua umat manusia dari segala latar belakangnya yang beragam.
7. Prinsip tentang keterbukaan kepada masyarakat. Termasuk kewajiban untuk menghindari hal-hal yang dapat mengganggu dan mengancam keselamatan umum Aspek dalam perumahan syariah berdasarkan nilai Islam ada pada tiga prinsip yaitu, desain properti, pengembangan properti, dan transaksi keuangan. Pada umumnya pengembang perumahan syariah menekankan penerapannya hanya pada proses transaksi saja.
Pendiri Developer Property Syariah, Rosyid Aziz menyatakan bahwa perbedaan prinsip antara properti syariah dengan properti konvensional terletak pada akad yang sesuai dengan tuntunan syariah, bukan kerena desain mempunyai bentuk dan ciri-ciri arsitektur islam ataupun fasilitas yang dapat mewadahi aktivitas ibadah umat Islam (masjid, pesantren dll)
Konteks Syariah yang Dapat Digunakan / Diterapkan dalam Desain Arsitektur
Perkembangan dan pembangunan Real Estate di kota kota semakin berkembang dengan pesat, begitu pula dengan konsep konsep yang terdapat pada Real Estate Syariah sebagai jalan keluar bagi umat muslim yang ingin membangun dan memiki rumah yang sesuai dengan syariah, seperti halnya yang tedapat di dalam Alquran, Allah SWT telah berfirman, "Dan Allah menjadikan bagimu rumah-rumahmu sebagai tempat tinggal." (QS an-Nahl: 80). Hal tersebut menunjukkan bahwa terdapat beberapa prinsip dalam kegiatan membangun rumah tinggal di dalam Islam. Membangun pada dasarnya adalah melakukan pengaturan baik pengaturan sosial, teknik, ekonomi, dan psikologis. Dengan terjadinya perubahan-perubahan besar dalam hubungan antara masyarakat dengan lingkungan, konsep dalam membangun menjadi hal yang sangat penting, seperti halnya konteks syariah seperti apa, yang dapat diterapkan dalam dasar membangun dan merancang pada Desain Arsitektur.
Konteks konsep syariah yang dapat di terapkan dalam desain Aspek Tatanan Ketentuan Tatanan Konsep Real Estate Syariah 1. Penataan Ruang a. Konsep Orientasi Masjid
b. Konsep Keseimbangan c. Konsep Hijab pada Fasum 2. Fasilitas dan
utilitas
a. bangunan Ibadah di Pusat dan lingkungan b. Sumber air yang lancar
c. Saluran air hujan
d. Saluran air kotor tertutup
3. Ekonomi a. Pasar
b. Industri dan Pertanian di luar 4. Sosial dan Budaya a. Konsep menghargai tetangga
b. Pendekatan neigborhood 40 KK c. Konsep silahturahmi dan hijab
Sumber : PENERAPAN KONSEP KOTA ISLAMI DAN PENGARUHNYA TERHADAP SOSIAL BUDAYA MASYARAKAT ,PRIYOTO
Konsep yang filosofis secara syariah dapat dikaitkan dengan konsep konsep dasar peracangan yang memenuhi aspek aspek keislaman yang dapat di junjung, seperti hal nya penerapan Konsep Orientasi Masjid, yang di maksudkan menjadikan Masjid sebagai pusat orientasi untuk skala lingkungan atau pemukiman yang mana di barengi dengan area komersial, pendidikan dan lainnya yang diatur dengan lingkup pelayanan yang memadai.Konteks desain arsitekur Real Estate Syariah dengan aspek orientasi masjid juga
dapat di maksudkan seperti, dalam mendesain dan membangun lingkungan tepat tinggal di utamakan yang dekat dengan masjid, “Hal ini dimaksudkan agar memudahkan baginya untuk menunaikan salat berjamaah dan ibadah yang lainnya di Masjid. Walaupun yang lebih utama adalah jauh dari Masjid, karena setiap langkahnya akan dihitung pahala. Tapi, karena mengingat lemahnya iman pada umat Islam dan pengaruh lingkungan yang banyak sekali kemaksiatan pada zaman sekarang, dekat dengan Masjid lebih utama untuk menjaga diri dan keimanan seseorang. Wallahu a’lam bisshawab,” Ustad Ghozali.MA , Jakarta, Rabu (16/03).Dan masih banyak lagi konsep konsep filosofis lain yang dapat di terapkan pada desain arsitektur Real Estate syariah seperti hal nya Konsep yang menekankan tentang sosial budaya seperti pendapat Ulama Syafi’iyah dan Hambali tentang yang menjadi tetangga adalah 40 rumah dari segala arah (depan, belakang, kanan dan kiri). Mereka berdalil dengan hadits, “Hak tetangga adalah 40 rumah seperti ini dan seperti itu.” Ulama Malikiyah berpendapat bahwa disebut tetangga jika berdempatan dilihat dari berbagai penjuru atau antar rumah itu hanya dipisah jalan sempit, bukan dipisah pasar besar atau sungai lebar yang melintang. Begitu pula disebut tetangga kalau dikumpulkan oleh satu masjid atau berada di antara dua masjid yang berdekatan. Bisa jadi pula disebut tetangga dengan patokan ‘urf (anggapan masyarakat) walau tidak memakai batasan tadi. Imam Abu Hanifah berpendapat bahwa disebut tetangga jika berdampingan atau menempel. Sedangkan ulama Hanafiyah lainnya yaitu Abu Yusuf dan Muhammad berpendapat bahwa tetangga itu yang berdampingan dan yang disatukan oleh masjid. Definisi terakhir ini adalah definisi syar’i dan definisi menurut penilaian masyarakat (‘urf). (Al-Mawsu’ah Al-Fiqhiyyah, 16:216-217) Ringkasnya, tetangga adalah siapa saja yang berdampingan dan dekat dengan rumah kita, yang mana membangun lingkungan perumahan yang baik dengan Konsep desain arsitektur yang di terapkan pada Real Estated syariah dapat memudahkan kehidupan kita sebagai umat muslim.
Dalam membangun selain Konsep, Space Programing juga termasuk aspek yang perlu diperhatikan. Penataan ruang perlu dipahami terlebih dahulu maksud dan fungsi rumah seperti apa yang termasuk di dalam bersyariah, berdasarkan firman Allah Ta’ala yang artinya :”Allah menjadikan untuk kamu rumah-rumah kamu sebagai tempat ketenangan.”
(QS. An-Nahl: 80). Dari definisi tersebut terlihat bahwa fungsi rumah salah satunya adalah untuk berlindung danmencari ketenangan baik raga dan batin. Disamping itu, Almulla Hwaish juga mengemukakan fungsi lainnya yaitu sebagai tempat untuk berekspresi dan memperkuat hubungan keluarga. Nabi Muhammad mengatakan bahwa rumah adalah tempat
terbaik di dunia. Nabi bahkan dalam salah satu hadits menyatakan bahwa rumah termasuk dalam 4 pilar kebahagiaan atau sumber kebahagiaan didunia (Ibn Hibban, t.t.). Berkaitan dengan fungsi rumah, sebagai tempat tinggal seperti disebut di atas, Arifin Ilham memaparkan beberpa fungsi rumah menurut ajaran Islam, yaitu (Arifin Ilham, 2014): 1. Al- musholla, ini berarti rumah berfungsi sebagai tempat ibadah 2. Al-madrasah, rumah sebagi tempat untuk mendidik anak dan anggota keluarga 3. Al-junnah, rumah berfungsi sebagai penjaga (benteng) untuk melindungi keluarga dari bahaya penyakit dan kerusakan sosial. 4.
Al-maskanah, rumah sebagai tempat relaksasi atau mengistirahatkan badan dan fikiran 5. Al- maulud, berarti tempat untuk memperbanyak keturunan 6. Al-markaz, bearti rumah berfungsi sebagai pusat kosentrasi untuk mempersiapkan generasi yang tangguh 7. Al-mahya-us sunnah, berkaitan dengan fungsi rumah sebagai tempat untuk menghidupkan amal sunah Rasulullah, seperti cara makan, minum, adab hubungan suami istri, dan sebagainya. 8. Al- marham, berarti tempat untuk memuliakan dan berinteraksi sosial dengan tetangga, sahabat dan sesame. Dengan demikian perancangan desain Real Estate syariah seharusnya adalah yang dapat menjalankan fungsi-fungsi tersebut Space programming dan implementasi arsitekturnya juga haruslah mendukung fungsi rumah tersebut. Dan yang lebih penting rumah tersebut dapat melayani semua kebutuhan fungsional semua penghuninya, seperti halnya penerapan penggunaan fungsi hijab dalam membangun dan juga cocok dengan gaya hidup dan budaya - budaya Islamiyah.
Dalam segi penerapan desain arsitektur yang Islami juga perlu memperhatikan terkait ornamentasi, kriteria rumah idaman yang pertama menurut Islam adalah menghindarkan dari sifat bermegah-megahan. Misalnya, membangun rumah layaknya istana dengan segala perhiasan dan keindahannya yang sangat mewah. Seorang muslim telah dianjurkan untuk membangun rumah yang sederhana dan secukupnya, sebagaimana difirmankan Tuhan dalam (QS At Takaatsur ayat 1-8.) tidak boleh memasukkan desain yang menyerupai makhluk hidup seperti patung dan memelihara anjing, hendaknya memilih ornament geometri atau floral. Serta bangunan di harapkan dapat mempunyai tampilan bentuk yang bagus namun tetap fungsional Seperti yang dicontohkan oleh setiap ciptaan Allah di muka bumi yang mengandung keindahan sekaligus kemanfaatan, seperti dinyatakan di dalam Surat Shaad Ayat 27, “Dan Kami tidak menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada antara keduanya tanpa hikmah...”.
Daftar Pustaka
Sahid, Mohammad Indraswara dkk “Mencari Penerepan Nilai-nilai Islam Pada Fasilitas Perumahan Syariah Di Kota Semarang” jurnal Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Semarang – Indonesia
https://media.neliti.com/media/publications/516046-none-c47896cd.pdf
Munichy Bachroon Edrees, “Konsep Arsitektur Islami Sebagai Solusi Dalam Perancangan Arsitektur” Journal of Islamic Architecture Volume 1 Issue 1 June 2010 , Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta – Indonesia https://media.neliti.com/media/publications/71428-ID-konsep-arsitektur-islami-sebagai- solusi.pdf
Priyoto, “Penerapan Konsep Kota Islami dan Pengaruhnya Terhadap Sosial Budaya Masyarakat ” Kasus: Perumahan REWWIN, Waru Program Studi Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik UNTAG Surabaya -Indonesia
https://publikasiilmiah.ums.ac.id/bitstream/handle/11617/3527/15.%20Priyoto%20-
%20UNTAG.pdf;sequence=1
Khazanah: wawancara Aktual Bersama ustad Ghozali MA “ Bangun Rumah Sesuai Konsep dan Ajaran Islam” 17 Maret 2016, 02:02 Jakarta – Indonesia
https://aktual.com/bangun-rumah-sesuai-konsep-islam-ajaran-rasulullah-saw-3/
Budiyono Santoso, Kasui Siban dkk “ Pemenuhan Maqasid-al-Shari`ah dalam perumahan Islami: Studi pada perumahan Islami De Prima Malang “ Universits Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang – Indonesia
http://download.garuda.kemdikbud.go.id/article.php?
article=2961567&val=26382&title=Pemenuhan%20Maqasid-al-Shariah%20dalam
%20perumahan%20Islami%20Studi%20pada%20perumahan%20Islami%20De%20Prima
%20Malang
ALQUR’AN dan Hadist