PENDAHULUAN
Latar Belakang Masalah
Dalam hal ini kepala madrasah merupakan perseorangan sekolah yang memikul tanggung jawab penuh terhadap lembaga yang dipimpinnya. Peran kepala madrasah sangat penting bagaimana strategi yang diterapkan dapat meningkatkan sikap religius siswa.
Fokus Penelitian
Bagaimana strategi kepala madrasah dalam meningkatkan sikap religius siswa di Madrasah Aliyah Syafi'iyah Probolinggo. Bagaimana karakteristik kepala madrasah dalam meningkatkan sikap religius peserta didik di Madrasah Aliyah Syafi'iyah Probolinggo?
Tujuan Penelitian
Apa dampak strategi manajemen madrasah terhadap peningkatan sikap religius siswa di Madrasah Aliyah Syafi'iyah Probolinggo.
Manfaat Penelitian
Penelitian ini diharapkan mampu menambah pengetahuan dan pengetahuan yang mendalam, serta memberikan kontribusi yang besar terhadap keseimbangan sumber daya manusia khususnya peserta didik khususnya dalam strategi kepemimpinan madrasah untuk meningkatkan sikap keagamaan melalui program kegiatan. yang telah diselenggarakan. dari madrasah. Bagi lembaga Madrasah Aliyah Syafi’iyah : penelitian ini diharapkan mampu memberikan kontribusi positif dan dijadikan referensi untuk meningkatkan sikap keagamaan siswa.
Definisi Istilah
Bagi masyarakat : Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi seluruh masyarakat untuk lebih menyadari dan memantau keseimbangan dan perubahan sikap dan perilaku anak-anaknya. Sikap religius adalah beberapa tindakan atau nilai ajaran Islam yang diterapkan di lembaga pendidikan, yang didasarkan pada perilaku, tradisi, dan kebiasaan sehari-hari yang diterapkan oleh seluruh warga sekolah.
Sistematika Pembahasan
Strategi Kepala Madrasah Meningkatkan Sikap Keagamaan Siswa di Madrasah Aliyah Syafi'iyah Probolinggo. Hambatan Pimpinan Madrasah Dalam Meningkatkan Sikap Keagamaan Siswa di Madrasah Aliyah Syafi'iyah Probolinggo.
KAJIAN PUSTAKA
Penelitian Terdahulu
Dengan judul penelitian Strategi Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Sikap Beragama Siswa di MAN Kabupaten Aceih Seilatan. Persamaan penelitian ini adalah sama-sama menggunakan analisis kualitatif dengan membahas tentang strategi pimpinan madrasah dalam meningkatkan sikap religius siswa.
Kajian Teori
Strategi Kepemimpinan Madrasah Untuk Meningkatkan Sikap Religius Siswa di Madrasah Aliyah Syafi'iyah Probolinggo. Dampak strategi pengelolaan madrasah terhadap peningkatan sikap religius siswa di Madrasah Aliyah Syafi'iyah Probolinggo. Hal tersebut merupakan keinginan pimpinan madrasah untuk meningkatkan sikap keberagamaan siswa di Madrasah Aliyah Syafi’iyah Probolinggo.
Nama-nama Kepala Madrasah yang mengepalai Madrasah Aliyah Syafi'iyah Probolinggo adalah: Strategi Keteladanan Kepala Madrasah dalam Meningkatkan Sikap Keagamaan Siswa di Madrasah Aliyah Syafi'iyah Probolinggo. Dampak Strategi Kepala Madrasah Terhadap Peningkatan Sikap Religius Siswa Madrasah Aliyah Syafi'iyah Probolinggo.
Lingkungan sekolah juga dapat menjadi faktor penghambat pimpinan madrasah dalam meningkatkan sikap keagamaan siswa. Strategi kepala madrasah dalam meningkatkan sikap keagamaan peserta didik di Madresah Aliyah Syafi’iyah Probolinggo berdampak pada peserta didik dan juga seluruh warga sekolah seperti pendidik dan tenaga kependidikan. Apa saja kendala yang dihadapi kepala madrasah dalam meningkatkan sikap religius siswa Madrasah Aliyah Syafi’iyah Probolinggo.
METODE PENELITIAN
Analisis Data
Analisis data merupakan suatu proses mencari dan mengorganisasikan data yang diperoleh dari wawancara, catatan lapangan, dan bahan-bahan lainnya secara teratur dan sebaik-baiknya agar lebih mudah dipahami dan dikomunikasikan temuannya kepada orang lain. analisis dalam penelitian Kualitatif adalah proses pencarian dan pengorganisasian data yang diperoleh dari wawancara, observasi, dan dokumentasi secara tertib dengan cara menyusun data ke dalam tingkatan-tingkatan, kemudian menjelaskannya secara bagian-bagian, dan membuat suatu pedoman untuk menyusunnya dalam suatu pola, memilih mana yang paling penting dan mana yang akan dipelajari dan diambil kesimpulannya. Analisis data adalah proses pencarian dan pengujian data, pengumpulan dan interpretasi data yang terkumpul sehingga dapat menggambarkan dan menjelaskan fakta atau situasi sosial yang diteliti. Proses analisis data penelitian ini dilakukan sebelum memasuki lapangan, selama berada di lapangan, dan setelah keluar lapangan.
Namun analisis data dalam penelitian kualitatif menitikberatkan pada proses lapangan beserta pengumpulan datanya. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini terbagi menjadi tiga, yaitu: 51. Reduksi data adalah penyajian data yang dapat dilakukan dengan membuat ringkasan singkat, bagan, hubungan antar kategori, flowchart, dan sejenisnya.
Dalam model teknikal analisis data ini, yang digunakan untuk mewakili data, terdapat naratif senario, yang bersifat naratif.
Keabsahan Data
Tahap-tahap Penelitian
Peningkatan kegiatan pembiasaan untuk meningkatkan sikap keagamaan siswa di Madrasah Aliyah Syafi’iyah yaitu melalui kegiatan rutin harian, mingguan, bulanan dan tahunan. Berdasarkan hasil observasi, wawancara dan dokumentasi yang diperoleh peneliti Madrasah Aliyah Syafi’iyah Probolinggo, dampak strategi kepala madrasah dalam meningkatkan sikap religius siswa adalah sebagai berikut: Dampak strategi kepala madrasah utama dalam meningkatkan sikap religius sikap siswa Madrasah Aliyah Syafi’iyah Probolinggo adalah istiqamah dalam beribadah, seperti dhuha berjamaah dan sholat ashar, lancar membaca Al-Qur’an, hafalan surah munjiat, hafalan imriti dan alfiyah.
Huda juga menjelaskan dampak dari strategi kepala madrasah dalam meningkatkan sikap keagamaan siswa terhadap guru dan tenaga kependidikan. Berdasarkan hasil wawancara, dari observasi yang diperoleh peneliti dapat disimpulkan bahwa dampak strategi kepala madrasah untuk meningkatkan sikap religius siswa di Madrasah Aliyah Syafi’iyah Probolinggo terhadap guru dan staf pengajar, sangat besar. . Kendala atau hambatan bagi kepala madrasah untuk meningkatkan sikap keagamaan siswa adalah kurangnya kesadaran dikalangan siswa.
Kendala kedua bagi kepala madrasah dalam meningkatkan sikap keagamaan siswa adalah karena faktor lingkungan sekolah. Selaku kepala kurikulum Madrasah Aliyah Syafi'iyah Probolinggo mengatakan, kepala madrasah telah memberikan contoh yang baik dalam meningkatkan sikap keagamaan siswa. Apakah ada strategi lain yang digunakan kepala sekolah untuk meningkatkan sikap keagamaan siswa dengan melibatkan orang tua atau masyarakat setempat?
PENYAJIAN DATA DAN ANALISIS
Gambaran Objek Penelitian
Penyajian Data dan Analisis
Disini peneliti melakukan wawancara kepada kepala madrasah, guru PAI dan wakil kepala kurikulum Madrasah Aliyah Syafi’iyah tentang bagaimana perencanaan strategis, pelaksanaan dan evaluasi kepala sekolah dalam meningkatkan sikap religius siswa di Madrasah Aliyah Syafi’iyah Probolinggo . Jadi kelas terpadu ini merupakan program sekolah baru dan ini juga salah satu strategi saya untuk meningkatkan sikap religius siswa. Evaluasi yang dilakukan oleh pimpinan madrasah dengan tujuan untuk meningkatkan sikap keberagamaan peserta didik, dilakukan dengan pertemuan satu kali dalam sebulan yaitu pada akhir bulan.
Strategi bimbingan, keteladanan, koreksi dan supervisi yang diterapkan oleh kepala madrasah untuk meningkatkan sikap keberagamaan peserta didik memberikan dampak yang baik bagi seluruh warga sekolah. Dari pemaparan kepala sekolah, kepala kurikulum, guru akhlak dan juga salah satu siswa diatas, terlihat jelas strategi kepala madrasah dalam meningkatkan sikap religius siswa di MA Syafi' iyah Probolinggo memberikan dampak yang besar. Berdasarkan hasil wawancara dan dokumentasi peneliti, salah satu kendala yang dihadapi kepala sekolah dalam meningkatkan sikap religius siswa adalah di lingkungan keluarga siswa itu sendiri.
Dari penjelasan diatas berkaitan dengan kendala yang dihadapi kepala madrasah dalam meningkatkan sikap keagamaan siswa yaitu faktor eksternal yang dipengaruhi oleh lingkungan keluarga.
Pembahasan Temuan
Sehubungan dengan penelitian ini akan dibahas metode atau strategi apa yang digunakan pimpinan madrasah untuk meningkatkan sikap religius siswa. Dari hasil temuan peneliti di lapangan, strategi pimpinan madrasah dalam meningkatkan sikap religius siswa terlaksana dengan baik dengan menerapkan beberapa cara atau strategi. Kepala madrasah sebagai pemimpin harus mampu memberikan contoh yang baik kepada jajarannya agar dapat memberikan pengaruh yang baik kepada peserta didik.
Setelah melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi oleh peneliti, maka strategi kemitraan yang diterapkan oleh kepala madrasah dalam meningkatkan sikap keagamaan siswa Madrasah Aliyah Syafi’iyah Probolinggo terdiri dari menjalin kerjasama antara pihak sekolah dengan komite, wali siswa, dan lingkungan sekitar. masyarakat dan bersama kepolisian untuk secara langsung mendukung dan berpartisipasi dalam memantau kemajuan siswa baik di dalam maupun di luar sekolah. Dalam meningkatkan sikap religius siswa dan mampu mewujudkan sikap religius yang diharapkan tentunya akan berdampak pada siswa, guru dan seluruh warga sekolah lainnya. Dalam meningkatkan sikap keagamaan siswa di lingkungan madrasah terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi proses tersebut yang menghambat.
Setelah melakukan observasi dan wawancara oleh peneliti, ditemukan bahwa kendala yang dihadapi kepala madrasah dalam meningkatkan sikap keagamaan di Madrasah Aliyah Syafi’iyah Probolinggo adalah kurangnya pengawasan dari orang tua, sehingga masih terdapat anak yang diperbolehkan bersekolah. sekolah, yang tidak bersekolah atau tidak hadir. Setelah melakukan observasi terkait wawancara peneliti terhadap kendala yang dihadapi kepala madrasah dalam hal meningkatkan sikap keagamaan siswa di Madrasah Aliyah Syafi’iyah Probolinggo yaitu adanya siswa yang mempunyai sikap kurang baik, seperti bermalas-malasan, mempengaruhi siswa lain untuk tidak mengikuti kegiatan sekolah, apabila hubungan antara siswa dan guru telah menunjukkan religiusitas yang baik. Adakah strategi lain yang Anda gunakan untuk meningkatkan sikap keagamaan siswa dengan melibatkan orang tua atau masyarakat sekitar?
PENUTUP
Kesimpulan
Saran-saran
Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan bahan refleksi dan penelitian juga dapat dilakukan lebih mendalam dengan memperluas cakupan penelitian dan memperbaiki strategi kepemimpinan madrasah dalam meningkatkan sikap religius siswa. Baihaki, Ach, “Strategi Kepala Sekolah dalam Menciptakan Budaya Religius di MA dan Sekolah Menengah Negeri di Sumenep Madura”, Skripsi, UIN Maulana Malik Ibrahim, Malang, 2016. Banun, Sri, “Strategi Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di Masjid Agung SMP Negeri 2 Unggul Kabupaten Aceh Besar”, Jurnal Administrasi Pendidikan, Februari 2016.
Hambali, Muh, dan Eva Yulianti, Ekstrakurikuler Keagamaan tentang Pembentukan Karakter Religius Siswa di Kota Majapahit, vol 05, No. Munawar, Tri Huda, “Strategi Kepala Madrasah Dalam Menanamkan Nilai-Nilai Keagamaan Humanistik Pada Siswa MAN 2 Magetan Di Era Revolusi Industri 4.0”, Skripsi, UIN Sunan Ampel, Surabaya, 2019. Rosdalia, “Strategi Pendidikan Agama Islam Guru dalam Penemuan Agama Siswa di SMPN 1 Atap Tungkul Ulu Tanjung Jambi”, Skripsi, UIN Sulthan Thaha Saifuddin, Jambi, 2021.
Roviana, Iradiyanti, “Strategi Kepala Sekolah Dalam Menciptakan Budaya Religius Melalui Program Sarasehan Shalat di Madrasah Aliyah Negeri Bondowoso”, Tesis Kiai Universitas Islam Negeri Haji Achmad Siddiq Jember, 2022.