• Tidak ada hasil yang ditemukan

digitalisasi data pemotongan hewan dan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "digitalisasi data pemotongan hewan dan"

Copied!
101
0
0

Teks penuh

Pelaksanaan aktualisasi dan adaptasi dalam agenda Diklat Dasar CPNS bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat berdasarkan pengetahuan yang sesuai, berdasarkan nilai-nilai dasar ASN dengan AKHLAK yang terdiri dari: Berorientasi pelayanan, bertanggung jawab, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptable dan Kooperatif. Serta penyelesaian permasalahan terpilih yaitu belum memadainya sistem pelaporan pemotongan hewan dan data visum ante-mortem di Rumah Potong Hewan (RPH) Dinas Keamanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo tahun 2022 yang diidentifikasi berdasarkan keterkaitan dengan pengelolaan ASN dan ASN Cerdas. Penyelenggaraan digitalisasi pelaporan data pemotongan hewan dan pelaksanaan postmortem ante-mortem dengan menyebarkan leaflet penanganan daging dan jeroan pada saat terjadi wabah PMK dan leaflet mengenai penanganan visum pada hewan kurban pada saat terjadi wabah PMK; 6.

Seluruh kegiatan telah selesai dan telah tercapai hasil/output akhir yaitu penyusunan laporan digital data pemotongan hewan di Rumah Potong Hewan (RPH). Kata Kunci: Aktualisasi, Nilai-nilai Dasar PNS, Manajemen ASN, ASN Cerdas, Digitalisasi data pemotongan hewan, Rumah Potong Hewan, Antemortem dan Postmortem. Keluarga Besar Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo atas dukungan, curahan pemikiran dan kerjasamanya.

Latar Belakang

Tujuan

  • Profil Instansi
    • Visi Organisasi
    • Misi Organisasi
    • Nilai-nilai Organisasi
    • Struktur Organisasi
    • Kedudukan dan tugas peserta
  • Nilai-nilai Dasar PNS
  • Kedudukan dan Peran PNS Untuk Mendukung Terwujudnya Smart
  • Landasan Teori

2) Subkoordinator bidang diversifikasi dan keamanan pangan; dan 3) Subkoordinator Kerawanan dan Keamanan Pangan d) Bidang Kesehatan Hewan dan Kedokteran Hewan, membawahi. Pesertanya merupakan calon pertama profesi dokter hewan di bidang Pelayanan Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner. Berdasarkan peraturan Permenpan RB no. 52 Tahun 2012 tentang Jabatan Fungsional Kedokteran Hewan dan Perkreditannya, dijelaskan bahwa dokter hewan adalah pegawai negeri sipil yang diberi segala tugas, tanggung jawab, wewenang dan hak oleh pejabat yang berwenang untuk melakukan pengendalian hama dan penyakit hewan akibat kegiatannya. keamanan produk hewan dan pengembangan kesehatan hewan.

Kedokteran hewan mempunyai peranan sebagai pelaksana teknis fungsional di bidang pengendalian hama dan penyakit hewan, perlindungan produk hewan, dan pengembangan kesehatan hewan pada instansi pemerintah. 7. melaksanakan, mengevaluasi, mengembangkan dan melaporkan kegiatan pengendalian hama dan penyakit hewan, perlindungan produk hewan, dan pengembangan kesehatan hewan. Tugas pokok kedokteran hewan antara lain: Melaksanakan tugasnya sesuai dengan perintah atasan atau pejabat yang berwenang, sepanjang tidak bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, dan etika pemerintah.

Gambar 1. Struktur Organisasi DKPP
Gambar 1. Struktur Organisasi DKPP

Pelaksanaan Kegiatan Aktualisasi

“Antemortem Postmortem di Rumah Potong Hewan (RPH) Dinas Keamanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo Tahun 2022.” Terkait dengan implementasi ide kreatif digitalisasi data pemotongan hewan dan ante mortem pada Rumah Potong Hewan (RPH) Dinas Keamanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo pada tahun 2022, terdapat 6 kegiatan yang akan dilaksanakan. Implementasi digitalisasi pelaporan data penyembelihan hewan dan pelaksanaan postmortem sebelum kematian dengan menyebarkan leaflet penanganan daging dan jeroan pada saat wabah PMK dan leaflet penanganan postmortem hewan kurban pada wabah PMK serta perubahan tahapan kegiatan.

Pembagian leaflet penanganan daging dan jeroan pada saat terjadi wabah penyakit mulut dan kuku di Persit (Ikatan Istri Tentara) dan Dharma Wanita Kabupaten Purworejo. Menghasilkan selebaran dan pamflet mengenai penanganan daging dan jeroan pada saat wabah PMK ante-mortem dan post-mortem. Kendala lain yang penulis hadapi adalah penyesuaian penulis dan pelapor terhadap data penyembelihan hewan.

Tabel 1. Perubahan Kegiatan Aktualisasi
Tabel 1. Perubahan Kegiatan Aktualisasi

Pembahasan Hasil Kegiatan Aktualisasi

Kegiatan ini merupakan penerapan SMART ASN terkait keterampilan digital yaitu kemampuan penggunaan software dan sistem operasi digital. Selain itu kegiatan ini juga berkaitan dengan manajemen ASN mengenai kode etik dan pedoman perilaku ASN menjalankan tugasnya dengan cermat dan penuh tanggung jawab karena penulis disini harus berhati-hati dalam menciptakan konsep digitalisasi data pemotongan hewan. Kegiatan ini merupakan penerapan SMART ASN terkait keamanan digital yaitu dalam hal kemampuan menggunakan dan menganalisis data dalam sistem pelaporan pemotongan data untuk mencapai keamanan data digital.

Dan seluruh bukti proses pembuatan leaflet dan brosur yang relevan dengan kegiatan ini terdapat pada Lampiran 3 halaman 61 – 69. Kegiatan ini merupakan penerapan keterampilan digital SMART ASN yaitu pemanfaatan software pembuatan brosur. Pada tahap ini penulis telah menyampaikan undangan pada agenda sosialisasi pelaporan pemotongan data menggunakan aplikasi Zohoform.

Penerapan digitalisasi pelaporan data pemotongan hewan dan pelaksanaan postmortem antemortem dengan menyebarkan leaflet penanganan daging dan jeroan pada saat terjadi wabah PMK dan brosur penanganan postmortem hewan kurban pada saat terjadi wabah PMK. Dengan merangkum pemotongan data tersebut, maka input data menjadi lebih mudah bagi penulis (Harmoni, bermanfaat dan membangun lingkungan kerja yang kondusif) (Kolaborasi, mobilisasi penggunaan sumber daya yang berbeda). Kegiatan ini merupakan penerapan keamanan digital SMART ASN yaitu kemampuan penerapan keamanan digital pelaporan data penyembelihan hewan.

Kegiatan ini juga berkontribusi terhadap visi dan misi organisasi yaitu Visi Daya Saing Purworejo 2025 dan Misi 4 yaitu meningkatkan daya saing kualitas pelayanan publik dan penyelenggaraan pemerintahan yang baik (Good Governance). Kegiatan ini merupakan penerapan keterampilan digital ASN SMART yaitu kemampuan penggunaan software ICT. Selain itu, kegiatan ini juga merupakan penerapan manajemen ASN dalam kode etik dan perilaku ASN yaitu disiplin dalam menjalankan tugasnya.

Kegiatan ini juga berkontribusi terhadap visi dan misi organisasi yaitu Visi Daya Saing Purworejo 2025 dan Misi 4 yaitu meningkatkan daya saing kualitas pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan yang baik.

Rekapitulasi Aktualissi Nilai-Nilai Dasar PNS

Masukan dari mentor juga semata-mata dimaksudkan agar penulis dapat lebih inovatif dan mengembangkan kreativitasnya (Adaptif). Dalam hal ini penulis menerapkan kedisiplinan dengan melakukan evaluasi terhadap penggunaan aplikasi sebagai media entri data. Dengan kegiatan ini: Mengevaluasi penggunaan aplikasi sebagai media entri data sehingga berkontribusi terhadap nilai organisasi sebagai melayani, bertanggung jawab dan profesional.

Manfaat Kegiatan Aktualisasi dalam Rangka Pemecahan Isu

Manfaat bagi masyarakat adalah masyarakat mengetahui fungsi rumah potong hewan sebagai tempat yang menjamin kesehatan daging yang beredar. Luaran dari kegiatan pembuatan leaflet dan brosur mengenai penanganan daging dan jeroan pada masa wabah PMK terkait antemortem dan postmortem adalah leaflet dan brosur. Manfaatnya bagi diri Anda sendiri adalah meningkatkan keterampilan penulis dalam membuat leaflet dan brosur yang menarik.

Manfaatnya bagi masyarakat adalah masyarakat mengetahui apa yang harus dilakukan, apa yang boleh dilakukan dan apa yang tidak boleh dilakukan untuk memutus rantai penyakit mulut dan kuku. Hasil dari kegiatan koordinasi dan sosialisasi pengisian data kepada pejabat terkait adalah petugas memahami tata cara pemasukan data pemotongan melalui aplikasi. Hasil dari kegiatan digitalisasi pelaporan data penyembelihan hewan dan melakukan visum ante-mortem dengan menyebarkan leaflet tentang penanganan daging dan jeroan pada saat wabah PMK dan brosur penanganan visum terhadap hewan kurban pada saat wabah PMK. merupakan data Penyembelihan yang selalu update. dan selebaran serta brosur dibagikan.

Manfaatnya bagi organisasi adalah peningkatan kinerja instansi karena kinerja pegawai juga meningkat, mengurangi konflik internal akibat kesalahan pemasukan data. Manfaat bagi masyarakat adalah masyarakat akan mengetahui fungsi rumah potong hewan sebagai tempat yang menjamin keamanan daging yang beredar dan masyarakat akan mengetahui apa yang harus dilakukan, apa yang boleh dilakukan dan apa yang tidak boleh dilakukan untuk memutus rantai tersebut. penyebaran Epidemi Penyakit Mulut dan Kuku. Hasil kegiatan evaluasi penggunaan aplikasi sebagai media masukan data merupakan hasil evaluasi penggunaan aplikasi sebagai media masukan data.

Manfaatnya bagi organisasi adalah semakin meningkatkan kinerja lembaga karena setiap kegiatan didorong oleh evaluasi dan perbaikan. Manfaatnya bagi masyarakat adalah kepercayaan dan ketentraman batin, karena apa yang dilakukan lembaga selalu diapresiasi.

Rencana Tindak Lanjut (RTL) Aktualisasi

Kegiatan ini berkaitan dengan agenda MP 3 yaitu penerapan manajemen ASN dalam kode etik dan pedoman perilaku ASN yaitu disiplin, bertanggung jawab, menjalankan tugas dengan jujur, melayani dengan penuh hormat dan sopan santun. Meningkatkan kompetensi pribadi untuk menjawab tantangan yang terus berubah dan melaksanakan tugas dengan kualitas terbaik (Kompetensi). Pemotongan Hewan (RPH) Kegiatan ini berkaitan dengan agenda MP 3 yaitu penerapan manajemen ASN dalam kode etik dan pedoman perilaku ASN yaitu disiplin, bertanggung jawab, menjalankan tugas dengan jujur, melayani dengan penuh hormat dan sopan santun. .

Serta SMART ASN yang memanfaatkan software ICT untuk merangkum data pelaporan penyembelihan hewan.

Kesimpulan

Seluruh produksi kegiatan digitalisasi data pemotongan hewan dan postmortem antemortem di Rumah Potong Hewan (RPH) Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo Tahun 2022 untuk mencapai visi dan misi organisasi adalah memberikan kontribusi terhadap visi organisasi yaitu Purworejo Berdaya Saing 2025 Serta berkontribusi terhadap misi organisasi, khususnya misi 1 “Meningkatkan daya saing sumber daya manusia unggul dalam arti luas, mengutamakan keterampilan dan kompetensi keilmuan yang berbasis pada religiusitas masyarakat”; 4. misi “Meningkatkan daya saing mutu pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan yang baik”; dan misi ke-5 “Meningkatkan daya saing prasarana dan sarana yang didukung oleh kemajuan teknologi informasi”. Keseluruhan kegiatan digitalisasi data pemotongan hewan dan postmortem antemortem di Rumah Potong Hewan (RPH) Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo Tahun 2022 dalam rangka penguatan nilai-nilai organisasi adalah dengan memberikan kontribusi dalam penguatan nilai-nilai organisasi khususnya nilai “Ikhlas”, yaitu dalam norma etika dan agama, yang dapat diartikan rela sepenuh hati, datang dari hati, tidak mengharapkan imbalan atau imbalan atas suatu perbuatan, apalagi yang berdampak positif bagi orang lain, dan semata-mata karena melaksanakan suatu tugas/kepercayaan demi Yang Maha Kuasa.";

Pelayanan berarti memberikan pelayanan kepada masyarakat secara adil, tanggap, cepat, akurat, efisien dan efektif yang memenuhi kepuasan pemangku kepentingan; tugas-tugasnya, senantiasa menyelesaikannya dengan baik, lengkap dan sesuai kompetensi/keahliannya, orang-orang yang terampil, dapat diandalkan, dan sangat bertanggung jawab dalam menjalankan profesinya.” Pemantauan dan pemeriksaan bahan pangan asal hewan di pasar tradisional dan/atau di rumah potong ayam.

Saran

Hasil dari kegiatan konsep dengan digitalisasi data pemotongan hewan dan publikasi bahan pangan asal hewan dapat menyelesaikan permasalahan tersebut. Menambahkan bukti berupa video kondisi sebelum dan sesudah aktualisasi akan sangat baik (sejak awal kegiatan). Membuat selebaran tentang penanganan daging dan jeroan yang benar pada saat wabah PMK terkait antemortem dan postmortem.

Pembagian brosur penanganan postmortem hewan kurban pada masa wabah PMK kepada takmir masjid dan panitia kurban.

Gambar

Gambar 1. Struktur Organisasi DKPP
Tabel 1. Perubahan Kegiatan Aktualisasi
Tabel 2. Matriks Rekapitulasi Kegiatan Aktualisasi
Tabel 3. Rekapitulasi Aktualisasi Nilai-Nilai Dasar PNS
+2

Referensi

Dokumen terkait

The yellow book (kitab kuning) is the basic curriculum in Islamic boarding school education. He uses Arabic as an instrument of presentation. So, the educational process of