Sampai saat ini teori dan konsep transaksi surat berharga dan perdagangan pasar modal masih sebatas pengetahuan, belum atau bahkan belum pernah dipraktikkan pada tataran sebenarnya. Keterbatasan akses menjadi alasan utama mengapa pasar modal masih sebatas pengetahuan bagi sebagian masyarakat, khususnya pelajar dan mahasiswa. Maka 'gairah' untuk mengenal dan mendalami 'Pasar Modal beserta seluk beluknya' akan hilang.
Dosen dan penyelenggara mata kuliah Pasar Modal seringkali mengalami kendala dalam menggambarkan kondisi sebenarnya sistem perdagangan di bursa. Sebenarnya topik pasar modal sangat menarik jika siswa diajak untuk terlibat dalam permainan yang menggambarkan aktivitas perdagangan di pasar modal. Berdasarkan teori dan berbagai referensi, maka dibuatlah simulasi pasar modal yang memungkinkan mahasiswa mengetahui cara kerja mekanisme perdagangan di pasar modal.
Menjadi media pembelajaran yang menyenangkan, menghibur dan mendidik bagi pelajar untuk mempelajari lebih lanjut tentang perdagangan pasar modal. Panduan ini juga dapat menjadi referensi untuk lebih mengenal Pasar Modal. Simulasi pasar modal juga memerlukan peralatan dan perlengkapan agar operasional dapat berjalan sesuai harapan.
Surat Berharga adalah surat berharga yang diperdagangkan di pasar modal dalam bentuk saham, obligasi, derivatif, dan lain-lain.
Penyelenggara Bursa (Manajemen Bursa Efek) ;
Sehingga setiap sidang Panitia Penyelenggara Bursa mempunyai dokumen transaksi yang dapat digunakan jika sewaktu-waktu ada pengaduan atau jika ada kecocokan data peserta. Tugas auditor adalah memeriksa ketelitian dan ketepatan laporan keuangan peserta, sedangkan MANAJER mengatur alur perdagangan selama simulasi. Peserta yang membentuk TIM terdiri dari 3 (tiga) orang yaitu yang berprofesi sebagai pialang, analis saham, dan akuntan.
Peran broker adalah melakukan transaksi di lantai bursa untuk melakukan penawaran jual atau beli atas nama perusahaan efek (TIM) yang diwakilinya. Tugas seorang analis saham adalah menganalisis pergerakan harga saham dan menilai kondisi keuangan perusahaan kemudian memberikan informasi yang akurat kepada broker dalam mengambil keputusan (jual atau beli) di lantai bursa.
Emiten ;
Yaitu perusahaan yang mempunyai saham di Pasar Modal yang bertugas memberikan informasi yang dibutuhkan oleh broker dalam Simulasi Pasar Modal Komponen PENERBIT ini bersifat pelengkap dan TIDAK WAJIB ada dalam Simulasi Pasar Modal, komponen ini dapat ditambahkan untuk mengembangkan game dalam SIMULASI ini. Emiten ini juga bisa menjadi peserta tersendiri di luar anggota tim peserta, dimana emiten harus berusaha memberikan laporan keuangan yang baik dan menarik kepada peserta simulasi agar tertarik untuk membeli dan memperdagangkan sahamnya, sehingga harganya pun naik dan akhirnya naik. diperoleh. tingkat PENGEMBALIAN yang lebih tinggi tinggi. Perdagangan di Pasar Reguler harus dalam satuan perdagangan (round lot) Efek atau kelipatannya yaitu 500 (lima ratus) Efek.
Satuan perubahan harga (fraksi)
Auto Rejection
Prioritas harga (price priority)
Prioritas Waktu (time Priority)
Tugas seorang analis adalah melakukan analisis terhadap perkembangan indeks saham dan kemungkinan pergerakan harga di masa depan sehingga informasi dan data tersebut dapat dijadikan bahan pertimbangan bagi para trader yang akan mengambil keputusan; dan memberikan data apakah perdagangan dapat dilanjutkan dengan melihat kondisi keuangan perusahaan;
Jeda sessi satu ke sessi berikutnya berlangsung selama 15 menit yang dipergunakan untuk menghitung transaksi dan pencatatan dan pelaporan ke Penyelenggara Bursa
Perusahaan harus mencadangkan saldo kas minimal 20% dari total modal; Jika melanggar ketentuan tersebut akan dikenakan denda sebesar Rp. Jika perusahaan kedapatan melakukan transaksi dengan nilai transaksi lebih besar dari modal yang dimilikinya, maka perusahaan tersebut akan didiskualifikasi atau dikeluarkan dari GAME. Harga di pasar reguler ditentukan berdasarkan harga lelang, artinya penawar dengan harga tertinggi berhak mendapatkan saham pada sesi pra pembukaan;
Jika masih ada sisa saham di pasar perdana, maka harga pembukaan dimulai dari harga penutupan terakhir. XX adalah harga saham dan Y adalah jumlah lot dan MM adalah nama perusahaan dagang (TIM), Contoh : Rp. Pialang penjual dapat menawarkan sahamnya di papan bursa dengan mencantumkan harga saham, jumlah lot yang akan dijual, dan inisial perusahaan;
Pialang Pembeli dapat menawarkan harga pembelian yang diinginkannya dengan menuliskan harga yang diinginkan, jumlah lot yang akan dibeli dan inisial nama perusahaan, dengan memperhatikan PRINSIP PERDAGANGAN EFEK. Jumlah saham yang diperdagangkan tidak boleh lebih banyak dari jumlah saham; Jika hal ini terjadi, dikenakan denda sebesar Rp.
PERSIAPAN (PREPARING)
PEMBUKAAN
SOSIALISASI ATURAN MAIN DAN KETENTUAN LAINNYA
PELAKSANAAN SIMULASI PASAR MODAL
EVALUASI KEGIATAN (AUDITING) LAPORAN KEUANGAN
RAPAT PENENTUAN PEMENANG (PERUSAHAAN) YANG PALING BANYAK MENGHASILKAN KEUNTUNGAN
PENUTUPAN
PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN
LABA/RUGI BERJALAN (data yg msk ke neraca) Rp
Pada Lampiran 1 di atas terdapat struktur laporan laba rugi berupa baris dan kolom yang dapat diisi oleh pejabat (pengelola) untuk memperoleh informasi kerugian dan/atau keuntungan. Pada sesi pertama tidak terjadi penjualan sehingga dipastikan perseroan akan mengalami kerugian sebesar biaya yang harus ditanggungnya, yakni biaya administrasi efek dan biaya transaksi. A adalah penjualan saham, yaitu dalam setiap sesi peserta (pedagang) akan menyelesaikan suatu transaksi (baik jual maupun beli). Jika pedagang melakukan transaksi penjualan, saham mana yang dijual dan berapa banyak yang dijual dengan harga berapa.
Sehingga total penjualan dapat diisi sesuai dengan jumlah total penjualan seluruh saham yang terjual. Kalau 1 lembar maka HPPnya 1 lembar, kalau 2 lembar maka HPPnya 2 lembar, dan seterusnya. C adalah biaya yang dikeluarkan untuk melaksanakan dan mengikuti transaksi perdagangan di Bursa Efek.
Dalam hal ini terdapat 2 jenis biaya yang ditanggung peserta, yaitu (1) biaya transaksi dan (2) biaya administrasi surat berharga.
LAPORAN ARUS KAS
KAS MASUK (CASH IN)
KAS KELUAR (CASH OUT)
Laporan arus kas merupakan laporan keuangan yang menjelaskan arus kas, baik arus kas masuk maupun arus kas keluar. Arus kas masuk bisa berasal dari berbagai sumber, namun dalam laporan ini hanya dibatasi pada penjualan saham saja. Sedangkan data arus kas keluar diperoleh dari 2 sumber yaitu jumlah seluruh saham yang dibeli dalam satu sesi dan ditambah dengan total biaya yang diperoleh dari lampiran sebelumnya (Laporan Laba Rugi) yaitu total biaya transaksi dan biaya administrasi.
TUNAI BERSIH adalah data yang akan digunakan dalam penyediaan KIRA-KIRA, yang pergi ke TUNAI dalam AKTA SEMASA.
LAPORAN STOCK SAHAM
Data stok berasal dari laporan persediaan stok, untuk setiap stok di setiap sesinya. Anda akan bertransaksi di Pasar Modal dengan ketentuan yang berlaku seiring dengan diterapkannya Prinsip Perdagangan di Bursa.
JAWABAN KASUS 1
Pada contoh di atas investor membeli 2 (dua) lembar saham yaitu: 20 lot saham A dengan harga Rp. Karena tidak ada transaksi penjualan sehingga tidak ada data penjualan dan tidak ada harga pembelian, hanya karena setiap sesi dikenakan biaya administrasi sebesar Rp. Untuk tahap selanjutnya, sebelum menyusun neraca, sebaiknya dibuat laporan buku besar pembantu berupa LAPORAN PERSEDIAAN SAHAM.
Laporan ini diperlukan untuk mengetahui saldo terkini jumlah saham yang ada, akibat adanya perubahan baik pembelian maupun penjualan.
LAPORAN STOCK SAHAM
Misal : Kas, maka data yang dimasukkan adalah saldo pada laporan arus kas - lihat NET CASH. Saham juga dapat dilihat pada posisi neraca di Laporan Kepemilikan Saham, dan modal tetap ditulis sebesar setoran modal awal yaitu Rp. Dan saldo laba rugi pada data neraca diambil dari LABA/RUGI SAAT INI yang terdapat pada laporan kinerja sesi tersebut.
PENYELESAIAN PADA SESSI II
BEBERAPA CATATAN PENTING !!!
JIKA DIKETEMUKAN DALAM LAPORAN KEUANGAN PESERTA MEMANIPULASI / MEREKAYASA, BAIK DISENGAJA MAUPUN TIDAK
PESERTA YANG DIDISKUALIFIKASI HARUS MENGEMBALIKAN SAHAM-SAHAM YANG DIMILIKINYA KE PENYELENGGARA BURSA
UNTUK PANITIA PENYELENGGARA
SEBAIKNYA, PANITIA MEMPERSIAPKAN JURI YANG BERTUGAS UNTUK MENILAI DAN MENGEVALUASI LAPORAN KEUANGAN
PETUGAS TIMER DENGAN PERALATANNYA SEBAIKNYA DIPERSIAPKAN SEBELUM ACARA DIMULAI;