Dalam rangka meningkatkan profesionalisme guru, pemerintah menerbitkan Peraturan Menteri Negara Penguatan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi No. 16 tanggal 11-10-2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kredit, serta Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor. 35 Tahun 2010 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kredit. Tujuan penyusunan Petunjuk Teknis ini adalah untuk memberikan petunjuk bagi guru dalam penyusunan, penyerahan DUPAK dan bukti fisik kenaikan jabatan/pangkat dan kelompok fungsional jabatan guru, serta kemungkinan untuk disalurkan kepada guru lainnya. Ketentuan mengenai jabatan fungsional guru diatur dalam Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Permenegpan RB) No. 16 Tahun 2009, terkait jabatan fungsional guru dan angka kredit.
Peraturan ini mulai berlaku pada tanggal 1 Januari 2013 dan menggantikan Keputusan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara No. 84 Tahun 1993 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kredit. Petunjuk teknis dan pedoman ini dimaksudkan sebagai pedoman bagi pihak-pihak yang berkepentingan agar terdapat kesamaan persepsi dalam penyusunan Daftar Usulan Penetapan Nilai Kredit Jabatan Fungsional Guru. Menteri Pendidikan Nasional Nomor 35 Tahun 2010 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kredit;
Bagi yang tidak melakukan penyesuaian, harus melampirkan surat keterangan tidak mempunyai surat keputusan penyesuaian jabatan fungsional guru Anda. Bagi yang mempunyai tugas belajar, harap melampirkan Surat Keputusan Pembebasan Sementara dari jabatan fungsional guru dan Surat Keputusan Pengangkatan Kembali setelah selesainya tugas belajar.
Pembelajaran/ Bimbingan Dan Tugas Tertentu
Tidak ada pengajaran jarak jauh, kecuali program kerja sama pemerintah daerah dengan perguruan tinggi tertentu dalam rangka melengkapi guru yang berkualifikasi minimal S1/DIV.
Melaksanakan proses bimbingan
Melaksanakan tugas lain yang relevan dengan fungsi sekolah
Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan
Melaksanakan Diklat Fungsional
Melaksanakan Kegiatan Kolektif Guru
Bagian Isi
Bagian Akhir
507 Membuat karya tulis berupa laporan penelitian bidang pendidikan di sekolah, mengadakan seminar di sekolah dan menyimpannya di perpustakaan. 508 Membuat makalah berupa tinjauan ilmiah bidang pendidikan formal dan pembelajaran pada satuan pendidikan, tidak dipublikasikan, disimpan di perpustakaan. Buku pegangan guru memuat rencana kerja guru pada tahun berikutnya, yang dapat digunakan oleh Kepala Sekolah untuk mengevaluasi kinerja guru yang bersangkutan.
Dilengkapi dengan surat pernyataan keaslian dari kepala sekolah disertai tanda tangan kepala sekolah dan stempel sekolah. 605 a) Kategori Kompleks • Laporan tertulis tentang cara pembuatan dan penggunaan perangkat pembelajaran disertai dengan foto/foto perangkat pembelajaran dan hal-hal lain yang dianggap perlu. 607 a) Kategori Kompleks • Laporan tertulis tentang cara membuat dan menggunakan alat peraga, disertai foto/foto alat peraga dan hal-hal lain yang dianggap perlu.
Penggunaan alat bantu di sekolah (dengan foto penggunaan). 6) Memantau perkembangan standar, pedoman, pertanyaan dan sejenisnya. Laporan tertulis mengenai pembuatan dan penggunaan alat bantu praktik, disertai foto/foto alat bantu praktik dan barang-barang lain yang dianggap perlu.
PENUTUP
Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 16 Tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Hasil Prestasinya. Peraturan Bersama Menteri Pendidikan Nasional dan Kepala Badan Layanan Umum Nomor 03/V/PB/2010 dan Nomor 14 Tahun 2010 tentang Petunjuk Pelaksanaan Jabatan Fungsional Guru dan Hasil Prestasi. Peraturan Menteri Pendidikan Nomor 35 Tahun 2010 tentang Pedoman Teknis Pelaksanaan Jabatan Fungsional Guru dan Hasil Prestasinya.
Makalah pelatihan pengembangan profesi jabatan fungsional guru, Direktorat Tenaga Kependidikan, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Departemen Pendidikan Nasional. 2016) Asesmen Kegiatan Pengembangan Profesi Berkelanjutan Untuk Mendukung Pengembangan Profesi Guru Peserta Didik (Buku 5), Jakarta: Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Pengajar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2016) Pedoman Kegiatan Pengembangan Profesi Berkelanjutan Bagi Guru Peserta Didik (Buku 5), Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Pengajar.
Jabatan fungsional guru adalah jabatan fungsional yang mempunyai ruang lingkup, tugas, tanggung jawab dan wewenang untuk melakukan kegiatan mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai dan mengevaluasi peserta didik. Tim Peninjau Jabatan Fungsional Guru adalah tim yang dibentuk dan ditetapkan oleh pejabat yang mempunyai kewenangan menentukan angka kredit dan bertugas melakukan penilaian kinerja guru.
DAFTAR USUL PENETAPAN ANGKA KREDIT JABATAN FUNGSIONAL GURU
MASA PENILAIAN
PEMERINTAH PROVINSI JAWA BARAT
DINAS PENDIDIKAN 2019
- PENGEMBANGAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN 1. MELAKSANAKAN PENGEMBANGAN DIRI
- PENDIDIKAN
- PBM/PRAKTEK DAN TUGAS TERTENTU
- PENGEMBANGAN KEPROFESIAN
- PENGEMBANGAN DIRI 2. PUBLIKASI ILMIAH
Merencanakan dan melaksanakan pembelajaran, mengevaluasi dan menilai hasil pembelajaran, menganalisis hasil pembelajaran, melaksanakan tindak lanjut hasil penilaian. Menjadi Kepala Sekolah/Madrasah per tahun 303 PAKET b. Menjadi Wakil Kepala Sekolah/Madrasah per tahun 304 PAKET 3 Menjadi ketua program keterampilan/program studi atau sejenisnya. Menjadi pengawas khusus pada satuan pendidikan yang menyelenggarakan... pendidikan inklusif, pendidikan terpadu atau sejenisnya.
Merencanakan dan melaksanakan pembelajaran, mengevaluasi dan menilai hasil. pembelajaran, menganalisis hasil belajar, melakukan pemantauan hasil penilaian. Merencanakan dan melaksanakan konseling, menilai dan menilai hasil konseling, menganalisis hasil konseling, memantau hasil konseling. Merencanakan dan melaksanakan pembelajaran, mengevaluasi dan menilai hasil. pembelajaran, menganalisis hasil pembelajaran, memantau hasil penilaian TIK.
PENILAAN KINERJA GURU
LAPORAN HASIL PENILAIAN KINERJA GURU MATA PELAJARAN/KELAS
PEMERINTAH DAERAH PROVINSI JAWA BARAT
DINAS PENDIDIKAN
Penilai dan guru yang dinilai mengisytiharkan bahawa mereka telah membaca dan memahami semua aspek yang ditulis/dilaporkan dalam borang penilaian ini dan bersetuju.
REKAP HASIL
PENILAIAN KINERJA GURU KELAS/MATA PELAJARAN
Kepribadian
Profesional
PENGHITUNGAN ANGKA KREDIT
Guru memastikan bahwa semua siswa mempunyai kesempatan yang sama untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan pembelajaran. Guru merencanakan kegiatan pembelajaran yang saling berhubungan, dengan memperhatikan tujuan pembelajaran dan proses belajar siswa. 0 1 2 2. Guru merancang kurikulum yang sesuai. silabus untuk membahas bahan ajar tertentu agar peserta didik dapat mencapai kompetensi dasar yang telah ditetapkan.
Guru melaksanakan kegiatan pembelajaran bertujuan membantu proses belajar siswa, bukan menguji, sehingga membuat siswa merasa tertekan. Guru mengkomunikasikan informasi baru (misalnya materi tambahan) sesuai dengan usia dan tingkat kemampuan belajar siswa. Guru melaksanakan kegiatan pembelajaran yang bervariasi dengan waktu kegiatan pembelajaran yang cukup sesuai dengan usia dan tingkat kemampuan belajar serta menjaga perhatian siswa.
Guru memberikan banyak kesempatan kepada siswa untuk bertanya, berlatih dan berinteraksi dengan siswa lain. Guru merancang dan melaksanakan kegiatan pembelajaran yang mendorong siswa belajar sesuai dengan keterampilan dan pola belajarnya masing-masing. Guru aktif membantu siswa dalam proses pembelajaran dengan memperhatikan setiap individu.
Guru mampu mengelola proses pembelajaran, hal ini membuktikan bahwa guru dihormati oleh siswa, sehingga seluruh siswa selalu memperhatikan guru dan berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran. Guru menyiapkan, merencanakan, dan melaksanakan materi pembelajaran yang memuat informasi akurat, terkini serta membantu siswa memahami konsep materi pembelajaran. Guru memastikan bahwa semua siswa mempunyai kesempatan yang sama untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan.
Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menguasai materi pembelajaran sesuai dengan usia dan kemampuan belajarnya melalui berbagai proses dan kegiatan pembelajaran. Guru merencanakan kegiatan pembelajaran yang berkaitan satu sama lain, dengan memperhatikan tujuan pembelajaran dan proses belajar siswa. Guru memperhatikan jawaban siswa yang kurang memahami materi pembelajaran yang diajarkan dan menggunakannya untuk memperbaiki desain pembelajaran selanjutnya.
Guru menganalisis hasil belajar berdasarkan segala bentuk penilaian setiap siswa untuk mengetahui tingkat kemajuannya masing-masing. Guru menyiapkan materi, merencanakan dan melaksanakan pembelajaran yang memuat informasi akurat, terkini, dan membantu siswa memahami konsep materi.
LAPORAN HASIL PENILAIAN KINERJA BIMBINGAN KONSELING
Layanan BK yang diprogramkan oleh guru BK/
Layanan bimbingan dan konseling yang diprogramkan oleh guru/konselor bimbingan dan konseling telah memenuhi esensi layanan pada tingkat satuan pendidikan anak usia dini, dasar, menengah, dan tinggi.
Guru BK/Konselor berbicara dengan santun dan
Guru/konselor dapat melakukan penilaian (perencanaan, pelaksanaan, pengolahan data) untuk mengungkap permasalahan siswa/konselor (data catatan pribadi, prestasi akademik, hasil penilaian pembelajaran, dan nilai psikotes). Guru/konselor dapat melakukan penilaian (perencanaan, pelaksanaan, pengolahan data) untuk mengungkap permasalahan siswa/konselor (data catatan pribadi, prestasi akademik, hasil penilaian pembelajaran, dan nilai psikotes).
INSTRUMEN PK GURU
DENGAN TUGAS TAMBAHAN YANG RELEVAN DENGAN FUNGSI
SEKOLAH/MADRASAH
INSTRUMEN PENILAIAN KINERJA KEPALA SEKOLAH (IPPKS)
PETUNJUK PENILAIAN
Untuk menentukan nilai akhir, nilai evaluasi yang mempunyai rentang 6 sampai 24 harus dikonversikan menjadi Nilai Kinerja Kepala Sekolah/Madrasah (NKKS/M) yang berkisar 25 sampai 100 dengan menggunakan rumus sebagai berikut :.
FORMAT IDENTITAS DIRI
- Kompetensi: Kepribadian dan Sosial (PKKS 1)
- Kompetensi: Pengembangan Sekolah (PKKS 3)
- Mengembangkan struktur organisasi sekolah/
- Melaksanakan pengembangan sekolah/ madrasah sesuai dengan rencana jangka panjang, menengah,
- Mewujudkan peningkatan kinerja sekolah yang signifikan sesuai dengan visi, misi, tujuan sekolah
- Melakukan monitoring, evaluasi, dan pelaporan pelaksanaan program kegiatan sekolah/madrasah
- Merencanakan dan menindaklanjuti hasil
- Melaksanakan penelitian tindakan sekolah dalam
- Kompetensi: Manajemen Sumber Daya (PKKS 4)
- Mengelola dan mendayagunakan sarana dan prasarana sekolah/madrasah secara optimal untuk
- Mengelola keuangan sekolah/madrasah sesuai dengan prinsip-prinsip efisiensi, transparansi, dan
- Mengelola lingkungan sekolah yang menjamin
- Mengelola ketatausahaan sekolah/madrasah dalam
- Mengelola layanan-layanan khusus
- Memanfaatkan teknologi secara efektif dalam kegiatan pembelajaran dan manajemen
- Kompetensi : Kewirausahaan (PKKS 5)
- Memiliki motivasi yang kuat untuk sukses dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sebagai
- Memotivasi warga sekolah untuk sukses dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya masing-
- Pantang menyerah dan selalu mencari solusi terbaik dalam menghadapi kendala yang dihadapi
- Menerapkan nilai dan prinsip-prinsip kewirausahaan
- Kompetensi : Supervisi Pembelajaran (PKKS 6)
- Melaksanakan supervisi akademik terhadap guru dengan menggunakan pendekatan dan teknik
- Menilai dan menindaklanjuti kegiatan supervisi akademik dalam rangka peningkatan
- Pengembangan Sekolah/Madrasah PKKS 3
Melaksanakan pengembangan sekolah/madrasah sesuai dengan rencana jangka panjang, menengah, dan pendek sekolah untuk mencapai visi, misi, dan tujuan sekolah. Mewujudkan peningkatan kinerja sekolah secara signifikan sejalan dengan visi, misi dan tujuan sekolah. Sangat sejalan dengan visi, misi dan tujuan sekolah. Pemantauan, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan program kegiatan sekolah/madrasah.
Mengelola dan memanfaatkan lingkungan dan prasarana sekolah/madrasah secara optimal demi optimalnya prasarana sekolah/madrasah. Mengelola keuangan sekolah/madrasah sesuai dengan prinsip efisiensi, transparansi dan. Memiliki motivasi yang kuat untuk menyukseskan pelaksanaan tugas pokok dan fungsinya sebagaimana pelaksanaan tugas pokok dan fungsi sebagai.
Memberikan motivasi kepada warga sekolah agar berhasil melaksanakan tugas pokok dan fungsinya.
TOTAL