i
Disusun oleh:
Putri Winda Lestari, S.KM., M.Kes
ii KATA PENGANTAR
Assalamu’alaikum wr. wb.
Buku Pedoman Kuliah Kerja Nyata Prodi K3 Universitas Binawan Tahun 2022 diterbitkan untuk menunjang pelaksanaan program KKN yang akan dilaksanakan oleh Program Studi K3 Universitas Binawan. Buku Pedoman KKN meliputi pengertian KKN, dasar pemikiran, tujuan, dan manfaat KKN bagi mahasiswa. Di samping itu, dalam buku pedoman ini juga diatur tentang bagaimana teknis pelaksanaan KKN di lapangan, sistem pelaporan sampai pada pelaksanaan evaluasi. Harapan kami, dengan diterbitkannya buku pedoman KKN Prodi K3 Universitas Binawan Edisi Tahun 2022, mahasiswa peserta KKN dapat semakin mempermudah dalam melaksanakan KKN sebagai bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Atas kerjasama kami mengucapkan terima kasih, semoga Buku Pedoman Kuliah Kerja Nyata ini dapat bermanfaat.
Wassalamualaikum wr.wb.
Jakarta, April 2022
Penyusun
iii DAFTAR ISI
HALAMAN SAMPUL ... i
KATA PENGANTAR ... ii
DAFTAR ISI ... iii
BAB I PENDAHULUAN ... 1
A. Latar Belakang ... 1
B. Tujuan ... 2
C. Manfaat ... 2
D. Sasaran ... 3
E. Capaian Pembelajaran ... 3
F. Status KKN ... 5
BAB II PELAKSANAAN KKN ... 6
A. Waktu dan Tahapan ... 6
B. Beban Jam Kerja Mahasiswa ... 6
C. Kewajiban Mahasiswa ... 7
D. Pembimbing dan Pengawasan ... 7
E. Tahapan KKN... 8
F. Sistematika Proposal KKN ... 9
G. Sistematika Laporan KKN ... 9
BAB III PENUTUP ... 11
LAMPIRAN ... 12
1 BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Kuliah Kerja Nyata (KKN) suatu kegiatan intrakurikuler yang memadukan pelaksanaan Tri Darma Perguruan Tinggi (Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat) dengan cara memberikan kepada mahasiswa pengalaman belajar dan bekerja dalam kegiatan pembangunan masyarakat sebagai wahana penerapan dan pengembangan ilmu yang dilaksanakan di luar kampus dalam waktu, mekanisme dan persyaratan tertentu.
Kegiatan KKN akan memberikan pengalaman belajar kepada mahasiswa untuk hidup ditengah-tengah masyarakat di luar kampus baik perkotaan maupun pedesaan.
KKN merupakan suatu bentuk kegiatan yang memadukan dharma pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam suatu kegiatan. Sebagai kegiatan pendidikan dan pengajaran, KKN merupakan kegiatan integral dari kurikulum pendidikan strata 1 (S1) maupun di diploma hal ini berarti bahwa: KKN merupakan program tidak berdiri sendiri dan tidak terpisahkan dari tujuan dan isi pendidikan lainnya, berfungsi sebagai pengikat dan perangkum semua isi kurikulum dan dapat menambah atau pelengkap kurikulum, merupakan pengalaman belajar yang menghubungkan konsep-konsep akademis didasarkan pada realita kehidupan masyarakat. Kegiatan penelitian KKN mengajak mahasiswa untuk ikut serta mengamati, menganalisis, menarik kesimpulan dari data dan situasi wilayah kerja KKN.
KKN juga merupakan suatu bentuk kegiatan yang mendukung program
“Merdeka Belajar – Kampus Merdeka (MBKM)” yang saat ini mulai diterapkan oleh perguruan tinggi. Kebijakan MBKM memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman belajar yang lebih luas dan kompetensi baru melalui beberapa kegiatan pembelajaran di antaranya pertukaran pelajar, magang/praktik kerja, riset, proyek independen, kegiatan wirausaha, proyek kemanusiaan, mengajar di sekolah, dan proyek di desa/kuliah kerja nyata tematik.
Adapun dasar pemikiran dari kegiatan KKN ini adalah:
1. Buku Panduan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka, Dirtjen Dikti, Kemendikbud, April 2020 untuk mendukung merdeka belajar kampus merdeka
2. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2020, tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi.
2 3. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi yang
meinyatakan bahwa penyusunan kurikulum adalah hak perguruan tinggi, tetapi selanjutnya dinyatakan harus mengacu kepada standar nasional (Pasal 35 ayat 1).
4. Perpres No. 8 Tahun 2012 tentang KKNI.
B. Tujuan
1. Memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar dan berlatih memecahkan berbagai masalah kemasyarakatan secara langsun dan praktis khususnya dalam masalah yang berkaitan dengan pengembangan disiplin ilmu yang ditekuninya.
2. Memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk memecahkan masalah yang nyata melalui teknis problem solving yang sistematis, yaitu observasi, identifikasi, perumusan program, evaluasi, dan penyusunan laporan.
3. Merealisasikan darma pengabdian pada masyarakat dengan melibatkan para mahasiswa secara langsung pada kurun waktu tertentu di bawah bimbingan dosen, untuk mendampingi masyarakat dalam memecahkan masalah-masalah yang dihadapi mahasiswa.
4. Membentuk diploma atau sarjana penerus pembangunan yang mampu menghayati permasalahan yang kompleks yang dihadapi masyarakat dan belajar memecahkan permasalahan secara pragmatis dan interdisipliner.
5. Mendekatkan Lembaga Pendidikan Tinggi pada masyarakat untuk penyesuaian dengan tuntutan pemberdayaan, pembangunan dan kebutuhan masyarakat.
6. Membantu pemerintah dalam mempercepat laju pembangunan dan menyiapkan kader-kader pembangunan, guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
C. Manfaat
1. Dapat menjadi instrumen pengukur kemampuan mahasiswa dalam mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh di kampus untuk disertakan di tengah kehidupan masyarakat.
2. Dapat memberi umpan balik kepada Universitas Binawan untuk lebih mengorientasikan muatan kurikulumnya pada kecakapan personal, sosial, akademis, dan vokasional yang relevan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat.
3 D. Sasaran
KKN diarahkan pada empat sasaran, yaitu mahasiswa, masyarakat, pemerintah dan kelembagaan.
a. Mahasiswa
a) Memperdalam pengetahuan mahasiswa tentang cara berpikir dan bekerja secara interdisipliner sehingga dapat menghayati adanya ketergantungan dan keterkaitan kerjasama antar sektor.
b) Memperdalam pengertian dan penghayatan mahasiswa tentang kemanfaatan ilmu, teknologi dan seni yang dipelajari bagi pelaksanaan pembangunan.
c) Memperdalam pengertian dan penghayatan mahasiswa terhadap kesulitan yang dihadapi oleh masyarakat dalam melaksanakan pembangunan.
d) Mendewasakan cara berfikir serta meningkatkan daya penalaran mahasiswa dalam melakukan penelaahan, perumusan dan pemecahan masalah secara pragmatis.
b. Masyarakat, Pemerintahan, dan Kelembagaan
a) Masyarakat perkotaan dan pedesaan yang mempunyai prospek peningkatan kemampuan serta keterampilan sumber daya manusia.
b) Pemerintah dari tingkat pusat sampai daerah memperoleh bantuan pemikiran dan tenaga dalam merencanakan dan melaksanakan pembangunan.
c) Kelompok masyarakat tertentu dengan jalinan kerjasama yang baik antara perguruan tinggi pelaksana dengan lembaga, pengusaha, klub atau perkumpulan yang dapat mensinergikan dan memberdayakan kemampuan masing-masing untuk keuntungan bersama.
E. Capaian Pembelajaran
KKN diarahkan pada pencapaian tiga Outcome yaitu pada mahasiswa, masyarakat, dan kelembagaan serta Perguruan Tinggi.
a. Mahasiswa
a) Memperdalam dalam pengertian dan penghayatan mahasiswa tentang;
✓ Cara berfikir dan bekerja secara interdisipliner dan lintas sectoral
✓ Kemanfaatan ilmu, teknologi dan seni yang dipelajari bagi pemberdayaan dan pembangunan masyarakat.
4
✓ Pemahaman kesulitan dan seluk beluk permasalahan di masyarakat dalam pemberdayaan dan pembangunan yang dilakukan diperkotaan, pedesaan, dan kelompok masyarakat tertentu.
b) Mendewasakan cara berpikir serta meningkatkan daya penalaran mahasiswa dalam melakukan penelaahan, perumusan, dan pemecahan masalah secara pragmatis ilmiah.
c) Memberikan keterampilan kepada mahasiswa untuk melaksanakan program- program pengembangan, pemberdayaan dan pembangunan masyarakat
d) Melatih mahasiswa sebagai innovator, motivator, dinamisator dan problem solving.
e) Memberikan pengalaman keterampilan kepada mahasiswa sebagai kader pembangunan dan diharapkan terbentuk sikap dan rasa cinta, kepedulian sosial, dan tanggung jawab terhadap kemajuan masyarakat di pelbagai bidang.
f) Melalui pengalaman bekerja secara langsung dan nyata akan lebih menumbuhkan sifat profesionalisme dan kepedulian sosial dalam diri mahasiswa.
b. Masyarakat dan Pemerintah/Lembaga
a) Minimal memperoleh bantuan pikiran dan tenaga untuk merencanakan serta melaksanakan program pembangunan.
b) Meningkatkan kemampuan berpikir, bersikap dan bertindak agar sesuai dengan program pembangunan.
c) Memperoleh pembaharuan-pembaharuan yang diperlukan dalam pembangunan di daerah.
d) Membentuk kader-kader pembangunan di masyarakat sehingga terjadi kesinambungan pembangunan.
c. Perguruan Tinggi
a) Perguruan Tinggi lebih terarah dalam mengembangkan ilmu pengetahuan teknologi dan seni (IPTEKS) kepada mahasiswa dengan adanya upaya umpan balik sebagai hasil integrasi mahasiswa denan masyarakat.
b) Dengan demikian, kurikulum perguruan tinggi akan dapat disesuaikan dengan tuntutan pembangunan.
c) Tenaga pengajar memperoleh berbagai kasus yang dapat digunakan sebagai
5 contoh atau bahan dalam proses pendidikan.
d) Perguruan tinggi dapat menjalin kerjasama dengan instansi pemerintah atau departemen lainnya dalam melaksanakan pembangunan dan pengembangan IPTEKS.
e) Perguruan tinggi dapat mengembangkan penelitian IPTEKS yang lebih bermanfaat dalam pengelolaan dan penyelesaian berbagai masalah pembangunan.
F. Status KKN Tematik
Kuliah Kerja Nyata (KKN) pada Program Studi K3 Universitas Binawan merupakan program kurikuler wajib bagi seluruh mahasiswa D-IV K3. Program KKN ini termuat dalam kurikulum dengan bobot 3 SKS.
6 BAB II
PELAKSANAAN KULIAH KERJA NYATA
A. Waktu dan Tahapan
Kegiatan program KKN dibagi menjadi beberapa tahapan:
a. Tahap Pra KKN untuk observasi, pendekatan sosial maupun kelembagaan, penentuan wilayah, pengelompokan mahasiswa KKN, penentuan dan observasi maupun negosiasi ke lokasi kerja KKN.
b. Tahap Pembekalan KKN (untuk mahasiswa, baik tatap muka untuk teoritik, tatap muka untuk praktik maupun tugas mandiri)
c. Tahap pelaksanaan KKN terdiri atas:
✓ Kegiatan mahasiswa untuk survey pendekatan sosial maupun kelembagaan dan perencanaan program
✓ Kegiatan mahasiswa untuk operasional atau realisasi program kerja di lokasi KKN
d. Tahap penyusunan laporan dan responsi (dilakukan oleh mahasiswa dan dengan waktu 1 minggu).
B. Beban Jam Kerja Mahasiswa
Kegiatan KKN di ikuti oleh mahasiswa dengan beban studi dalam program KKN adalah 3 sks. Alokasi beban jam kerja mahasiswa antara 136 – 181 jam selama kegiatan KKN dengan alokasi kegiatan perhari 6-8 jam dengan asusmsi selama 3 – 4 minggu. Dengan pertimbangan sebagai berikut:
Alokasi Minimal Kegitan
Alokasi waktu bobot 3 sks = 3 x 170 menit x 16 = 136 jam Dengan ketentuan:
a) Pra Pelaksanaan = 20 jam
b) Pelaksanaan = 110 jam
c) Pelaporan dan Assesment = 6 jam
Dengan alokasi waktu perhari minimal 6 jam atau selama 3 minggu
7 Alokasi Maksimal Kegitan
Alokasi waktu bobot 4 sks = 4 x 170 menit x 16 = 181 jam Dengan ketentuan:
a) Pra penerjunan = 22 jam
b) Pelaksanaan = 151 jam
c) Pelaporan dan Assesment = 8 jam
Dengan alokasi waktu perhari maksimal 8 jam atau selama 4 minggu atau 1 bulan C. Kewajiban Mahasiswa
Adapun kewajiban yang harus dilakukan oleh mahasiswa adalah sebagi berikut:
a. Membayar uang sks KKN perkuliahan sesuai dengan tagiahan pada SIAKAD Universitas
b. Mengikuti pembekalan KKN
c. Melaksanakan kegiatan KKN dengan sungguh-sungguh untuk menjaga nama baik Prodi K3 pada khususnya dan Universitas Binawan pada umumnya.
d. Mengisi buku aktivitas harian yang berisi catatan aktivitas mahasiswa sejak tiba di lokasi kerja KKN sampai selesai KKN.
e. Membuat Matriks program kerja KKN dan pelaksanaannya f. Membuat buku rekapitulasi laporan pelaksanaannya.
D. Pembimbingan dan Pengawasan
Agar semua kegiatan program yang dilaksanakan berjalan dan berhasil baik, perlu adanya arahan dan bimbingan untuk membantu mahasiswa dalam rangka memecahkan masalah yang dihadapi pada tahap survei maupun tahap pelaksanaan, agar mereka tidak salah arah atau tidak sesuai dengan rencana yang telah dipersiapkan. Arahan dan bimbingan juga dilaksanakan untuk tahap penyusunan proposal kegiatan maupun penyusunan laporan. Baik arahan maupun bimbingan dalam kegiatan ini dilakukan oleh dosen pembimbing KKN. Dosen pembimbing KKN akan dibagi untuk setiap kelompok KKN.
Agar kegiatan mahasiswa dapat berhasil dengan baik dan tertib, demikian pula kegiatan pembimbingan dan pengawasan dapat berlangsung sesuai dengan prinsip diatas, berbagai kegiatan yang perlu dilaksanakan itu antara lain:
a. Kunjungan ke lokasi KKN
b. Diskusi untuk membicarakan segala sesuatu yang berhubungan dengan kegiatan- kegiatan mahasiswa, baik mengenai hasil-hasil yang dicapai dalam pelaksanaan
8 maupun bagaimana usaha-usaha yang dilakukan untuk mengatasi masalah-masalah yang dihadapi.
c. Diskusi yang dilakukan oleh peserta dan pelaksana KKN bekerja sama dengan pemerintah Kecamatan setempat dan dihadiri oleh Muspika, Dinas/instansi, Pimpinan (Kades dan Para Pamong) wilayah setempat, dan mahasiswa KKN yang bertugas di unit/kelompok yang bersangkutan.
E. Tahapan KKN
Adapun tahapan KKN adalah sebagai berikut:
1. Tahap Persiapan
2. Tahap Pelaksanaan Sosialisasi Internal
Pembentukan Kelompok dan Pembagian Pembimbing KKN
Pembekalan Peserta KKN
Survei Lokasi
Penyusunan Proposal Program
Pemberangkatan Peserta KKN
Penerimaan Peserta KKN
Sosialisasi Program di
Lokasi
Pelaksanaan kegiaatan dan
program KKN
9 3. Tahap Monev dan Pelaporan
F. Sistematika Proposal KKN Halaman Sampul
Halaman Pengesahan Daftar Isi
Bab I. Pendahuluan
1.1 Latar Belakang 1.2 Masalah 1.3 Tujuan
1.4 Metodologi/langkah kerja Bab II Gambaran Umum Lokasi
2.1 Profil Wilayah lokasi KKN (Geografis dan Demografis) 2.2 Kelompok Sasaran:
2.3 Potensi Desa/Komunitas
Bab III. Rencana Pelaksanaan Kegiatan dan Anggaran 3.1 Rencana Pelaksanaan Kegiatan
3.2 Rencana Anggaran Daftar Pustaka
Lampiran
G. Sistematika Laporan KKN Halaman Sampul
Halaman Pengesahan
Monev bersama dosen pembimbing
KKN
Evaluasi Pencapaian bersama masyarakat
Laporan KKN oleh Dosen Pembimbing
KKN dan Peserta KKN
Diseminasi/Publikasi hasil KKN*
10 Daftar Isi
Bab I. Pendahuluan
1.1 Latar Belakang 1.2 Masalah 1.3 Tujuan
1.4 Metodologi/langkah kerja Bab II Gambaran Umum Lokasi
2.1 Profil Wilayah lokasi KKN (Geografis dan Demografis) 2.2 Kelompok Sasaran:
2.3 Potensi Desa/Komunitas Bab III. Pelaksanaan Kegiatan
3.1 Rekapitulasi Kegiatan 3.2 Uraian Kegiatan
3.3 Pembahasan Kegiatan (kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman/kendala)
Bab IV Penutup 4.1 Kesimpulan 4.2 Saran/rekomendasi Daftar Pustaka
Lampiran
Penulisan laporan mengikuti ketentuan sebagai berikut.
a. Diketik dengan komputer pada kertas HVS 70 gr, A4, Jarak 1,5 spasi, huruf Times New Roman, Font 12.
b. Sampul laporan warna hijau Prodi K3.
11 BAB III
PENUTUP
Buku pedoman ini sudah disiapkan dan disusun dengan secermat dan sedetail mungkin.
Namun demikian sejalan dengan kondisi perkembangan, pemenuhan keperluan baik yang berkaitan dengan pelaksana, pelaku, maupun manfaat KKN Universitas Binawan, dan bahkan juga perubahan- perubahan di era global yang begitu cepat, hal-hal yang sudah dituangkan dalam buku ini tidak mungkin mampu selalu memenuhi kebutuhan atau berfungsi denan baik sebagai sebuah panduan.
Oleh karena itu, kelemahan-kelemahan yang ada akan di evaluasi dan diperbaiki melalui mekanisme yang ada. Adapun kekurangan mengenai diatur dan diumumkan melalui produk yang lazim, Hal-hal yang belum diatur dalam ketentuan ini akan diatur kemudian.
12
LAMPIRAN
13 LAPORAN KKN
……….
(DIISI JUDUL KKN, LOKASI KKN)
DISUSUN OLEH:
NAMA MAHASISWA (NIM) NAMA MAHASISWA (NIM)
dst
PROGRAM STUDI DIV KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA FAKULTAS ILMU KESEHATAN DAN TEKNOLOGI
UNIVERSITAS BINAWAN JAKARTA
2022 Format Cover
14 HALAMAN PENGESAHAN
JUDUL: ………..
Telah dilakukan KKN yang berjudul ………….. di (Desa, Kecamatan, Kota) mulai tanggal
….. sampai …….. yang beranggotakan:
Nama Mahasiswa NIM
Jakarta, ………. 2022
Mengetahui Ketua Kelompok KKN
(………..)
Sekretaris Kelompok KKN
(………..)
Dosen Pembimbing Lapangan
(………..)
Ketua RT/RW/Kelurahan
(………..)
Kepala Prodi K3 Universitas Binawan
(………..) Format Halaman Pengesahan
15 Pelaksanaan Program KKN
Di ……….. (RT/RW/Desa/Kel/Kec/Kab/Kota) Tahun 2022
Nama Kelompok* : Prodi/Fakultas : No Tanggal Program/
Kegiatan
Pelaksana Sasaran Media Mitra Kerja
Sumber Dana
Keterangan
Kota,………. 2022
Dosen Pembimbing Lapangan Mahasiswa/Ketua KKN*
(………) (………)
Format Laporan Kelompok
16 LAPORAN KEGIATAN HARIAN
………. (DIISI JUDUL, LOKASI KKN DAN TAHUN)
Nama Mahasiswa :
NIM :
No Hari, Tanggal Kegiatan Hasil Tindak Lanjut
NB: Laporan kegiatan harian diisi oleh tiap mahasiswa Format Laporan Kegiatan Harian
17 FORM PENILAIAN TEMAN SEJAWAT
KULIAH KERJA NYATA
Nama Penilai :
Desa dan Kecamatan : Dosen Pembimbing Lapangan : PERHATIAN:
1. Isilah form ini secara manual, masukkan dalam amplop tertutup dan berikan kepada DPL anda, 2. Nilailah teman sejawat anda secara objektif berdasarkan kinerja di lapangan,
3. Beri nilai antara 0 – 100 untuk masing-masing komponen penilaian
No Nama Lengkap Sejawat
Komponen Penilaian
Total Skor
Rata-rata (Total Skor/5) Disiplin Tanggung
Jawab
Kinerja Kerjasama Keaktifan 1
2 3 4 5 dst
Form Penilaian Teman Sejawat
18