KONSENTRASI INDUSTRI
Konsentrasi industry
dapat dijelaskan melalui 4 faktor:
1. Nasib baik
Hal ini salah satunya dapat terjadi karena adanya beberapa
perusahaan yang pertama
kali masuk dan konsisten untuk beroperasi dalam
suatu industry dalam waktu yang
lama sehingga
mengakibatkan produk sejumlah perusahan
tersebut mengakar dan memiliki kelekatan dalam masyarakat.
2. Factor teknis
- tingkat keluasan
produk, semakin luas pasar produk suatu
industri semakin rendah kosentrasi industri
- Skala ekonomi
perusahaan, semakin tinggi tingkat kesulitan perusahaan mencapai skala ekonomi, tingkat kosentrasi cenderung semakin tinggi
- Kelangkaan sumber
daya ekonomi, semakin susah mendapat sumber daya
semakin tinggi tingkat
kosentrasi industri (butuh biaya besar dan
pengahalang
perusahaan lain)
- kemajuan teknologi, tingginya teknologi
semakin tinggi kosntrasi indusrti
(banyaknya perusahaan kecil yg menggunakan teknologi maka akan muncul
teknologi baru )
- Pertumbuhan pasar
produk, cenderung diikuti oleh kosentrasi yang
rendah
3. Kebijakan dan regulasi pemerintah
Dapat berkorelasi
negative maupun positif dengan konsentrasi
industry, tergantung dari jenis kebijakan tersebut.
4. Kebijaksanaan perusahaan
Terkait dengan kebijakan perusahaan seperti
merger, strategi
diferensiasi produk, dan
praktik bisnis yang sifatnya membatasi
perusahaan baru untuk masuk ke pasar.
FAKTOR LAIN
(LIPCZYNSKI) YANG MENDORONG
KOSENTRASI INDUSTRI
• Cakupan untuk
terjadinya discretionary (pengeluaran sunk cost)
• Tahapan siklus bisnis industri tahapan
perkenalan,
pertumbuhan,
kedewasaan dan penurunan
• Kapabilitas yg khas dan kompetitif inti, terdiri dari arsitektur (rekanan,
distributor dan
pengecer) inovasi (Hak
kekayaan intelektual, dan reputasi yg baik
HAMBATAN PASAR Hofstrand (2007) 4 bentuk kombinasi
1. Hambatan masuk
rendah, hambatan keluar tinggi
2. Hamb
KONSENTRASI INDUSTRI
Konsentrasi industry dapat dijelaskan melalui 4 faktor:
1. Nasib baik
Hal ini salah satunya dapat terjadi karena adanya beberapa perusahaan yang pertama kali masuk dan konsisten untuk beroperasi dalam suatu industry dalam waktu yang lama sehingga mengakibatkan produk sejumlah perusahan tersebut mengakar dan memiliki kelekatan dalam masyarakat.
2. Factor teknis
- tingkat keluasan produk, semakin luas pasar produk suatu industri semakin rendah kosentrasi industri
- Skala ekonomi perusahaan, semakin tinggi tingkat kesulitan perusahaan mencapai skala ekonomi, tingkat kosentrasi cenderung semakin tinggi
- Kelangkaan sumber daya ekonomi, semakin susah mendapat sumber daya semakin tinggi tingkat kosentrasi industri (butuh biaya besar dan pengahalang perusahaan lain)
- kemajuan teknologi, tingginya teknologi semakin tinggi kosntrasi indusrti (banyaknya perusahaan kecil yg menggunakan teknologi maka akan muncul teknologi baru )
- Pertumbuhan pasar produk, cenderung diikuti oleh kosentrasi yang rendah 3. Kebijakan dan regulasi pemerintah
Dapat berkorelasi negative maupun positif dengan konsentrasi industry, tergantung
dari jenis kebijakan tersebut.
4. Kebijaksanaan perusahaan
Terkait dengan kebijakan perusahaan seperti merger, strategi diferensiasi produk, dan praktik bisnis yang sifatnya membatasi perusahaan baru untuk masuk ke pasar.
FAKTOR LAIN (LIPCZYNSKI) YANG MENDORONG KOSENTRASI INDUSTRI
• Cakupan untuk terjadinya discretionary (pengeluaran sunk cost)
• Tahapan siklus bisnis industri tahapan perkenalan, pertumbuhan, kedewasaan dan penurunan
• Kapabilitas yg khas dan kompetitif inti, terdiri dari arsitektur (rekanan, distributor dan pengecer) inovasi (Hak kekayaan intelektual, dan reputasi yg baik
HAMBATAN PASAR Hofstrand (2007) 4 bentuk kombinasi
1. Hambatan masuk
rendah, hambatan keluar tinggi
2. Hambatan masuk
tinggi, hambatan keluar rendah
. Hambatan masuk
rendah, hambatan keluar rendah
4. Hambatan masuk
tinggi , hambatan keluar tinggi
HAMBATAN MASUK PASAR MENCAKUP 1. Ecinomic scale
kemampuan incumbent untuk berproduksi dan menjual produk dalam jumlah besar
untuk mencapai tingkat biaya produksi per unit yg semakin menurun
2. Tingkat investasi modal
semakin tinggi investasi modal semakin
membatasi pesaing yg masuk pasar
3. Kekayaan intelektual upaya terencana untuk menciptakan hak
kepemilikan bagi suatu pengetahuan,
mencegah imitasi
4. Swiching costs yang tinggi
biaya yg harus ditanggung oleh
konsumen suatu produk untuk berpindah dr merk tertentu ke merk yg lain 5. Kekuatan dari brand
industri yg mendominasi suat produk cenderung unutk dimasuki oleh
pesaing baru
6. Perijinan dan
Hambatan Legal lainnya
perijinan mencakup biaya untuk dapat
mendapatkan regisrasi, sertifikasi dan lisensi
usaha. Sisi lain dapt
sebagai pelindung dan pendorong insentif
aktivitas industri domestik
HARBORD DAN HOEHN (1994) PENYEBAB
TERJADINYA HAMBATAN MASUK
PASAR
• Karen keunggulan biaya absolut
incumbent memiliki
keunggulan biaya absolut dari new entrant
• Strategi first mover adventages
karena perbedaan waktu masuk pasar
• Penolakan untuk menyuplai in
HAMBATAN PASAR
Hofstrand (2007) 4 bentuk kombinasi
1. Hambatan masuk rendah, hambatan keluar tinggi 2. Hambatan masuk tinggi, hambatan keluar rendah
3. Hambatan masuk rendah, hambatan keluar rendah 4. Hambatan masuk tinggi , hambatan keluar tinggi HAMBATAN MASUK PASAR MENCAKUP
1. Ecinomic scale
kemampuan incumbent untuk berproduksi dan menjual produk dalam jumlah besar untuk mencapai tingkat biaya produksi per unit yg semakin menurun
2. Tingkat investasi modal
semakin tinggi investasi modal semakin membatasi pesaing yg masuk pasar 3. Kekayaan intelektual
upaya terencana untuk menciptakan hak kepemilikan bagi suatu pengetahuan, mencegah imitasi
4. Swiching costs yang tinggi
biaya yg harus ditanggung oleh konsumen suatu produk untuk berpindah dr merk tertentu ke merk yg lain
5. Kekuatan dari brand
industri yg mendominasi suat produk cenderung unutk dimasuki oleh pesaing baru 6. Perijinan dan Hambatan Legal lainnya
perijinan mencakup biaya untuk dapat mendapatkan regisrasi, sertifikasi dan lisensi usaha. Sisi lain dapt sebagai pelindung dan pendorong insentif aktivitas industri domestik
HARBORD DAN HOEHN (1994) PENYEBAB
TERJADINYA HAMBATAN MASUK
PASAR
• Karen keunggulan biaya absolut
incumbent memiliki
keunggulan biaya absolut dari new entrant
• Strategi first mover adventages
karena perbedaan waktu masuk pasar
• Penolakan untuk menyuplai input
akses new entrant
terhadap input dan pasar produk terhambat
• Karena predatory behavior
upaya perusahaan untuk mendorong keluarnya
pesaing dari pasar dengan melakukan pemotongan harga
produknya dalam jangka waktu relatif panjang
HAMBATAN KELUAR PASAR MENCAKUP
a) Investasi peralatan yg spesifik,
perusahaan cenderung untuk tidak mau kelaur
industri untuk
mempertahankan
pemanfaatan peralatan spesifik
b) Keahlian yg spesifik keahlia
HARBORD DAN HOEHN (1994) PENYEBAB TERJADINYA HAMBATAN MASUK PASAR
• Karena keunggulan biaya absolut
incumbent memiliki keunggulan biaya absolut dari new entrant
•Strategi first mover adventages karena perbedaan waktu masuk pasar
•Penolakan untuk menyuplai input
akses new entrant terhadap input dan pasar produk terhambat
•Karena predatory behavior
upaya perusahaan untuk mendorong keluarnya pesaing dari pasar dengan melakukan pemotongan harga produknya dalam jangka waktu relatif panjang
HAMBATAN KELUAR PASAR MENCAKUP a) Investasi peralatan yg spesifik,
perusahaan cenderung untuk tidak mau kelaur industri untuk mempertahankan pemanfaatan peralatan spesifik
b) Keahlian yg spesifik
keahlian yang spesifik akan menghambat masuknya kompetitor