• Tidak ada hasil yang ditemukan

Dokumen Tentang Sejarah MESOPOTAMIA

N/A
N/A
Umar Abdul Aziz

Academic year: 2023

Membagikan "Dokumen Tentang Sejarah MESOPOTAMIA"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

SEJARAH MESOPOTAMIA

1. TENTANG MESOPOTAMIA

Hanya ada satu wilayah kuno dunia yang dikuasai oleh berbagai bangsa secara bergantian selama ribuan tahun lamanya, setiap bangsa yang mendiaminya mewarisi peradaban yang mengagumkan beragam kisah dan peninggalanya menjadi memori sepanjang masa dan terus diimajinasi kan oleh dunia timur dan barat, wilayah ini mengenalkan keajaiban arsitektur, teknologi pertanian, aksara paling awal, sains dan filosofi hukum. Wilayah yang menjadi asal nya sejarah inilah mesopotamia tempat lahirnya peradaban.

Mesopotamia merupakan peradaban tertua di dunia, kebudayaaan masyarakatnya diperkirakan sudah terbentuk sejak 5000SM, kata Mesopotamia berasal dari yunani yang berarti antara dua sungai yaitu sungai eufrat dan tigris kedua sungai tersebut sering terjadi banjir namun meninggalkan lumpur yang membentuk dataran rendah aluvial yang subur dan baik untuk pertanian, dari wilayah yang subur tersebut membentuk masyarakat yang agraris, luasnya daerah padang rumput di daerah sekitarnnya, dimanfaatkan untuk pertenakan. Demikian juga usaha perdagangan sudah berkembang menjadi lalu lintas perdagangan antara pantai laut tengah, dengan india, asia tengah dan juga antara laut tengah ke teluk persia dan laut merah. Dikarenakan kawasan yang subur ini banyak terjadi perebutan dominasi yang kemudian membangun dan mengembangkan peradaban.

2. KISAH SUMERIA

Bangsa sumeria adalah bangsa tertua yang mendiami kawasan Mesopotamia, Peradaban Sumeria muncul di kawasan itu sekitar tahun 3500-1900 SM, sementara masyarakat penutur bahasa Akkadia muncul pada abad ke-30 SM. Bangsa sumeria telah berhasil mengubah sungai eufrat dan tigris dari rawa dan hutan menjadi daerah pertanian yang subur, padahal bangsa sumeria hidup dengan berburu dan bercocok tanam dalam tingkat yang sederhana. Setelah itu, peradaban mereka semakin berkembang hingga mampu mengendalikan banjir dengan cara membuat benteng tanah, terowongan, dan saluran untuk meluruskan aliran sungai, sumeria juga telah mengenal pembuatan waduk waduk agar ketika musim kemarau mereka tetap akan bisa melakukan pengairan keladang ladang.

3. PERKEMBANGAN RAKYAT SUMERIA

Karena wilayah bangsa sumeria sebagian besar tidak menghasilkan kayu dan mineral, bangsa sumeria dipaksa untuk membuat jaringan perdagangan paling awal dalam

(2)

sejarah, pedagang sumeria melakukan perjalan berbulan bulan ke Anatolia, Lebanin hingga ke India.

Dalam aktivitas perdagangan dibutuhkan alat komuniaksi berupa tulisan diketahui tulisan bangsa sumeria adalah tulisan pertama yang berhasil dibuat manusia, bangsa tersebut mampu membuat tulisan paku yang terdiri dari 350 huruf dan mereka menulis diatas lempengan tanah liat. Tidak hanya menjadi pelopor dalam penggunaan aksara, bangsa sumeria juga menggunakan sistem bilangan sexagesimal yang berdasarkan pada pengelompokan 60. sistem yang mudah dibagi ini kemudian diadopsi oleh orang babilonia kuno. Penggunaan sexagesimal sumeria masih bertahan sampai sekarang dalam bentuk pengukuran lingkaran dan 12 inci dalam satu kaki. Mobilitas bangsa sumeria didukung oleh penemuan roda, penemuan roda, membuktikan orang sumeria telah mengenal prinsip kerja gerak lingkaran, bangsa sumeria menganut kepercayaan politeisme atau mempercayai banyak dewa. Dewa tersebut antara lain, uruk(dewa langit), nippur(dewa bumi) dan eridu(dewa air).

Untuk memuja dewa-dewa tersebut bangsa sumeria membangun kuil yang dikenal dengan nama ziggurat(bangunan tinggi seperti gunung) yang pembuatannya lebih tinggi dari rumah penduduk dan kuil tersebut memiliki menara yang bertingkat-tingkat yang dilengkapi tangga. Bangunan berbentuk piramida berundak ini ketinggiannya bisa

mencapai 88 meter.

Alasan bangsa sumeria membangun kuil-kuil yang tinggi adalah keyakinan bahwa semakin tinggi kuilnya semakin dekat pula dengan dewanya.

Bangsa sumeria mencapai puncaknya ketika mereka mampu mendirikan kota-kota dengan pemerintahan seperti negara atau biasanya disebut negara kota( karena kotanya yang membangun sebuah negara), pada masa ini, muncul kota ur, uruk dan kish yang saling bersaing untuk memperebutkan kekuasaan tertinggi di sumeria. Dan menurut para arkeolog kota tersbut merupakan kota metropolis pertama di dunia pada tahun 2400 SM, pemimpin bangsa semit bernama sargon berhasil menaklukan dan menyatukan beberapa kota sumeria hegomonia bangsa sumeria pada akhirnya harus berakhir.

4. DINASTI AKKADIA SARGON

Sargon membentuk imperium akkadia dilansir dari nasional geografik, raja sargon adalah raja pertama didunia yang memerintah sebuah imperium luas dan memperkenalkan sistem dinasti, dan dia membuat ibukota baru yang berfungsi mengatur kota-kota yang jauh bernama AGADE, sargon juga bukan hanya seorang penakluk dia pandai dalam mengatur dan mempertahankan kekuasaannya. Selai itu dia menciptakan sebuah sistem pajak untuk pembangun infrastruktur seperti saluran irigasi ataupun mendirikan dinding pembatas, dan untuk menjaga keharmonisan bangsawan dengan menempatkan nya dipusat pemerintahan.

Meskipun dinasti sargon bertahan selama 150 tahun, 2334-2279 SM. namun menciptakan

(3)

model pemerintahan yang mempengaruhi seluruh peradaban timur tengah. Konflik antar suku yang disebabkan kekringan yang panjang memicu kejatuhan akkadia dan runtuh pada tahun 2200 SM. D karena mendapat serangan dari bangsa guti dari pegunungan zargos yang berasal dari perbatasan irak dan iran.

DINASTI AMORITE DAN BABYLON

Sekitar 1700 SM. Bangsa Amorit, tampil sebagai penguasa baru mesopotamia yang dari kara babilu yang berarti “gerbang menuju surga”. Periode ini juga disebut Babylon lama.

Babylon lama ini didirikan oleh bangsa Amoria di bawah pimpinan Sumuabum pada sekitar 1894 SM. Babilonia Lama mengalami kejayaan pada masa Raja Hammurabi (1792-1750 SM), dibuktikan dengan kemajuan perdagangan dan administrasinya. Di bawah kekuasaan Hammurabi, Babilonia menjadi salah satu negeri terluas pada zaman kuno.

Pengaruh Hammurabi yang kuat beserta kemajuan yang dibawanya pada akhirnya memunculkan bangsa-bangsa lain yang ingin menguasai Babilonia Lama.

Setelah Dinasti Ketiga Ur runtuh pada 2004 SM, bangsa Amori atau Suku Amori, yang dipimpin oleh Sumuabum, membeli sebidang tanah di Kota Babilon. Kota Babilon pun dikembangkan dan dikuasai oleh Bangsa Amori pada 1895 SM, tetapi masih berada di bawah bayang-bayang Kerajaan Kazalu. Oleh karena itu, Sumuabum belum berani menyatakan diri sebagai Raja Babilonia, karena kekuatan militernya juga belum mumpuni.

Pada awal berdirinya, hingga beberapa raja berikutnya, Babilonia masih tergolong sebagai kota kecil yang belum kuat, di banding dengan negara-negara yang telah berdiri saat itu. Kerajaan lain yang berada di sekitar Babilonia saat itu adalah Isin, Larsa, Assyria, dan Elam.

Mesopotamia Raja-raja Babilonia Lama Samuabum (1894-1883 SM)

Sumulael (1883-1845 SM) Sabium (1845-1831 SM) Apilsin (1831-1813 SM) Sinmubalit (1813-1793 SM) Hammurabi (1792-1750 SM) Samsuilun (1750-1712 SM)

(4)

MASA KEJAYAAN KEKAISARAN BABILONIA LAMA

baru mengalami kejayaan pada masa pemerintahan Raja Hammurabi, yang berkuasa antara 1792 hingga 1750 SM. Pada masa Hammurabi, Babilonia dibangun secara besar-besaran hingga berubah menjadi kota besar yang kuat

Babilonia juga berhasil memerdekakan diri dari bayang-bayang bangsa Elam yang menguasai timur Mesopotamia dan menaklukkan Kekaisaran Assyria Lama. Setelah menaklukkan Elam dan menguasai wilayahnya, Babilonia kemudian menaklukkan kota- kota lain, seperti Kis, Lagasy, Nipur, Borsipa, Ur, Uruk, Uma, Adab, Sipar, Rapiqum, dan Eridu.

Penaklukkan Babilonia inilah yang kemudian mendatangkan kedamaian di Mesopotamia, yang sebelumnya berada dalam pusaran konflik dan kekacauan. Selain menguasai Mesopotamia, Hammurabi juga mereformasi sistem pemerintahan Babilonia Lama dengan merombak sistem perpajakan dan pemerintahan. Salah satu kebijakan fenomenal yang dilakukan oleh Hammurabi adalah penyusunan undang-undang Babilonia.

Undang-undang yang disusun Raja Hammurabi inilah kemudian yang dikenal dengan sebutan Codex Hammurabi, yang disusun dan ditulis dalam sebuah prasasti berukuran 2,25 meter dan ditulis dengan bahasa Akkadia.

Penemuan dan Hasil Kebudayaan Undang-undang tersebut berisi tentang peraturan perdagangan, perbudakan, ganti rugi kerusakan, pencurian, dan hubungan keluarga. Codex Hammurabi pun diakui sebagai salah satu hukum tertulis paling awal dan paling lengkap berisi 282 aturan. Kota Babilonia, yang merupakan ibu kota Kekaisaran Babilonia, dijadikan sebagai pusat peradaban, agama, dan budaya oleh Hammurabi. Babilonia Lama juga mengalami kemajuan di bidang perdagangan. Hubungan dagang dijalin dengan bangsa lain, seperti bangsa Kanaan dan negeri Syam.

Di bidang seni arsitektur, Babilonia Lama juga mengalami kemajuan, dibuktikan dengan adanya kuil-kuil raksasa berdinding batu kasar. Di bidang ilmu pengetahuan, Babilonia Lama diketahui telah menerapkan ilmu matematika dalam menghitung tahun kalender

(5)

RUNTUHNYA BABILONIA LAMA

Dalam perjalanannya, Kekaisaran Babilonia Lama mulai terancam oleh bangsa dari pegunungan di Gutium. Raja Hammurabi pun memerintahkan pasukannya untuk menyerang ke Gutium, tetapi usaha ini tidak berhasil mempertahankan kedigdayaan Babilonia Lama. Setelah Hammurabi meninggal pada 1750 SM, Babilonia Lama diperintah oleh putranya yang bernama Samsuilun. Penyebab keruntuhan Babilonia Lama adalah adanya ancaman dari bangsa lain, sedangkan pengganti Hammurabi tidak cukup cakap mempertahankan kekuasaanya. Pada masa pemerintahan Samsuilun, bangsa barbar Kassite yang berasal dari Gutium berhasil menerobos wilayah Babilonia Lama dan mendirikan kekuasaannya di perbatasan. Pada masa kekuasaan Samsuilun, Babilonia Lama tidak banyak diketahui riwayatnya. Namun, hanya dijelaskan bahwa suku-suku kecil mulai menguasi wilayah Babilonia secara bergantian hingga ditaklukkan oleh bangsa Assyria, dan terakhir ditaklukan oleh persia.

Apa saja yang telah diperoleh

Menemukan roda: roda pertama tidak digunakan sebagai alat transportasi, melainkan dipakai untuk membuat tembikar dan diciptakan pada 3500 tahun sebelum masehi.

Ada sedikit kontroversi, sebab pihak lain mengklaim bahwa roda tertua di dunia ditemukan di Ljubljana, ibu kota Slovenia. Roda yang bernama Ljubljana Marshes Wheel ini pertama ditemukan di tahun 2002 dan diperkirakan usianya sudah mencapai lebih dari 5.100 tahun, ungkap laman Ancient History Lists.

Menemukan kereta : Diperkirakan, kereta pertama dibuat pada 3200 tahun sebelum masehi, terang laman Ancient History Lists.

Struktur kereta ala bangsa Mesopotamia akhirnya diadaptasi oleh bangsa lain hingga transportasi modern muncul. Pada masa lalu, kereta ini digunakan sebagai transportasi untuk perang, olahraga dan pemakaian umum lainnya. Kereta ini melaju dengan ditarik kuda atau lembu jantan, jelas laman Ancient History List.

(6)

Menemukan ilmu astrologi : Bagi peradaban Mesopotamia, ilmu astrologi itu penting. Mereka akan mengamati objek langit di malam hari dan melihat bintang (stargazing), terang laman Interesting Engineering.m

Bangsa Mesopotamia menemukan beberapa rasi bintang tertua, seperti Leo, Taurus, Scorpio dan Capricorn. Bintang dan rasi bintang ini dikelompokkan menjadi tiga kelompok yang terkait dengan tiga Dewa, yakni Enlil, Dewa Angin, Anu, Dewa Surga dan Ea, Dewa Perairan Manis, terang laman Interesting Engineering.

Menemukan teknologi pertanian dan irigasi : Para sejarawan menyebut bahwa Mesopotamia merupakan tempat lahir semua peradaban. Di tanah ini, ada banyak penemuan yang telah diciptakan. Salah satunya ialah teknologi pertanian dan irigasi.

Tanaman terpenting bagi bangsa Mesopotamia adalah wheat (gandum) dan barley. Selain itu, bangsa Mesopotamia juga menanam anggur, ara, melon dan apel. Para petani Mesopotamia juga menemukan cara mengendalikan aliran air dari sungai Tigris dan Eufrat untuk mengairi tanaman yang mereka tanam. Oleh karena itu, bangsa Mesopotamia dijuluki sebagai the father of agriculture, jelas laman Historyly.

Menemukan konsep mengenai waktu : Bangsa Mesopotamia mengembangkan konsep waktu di mana satuan waktu dibagi menjadi 60 bagian. Lalu, konsep ini berkembang menjadi 60 detik (menit) dan 60 menit (jam). Mereka juga membuat jam berbentuk bundar dengan tonggak di bagian tengah. Sinar matahari akan membuat bayangan dan menunjukkan waktu. jam matahari di dunia Islam dilakukan oleh Ibnu al- Shatir, seorang ahli Astronomi Muslim ( 1304-1375 M). Ibnu al-Shatir membagi waktu dalam sehari dengan 12 jam, pada musim dingin waktu pendek, sedangkan pada musim panas waktu lebih panjang.

Menemukan matematika dan cara berhitung : Bangsa Sumeria (yang tinggal di kawasan Mesopotamia) adalah yang pertama dalam menemukan konsep berhitung, terang laman Ancient History Lists.st.com

Mereka mengembangkan sistem sexagesimal (berbasis 60). Sistem sexagesimal kemudian berkembang menjadi konsep lain, seperti lingkaran (360 derajat) atau tahun (12 bulan). Sementara itu, konsep "nol" ditemukan oleh bangsa Babilonia (yang juga menghuni kawasan Mesopotamia), ungkap laman Ancient History List.

Menemukan perahu layar : Sebenarnya, masih banyak penemuan bangsa Mesopotamia. Mulai dari menemukan cara penulisan pertama, peradaban kota, peta, sistem monarki dan sistem sekolah.

Perahu layar juga diciptakan oleh bangsa Mesopotamia. Hal ini karena transportasi melalui darat cenderung sulit dan banyak memakan waktu, jelas laman Ancient History List.

(7)

Peradaban apa yang paling tua didunia ? Apa itu ziggurat ? (Kuil Göbekli Tepe Turki)

Apa yang menyebabkan mesopotamia menjadi perdaban yang nebat walau diapit dua sungai ?

Referensi

Dokumen terkait