• Tidak ada hasil yang ditemukan

DOKUMENTASI PADA SAAT WAWANCARA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "DOKUMENTASI PADA SAAT WAWANCARA "

Copied!
102
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Gaya kepemimpinan merupakan perilaku yang digunakan seseorang ketika orang tersebut ingin berusaha mempengaruhi perilaku orang lain (Thoha, 2004:49). Gaya kepemimpinan adalah berbagai pola perilaku yang dikehendaki seorang pemimpin dalam proses membimbing dan mempengaruhi pegawainya. Melihat gaya kepemimpinan Kepala Satpol PP Kabupaten Kepulauan Selayar saat ini, gaya kepemimpinan Kepala Satpol PP dalam melaksanakan kebijakan ketertiban umum.

Fakta Gaya Kepemimpinan Kepala Satpol PP Kepulauan Selayar, yakni Kepala Satpol PP memerintahkan Satpol PP untuk terus mengantisipasi masyarakat yang terutama melanggar aturan. Gaya kepemimpinan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kepulauan Selayar tentunya juga dipengaruhi oleh situasi dan kondisi setempat, seperti budaya dan adat istiadat yang ada, serta perkembangan yang terjadi di wilayah tersebut. daerah. Hal ini juga yang perlu ditingkatkan oleh Kepala Satpol PP Kabupaten Kepulauan Selayar sebagai berikut: Agar Kepala Satpol PP Kabupaten Kepulauan Selayar kembali meningkatkan hubungan kerjasama. Berdasarkan latar belakang tersebut peneliti ingin mengetahui gaya kepemimpinan Satuan Kepegawaian Kabupaten Kepulauan Selayar dengan menggunakan teori Fiedler, sehingga peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul “Gaya Kepemimpinan Kepala Aparatur Sipil Negara Kabupaten Kepulauan Selayar dari Satuan Polres Kepulauan Selayar".

Rumusan Masalah

Oleh karena itu, Bupati Kepulauan Selayar, Satpol PP, harus meningkatkan ketentraman masyarakat serta ketertiban umum di Kabupaten Kepulauan Selayar. Untuk meningkatkan dan mempertahankan kinerja pegawai Satuan Polisi Sipil Kabupaten Kepulauan Selayar sehingga dapat menunjang keberhasilan pencapaian tujuan organisasi atau instansi, diperlukan kepemimpinan yang memiliki indikator multi skill, komunikatif dan jujur ​​dalam pertimbangan dan pengetahuan luas itu. Pemimpin juga dapat mengelola kinerja pegawai agar pegawai mau bekerja dengan baik dan memberikan kinerja yang berkualitas.

Tujuan Penelitian

Dalam melaksanakan tugas Satuan Polisi Sipil atau Satpol PP Kabupaten Kepulauan Selayar mempunyai fungsi. Berikut uraian tugas pokok staf Satuan Polisi Pamong Praja atau Satpol PP Kabupaten Kepulauan Selayar. Demikian hasil wawancara dengan salah satu anggota Satpol PP adalah sebagai berikut.

Demikian pula hasil wawancara dengan salah satu anggota Satuan Polisi Pamong Praja menyatakan sebagai berikut. Dalam hal ini gaya kepemimpinan yang digunakan oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja adalah gaya kepemimpinan kontingensi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan terhadap gaya kepemimpinan kepala satuan polisi pelayanan publik (Satpol PP) Kabupaten Kepulauan Selayar.

Manfaat Penelitian

LANDASAN TEORI

  • Penelitian Terdahulu
  • Pergertian Kepemimpinan
  • Teori dan Konsep Kepemimpinan
  • Teori dan Konsep Satuan Polisi Pamong Praja
  • Kerangka Pikir
  • Fokus Penelitian
  • Definisi Fokus

Beberapa penelitian berikut ini berkaitan dengan tinjauan pustaka sebelumnya sebagai pedoman penelitian yang dilakukan mengenai pengaruh gaya kepemimpinan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja. Hasil penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Andriyani (2016) dengan judul “Pengaruh Gaya Kepemimpinan Terhadap Kinerja Pegawai (Studi Kasus Pada Pegawai Bagian Administrasi (Non Medis) RS Panti Rapih Yogyakarta)”. Hasil penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Husna (2019) dengan judul “Gaya Kepemimpinan Kepala Satpol PP Pemerintah Kota Makassar”.

Hasil penelitian pendahuluan yang dilakukan oleh Tinggogoy (2010) dengan judul “Gaya Kepemimpinan Penegak Peraturan Daerah Dalam Pengambilan Keputusan (Studi Tentang Gaya Kepemimpinan Kepala (Satpol PP) Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Minahasa)”. Hasil penelitian pendahuluan yang dilakukan oleh Utama (2014) berjudul “Gaya Kepemimpinan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang mengeluarkan PKL atau PKL di Kota Cimahi”. Judul penelitiannya adalah “Gaya Kepemimpinan Kepala Satuan Polisi Negara (Satpol PP) Kabupaten Kepulauan Selayar”, sehingga yang menjadi fokus penelitian adalah gaya kepemimpinan Satuan Polisi Negara.

Gambar 1 Bagan Kerangka pikir  F.  Fokus Penelitian
Gambar 1 Bagan Kerangka pikir F. Fokus Penelitian

METODE PENELITIAN

Waktu dan Lokasi Penelitian

Jenis dan Tipe Penelitian

Informan

Teknik Pengumpulan Data

Teknik Pengabsahan Data

Triangulasi teori adalah penggunaan dua teori atau lebih untuk menggabungkan atau memadukannya, untuk itu diperlukan desain penelitian yang lebih lengkap untuk pengumpulan dan analisis data.

Teknik Analisis Data

Tugas dan tugas serta tata kerja Satuan Kepolisian Negara Kabupaten Kepulauan Selayar. Hubungan kami anggota PU dan pimpinan PP nampaknya baik dan juga protektif terhadap anggota lainnya. Berdasarkan beberapa pernyataan informan di atas, hubungan antara pimpinan dan bawahan Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kepulauan Selayar cukup optimal.

Kami pernah ditugasi oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja untuk membuat ulang struktur organisasi. Struktur tugas yang dilaksanakan langsung oleh anggota satuan polisi umum merupakan suatu hal yang patut diapresiasi. Berdasarkan beberapa keterangan informan di atas, pelaksanaan tugas Satpol PP Kepulauan Selayar sudah optimal.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja tidak pernah menggunakan kekuasaannya untuk kesenangannya, juga tidak memerintahkan/memaksa bawahannya untuk melakukan tugas yang bukan merupakan tugasnya. (Wawancara IH, 12 Oktober 2020). Demikian pula hasil wawancara dengan anggota Satpol PP adalah sebagai berikut. “Kepala Satpol PP kami selalu mendukung bawahannya dalam segala aspek.” (Wawancara RI, 21 September).

Sebab gaya kepemimpinan kontingensi ini merupakan gaya yang digunakan di Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kepulauan Selayar. Maka wajar jika dikatakan “Gaya kepemimpinan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kepulauan Selayar” adalah gaya kepemimpinan kontingensi. Dalam hal ini terlihat dari Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) yang terlibat langsung dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat Kabupaten Kepulauan Selayar.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja tidak pernah menggunakan kekuasaan atau jabatannya untuk urusan pribadi. Disarankan kepada Kepala Satuan Polisi Pamong Praja atau Satpol PP Kabupaten Kepulauan Selayar agar lebih meningkatkan ketertiban dan ketentraman di lingkungan Satpol PP. Disarankan Kepala Satpol PP atau Satuan Polisi Pamong Praja lebih berhati-hati dalam menjalin hubungan dengan aparat.

Gaya Kepemimpinan Pelaksana Perda Dalam Pengambilan Keputusan (Studi Tentang Gaya Kepemimpinan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Di Kabupaten Minahasa. Pengaruh Masa Jabatan Dan Gaya Kepemimpinan Terhadap Kinerja Pegawai Tata Letak Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol Pp ) Kabupaten Indragiri Hulu.

Gambar 2 Peta Administrasi Kabupaten Kepulauan Selayar   Sumber: https://images.app.goo.gl/L3iGevZr7Jg4Eigm6
Gambar 2 Peta Administrasi Kabupaten Kepulauan Selayar Sumber: https://images.app.goo.gl/L3iGevZr7Jg4Eigm6

HASIL DAN PEMBAHASAN

Deskripsi Lokasi Penelitian

Hasil Penelitian

Hubungan pegawai kita dengan kepala staf atau kepala satuan kepolisian di bidang tata usaha negara sangat nyambung, hal ini memberikan kesan bahwa kepala satuan kepolisian kita di bidang tata usaha negara juga sangat perhatian terhadap pegawai lainnya dan selalu memberi. arah yang positif, sehingga staf disini sangat puas dengan kehadiran kami. kepala satuan polisi pamong praja saat ini.” (Wawancara AS, 12 Oktober 2020). Misalnya ada bawahan yang mempunyai keluhan yang muncul di lapangan atau kegiatan lainnya, maka Kepala Satuan Polisi Pamong Praja mendengarkan dan segera mendengarkannya. Kepala satuan polisi staf sangat memperhatikan bawahannya terutama mengenai tugas-tugas yang akan diberikan kepadanya, kepala satuan polisi staf juga ikut serta dalam pelaksanaan atau membantu tugas-tugas yang ada, jika pimpinan kita tidak terlalu sibuk dengan tugasnya. bisnis (wawancara NJ, 21 September 2020).

Tugas kami biasanya banyak sekali, dan di waktu yang sama juga ada tugas-tugas baru, tapi Kapolri sangat memahami kami dan sabar serta tidak pernah marah jika berhadapan dengan kami.” (Wawancara, IH, 12. Oktober 2020).Setiap hari jumat kami adakan yang namanya gotong royong, kami mendapat perintah langsung dari kepala satuan resmi kepolisian untuk melakukannya. Saya setuju dengan apa yang dikatakan rekan saya NM, kami melihat langsung dengan mata kepala sendiri bahwa pemimpin kami yaitu Kapolsek ikut gotong royong, itulah yang membuat kita salut dengan pemimpin kita. (Wawancara AI, 21 September 2020).

“Saya melihat bagaimana anggota Satpol PP beserta atasannya juga melaksanakan apa yang disebutkan di sekitar kantor Satpol PP pada hari Jumat, sehingga saya langsung membantu melaksanakan tugas tersebut.” (Wawancara MI, 15 Oktober 2020). Kepala Satuan Polisi Pamong Praja tidak pernah menggunakan kekuasaannya dalam perkara atau permasalahan apapun, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja sangat teliti dalam segala hal. Kepala Satpol PP tidak pernah menggunakan kekuasaannya untuk kepuasan dirinya sendiri, dan tidak pernah memerintahkan bawahannya untuk menjalankan tugas yang bukan menjadi tugasnya (wawancara NJ, 21 September 2020).

Kami adalah bawahannya di sini dan kami belum pernah melihat kepala unit resmi kepolisian kami bertindak tidak sesuai dengan prosedur yang ada. Unit resmi kepolisian kami tidak pernah menggunakan kekuasaan, kedudukan, atau kewenangannya dalam hal apa pun atau dalam hal apa pun, juga tidak memberikan pengaruh buruk terhadap kami. Disini ada penghargaan, setiap HUT satuan polisi selalu ada nama pegawai teladan, biasanya dilamar, yang benar-benar rajin, disiplin, dan patuh.” (Wawancara AA, 5 Oktober 2020).

Kondisi tersebut terlihat dari hasil wawancara terhadap anggota satuan resmi kepolisian yaitu dengan pemberian penghargaan kepada anggota yang berprestasi dan juga promosi jabatan.

Pembahasan Penelitian

Komandan satuan juga tidak pernah menggunakan kekuasaannya untuk kepuasan dirinya sendiri, tidak pernah memaksa bawahannya untuk melakukan tugas yang bukan tugasnya. Dan gaya kepemimpinan merupakan suatu pola perilaku (perkataan atau tindakan) seorang pemimpin yang dapat dirasakan oleh orang lain. Gaya kepemimpinan merupakan suatu cara dimana seseorang harus mempengaruhi sekelompok orang atau bawahannya untuk bekerja sama dan tanpa susah payah dengan penuh semangat dan percaya diri untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan.

Satuan Polisi Pamong Praja atau yang biasa disebut Satpol PP merupakan salah satu alat yang dimiliki pemerintah daerah untuk menjaga ketertiban atau ketentraman masyarakat dengan menegakkan peraturan daerah. Pengertian Satpol PP lainnya adalah instansi pemerintah yang bertugas memelihara ketertiban dan ketentraman masyarakat atau pegawai negara yang bertugas memelihara keamanan. Satpol PP mempunyai tugas pokok membantu pimpinan daerah dalam menciptakan suasana daerah yang tenteram, tertib dan tenteram sehingga penyelenggaraan pemerintahan dapat berjalan lancar dan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman.

Untuk mengetahui gaya kepemimpinan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kepulauan Selayar, penulis memilih menurut Fiedler dalam Wahjosumidjo (1994), ada tiga faktor utama yang mempengaruhi kesesuaian situasi dan ketiga faktor tersebut kemudian mempengaruhi efektivitasnya. Gaya kepemimpinan yang digunakan dalam hubungan antara pemimpin dan bawahan menggunakan gaya kepemimpinan demokratis. Hal ini terlihat dari Kepala Satpol PP yang telah menyusun struktur tugas dengan baik sesuai dengan keahlian dan kemampuan yang bersangkutan, tugas yang diberikan juga jelas.

Kekuasaan jabatan dimaksimalkan secara penuh, kondisi ini terlihat dari kepala satuan kepolisian yang bersikap adil terhadap bawahannya dengan memberikan penghargaan kepada anggota yang berprestasi dan juga promosi jabatan. Lebih meningkatkan sarana dan prasarana satuan polisi pelayanan yang bertugas di lapangan agar anggota dapat bekerja dengan baik. Pengaruh Gaya Kepemimpinan Terhadap Kinerja Pegawai (Studi Kasus Pada Pegawai Administrasi (Non Medis) Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta.

PENUTUP

Kesimpulan

Kontingensi adalah keadaan yang masih diliputi oleh ketidakpastian tentang kemungkinan keuntungan atau kerugian dalam perniagaan, yang hanya akan diselesaikan dengan berlakunya atau tidak berlakunya satu atau lebih peristiwa pada masa hadapan.

Saran

Gambar

Tabel 1   Informan .........................................................................................
Gambar  1 Bagan Kerangka Pikir ...........................................................................
Gambar 1 Bagan Kerangka pikir  F.  Fokus Penelitian
Tabel 1 informan
+3

Referensi

Dokumen terkait

Narcotics Law and Regulation of the Minister of Health of the Republic of Indonesia Number 4 of 2021 concerning changes to the classification of narcotics which is

[r]