• Tidak ada hasil yang ditemukan

Dr. Widodo Sunaryo, S,Psi., MBA. Dr. Sri Setyaningsih, M.Si.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "Dr. Widodo Sunaryo, S,Psi., MBA. Dr. Sri Setyaningsih, M.Si."

Copied!
59
0
0

Teks penuh

Analisis sekuensial penjelasan kualitas layanan perkuliahan ditinjau dari perilaku kewargaan organisasi, inovasi, dan efektivitas pelatihan. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah dosen pada perguruan tinggi swasta di Kota XXXXX yang berjumlah 162 dosen. Jumlah sampel yang akan diambil dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan rumus Slovin sebagai berikut.

Sampel yang akan diambil dari setiap kelompok populasi sebagai bagian dari penelitian ini adalah sebagai berikut. Validitas instrumen kualitas pelayanan diuji dengan koefisien korelasi antara skor item dengan skor total dengan menggunakan teknik korelasi Pearson Product Moment. Uji reliabilitas instrumen kualitas pelayanan menggunakan kuesioner yang valid dengan menggunakan rumus Cronbach's Aplha.2 Dalam penelitian ini instrumen dinyatakan sangat reliabel jika koefisien Cronbach Aplha mendekati 1 (satu).

Peneliti berencana untuk melakukan penelitian tentang “Kualitas Pelayanan dalam kaitannya dengan Perilaku Kewarganegaraan Organisasi, Inovatif dan Efektivitas Pelatihan” di kalangan guru universitas swasta di Kota XXXXX. Penelitian ini merupakan prasyarat untuk memperoleh gelar PhD Manajemen Pendidikan dari program pascasarjana Universitas Pakuan, Bogor, Jawa Barat. Kuesioner penelitian ini berisi pernyataan tentang kualitas layanan guru dan daya inovatif guru.

Peneliti sangat mengharapkan bantuan dari atasan para dosen yang menjadi unit analisis penelitian ini untuk meluangkan waktu dalam mengisi angket ini.

Tabel 1. Rencana Kegiatan Penelitian
Tabel 1. Rencana Kegiatan Penelitian

6 Saya memberikan informasi workshop penulisan jurnal kepada rekan dosen dengan membuat brosur informasi menggunakan dana pribadi. 7 Saya membantu rekan-rekan pengajar membuat program kegiatan pengabdian kepada masyarakat meskipun saya lelah. 8 Saya melakukan pengabdian pada masyarakat meskipun dana yang diberikan lembaga terbatas. 9 Saya melakukan kegiatan ekstra keagamaan.

14 Antusiasme saya terhadap penelitian bertambah ketika saya mendengar kritik rekan-rekan saya terhadap hasil penelitian saya. meskipun jumlah buku referensi penelitian di perguruan tinggi sangat terbatas. 18 Saya antusias melakukan kegiatan penjangkauan masyarakat di daerah rawan konflik 19 Saya antusias melaksanakan program. pengabdian kepada masyarakat meskipun pendanaan dari universitas minim. 22 Pentingnya pengabdian kepada masyarakat saya sampaikan kepada rekan pengajar meskipun rekan pengajar tidak tertarik dengan kegiatan tersebut.

25 Saya berpartisipasi dalam semua panggilan rapat dari institusi, meskipun tidak ada jam mengajar. 26 Saya aktif berpartisipasi dalam kegiatan. penelitian, padahal kegiatan ini menyita banyak waktu saya. 32 Saya jelaskan bahwa secara keseluruhan peran perguruan tinggi dalam memfasilitasi penelitian sangat besar, walaupun saya tahu peran perguruan tinggi saja tidak cukup. 37 Saya menuliskan nama universitas tempat saya mengajar dalam karya tulis ilmiah saya, meskipun universitas tersebut tidak mendanai penelitian saya. 38 Dalam kegiatan pengabdian saya kepada masyarakat. menjelaskan kualitas unggul universitas, meskipun itu memakan waktu saya.

6 Saya memberikan informasi workshop penulisan jurnal kepada rekan dosen dengan membuat brosur informasi menggunakan dana pribadi. 7 Saya membantu teman-teman guru membuat program kegiatan pengabdian masyarakat meskipun saya lelah. 8 Saya melakukan pengabdian pada masyarakat meskipun dana yang diberikan lembaga terbatas. 9 Saya melakukan kegiatan ekstra keagamaan.

22 Pentingnya pengabdian kepada masyarakat saya sampaikan kepada sesama dosen meskipun rekan dosen tidak tertarik dengan kegiatan tersebut. 27 Saya mengikuti workshop pengabdian masyarakat yang diadakan oleh universitas, padahal saya dalam keadaan tidak sehat. 32 Saya jelaskan bahwa peran unggulan perguruan tinggi dalam memfasilitasi penelitian sangat besar padahal saya tahu peran perguruan tinggi saja tidak cukup.

jadual yang ditentukan
jadual yang ditentukan

Instrumen Variabel Keinovatifan (X2) a. Definisi Konseptual

Uji reliabilitas instrumen inovasi menggunakan soal valid dengan menggunakan rumus Cronbach’s Aplha. Pengujian reliabilitas instrumen dilakukan terhadap item pertanyaan yang valid, dengan tujuan untuk mengukur tingkat konsistensi atau keteraturan instrumen penelitian. Struktur kalimat (SPO) tiap item pertanyaan: Subjek adalah dosen; Predikat adalah tingkah laku, tindakan, pekerjaan, dan lain-lain, yang dapat langsung dilihat/dirasakan oleh penilai; Oh adalah kata keterangan.

Tidak ada rincian indikator Indikator Tidak ada item Tentang peningkatan produk. pembelajaran, perbaikan media pembelajaran, perbaikan fasilitas pembelajaran, peningkatan suasana pembelajaran. Indikator No. Indikator Detail No. Pertanyaan Buat Item. evaluasi dan pendekatan baru kepada siswa.

Instrumen Variabel Efektivitas Pelatihan (X3)

2 Saya menyampaikan saran materi pelatihan pada saat ada analisis kebutuhan pelatihan 3 Saya menghargai materi pelatihan yang dihasilkan. 31 Saya mengisi lembar evaluasi materi pelatihan 32 Saya mengisi lembar evaluasi fasilitas pelatihan 33 Saya mengisi lembar evaluasi kompetensi.

Teknik Analisis Data Kuantitatif

  • Mencari Persamaan Regresi Sederhana
  • Uji Keberartian dan Kelineran Persamaan Regresi Sederhana
  • Mencari persamaan regresi ganda
  • Mencari Korelasi antar Variabel
  • Mencari Korelasi Ganda

Persamaan regresi sederhana yang dicari dalam penelitian ini meliputi variabel kualitas pelayanan perkuliahan (Y) pada variabel Organizational Citizenship Behavior (X1), variabel inovasi (X2), variabel efektivitas pelatihan (X3), variabel Organizational Citizenship Behavior (X1) dan variabel inovasi (X2), variabel inovasi (X2) dan variabel efektivitas pelatihan (X3), variabel Perilaku kewargaan organisasi (X1) dan variabel efektivitas pelatihan (X3) serta variabel Perilaku kewargaan organisasi (X1), variabel variabel inovasi (X2) ), dan variabel efektivitas pelatihan (X3) . Persamaan tersebut dapat dituliskan sebagai berikut: Persamaan regresi sederhana variabel kualitas pelayanan pembicara (Y) terhadap variabel Organizational Citizenship Behavior (X1) model persamaan regresiŶ = a + b X1. Persamaan regresi sederhana variabel kualitas kinerja dosen (Y) terhadap variabel budaya organisasi (X1) dan variabel inovasi (X2), model persamaan regresiŶ = a + b X1.X2.

Persamaan regresi sederhana variabel kualitas pelayanan dosen (Y) terhadap variabel inovasi (X2) dan variabel kepribadian dosen (X3), model persamaan regresiŶ = a + b X2.X3. Regresi sederhana variabel kualitas pelayanan dosen (Y) terhadap variabel Organizational Citizenship Behavior dan variabel efektivitas pelatihan (X3), model persamaan regresiŶ. Tujuan dari pengujian ini adalah untuk mengetahui apakah persamaan regresi yang dihasilkan bermakna atau tidak untuk menjelaskan hubungan antar variabel.

Korelasi yang dimaksud adalah korelasi antara variabel Organizational Citizenship Behavior (X1) dengan variabel kualitas pelayanan dosen (Y), variabel inovasi (X2) dengan variabel kualitas pelayanan dosen (Y) dan variabel efektivitas pelatihan (X3) dengan variabel kualitas pelayanan dosen (Y). , variabel perilaku kewargaan organisasi (X1) dan variabel inovasi (X2) dengan variabel kualitas pelayanan dosen (Y), variabel inovasi (X2) dan efektivitas pelatihan (X3) dengan variabel kualitas pelayanan dosen (Y), variabel perilaku kewargaan organisasi (Y). X1) dan efektivitas pelatihan (X3), dengan variabel kualitas pelayanan dosen (Y), variabel perilaku kewargaan organisasi (X1), variabel inovasi (X2) dan efektivitas pelatihan (X3 ), dengan variabel kualitas pelayanan dosen (Y), tujuannya untuk mengetahui ada tidaknya korelasi data antar variabel tersebut. Perhitungan ini untuk mengetahui apakah terdapat korelasi antara variabel Organizational Citizenship Behavior (X1), Variabel Inovasi (X2), Variabel Kepribadian Guru (X3), Variabel Organizational Citizenship Behavior (X1) dan Variabel Inovasi (X2). ). ), variabel inovasi (X2) dan variabel efektivitas pelatihan (X3), variabel perilaku kewargaan organisasi (X1) dan variabel efektivitas pelatihan (X3), serta variabel perilaku kewargaan organisasi (X1), variabel keinovatifan (X2) dan variabel efektivitas pelatihan (X3), bersama-sama dengan variabel kualitas layanan dosen (Y), menggunakan statistik korelasi ganda. Perhitungan ini dilakukan untuk mengetahui besar kecilnya kontribusi variabel Organizational Citizenship Behavior (X1), Variabel Inovasi (X2) dan Variabel Efektivitas Pelatihan (X3), Variabel Organizational Citizenship Behavior (X1). ) dan variabel inovasi (X2). ) dan variabel efektivitas pelatihan (X3), variabel perilaku kewargaan organisasi (X1) dan variabel efektivitas pelatihan (X3) serta variabel perilaku kewargaan organisasi (X1), variabel inovasi (X2) dan variabel efektivitas pelatihan (X3), baik secara individu maupun bersama-sama dengan variabel kualitas layanan guru (Y).

Hipotesis Statistik

H0 : ρy1 ≤ 0 : Tidak terdapat hubungan antara Organizational Citizenship Behavior dengan Kualitas Pelayanan H1 : ρy1 > 0 : Terdapat hubungan positif antara Organizational Citizenship Behavior dengan Kualitas Pelayanan 2. H0 : ρy2 ≤0 Tidak terdapat hubungan antara Inovasi dan Pelayanan kualitas H1 : ρy2>0 Terdapat hubungan positif antara inovasi dan kualitas pelayanan. H0 : ρy3 ≤0 Tidak terdapat hubungan efektivitas pelatihan dengan kualitas pelayanan H1 : ρy3 > 0 Terdapat hubungan positif antara efektivitas pelatihan dengan kualitas pelayanan.

PENGERTIAN TENTANG ANALISIS SITOREM 1. Pengertian dan Kegunaan

  • Identifikasi kekuatan hubungan antara Variabel Bebas dengan Variabel Terikat
  • Analisis Nilai hasil penelitian untuk tiap indikator variabel penelitian
  • Analisis terhadap bobot masing-masing indikator dari tiap variabel penelitian berdasarkan kriteria “Cost, Benefit, Urgency and Importance”
  • Identifikasi kekuatan hubungan (atau pengaruh) antara variabel bebas dan variabel terikat dinyatakan sebagai berikut

SITOREM merupakan singkatan dari “Scientific Identification Theory to Conduct Operation Research in Education Management”, yang secara umum dapat diartikan sebagai metode ilmiah yang digunakan untuk mengidentifikasi variabel (teori) untuk melakukan “Operation Research” dalam Manajemen Pendidikan (Soewarto Hardhienata, 2017) . Berdasarkan identifikasi kekuatan hubungan antar variabel penelitian dan berdasarkan bobot masing-masing indikator untuk variabel independen yang mempunyai kontribusi paling besar, dapat disusun urutan prioritas indikator yang perlu segera ditingkatkan dan yang perlu dipertahankan. diatur. Dalam penelitian Analisis Jalur, kekuatan hubungan dinyatakan dengan besar kecilnya pengaruh (Koefisien Jalur atau Phi) suatu variabel independen terhadap variabel dependen.

Analisis nilai hasil penelitian setiap indikator variabel penelitian dihitung dari rata-rata skor setiap indikator setiap variabel penelitian. Skor rata-rata setiap indikator merupakan gambaran keadaan sebenarnya indikator-indikator tersebut ditinjau dari objek penelitian (sumber data diambil dari Deskripsi data hasil penelitian pada BAB IV Tesis/disertasi). Penggunaan analisis SITOREM dalam penelitian tesis/disertasi mahasiswa dilakukan melalui tahapan analisis kontribusi, analisis indikator variabel penelitian,.

Analisis bobot indikator variabel penelitian dan analisis penentuan klasifikasi indikatornya seperti diuraikan di bawah ini.

ANALISIS KONTRIBUSI (KOEFISIEN DETERMINASI)

VARIABEL PENELITIAN

ANALISIS INDIKATOR-INDIKATOR VARIABEL PENELITIAN

RATA-RATA SKOR INDIKATOR VARIABE “KEINOVATIFAN”

  • ANALISIS BOBOT INDIKATOR VARIABEL PENELITIAN
    • Penilaian menggunakan Skala Nilai terendah 1 dan tertinggi 5 (dengan Skor 0 bila tak dapat dinilai – tidak tampak atau tidak diketahui). Penilaian (skor) pada tiap indikator
    • Berdasarkan Total Skor (49) dibuat perhitungan proporsional pada kolom BOBOT
    • Berdasarkan Bobot masing-masing indikator, kemudian disusun peringkat indikator di dalam variabel tersebut (lihat gambar CONTOH HASIL ANALISIS SITOREM di
  • ANALISIS PENETAPAN KLASIFIKASI INDIKATOR
    • Setelah diperoleh Rata-Rata Skor Hasil Penelitian pada tiap indikator dan Bobot (%) masing-masing Indikator, maka selanjutnya dapat dilakukan analisis untuk menetapkan
    • Hasil Analisis Penetapan Klasifikasi Indikator adalah berupa penetapan kelompok indikator yang perlu segera diperbaiki dan kelompok indikator yang dipetahankan atau
    • Indikator-indikator yang menjadi PRIORITAS merupakan temuan penelitian yang digunakan untuk menyusun Rencana Aksi (Action Plan) dalam BAB V Disertasi
  • HASIL AKHIR ANALISIS SITOREM
  • DESKRIPSI INSTRUMEN PENILAIAN
    • Penilai diminta untuk memberikan penilaian terhadap indikator-indikator variabel penelitian yang telah ditetapkan dalam suatu forum seminar disertasi mahasiswa Program
    • Penilaian didasarkan pada 4 aspek, yaitu sebagai berikut
    • Penilaian dilakukan pada tiap indikaor dari variabel-variabel penelitian di bawah ini, yaitu dengan memberikan Nilai pada tempat yang tersedia
  • PENILAIAN BOBOT INDIKATOR PADA TIAP VARIABEL PENELITIAN Berikanlah Nilai (Skala 1 – 5) pada tiap aspek dari tiap indkator
    • CONTOH: Variabel Kualitas Layanan (Service Quality)
    • CONTOH: Variabel Keinovatifan (Taraf Inovasi)

Semakin tinggi “manfaat” suatu indikator, maka semakin besar peran indikator tersebut dalam suatu variabel. Aspek “urgensi”, yaitu seberapa besar dorongan, dorongan, atau kebutuhan suatu indikator pada suatu variabel. Semakin besar “urgensi” suatu indikator, maka semakin besar peran indikator tersebut dalam suatu variabel.

Penilaian (skor) setiap indikator merupakan gambaran kondisi (peran) yang seharusnya terjadi pada setiap indikator dari sudut pandang penilaian ahli atau pakar. Bobot indikator merupakan gambaran pangsa (perbandingan) peran indikator dalam suatu variabel menurut penilaian ahli. Setelah diperoleh skor rata-rata hasil penelitian masing-masing indikator dan bobot (%) masing-masing indikator, maka dapat dilakukan analisis untuk menentukan masing-masing indikator, selanjutnya dapat dilakukan analisis untuk menentukan klasifikasi indikator variabel penelitian yaitu menjadi ( a) Kelompok indikator yang perlu segera diperbaiki (Bobot tinggi dan skor rendah) dan (b) Kelompok indikator yang perlu dipertahankan atau dikembangkan (Bobot tinggi dan skor tinggi), sebagaimana tergambar pada tabel berikut.

Sama seperti tabel di atas, dilakukan pula terhadap variabel penelitian lainnya. Selanjutnya berdasarkan pemeringkatan indikator pada masing-masing variabel penelitian, dapat ditentukan PRIORITAS indikator yang perlu segera diperbaiki atau ditingkatkan, dan indikator yang perlu dipertahankan atau dikembangkan (lihat Contoh Gambar SITOREM di bawah). Indikator yang menjadi PRIORITAS merupakan temuan penelitian yang digunakan untuk menyusun Rencana Aksi pada BAB V Disertasi.

Dewan juri diminta untuk memberikan penilaian terhadap indikator variabel penelitian yang ditentukan dalam forum seminar disertasi mahasiswa program penelitian yang ditentukan dalam forum seminar disertasi mahasiswa Program Pascasarjana Universitas Pakuan. Aspek “Biaya”, yaitu biaya, waktu, tenaga atau sumber daya yang diperlukan untuk indikator ini. Aspek “Urgency” (Urg), yaitu seberapa besar tekanan, desakan atau perlunya suatu indikator dalam suatu variabel.

Skala nilai digunakan untuk menilai tinggi rendahnya peran/dampak aspek evaluasi setiap indikator. Penilaian dilakukan terhadap setiap indikator variabel penelitian di bawah ini dengan menunjukkan nilai pada tempat yang tersedia. PERKIRAAN Bobot INDIKATOR UNTUK SETIAP VARIABEL PENELITIAN Berikan nilai (skala 1-5) pada setiap aspek pada setiap indikator.

Tabel Penetapan Klasifikasi Indikator  (Contoh: Variabel “Keinovatifan”)
Tabel Penetapan Klasifikasi Indikator (Contoh: Variabel “Keinovatifan”)

NO INDIKATOR ASPEK PENILAIAN

CONTOH: Variabel OCB (Organizational Citizenship Behavior)

CONTOH: Variabel Efektivitas Pelatihan (Training Effectiveness)

Gambar

Tabel 1. Rencana Kegiatan Penelitian
Gambar 1: Disain Penelitian Korelasional dan Analisis SITOREM
Gambar 2. Konstelasi Variabel Penelitian  Keterangan:
Tabel 2: Jumlah Dosen Perguruan Tinggi Swasta (PTS) Kota XXXXX
+6

Referensi

Dokumen terkait

The purpose of this study is to calculate the design flood discharge through synthetic unit hydrograph with Snyder Method, Nakayasu Method and Limantara Method based on rain