Dengan ini saya menyatakan bahwa laporan magang dengan judul “Analisis Integrasi Sistem Informasi Pendaftaran Perusahaan antara Kementerian Investasi dengan BPJS Ketenagakerjaan dan Penerimaan Iuaran Program Jaminan Hari Tua”. Penerapan Sistem Informasi Pendaftaran Perusahaan pada Kerjasama antara Kementerian Investasi dengan BPJS Ketenagakerjaan dalam Integrasi Sistem OSS. PENDAFTARAN PERUSAHAAN ANTARA KEMENTERIAN INVESTASI DENGAN BPJS KETENAGAKERJAAN DAN PENERIMAAN IUARAN PROGRAM JAMINAN HARI TUA.
Judul Laporan : Analisis Integrasi Sistem Informasi Pendaftaran Perusahaan antara Kementerian Investasi dengan BPJS Ketenagakerjaan dan Penerimaan Iuaran Program Jaminan Hari Tua. Tema yang dipilih dalam pelaksanaan magang yang dilaksanakan sejak bulan Agustus 2024 sampai bulan Desember 2024 ini ialah dengan judul Penerapan Sistem Informasi Pendaftaran Perusahaan pada Kerjasama antara Kementerian Investasi dengan BPJS Ketenagakerjaan dalam Integrasi Sistem OSS. Tak lupa penulis ucapkan terima kasih kepada seluruh staf Divisi Kepesertaan Program Khusus dan Keagenan yang telah membantu selama proses magang di BPJS Ketenagakerjaan.
BPJS Ketenagakerjaan memberikan kesempatan kepada mahasiswa agar mendapatkan pelajaran dan pengalaman selama mahasiswa melakukan kegiatan magang di tempat tersebut. Salah satu program yang diselenggarakan oleh BPJS Ketenagakerjaan yang saat ini dirasa paling besar manfaatnya oleh peserta BPJS Ketenagakerjaan adalah jaminan hari tua. Pelaksanaan pembayaran klaim Jaminan Hari Tua di BPJS Ketenagakerjaan ini tentunya berdasarkan dengan prosedur yang sudah ada, namun tidak dipungkiri dalam pelaksanaannya masih saja terdapat beberapa hal yang kurang sesuai sehingga memerlukan penyesuaian dengan keadaan di lapangan.
Berdasarkan latar belakang tersebut, melalui kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) yang dilakukan oleh penulis di Kantor Pusat BPJS Ketenagakerjaan dalam jangka waktu 5 bulan, penulis tertarik untuk membahas sistem informasi yang digunakan dalam prosedur pendaftaran Perusahaan dan memutuskan untuk menuliskan laporan dengan judul “Analisis Integrasi Sistem Informasi Pendaftaran Perusahaan antara Kementerian Investasi dengan BPJS Ketenagakerjaan dan Penerimaan Iuaran Program Jaminan Hari Tua”.
Manfaat
Pengertian Sistem Informasi Akuntansi
Sistem Informasi Akuntansi adalah suatu jenis sistem informasi yang diperlukan oleh suatu perusahaan untuk menjalankan kegiatan usahanya, yang diperlukan oleh manajemen dan pihak lain untuk pengambilan keputusan dan kebijakan lainnya, yang berkaitan dengan proses bisnis perusahaan untuk menghasilkan akuntansi dan informasi lainnya (Putra et al., 2022). Sistem Informasi Akuntansi merupakan suatu alat yang terintegrasi di lapangan dengan sistem informasi dan teknologi suatu perusahaan. Moscove adalah suatu komponen organisasi yang mengumpulkan, menggolongkan, mengolah, meganalisis, dan mengomunikasikan informasi keuangan yang relevan untuk pengambilan keputusan kepada pihak-pihak luar (seperti inspeksi pajak, investor, dan kreditur) dan pihak-pihak dalam terutama manajemen (Zamzami et al., 2021).
Fungsi utama Sistem Informasi Akuntansi adalah memproses transaksi keuangan dan non-keuangan yang berpengaruh langsung terhadap proses transaksi keuangan.
Hubungan antara Sistem Akuntansi dan Sistem Informasi Akuntansi Berdasarkan definisi di atas, dapat dilihat hubungan antara sistem akuntansi
Pengertian Sistem Online Single Submission (OSS)
Program Perlindungan Sosial di BPJS Ketenagakerjaan
Jaminan yang diberikan kepada pekerja/buruh yang mengalami pemutusan hubungan kerja dengan tujuan mempertahankan derajat kehidupan yang layak pada saat pekerja kehilangan pekerjaan. Pekerja dapat memenuhi kebutuhan dasar hidup yang layak saat terjadi risiko akibat pemutusan hubungan kerja seraya berusaha mendapatkan pekerjaan kembali. Berupa manfaat yang diberikan kepada peserta yang mengalami PHK dan belum bekerja, serta memiliki komitmen untuk kembali ke pasar kerja.
Program Jaminan Hari Tua
Karakteristik Jaminan Hari Tua
Tujuan penyelenggaraan adalah untuk menjamin agar Peserta menerima uang tunai apabila memasuki masa pensiun, mengalami cacat total tetap, atau meninggal dunia. Manfaat berupa uang tunai dibayarkan sekaligus saat Peserta memasuki usia pensiun, meninggal dunia atau mengalami cacat total tetap.
Mekanisme Penyelenggaraan
Kegiatan Magang dilaksanakan pada tanggal 5 Agustus 2024 sampai dengan 27 Desember dilaksanakan setiap hari Senin – Jum’at pukul WIB. Kegiatan magang berlangsung secara luring/ offline di kantor pusat Kantor Pusat BPJS Ketenagakerjaan yang berlokasi di Gedung Plaza BP Jamsostek, Jl.
Teknik Pengumpulan Data dan Analisis Data
Sejarah
Pemerintah juga menerbitkan PP Nomor 34 Tahun 1977 yang mengatur pembentukan badan penyelenggara ASTEK, yakni Perum Astek. Setelah Perum Astek beroperasi cukup lama, pada tahun 1992 pemerintah mengesahlan UU Nomor 3 tahun 1992 tentang Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek). Kemudian pada tahun 1995, melalui PP Nomor 36, pemerintah mendirikan PT Jamsostek sebagai lembaga penyelenggara Jaminan Sosial Tenaga Kerja.
Negara mengembangkan sistem jaminan sosial bagi seluruh rakyat dan memberdayakan masyarakat yang lemah dan tidak mampu sesuai dengan martabat kemanusiaan”. Jika sebelumnya Jamsostek merupakan BUMN, BPJS Ketenagakerjaan kini berbentuk badan hukum publik yang langsung bertanggung jawab kepada presiden. Dengan komitmen untuk memberikan perlindungan sosial yang menyeluruh dan berkualitas, BPJS Ketenagakerjaan memainkan peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja di Indonesia.
Kegiatan Lembaga
Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK)
Jaminan Kematian (JKM)
Jaminan Hari Tua (JHT)
Jaminan Pensiun (JP)
Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP)
Struktur Organisasi
Direktorat Utama
Direktorat Kepesertaan
Deputi Bidang Kepesertaan Program Khusus dan Keagenan
Asisten Deputi Manajemen Keagenan
Asisten Deputi Kepesertaan Usaha Kecil Mikro (UKM)
Asisten Deputi Kepesertaan Bukan Penerima Upah (BPU)
Asisten Deputi Manajemen Kepesertaan Program Khusus
- Visi dan Misi
- Tugas dan Fungsi
- Dampak Penerapan Sistem Informasi Pendaftaran Perusahaan
- Prosedur Penerimaan Iuaran Jaminan Hari Tua (JHT)
- Kaitan Sistem OSS dengan Iuaran Jaminan Hari Tua (JHT)
- Saran
Sekarang, melalui sistem elektronik ini, pelaku usaha diberikan akses mudah terhadap data informasi serta mengenai kejelasan prosedur yang telah ditetapkan dalam berbagai langkah-langkah perizinan. Tujuan memiliki SIUP adalah agar kegiatan perdagangan dapat diakui secara resmi oleh pemerintah, sehingga pelaku usaha tidak perlu khawatir dan menghindari masalah hukum di masa depan. Proses pengajuan izin secara online dilakukan melalui akses ke situs web OSS yang alamatnya adalah https://www.oss.go.id/.
Langkah-langkahnya termasuk dengan mengisi informasi seperti nama, nomor Induk Kependudukan, KTP, tempat tanggal lahir, negara asal, jenis pelaku usaha yang didirikan, nama email perusahaan, serta mencantumkan nomor telepon. Kemudian, Setelah itu, direksi akan memiliki akun serta hak dalam mengakses di sistem OSS dan dapat mengakses Nomor Induk Berusaha (NIB) sebagaimana nanti akan diperlukan untuk tanda izin dasar bagi perusahaan. Setelah itu, pelaku usaha perlu mengaktivasi email terlebih dahulu dengan membuka akun email mereka dan klik tombol aktivasi yang dikirimkan untuk mengaktifkan akun OSS.
Untuk login ke akun, pelaku usaha perlu memasukkan username yang sesuai dengan alamat email mereka dan password yang mereka buat saat pendaftaran. Setelah semua data terisi, mereka dapat mengklik "Simpan Data" dan "Simpan dan Lanjutkan" untuk melanjutkan proses. Pelaku usaha juga perlu mengklik "Pemenuhan Persyaratan" untuk mengetahui dan memenuhi persyaratan yang harus dipenuhi.
Setelah semua persyaratan terpenuhi dan diverifikasi, mereka dapat mengklik "Cetak NIB" untuk melihat izin yang telah diterbitkan, serta mengunduh dan mencetaknya. Pemerintah telah melakukan upaya pembaruan sistem OSS guna meningkatkan kinerjanya dan mengatasi masalah yang sering terjadi, seperti kesalahan sistem (error). Dengan begitu, pemerintah dapat memberikan pembekalan kepada para masyarakat yang bertujuan agar mereka memahami sistem OSS dengan lebih baik.
Notaris berkewajiban untuk memenuhi keinginan para pihak yang terlibat dalam akta tersebut, sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan tetap tunduk pada Undang- Undang tentang Anggaran Dasar Kenotariatan (UUJN). Terdapat pada Pasal 1 Undang-Undang tentang Wajib mendaftarkan Perusahaan dijelaskan bahwasanya Daftar Perusahaan yaitu sebuah daftar secara resmi yang nantinya berfungsi sebagai catatan yang berlandaskan ketentuan dalam undang-undang dan peraturan proses pelaksanaannya. Daftar tersebut mencakup hal apa saja yang harus didaftarkan oleh masing-masing perusahaan melalui kantor pendaftaran perusahaan.
Rincian lebih lanjut mengenai pendaftaran perusahaan diuraikan dalam Pasal 5 tentang Undang- Undang Wajib Daftar Perusahaan, bahwasanya setiap perusahaan wajib dalam melakukan daftar perusahaan. Apabila perusahaan tidak ingin terkena sanksi maka pelaku usaha wajib mendaftarkan perusahaannya agar perusahaan tersebut dapat beroperasional dengan baik.