PRODUKSI
“TUGAS KLIPING EKONOMI”
DISUSUN OLEH : AL ZHALFHA NAZWA
X.11
SMAN 1 SOPPENG
2023
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL...
DAFTAR ISI...
BAB I...
PENDAHULUAN...
BAB II...
PEMBAHASAN...
PENGERTIAN PRODUKSI...
Contoh Kegiatan produksi...
Jenis-Jenis Produksi...
Faktor-Faktor Produksi...
Tahapan Proses Produksi...
Manfaat Proses Produksi...
BAB III...
PENUTUP...
BAB I
PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG
Tugas klipping ekonomi ini dibuat sebagaimana Kegiatan produksi
merupakan mata rantai dari konsumsi dan distribusi. Kegiatan produksilah yang menghasilkan barang dan jasa,kemudian dikonsumsi oleh para
konsumen. Tanpa produksi maka kegiatan ekonomi akan berhenti, demikian pula sebaliknya. Untuk menghasilkan barang dan jasa kegiatan produksi melibatkan banyak faktor produksi. pada umumnya faktor produksi ini terdiri atas alam, tenaga kerja, modal dan kewirausahaan. Keempat faktor produksi ini bekerja sama satu sama lainnya untuk menghasilkan barang dan jasa.
Dalam produksi permasalahan yang muncul tidak hanya berkenaan dengan apa tujuan dan prinsip dasar dalam produksi, tetapi juga bagaimana
pegorganisasian faktor produksi serta penentuan harga input maupun output yang sesuai dengan tujuan dari produksi.
BAB II PEMBAHASAN
PRODUKSI
produksi adalah sebuah proses yang dilakukan untuk menciptakan atau menambah nilai guna dari barang atau jasaproduksi adalah sebuah proses yang dilakukan untuk menciptakan atau menambah nilai guna dari barang atau jasa.
Contoh Kegiatan produksi
1. Pabrik tahu yang memproduksi tahu 2. Pengrajin batik yang membuat batik
3. Industri garmen yang menghasilkan pakaian
4. Pabrik gula yang memproduksi atau membuat gula dari tebu.
5. Pabrik rokok yang memproduksi atau membuat rokok. Pengelolaan kayu untuk berbagai macam furniture.
6. Pabrik otomotif yang memproduksi bahan suku cadang untuk kendaraan bermotor.
7. Petani menanam dan mengelola tanaman jagung, padi, dan sayuran lain di sawah untuk menghasilkan jagung, pagi, hingga sayuran lain.
8. Pabrik masker yang membuat atau memproduksi masker.
9. Tukang cukur atau salon yang memberikan pelayanan untuk mencukur dan menata rambut pelanggannya.
Jenis-Jenis Produksi
1. Produksi Barang
Produksi barang merupakan kegiatan mengubah sifat maupun bentuk suatu benda. Produksi barang ini dibedakan menjadi barang modal dan barang konsumsi. Misalnya produksi roti, produksi mebel dan penjahit.
2. Produksi Jasa
Produksi jasa merupakan kegiatan menambah nilai guna suatu barang tanpa mengubah bentuknya. Misalnya jasa perawatan kecantikan, jasa pengobatan, jasa pariwisata.
3. Produksi Agraris
Kegiatan produksi yang dilakukan pada perusahaan agraris, yaitu dengan cara mengolah sumber daya alam terlebih dahulu sehingga menghasilkan barang baru.
4. Produksi Ekstratif
Kegiatan produksi yang dilakukan pada perusahaan ekstraktif ialah dengan cara mengambil kekayaan alam yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia tanpa mengubah sifat maupun bentuk barangnya
Faktor-Faktor Produksi
Faktor produksi merupakan segala sesuatu yang diperlukan dalam proses produksi barang dan jasa. Kegiatan produksi tidak hanya memerlukan bahan baku, tetapi juga faktor lain yang mendukung proses produksi dapat berjalan dengan baik.
Faktor produksi dibedakan menjadi empat yaitu.
1. Faktor alam
Faktor alam menjadi satu di antara komponen penting dalam kegiatan produksi. Faktor alam merupakan semua hasil alam baik berupa benda maupun makhluk hidup yang digunakan dalam kegiatan produksi untuk mencapai kemakmuran.
2. Faktor tenaga kerja
Tenaga kerja merupakan faktor produksi yang menjalankan kegiatan produksi baik secara langsung maupun tidak langsung.Tenaga kerja
menjalankan kegiatan produksi secara langsung dan tidak langsung dengan tenaganya untuk menghasilkan barang dan jasa. Misalnya staf bagian produksi dan operator mesin produksi.
3. Faktor modal
Faktor modal tidak hanya berbentuk uang tunai. Faktor modal meliputi semua barang dan benda yang digunakan untuk memperlancar dan
memaksimalkan proses produksi.Faktor produksi modal dapat berupa peralatan, mesin, gedung, dan benda penunjang kegiatan produksi lainnya.
4. Faktor kewirausahaan
Faktor keahlian berfungsi untuk mengontrol dan memastikan faktor- faktor produksi berjalan dengan baik dan menghasilkan produksi yang maksimal.
Faktor produksi alam, tenaga kerja dan modal yang ada tidak akan maksimal jika perusahaan tidak memiliki faktor keahlian yang mampu mengelola semua hal tersebut.
Tahapan Proses Produksi
Ada beberapa tahapan dalam proses produksi yang perlu Anda ketahui yaitu:
Konsep
Ide adalah hal penting sebelum memulai membuat sesuatu. Ide perlu dimatangkan dan kemudian menjadi sebuah konsep. Ketika mampu
merancang konsep dengan baik maka proses menjadi barang atau jasa akan lebih mudah.
Riset
Ketika selesai merancang konsep maka selanjutnya perlu melakukan riset. Nah, riset bisa dimulai untuk mengetahui target pasar. Kemudian, melihat siapa saja yang menjadi kompetitor. Tahu akan kelebihan dan kekurangan komputer. Yang penting juga adalah bagaimana dengan kebutuhan pasar.
Pengembangan Desain
Jika bisnis Anda menyasar dalam bentuk barang, Anda perlu menguji desain tersebut. Ketahanan dan tingkat kadaluarsa. Jika berupa jasa, Anda perlu mengetahui apakah harga yang Anda putuskan sesuai dengan
kehendak konsumen.
Pengujian Desain
Nah, memasuki pengujian desain, Anda coba melempar ke pasar.
Bagaimana tanggapan konsumen terhadap produk Anda. Apakah banyak yang pro atau kontra? Pengujian ini penting untuk mengukur seberapa penting kualitas produk bisnis kepada konsumen.
Perbaikan
Tidak ada proses produksi yang menanggalkan perbaikan. Setiap tahapan pasti akan ada perbaikan. Dari pengujian desain, Anda akan mengetahui mana yang menjadi kelemahan dari produk Anda. Apakah dari sisi desain, harga, promosi, atau kualitas pelayanan.
Produk Jadi
Setelah melakukan perbaikan, dan tentu saja evaluasi, Anda bersiap untuk melakukan peluncuran produk jadi. Produk, baik itu barang maupun jasa, harus menyediakan pemasaran yang baik dan efektif. Misal,
memberikan harga promosi hingga batas waktu tertentu atau 50 konsumen pertama akan mendapatkan harga khusus.
Manfaat Proses Produksi
Berdasarkan dari pengertian produksi yang sudah dijelaskan di atas, ada beberapa manfaat dari kegiatan produksi tersebut, yaitu di antaranya adalah :
1.Menambah nilai guna dan kualitas sebuah barang.
2.Memudahkan dalam memenuhi kebutuhan.
3.Memproduksi hal baru yang dapat bermanfaat bagi konsumen.
4.Meningkatkan kemakmuran.
5.Memenuhi pasar dalam negeri.
BAB III PENUTUP
Ternyata produksi sangat memiliki banyak manfaat dan tahapa produksi juga bermacam macam dengan adanya produksi memiliki juga tahapan proses dalam pengerjaan maka dari itu beberapa hal dalam produksi harus kita perhatikan sebagaimana mestinya.