• Tidak ada hasil yang ditemukan

eksistensi organisasi kemasyarakatan islam

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "eksistensi organisasi kemasyarakatan islam"

Copied!
118
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Rumusan Masalah

Bagaimana eksistensi ormas Islam Nahdlatul Wathan di Desa Pringgasela pada pemilihan umum Presiden dan Wakil Presiden pada pemilu serentak tahun 2019. Apa saja faktor yang mempengaruhi ormas Islam Nahdlatul Wathan tidak memenangkan pasangan calon? Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 01 pada pemilu serentak 2019.

Tujuan dan Manfaat Penelitian

Tulisan hasil penelitian yang dilakukan penulis diharapkan dapat bermanfaat bagi para mahasiswa dan masyarakat luas khususnya yang ingin mempelajari ilmu politik Islam di perguruan tinggi manapun, dan menjadi sumbangan pemikiran keilmuan bagi yang terkait. untuk ilmu politik Islam.pemikiran.

Ruang Lingkup dan Setting Penelitian

Telaah Pustaka

Sedangkan penelitian yang dilakukan peneliti fokus pada peran Nahdlatul Wathan dalam pemilu serentak tahun 2019, khususnya pada pemilu presiden dan wakil presiden. Kesamaan jurnal penelitian yang dilakukan peneliti ini adalah sama-sama membahas tentang eksistensi Nahdlatul Wathan dalam politik di Pulau Lombok. Kesamaan jurnal ini dengan penelitian yang telah diteliti oleh para ulama adalah bagaimana jurnal ini membahas tentang keterlibatan Nahdlatul Wathan dalam politik daerah dengan berpartisipasi dalam pemerintahan.

Kerangka Teori

Peneliti menilai teori gerakan sosial ini sangat penting terhadap permasalahan yang terjadi dalam penelitian ini yaitu keberadaan organisasi Islam Nahdlatul Wathan dan pengaruhnya terhadap pemilu serentak tahun 2019. 14 Abdul Wahid Situmorang, Gerakan Sosial: Teori dan Praktek, (Yogyakarta, Perpustakaan Siswa, revisi cet ll, 2013), hal. 15 Suharko, “Gerakan Sosial Baru di Indonesia: Repertory of Peasant Movements”, Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Vol.

Metodologi Penelitian

Dokumentasi adalah bahan tertulis atau film, dokumentasi digunakan dalam penelitian sebagai sumber data karena dalam banyak kasus dokumentasi sebagai sumber data digunakan untuk menguji, menafsirkan bahkan meramalkan 35 Metode dokumentasi ini juga merupakan tahapan untuk mencari data mengenai hal atau variabel yang berupa catatan, salinan buku, surat kabar, majalah, tanda tangan, risalah rapat, catatan, agenda dan sebagainya.36. Analisis data dalam penelitian kualitatif harus dilakukan sebelum memasuki lapangan, setelah berada di lapangan, dan setelah selesai lapangan. Namun dalam penelitian kualitatif, analisis data lebih terfokus pada saat proses di lapangan bersamaan dengan pengumpulan data.

Dalam penelitian ini peneliti mereduksi data dengan cara memilih data hasil observasi dan wawancara serta mengelompokkannya berdasarkan permasalahan besar yang terungkap.41. Yang paling sering digunakan dalam penelitian ini untuk menyajikan data dalam penelitian kualitatif adalah teks naratif.42. Untuk memperoleh temuan dan informasi yang valid, peneliti dapat menggunakan teknik seperti partisipasi ekstensif, observasi cermat, peer check, triangulasi, kecukupan referensi, member check, dan audit.44 Dalam penelitian ini, teknik penelitian yang digunakan peneliti adalah: kecukupan referensi , ketekunan dalam observasi, pemeriksaan teman sejawat.

Dalam penelitian sosial kualitatif, ini merupakan teknik yang utama dan mempunyai peranan yang penting dan signifikan. Peer-check dilakukan kepada lima orang, diantaranya peneliti yang terdiri dari mahasiswa jurusan pemikiran politik Islam, dengan cara mendiskusikan temuan penelitian yang ditemukan peneliti di lokasi penelitian dan data yang diperoleh dari sumber dengan membaca teori-teori yang digunakan dalam penelitian yang dilakukan peneliti. . Untuk mendapatkan data atau informasi dari masing-masing responden, peneliti menggunakan teknik pengumpulan data yang sama yaitu wawancara.

Perihal kecukupan referensi yang dimaksud adalah kelengkapan referensi yang digunakan sebagai pendukung dalam penelitian ini, baik berupa catatan maupun temuan.

Sistematika Pembahasan

PAPARAN DATA DAN TEMUAN

Eksistensi Organisasi Kemasyarakatan Islam Nahdlatul Wathan pada

Sebelum peneliti memaparkan temuan mengenai keberadaan Ormas Islam Nahdlatul Wathan pada pemilu presiden dan wakil presiden pada pemilu serentak tahun 2019 di desa Pringgasela. Pertama, peneliti akan menjelaskan beberapa hal yaitu pada pemilihan Presiden dan Wakil Presiden pada pemilu serentak tahun 2019, Nahdlatul Wathan salah satu ormas Islam terbesar di Nusa Tenggara Barat menyatakan dukungannya terhadap Presiden dan calon tersebut. untuk Wakil Presiden. pasangan nomor urut 01 yakni Joko Widodo dan Ma'ruf Amin. Desa Pringgasela merupakan salah satu desa di Kecamatan Pringgasela, Kabupaten Lombok Timur yang mayoritas penduduknya tergabung dalam organisasi Nahdlatul Wathan. Dengan jumlah tersebut, Desa Pringgasela seharusnya bisa memenangkan pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 01 yang berideologi organisasi Nahdlatul Wathan.

Berdasarkan hasil wawancara di atas, disimpulkan bahwa pengurus Nahdlatul Watah di desa Pringgasela melihat kecilnya peluang untuk memenangkan calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 01, padahal sebagian besar masyarakat di desa Pringgasela bergabung dengan organisasi Nahdlatul Wathan. . Pada Pemilu Serentak 2019, Nahdlatul Wathan pendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 dimainkan secara serius oleh pengurus Nahdlatul Wathan di desa Pringgasela yang bertugas bertanggung jawab atas kemenangan pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 01. melakukan upaya untuk meningkatkan kemenangan pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 01. Ada berbagai cara yang dilakukan pengurus organisasi Nahdlatul Wathan yang ditunjuk sebagai penanggung jawab kemenangan calon tersebut. pasangan nomor 01 , yang dipromosikan oleh organisasi.

Cara selanjutnya juga melalui kekeluargaan, dengan cara mendatangi rumah ke rumah pengurus Nahdlatul Wathan di wilayah Desa Pringgasela.” 51. Berdasarkan hasil wawancara, pengurus organisasi Nahdlatul Wathan di Desa Pringgasela melakukan proses untuk mengundang Nahdlatul Wathan jemaah masyarakat Desa Pringgasela untuk memilih pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 sebagai pasangan calon organisasi Nahdlatul Wathan untuk memenangkan suara dalam pemilu umum 2019 di Desa Pringgasela Respon ini menyatakan rendahnya tingkat animo masyarakat. untuk pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01, padahal mayoritas masyarakat Nahdlatul Wathan dan Nahdlatul Wathan sendiri mendukung pasangan calon nomor urut 01.

Kekuasaan sami'na wa atho'na dalam Nahdlatul Wathan. Video ini dapat dikatakan sebagai video ajakan untuk memilih pasangan calon presiden dan wakil presiden 01 khususnya Kota Nahdlatul Wathan dan masyarakat Nusa Tenggara Barat pada umumnya yang berstatus Gubernur Nusa Tenggara Barat periode 2008 hingga 2018.

Faktor yang Mempengaruhi Organisasi Kemasyarakatan Islam Nahdlatul

Wathan di Desa Pringgasela dalam wawancara untuk mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi jamaah untuk tidak memilih pasangan calon yang diusulkan oleh organisasi. Hal inilah yang menjadi salah satu hal yang membuat masyarakat khususnya generasi muda memilih untuk tidak mencalonkan diri sebagai pasangan calon presiden nomor urut 01.” 57. Dari hasil wawancara, ternyata media sosial sangat mempengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap presiden dan presiden. calon wakil presiden, khususnya kabar buruk tentang pasangan calon nomor urut 01.

Hal ini menyebabkan rendahnya tingkat kepercayaan di kalangan jemaah Nahdlatul Wathan untuk memilih pasangan calon yang diusung oleh organisasi Nahdlatul Wathan, khususnya anggota baru Nahdlatul Wathan. Pada masa kampanye, pemberitaan buruk dari pasangan calon nomor urut 01 mendominasi media sosial, baik itu berita nyata maupun bisa jadi berita bohong. Hal ini sangat mempengaruhi kepercayaan masyarakat dalam mengikuti pemilu organisasi Nahdlatul Wathan, sehingga pasangan calon nomor urut 01 kalah pada pemilu tahun 2019.

Banyak pemberitaan buruk mengenai pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 dan tidak sedikit masyarakat yang mencari kebenaran dari pemberitaan tersebut hingga berujung pada kekalahan pasangan calon yang didukung Nahdlatul Wathan yakni pasangan calon nomor urut 01. Harapan baru yang dibawa paslon nomor urut 01. 02 Indonesia yang lebih maju sangat mempengaruhi pilihan paslon nomor urut 02. Berdasarkan pernyataan tersebut, tidak meratanya sosialisasi pengurus Nahdlatul Wathan juga menyebabkan jemaah Nahdlatul Wathan tidak mengetahui bahwa Nahdlatul Wathan mendukung calon yang didukungnya. pasangan nomor urut 02 pada Pilpres dan Wakil Presiden 2019.

Dari keterangan kedua sumber tersebut, beberapa jemaah Nahdlatul Wathan masih menganut ideologi Nahdlatul Wathan dalam menentukan pilihan pemimpin pada Pilpres dan Wakil Presiden 2019, namun tak mampu memenangkan paslon nomor urut 01. Desa Pringgasela dalam jumlah yang banyak.

PEMBAHASAN

Faktor yang Mempengaruhi Organisasi Kemasyarakatan Islam Nahdlatul

Dari penelitian terhadap keberadaan organisasi Nahdlatul Wathan pada Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2019, peneliti mencoba mengkaji berbagai faktor yang mempengaruhi kekalahan pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 di Desa Pringgasela, ada beberapa faktor diantaranya adalah rasionalitas masyarakat. faktor pilihan. Mobilisasi pengurus organisasi Nahdlatul Wathan kepada jemaah masyarakat di Desa Pringgasela untuk memilih pasangan calon nomor urut 01 kurang maksimal. Upaya meningkatkan animo masyarakat terhadap terpilihnya pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 01 pada Pilpres dan Wakil Presiden Tahun 2019, pengurus Nahdlatul Wathan di Desa Pringgasela belum dilakukan secara maksimal, salah satunya dengan melakukan sosialisasi.

Banyak sekali pemberitaan kurang baik yang beredar di media mengenai para calon, khususnya pemberitaan mengenai pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 01. Eksistensi Ormas Nahdlatul Wathan dalam Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden pada Pemilihan Umum Serentak Nahdlatul Wathan tahun 2019 secara tidak langsung aktif dengan mendukung pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 01 Joko Waidodo dan Ma'ruf Amin.

Mengingat kecilnya peluang kemenangan pasangan calon Joko Waidodo dan Ma'ruf Amin sebagai calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 01 di desa Pringgasela, para pengurus Nahdlatul Wathan di desa Pringgasela berupaya mendapatkan calon pengusung Nahdlatul. Ada beberapa faktor yang menyebabkan kegagalan Ormas Islam Nahdlatul Wathan memenangkan pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 yaitu Joko Waidodo dan Ma'ruf Amin di desa Pringgasela. Kedua, pengaruh media terhadap pemilu presiden dan wakil presiden tahun 2019, media banyak memberitakan kabar buruk mengenai pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01.

Iman Taqwa Ada berbagai cara yang dilakukan pengurus organisasi Nahdlatul Wathan yang ditunjuk sebagai penanggung jawab untuk memenangkan pasangan calon nomor urut 01 yang diusung organisasi tersebut.

PENUTUP

Kesimpulan

Kedua, pemanfaatan media massa dan media elektronik yang dilakukan tokoh-tokoh besar Nahdlatul Wathan seperti TGB Muhammad Zainul Majdi dan TGB Muhammad Zainuddin Atsani dalam mengajak Pemkot memilih pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 01. Sosialisasi pengelolaan belum maksimal. Organisasi Nahdlatul Wathan bagi masyarakat di Desa Pringgasela yang mengakibatkan kurangnya respon masyarakat untuk bergabung dalam organisasi tersebut. Asmaul Husna, “Tuan Guru Kiyai Haji Muhammad Zainuddin Abdul Madjid (berperan dalam perjuangan politik Nahdlatul Wathan di Lombok dalam Skripsi, UIN Sunan Ampel Surabaya, Surabaya, 2019.

Fahrurrozi, “Diaspora Politik Keluarga Besar Organisasi Nahdlatul Wathan pada Pemilu Legislatif 2014 di Lombok Nusa Tenggara Barat,” Jurnal Afkaruna, vol. Muh Alwi Parhanuddin, “Nahdlatul Wathan dan masyarakat sipil (kajian tentang wujud gerakan sosial masyarakat sipil di masyarakat Lombok)”, Jurnal Agama dan Hak Asasi Manusia, Vol. Saipul Hamdi, “Politik, Agama dan Tantangan Kekuasaan Nahdlatul Wathan di Era Otonomi Daerah Lombok NTB”, Jurnal Political Review, Vol.

Ustadz Abdul Rahman Jika dilihat dari keseluruhan mayoritas masyarakat Desa Pringgasela yang sudah turun temurun tergabung dalam organisasi Nahdlatul Wathan, baik sebelum maupun sesudah terpecahnya Nahdlatul Wathan menjadi 2. Peran Nahdlatul Wathan pada Pilpres 2019 dimainkan semaksimal mungkin mendukung pasangan calon yang didukung organisasi, pasangan calon nomor urut 01 Meski pengurus tingkat desa melihat peluang menang bagi calon nomor urut 01 sangat kecil, namun mayoritas masyarakat kita harusnya tergabung dalam organisasi Nahdlatul Wathan.

Cara selanjutnya juga melalui kekeluargaan, yaitu dengan cara mendatangi rumah ke rumah yang dilakukan pengurus Nahdlatul Wathan di wilayah Desa Pringgasela.

Referensi

Dokumen terkait

TANGGUNG JAWAB HUKUM PIHAK PERBANKAN DALAM PENCURIAN DATA PRIBADI NASABAH DENGAN TEKHNIK “PHISING” PADA TRANSAKSI PERBANKAN Oleh : Lis Julianti1, Anak Agung Putu Wiwik Sugiantari