1
ENERGI KALOR/PANAS
Apa yang anda rasakan ketika terkena sinarmatahari? Atau saat anda dekat api unggun? Bagaimana bisa hal itu terjadi?
Energi panas (kalor) adalah energi kinetik rata-rata gerakan partikel-partikel penyusun materi.
Menggosok-gosokan suatu benda ke benda lainnya sebenarnya menjadikan gerakan partikel pada benda tersebut bertambah kecepatannya sehingga timbul panas
Kalor adalah energi yang diterima oleh sebuah benda sehingga suhu benda itu naik atau wujud benda berubah, atau energi yang dilepaskan oleh suatu benda sehingga suhu benda itu turun atau wujud benda berubah. Satuan energi untuk kalor biasanya dinyatakan dalam kalori.
Perhitungan Suhu Berdasarkan
Skala
2
ENERGI KALOR/PANAS
o R o K
Skala Celsius menetapkan titik beku air sama dengan 0°
sebagai titik tetap bawah dan titik didih air sama dengan 100°
sebagai titik tetap atas. Skala Celcius memiliki satuan derajat Celcius yang ditulis 0°C
Skala Reamur menetapkan titik beku air adalah 0°
Reamur, titik didih air 80°, serta memiliki 80 satuan derajat, penulisan nilai suhu skala Reamur, ditulis 40°R
Dalam
termometer skala Fahrenheit, suhu titik lebur es 32°F dan suhu titik didih air 212°F.
Jadi, antara titik lebur es dan titik didih air dibagi menjadi 180 bagian yang sama.
Skala Kelvin tidak dikalibrasi berdasarkan titik lebur es dan titik didih air, tetapi dikalibrasi berdasarkan energi yang dimiliki oleh partikel-partikel dalam benda. Apabila suhu benda turun, gerak partikel lambat.
Sebaliknya, apabila suhu benda naik gerak partikel cepat. Ketika suhu benda mencapai –273,15°C, biasanya dibulatkan menjadi –273°C, partikel-partikel tidak bergerak sama sekali.
Oleh karena itu, suhu –273°C dinamakan suhu nol mutlak
3
ENERGI KALOR/PANAS
Inilah skala
suhu pada
termometer.
4
ENERGI KALOR/PANAS
Seperti inilah perhitungan suhu setiap skalanya.
Skala Celcius ke Skala Reamur Skala Reamur ke Skala Celcius
TC = TR TR = Tc
Skala Celcius ke Skala Farenheit Skala Farenheit ke Skala Celcius TC = (TF – 32) TF = (TC +32)
Skala Celcius ke Skala Kelvin Skala Kelvin ke Skala Celcius TC = (TK – 273) TK = TC + 273 Skala Celcius ke Skala Reamur Skala Reamur ke Skala Celcius
Skala Celcius ke Skala Farenheit Skala Farenheit ke Skala Celcius
Skala Celcius ke Skala Kelvin Skala Kelvin ke Skala Celcius TK = TC + 273
5
ENERGI KALOR/PANAS
Perpindahan Kalor pada
Benda
Kalor dapat berpindah karena adanya
perbedaan suhu. Kalor pada suatu benda dapat berpindah dari suatu benda yang suhunya tinggi ke benda lain yang suhunya rendah. Kalor dapat mengubah wujud zat.
Kalor dapat mengubah wujud zat. Pada perubahan wujud zat dapat berwujud padat, cair atau gas. Perubahan wujud zat bergantung pada jumlah kalor yang diterima atau jumlah kalor yang dilepaskan oleh zat yang bersangkutan
6
Perpindahan Kalor pada
Benda
ENERGI KALOR/PANAS
Konduksi atau disebut juga hantaran merupakan salah satu cara perpindahan kalor melalui suatu perantara zat tanpa disertai perpindahan bagian-bagian dari zat itu.
Radiasi atau pancaran
merupakan cara
perpindahan kalor tanpa perpindahan zat perantara.
Panas dari matahari dapat sampai ke bumi, walaupun jarak antara bumi dan matahari sangat jauh dan diantara bumi dan matahari terdapat ruang hampa.
Konveksi merupakan salah satu cara perpindahan kalor melalui suatu zat disertai oleh perpindahan zat tersebut.
Perpindahan kalor secara konveksi hanya terjadi pada zat cair dan gas (fluida).
7
ENERGI CAHAYA
Apa yang anda di pikiran anda tentang cahaya? Apa yang menyebabkan terjadinya cahaya?Energi cahaya adalah energi yang dimiliki oleh gerakan foton dalam bentuk gelombang elektromagnetik. Gelombang cahaya mempunyai frekuensi dan panjang gelombang tertentu, dengan kecepatan yang sama. Makin besar nilai panjang gelombang maka makin kecil frekuensi, dan sebaliknya.
ʋ = c / λ
ʋ = frekuensi (Hz)
c = kecepatan cahaya (3 x 108 ms- 1)
λ = panjang gelombang
Menurut Planck, energi cahaya bergantung pada frekuensinya
Ec = h ʋ
Ec = energi cahaya (J)
h = tetapan Planck (6,626 x 10-34 Js)
8
ENERGI LISTRIK
Mengisi daya baterai gawai merupakan salah satu kebiasaan kita. Namun, apa yang membuat baterai kembali penuh?Energi listrik adalah energi yang diakibatkan oleh gerakan partikel bermuatan dalam suatu media (konduktor), karena adanya beda potensial antara kedua ujung konduktor. Besarnya energi listrik bergantung pada beda potensial dan jumlah muatan yang mengalir.
w = q.E
w = energi listrik (w)
q = muatan yang mengalir (C) E = beda potensial listrik (V)
9
ENERGI KIMIA
Energi kimia adalah energi yang dikandung suatu senyawa dalam bentuk energi ikatan antara atom- atomnya. Bila terjadi suatu reaksi kimia, perubahan
energinya akan keluar berupa energi panas atau listrik.
Tumbuhan
mendapatkan energi melalui proses
fotosintesis. Lalu bagaimana
fotosintesis berlangsung?
Jadi energi kimia adalah energi yang dihasilkan dalam reaksi kimia. Besarnya energi bergantung pada jenis dan jumlah pereaksi serta suhu dan tekanan
10
ENERGI NUKLIR
Energi nuklir adalah energi yang terkandung dalam inti atom.
Energi nuklir akan keluar bila suatu inti berubah menjadi inti lain. Besarnya energi nuklir bergantung pada jenis dan jumlah inti.
11
ENERGI DAN USAHA
3
12
ENERGI DAN USAHA
Dalam kehidupan sehari-hari, usaha sering diartikan sebagai kegiatan untuk mencapai tujuan tertentu.
W = F.s
W = usaha F = gaya
s = perpindahan benda
Apa yang kalian pikirkan ketika
melihat gambar? Apa yang mereka
lakukan? Mengapa mereka melakukan hal tersebut?
Menurut fisika usaha tidak terlepas dari gaya dan perpindahan. Bila gaya bekerja pada sebuah benda sehingga benda berpindah selama gaya bekerja, maka gaya tersebut melakukan usaha.
Usaha pada dasarnya sama dengan perubahan energi. Oleh karena itu satuannya adalah joule (j)
13
PESAWAT SEDERHANA
Apa yang ada di benak anda ketika mendengar istilah pesawat sederhana?Bagaimana bisa disebut pesawat sederhana?
Ketika manusia ingin mempermudah dalam melakukan usaha atau kerja, kemudian mempergunakan peralatan, maka semua peralatan tersebut dalam fisika disebut sebagai pesawat. Peralatan tidak selalu harus canggih, tetapi peralatan sederhanapun bisa disebut pesawat, oleh karena itu disebut pesawat sederhana.
14
PESAWAT SEDERHANA Tuas
Beban adalah berat benda yang hendak diangkat, sedangkan kuasa adalah gaya yang diberikan kepada tuas.
Titik T tempat tuas bertumpu disebut titik tumpu, Jarak dari titik T sampai ke garis kerja beban disebut lengan beban (lb). Jarak dari titik T sampai garis garis kerja gaya disebut lengan kuasa (lk).
Tuas terbagi atas tiga jenis, yaitu :
1. Tuas jenis pertama (BTK)
2. Tuas jenis kedua (TBK) 3. Tuas jenis ketiga (TKB)
Besarnya keuntungan mekanik (Km) tuas adalah sebagai berikut :
15
PESAWAT SEDERHANA Katrol
● Keuntungan Mekanis Katrol Bergerak:
Secara garis besar ada 2 jenis katrol, yaitu katrol tetap dan katrol bergerak. Katrol tetap bisa dipandang sebagai tuas. Keuntungan katrol tetap hanya dapat mengubah arah gaya. Pada katrol bergerak setiap kuasa hanya memikul setengah dari berat beban.
● Keuntungan Mekanis Katrol Tetap:
16
PESAWAT SEDERHANA
BergandarRodaRoda bergandar memiliki sebuah roda atau pemutar yang dihubungkan dengan sebuah gandar yang juga bisa berputar. Diameter roda lebih besar dibandingkan diameter gandar.
Keuntungan mekaniknya berupa gaya.
17
PESAWAT SEDERHANA
Bidang MiringPenggunaan bidang miring hanya akan memudahkan usaha, tanpa mengurangi besarnya usaha yang harus dilakukan.
Dengan menggunakan bidang miring, maka kuasa untuk menarik atau mendorong beban menjadi lebih kecil dibandingkan kalau beban harus diangkat langsung.
18
Sekarang sudah mengerti kan?
Sekarang kita lanjut
Sub kegiatan 3 yuk….
19
GELOMBANG
TUJUAN
TARGET
PEMBELAJARAN
1
Agar mahasiswa PPG dapat :
1. Mengidentifikasi peristiwa yang berkaitan dengan gelombang dalam kehidupan sehari- hari
2. Memahami hakekat gelombang
3. Mengidentifikasi proses terjadinya gelombang 4. Mengelompokkan jenis-jenis gelombang
berdasarkan medium perambatannya 5. Memahami jenis-jenis gelombang
berdasarkan medium perambatannya 6. Memahami jenis jenis gelombang
berdasarkan arah rambat gelombang 7. Menjelaskan pengertian cahaya.
8. Memahami sifat-sifat cahaya.
9. Memahami hukum pemantulan cahaya pada cermin
10. Mengidentifikasi peristiwa-peristiwa dalam kehidupan sehari-hari yang memanfaatkan sifat-sifat cahaya.
21
DEFINISI
GELOMBANG
1
22
DEFINISI GELOMBANG
Pernahkah kalian memerhatikan air sungai? Bagaimana kenampakan airnya?
Bila kita amati lekukan naik mempunyai sebuah puncak (gunung) dan pada lekukan turun mempunyai sebuah lembah.
Sehingga semua gelombang mempunyai puncak dan lembah
Riak atau gerak permukaan air yang membentuk lekukan turun naik tersebut sering kita namakan gelombang air.
Jarak yang dibentuk oleh satu puncak dan satu lembah disebut satu panjang gelombang (λ).
Waktu yang diperlukan untuk menempuh satu gelombang penuh disebut periode atau waktu getar (T).
Jumlah gelombang yang terjadi dalam satu detik disebut frekuansi (f).
23
f = 1/T atau T = 1/f λ = v.T atau λ = v/f
f = frekuensi (Hz)
T = Periode (s) v = cepat rambat gelombang (m/s)
λ = panjang gelombang (m)
Proses Terjadinya Gelombang
Gelombang Merambat pada Tali
24
Bagaimana gelombang dapat
terbentuk?
JENIS-JENIS GELOMBANG
25
2
Berdasarkan
Keberadaan Medium
26
Mekan ik
1 2
Elektromagnetik
Gelombang Mekanik
merupakan gelombang yang dalam proses rambatnya memerlukan medium.
Gelombang elektromagnetik merupakan gelombang yang dalam proses rambatnya tidak memerlukan medium.
2. Berdasarkan Arah Rambatnya
27
Transvers al
1 2
Longitud inal
Gelombang transversal adalah
gelombang dengan arah getar lurus dengan arah rambatannya. Seperti gelombang permukaan air,
gelombang tali, dll.
Gelombang longitudinal adalah gelombang yang berupa rapatan dan renggangan. Seperti gelombang permukaan pegas, gelombang
suara, dll.
Sifat-Sifat Umum Gelombang
28
3
29
Perambatan Gelombang
Baik gelombang mekanik maupun gelombang
eletromagnetik, keduanya memiliki arah rambat yang sama, yakni lurus, tetapi dengan kecepatan yang berbeda tergantung kepada jenisnya.
Apa yang kalian
ketahui tentang
perambatan
gelombang?
30
Pemantulan Gelombang
Peristiwa pengembalian seluruh atau sebagian dari suatu
gelombang jika gelombang tersebut bertemu dengan bidang batas antara dua medium.
Pernahkan anda berpikir
bagaimana
menentukan
kedalaman laut?
Pembiasan (Refraksi/Pembelokan)
31 Pembelokan arah gelombang,
yang terjadi apabila gelombang tersebut melewati bidang batas dua medium yang memiliki indeks bias (kerapatan) yang berbeda.
Pernahkah anda melihat kejadian tersebut? Apa yang terjadi? Mengapa demikian?
Difraksi (Lenturan)
32
Difraksi merupakan
gelombang yang merambat melalui celah, sehingga
pancarannya menyebar.
Pernahkah anda mendengar suara dosen mengajar di kelas sedangkan anda di luar kelas? Mengapa demikian?
Superposisi dan Interferensi Gelombang
33 Jika dua gelombang atau lebih
merambat dalam medium dan waktu yang sama, maka akan menyebabkan simpangan dari partikel dalam medium.
y = 2Asin ½ (ωt + Dɵ + ωt) cos ½ (ωt + Dɵ - ωt)
Bagaimana superposisi dan interferensi
gelombang dapat terjadi?
Gelombang Cahaya
34
4
Cahaya merambat lurus
35
Cahaya akan merambat lurus
jika melewati satu medium
perantara.
36
Cahaya dapat menembus benda bening
Benda bening adalah benda yang dapat ditembus cahaya.
Pernahkah anda melakukan hal tersebut? Apa yang terjadi?
Cahaya dapat dipantulkan
37 Pemantulan
teratur
Pemantulan baur Pemantulan baur terjadi karena cahaya
mengenai benda yang permukaannya tidak rata.
Pemantulan (refleksi) adalah proses
terpancarnya kembali cahaya dari permukaan benda yang terkena cahaya.
Pemantulan teratur adalah pemantulan yang berkas cahaya pantulnya sejajar, apabila cahaya mengenai permukaan rata
Cahaya dapat dibiaskan
38
Pembiasan adalah pembelokan arah rambat cahaya saat
melewati dua medium yang berbeda kerapatannya.
Mengapa sedotan terlihat patah?
Cahaya dapat diuraikan (dispersi)
39 Hal tersebut terjadi karena cahaya putih
merupakan cahaya polikromatik, yaitu cahaya yang tersusun atas spectrum-
spectrum cahaya berwarna merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu.
Cahaya putih yang diuraikan oleh titik air hujan
menyebabkan terjadinya pancaran beberapa macam warna.
Bagaimana pelangi bisa terbentuk?
Gelombang Bunyi
40
5
Bunyi
41 Bunyi adalah salah satu gelombang
dalam fisika, yaitu gelombang
longitudinal yang dapat dirasakan oleh indera pendengaran (telinga). Bunyi juga dapat didefinisikan sebagai sesuatu yang dihasilkan oleh benda yang bergetar.
Medium
Padat Cair Gas
Semakin rapat susunan medium, maka semakin cepat bunyi merambat.
Apa yang ada di pikirkan anda tentang bunyi?
2. Sumber bunyi
42
Sumber bunyi adalah materi yang bergetar. Materi yang dimaksud adalah udara, air, dan zat padat.
Dari mana sumber bunyi berasal?
3. Suara: gelombang bunyi yang dapat didengar
43
Batas frekuensi bunyi yang dapat didengar oleh telinga manusia kira- kira dari 20 Hz sampai 20 kHz pada amplitudo umum dengan berbagai variasi dalam kurva responsnya.
Tahukah anda, tidak semua suara, dapat manusia dengar. Lalu suara yang mana yang dapat didengar
manusia?
Manusia mendengar bunyi saat gelombang bunyi, yaitu getaran di udara atau medium lain, sampai ke gendang telinga manusia.
4. Jenis bunyi berdasarkan frekuensi
44
c. Bunyi ultrasonik c. Bunyi ultrasonik a. Bunyi Infrasonik
a. Bunyi Infrasonik b. Bunyi audiosonik b. Bunyi audiosonik
> 20.000 Hz 20 - 20.000 Hz
< 20 Hz
5. Syarat bunyi dapat didengar
45
Syarat bunyi agar dapat di dengar
Adanya medium
Adanya sumber bunyi
Adanya pendengar
Apa saja syarat agar bunyi dapat terdengar di telinga kita?
46