RESILIENSI PEMIJAT TUNANETRA LAKI-LAKI DEWASA DENGAN PELECEHAN SEKSUAL
Studi Fenomenologi
RESILIENCE OF BLINDESS MASSEURS MAN WITH SEXUAL HARASSMENT EXPERIENCES
A Phenomenological Study
TESIS
Untuk memenuhi persyaratan mencapai Magister Ilmu Keperawatan Program Studi Magister Keperawatan
Ervia Kusumaningrum 22020120410012
FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG
2022
i
RESILIENSI PEMIJAT TUNANETRA LAKI-LAKI DEWASA DENGAN PELECEHAN SEKSUAL
Studi Fenomenologi
RESILIENCE OF BLINDESS MASSEURS MAN WITH SEXUAL HARASSMENT EXPERIENCES
A Phenomenological Study
TESIS
Untuk memenuhi persyaratan mencapai Magister Ilmu Keperawatan Program Studi Magister Keperawatan
Ervia Kusumaningrum 22020120410012
FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG
2022
ii
3
iii
iv
TESIS PERNYATAAN
Dengan ini saya menyatakan bahwa tesis ini adalah hasil pekerjaan saya sendiri, Ervia Kusumaningrum NIM 22020120410012. Di dalam tesis ini tidak terdapat karya yang pernah diajukan untuk memperoleh gelar kesarjanaan di suatu perguruan tinggi dan lembaga pendidikan lainnya, serta tidak terdapat unsur0unsur yang tergolong Plagiarism sebagaimana dimaksud dalam Permendiknas No.17 Tahun 2010.
Pengetahuan yang diperoleh dari hasil penerbitan maupun yang belum atau tidak diterbitkan, sumbernya dijelaskan di dalam tulisan dan daftar pustaka.
Semarang,31 Mei 2022
Ervia Kusumaningrum
v
RIWAYAT HIDUP
A. Identitas
Nama : Ervia Kusumaningrum Tempat/tanggal lahir : Magetan, 20 Oktober 1995
Agama : Islam
Jenis kelamin : Perempuan
Alamat rumah : Kiringan 13/3, Takeran, Magetan, Jawa Timur Nomor telepon : 082313168371
Alamat e-mail : [email protected] B. Riwayat Pendidikan
No. Riwayat Pendidikan Tahun Lulus
1.4.2 TA Basbussalam 2002
2.4.2 MI An-Najihah Babussalam 2008
3.4.2 SMP Negeri 3 Peterongan 2011
4.4.2 SMA Negeri 3 Madiun 2014
5.4.2 Program Studi Ilmu Keperawatan, Universitas Diponegoro
2018
6.4.2 Program Studi Profesi Ners, Universitas Diponegoro 2019
C. Riwayat pekerjaan
No. Riwayat Pekerjaan Tahun
D. Riwayat Publikasi Terkait
No. Riwayat Publikasi Nama Jurnal Volume/issue/tahun 1. Pengalaman Pelecehan
Seksual Pada Tunanetra Laki-laki Usia Dewasa di Komunitas Persatuan Tunanetra Indonesia (PERTUNI) Cabang Semarang
Jurnal Keperawatan Soedirman
15/3/2020
vi
No. Riwayat Publikasi Nama Jurnal Volume/issue/tahun 2. A Phenomenological Case
Study of Blind Male Masseuses Experiencing Sexual Assault: Implication for Nursing Practice
Open access Macedonian Journal of Medical Science
10/G/2022
vii
PRAKATA
Puji syukur peneliti ucapkan pada Allah SWT atas rahmat dan kekuatan yang diberikan sehingga peneliti mampu menyelesaikan penyusunan tesis ini. Tesis ini disusun berdasarkan fenomena pelecehan seksual yang terjadi pada kelompok tunanetra. Pelecehan menimbulkan dampak psikologi yang bertahan hingga 10 tahun hingga terbentuk resiliensi pada tunanetra.
Peneliti mengeksplorasi esensi resiliensi pada pemijat tunanetra laki-laki dewasa dengan pelecehan seksual. Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai dasar penyusunan program intervensi untuk membantu tunanetra korban pelecehan dalam membantuk resiliensi.
Peneliti menyadari bahwa dalam menulis tesis ini masih banyak kekurangan, sehingga peneliti mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari pembaca untuk menyempurnakan hasil tulisan peneliti.
Semarang, 31 Mei 2022
Ervia Kusumaningrum
viii
PERSANTUNAN
1. Allah SWT yang telah memberikan rahmat-Nya serta meminjamkan kekuatan pada saya hingga mampu menyelesaikan tesis
2. Ibu Nur Setiawati Dewi, S. Kp., M.Kep., Sp.Kom., Ph.D. selaku dosen pembimbing I yang telah memberikan bimbingan, dukungan, motivasi, waktu, kesabaran dan arahan selama proses penyelesaian tesis
3. Ibu Megah Andriany, S. Kp., M.Kep., Sp.Kom., Ph.D. selaku dosen pembimbing II yang telah memberikan saran, dukungan, motivasi, waktu, kesabaran dan arahan selama proses penyelesaian tesis
Selain itu, peneliti mampu menyelesaikan tesis ini atas bantuan dari banyak pihak, maka peneliti menyampaikan rasa terima kasih kepada:
1. Dr. Untung Sujianto, S.Kp., M.Kes selaku Ketua Jurusan Keperawatan, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro
2. Dr. Anggorowati, M.Kep.,Sp.Mat selaku Ketua Program Studi Magister Keperawatan, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro
3. Bapak Achyani selaku ketua komunitas PERTUNI Semarang yang banyak membantu dalam penyusunan tesis
4. Seluruh partisipan yang bersedia membantu jalannya penelitian hingga peneliti mampu menyusun tesis
5. Bapak Marjuki dan Ibu Endang Mariyani selaku orang tua, kakak saya Erlin yuanita dan semua keluarga besar yang selama ini telah memberikan motivasi, dukungan dan doa selama proses penyusunan tesis
ix
6. Teman-teman Magister angkatan 22020 yang tidak dapat disebutkan satu persatu yang telah memberikan dukungan dan semangat dalam penyusunan tesis
7. Semua pihak yang tidak dapat peneliti sebutkan satu persatu yang berperan dalam penyusunan tesis
Semarang, 31 Mei 2021
Ervia Kusumaningrum
x
DAFTAR ISI
TESIS ...iii
PERNYATAAN ... iv
RIWAYAT HIDUP ... v
Pengalaman Pelecehan Seksual Pada Tunanetra Laki-laki Usia Dewasa di Komunitas Persatuan Tunanetra Indonesia (PERTUNI) Cabang Semarang ... v
A Phenomenological Case Study of Blind Male Masseuses Experiencing Sexual Assault: Implication for Nursing Practice ... vi
PRAKATA ... vii
PERSANTUNAN ... viii
DAFTAR ISI ...x
DAFTAR SINGKATAN ... xiii
DAFTAR TABEL ... xiv
DAFTAR LAMPIRAN ... xv
ABSTRAK ... xvi
ABSTRACK ... 17 BAB I ... Error! Bookmark not defined.
PENDAHULUAN ... Error! Bookmark not defined.
1.1 Latar Belakang Masalah ... Error! Bookmark not defined.
1.2 Perumusan Masalah ... Error! Bookmark not defined.
1.3 Pertanyaan Penelitian ... Error! Bookmark not defined.
1.4 Tujuan ... Error! Bookmark not defined.
1.5 Manfaat penelitian ... Error! Bookmark not defined.
1.5.1 Ilmu keperawatan komunitas ... Error! Bookmark not defined.
1.5.3 Praktik keperawatan komunitas ... Error! Bookmark not defined.
1.5.4 Penelitian ... Error! Bookmark not defined.
1.5.5 Keaslian penelitian ... Error! Bookmark not defined.
BAB II ... Error! Bookmark not defined.
TINJAUAN PUSTAKA ... Error! Bookmark not defined.
xi
2.1 Pelecehan seksual pada tunanetra ... Error! Bookmark not defined.
2.2 Definisi resiliensi ... Error! Bookmark not defined.
2.3 Resiliensi pada tunanetra ... Error! Bookmark not defined.
2.4 Proses resiliensi pada tunanetra ... Error! Bookmark not defined.
2.5 Faktor yang mempengaruhi resiliensi pada tunanetra ... Error! Bookmark not defined.
BAB III ... Error! Bookmark not defined.
METODE PENELITIAN ... Error! Bookmark not defined.
3.1 Jenis dan Rancangan Penelitian ... Error! Bookmark not defined.
3.2 Populasi dan sampel penelitian ... Error! Bookmark not defined.
3.2.1 Populasi ... Error! Bookmark not defined.
3.2.2 Sampel ... Error! Bookmark not defined.
3.3 Besar sampel ... Error! Bookmark not defined.
3.3.1 Tempat dan waktu penelitian ... Error! Bookmark not defined.
3.3.2 Definisi istilah ... Error! Bookmark not defined.
3.4 Alat penelitian dan cara pengumpulan data ... Error! Bookmark not defined.
3.4.1 Alat pengumpulan data ... Error! Bookmark not defined.
3.4.2 Phenomenological attitude ... Error! Bookmark not defined.
3.4.3 Metode pengumpulan data ... Error! Bookmark not defined.
3.5 Keabsahan Data ... Error! Bookmark not defined.
3.5.1 Kredibilitas data ... Error! Bookmark not defined.
3.5.2 Transferabilitas data (keteralihan) ... Error! Bookmark not defined.
3.5.3 Dependabilitas data (ketergantungan) ... Error! Bookmark not defined.
3.5.4 Konfirmabilitas ... Error! Bookmark not defined.
3.6 Teknik pengolahan dan analisis data ... Error! Bookmark not defined.
3.7 Etika penelitian ... Error! Bookmark not defined.
3.7.1 Autonomy ... Error! Bookmark not defined.
3.7.2 Confidentiality ... Error! Bookmark not defined.
3.7.3 Anonymity ... Error! Bookmark not defined.
3.7.4 Non maleficience ... Error! Bookmark not defined.
3.7.5 Justice ... Error! Bookmark not defined.
3.7.6 Veracity ... Error! Bookmark not defined.
BAB IV ... Error! Bookmark not defined.
xii
HASIL PENELITIAN ... Error! Bookmark not defined.
4.2 Konteks penelitian ... Error! Bookmark not defined.
4.3 Karakteristik data demografi partisipan ... Error! Bookmark not defined.
4.3 Tema Hasil Penelitian ... Error! Bookmark not defined.
4.4 Struktur fenomenologis ... Error! Bookmark not defined.
BAB V ... Error! Bookmark not defined.
PEMBAHASAN ... Error! Bookmark not defined.
5.1 Interpretasi hasil penelitian ... Error! Bookmark not defined.
5.1.1 Mencari sumber motivasi untuk bangkit dari trauma ... Error! Bookmark not defined.
5.1.2 Merasa bertanggungjawab terhadap pemenuhan kebutuhan hidup diri sendiri dan keluarga ... Error! Bookmark not defined.
5.1.3 Mencoba berpikir positif, ikhlas, dan mengembangkan kewaspadaan untuk menghindari kejadian pelecehan berulang ... Error! Bookmark not defined.
5.2 Keterbatasan penelitian ... Error! Bookmark not defined.
BAB VI ... Error! Bookmark not defined.
KESIMPULAN DAN SARAN ... Error! Bookmark not defined.
6.1 Kesimpulan ... Error! Bookmark not defined.
6.2 Saran ... Error! Bookmark not defined.
6.2.1 Saran bagi PERTUNI Cabang Semarang ... Error! Bookmark not defined.
6.2.2 Saran bagi praktisi perawat komunitas ... Error! Bookmark not defined.
6.2.3 Saran bagi riset keperawatan ... Error! Bookmark not defined.
6.2.4 Saran bagi institusi pendidikan keperawatan ... Error! Bookmark not defined.
DAFTAR PUSTAKA ... Error! Bookmark not defined.
_Toc105340968
xiii
DAFTAR SINGKATAN
PERTUNI Persatuan Tunanetra Indonesia
BRS Brief Resilience Scale
xiv
DAFTAR TABEL
No Judul tabel Halaman
1. Keaslian penelitian 9
xv
DAFTAR LAMPIRAN
No Judul Lampiran
1. Lampiran 1. Informed consent 2. Lampiran 2. Panduan wawancara 3. Lampiran 3. Panduan field note
4. Lampiran 4. Kuesioner Brief Resilience Scale 5. Lampiran 5. Ethical clearace
6. Lampiran 6. Surat ijin penelitian 7. Lampiran 7. Hasil uji expert 8. Lampiran 8. Protokol COVID 19 9. Lampiran 9. Bagan pembuatan tema
xvi
Departemen Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro Mei 2022
ABSTRAK Ervia Kusumaningrum
Resiliensi Pemijat Tunanetra Laki-laki Dewasa dengan Pelecehan Seksual: Studi Fenomenologi
xvii+70 halaman+ 1 tabel+ 9 lampiran
Tunanetra pemijat memiliki risiko tinggi mendapatkan pelecehan seksual dari pasien.
Akibat dari pelecehan memberikan dampak buruk pada tunanetra. Tunanetra yang mampu bertahan berhasil membentuk resiliensi. Resiliensi membantu tunanetra untuk lebih berkembang. Studi tentang resiliensi masih terbatas pada eksplorasi resiliensi terkait dengan kondisi disabilitas yang dialami. Penelitian resiliensi pada pemijat tunanetra laki-laki masih menjadi fenomena yang perlu dieksporasi lebih lanjut. Tujuan penelitian ini yaitu mengeksplorasi resiliensi pemijat tunanetra laki-laki dewasa dengan pelecehan seksual. Metode penelitian menggunakan desain penelitian kualitatif dengan pendekatan studi fenomenologi dengan kriteria inklusi tunanetra usia 20-50 tahun, laki- laki, bekerja sebagai pemijat, pernah mengalami pelecehan seksual dan memiliki nilai resiliensi minimal 3,00. Penelitian dilakukan pada 9 tunanetra dengan melakukan wawancara semi terstruktur selama 30-60 menit. Analisis data menggunakan metode Giorgi. Hasil penelitian menemukan tiga tema yang menggambarkan resiliensi tunanetra pemijat laki-laki dewasa yang mengalami pelecehan seksual. Tema tersebut yaitu (1) berusaha mencari sumber motivasi untuk bangkit dari trauma, (2) merasa bertanggungjawab terhadap pemenuhan kebutuhan hidup diri sendiri dan keluarga, (3) mencoba berpikir positif, ikhlas, dan mengembangkan kewaspadaan untuk menghindari kejadian pelecehan berulang. Kesimpulan dari penelitian menggambarkan bahwa tunanetra yang mengalami keterpurukan akibat kejadian pelecehan akan berusaha bangkit dari kondisi tersebut. Tunanetra cenderung berusaha mencari dukungan baik dari keluarga, teman, maupun lingkungan, selain itu rasa tanggung jawab pada diri tunanetra sebagai laki-laki mendorong tunanetra membentuk eustress untuk bertahan dengan pekerjaan pijat dan membentuk resiliensi. Tunanetra yang beresiliensi mampu berpikir positif dan ikhlas menerima kondisinya sehinggga mampu mengembangkan kemampuan diri untuk lebih waspada dalam mengenali pelaku pelecehan dan menghindari kejadian pelecehan berulang.
Kata kunci: Resiliensi, Tunanetra pemijat, Tunanetra Dewasa Daftar Pustaka: 108 (1999-2022)
17
Nursing Department Faculty of Medicine Universitas Diponegoro Mei 2022
ABSTRACK Ervia Kusumaningrum
Resilience of Adult Blind Male Masseurs with Sexual Harassment: A Phenomenological Study xvii+70 pages+ 1 table+ 9 attachments
Blind masseurs have a high risk of getting sexual harassment from patients. The consequences of harassment have a negative impact on the visually impaired. Blind people who are able to survive successfully form resilience. Resilience helps the blind to develop more. Studies on resilience are still limited to exploring resilience related to the disability conditions experienced. Resilience research on male blind massagers is still a phenomenon that needs further exploration. The purpose of this study was to explore the resilience of masseurs who are blind adult males with sexual harassment. The research method uses a qualitative research design with a phenomenological study approach with inclusion criteria of blind people aged 20-50 years, male, working as masseurs, have experienced sexual harassment and having a minimum resilience value of 3.00. The study was conducted on 9 blind people by conducting semi-structured interviews for 30-60 minutes. Data analysis using the Giorgi method. The results of the study found three themes that describe the resilience of adult male masseurs who have experienced sexual harassment. The themes are (1) trying to find a source of motivation to rise from trauma, (2) feeling responsible for meeting the needs of self and family life, (3) trying to think positively, sincerely, and develop vigilance to avoid repeated incidents of harassment. The conclusion of the study illustrates that the blind who experience adversity due to harassment incidents will try to rise from this condition.
Blind people tend to try to find support from family, friends, and the environment, besides the sense of responsibility for the blind as men encourages the blind to form eustress to survive with massage work and build resilience. Blind people who are resilient are able to think positively and sincerely accept their condition so that they are able to develop their ability to be more alert in recognizing perpetrators of harassment and avoiding repeated incidents of harassment.
Keyword: Resilience, Blind masseurs, blind adult References: 108 (1999-2022)