• Tidak ada hasil yang ditemukan

estimasi sumberdaya finecoal di tailing dam tambang

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "estimasi sumberdaya finecoal di tailing dam tambang"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

i

ESTIMASI SUMBERDAYA FINECOAL DI TAILING DAM TAMBANG BATUBARA DENGAN PENDEKATAN METODE ACOUSTIC DOPPLER

CURRENT PROFILER MENGGUNAKAN RIVER SURVEYORS M9 (Studi Kasus: Di Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Kutai Timur,

Provinsi Kalimantan Timur)

SARI

Penelitian dilakukan pada tailing dam 1 dan 2 yang berada di area konsesi perusahaan pertambangan batubara di Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur. Tailing dam tersebut menampung limbah hasil pencucian batubara yang mengandung finecoal dari coal processing plant atau disebut dengan sludge coal. Penelitian ini dilakukan untuk mendukung upaya perusahaan dalam pengelolaan dan pemanfaatan kembali limbah hasil pencucian batubara yang mengandung finecoal.

Pengambilan data di lapangan dilakukan dengan pendekatan metode acoustic doppler current profiler menggunakan alat River Surveyors M9, pendekatan tersebut dipilih karena kondisi finecoal yang menjadi target mengendap di bawah perairan. Dari hasil pengambilan data, menghasilkan data profil akhir tailing dam, sedangkan profil awal tailing dam didapatkan dari peta topografi perusahaan sebelum terjadi pengendapan sludge coal.

Dengan membandingkan antara profil awal dan profil akhir tailing dam diketahui ketebalan sludge coal di tailing dam 1 berkisar antara 0 – 16 m dengan luas penyebaran 84.047 m2, sedangkan pada tailing dam 2 ketebalan sludge coal berkisar antara 0 – 12 m dengan luas penyebaran 197.239,316 m2.

Dalam melakukan estimasi sumberdaya finecoal yang berada di tailing dam 1 dan 2, metode yang digunakan adalah metode penampang dengan menggunakan rumus prismoida. Jarak penarikan garis penampang untuk menghitung luas penampang di tailing dam 1 dan 2 adalah 25 m. Dari hasil penaksiran didapatkan volume total sludge coal sebesar 893.389,917 m3, dengan nilai recovery finecoal dalam sludge coal sebesar 37,07 % dan nilai densitas finecoal sebesar 1,032 ton/m3, maka didapatkan hasil estimasi sumberdaya finecoal pada tailing dam 1 dan 2 sebesar 341.777,391 ton.

Kata kunci: Sumberdaya Finecoal, Acoustic Doppler Current Profiler, River Surveyors M9, Metode Penampang.

::repository.unisba.ac.id::

(2)

ii

ESTIMATION OF FINECOAL ON TAILING DAM IN COAL MINING RESOURCES WITH APPROACHES ACOUSTIC DOPPLER CURRENT

PROFILER METHOD USING RIVER SURVEYORS M9 (Case Study: In Teluk Pandan Subdistrict, Kutai Timur District,

Kalimantan Timur Province)

ABSTRACT

The study was conducted on tailings dam 1 and 2 located in the concession area of coal mining company in Teluk Pandan Subdistrict, Kutai Timur District, Kalimantan Timur Province. The tailing dam accommodates waste from coal washing which containing finecoal from the coal processing plant, that is sludge coal. This research was conducted to support the company's efforts in management and reuse of tailing which containing finecoal.

Retrieval of data in the field was carried out with approach of acoustic doppler current profiler using the River Surveyors M9, the approach was chosen because finecoal conditions settled under the waters. From the results of data retrieval, existing profile data of tailing dam resulted, while the natural profile of the tailing dam was obtained from company's topographic map before sludge coal deposition occurred.

By comparing between natural profile and existing profile of tailing dam, thickness of sludge coal on tailing dam 1 is known to range between 0 -16 m with a spread area of 84.047 m2, whereas in tailings dam 2 the thickness of sludge coal ranges from 0 - 12 m with a spread area of 197.239,316 m2.

Estimating finecoal resources located in tailings dam 1 and 2, using the cross- section method with the the prismoida formula. The withdrawal distance of the crossing line to calculate cross-sectional area in tailings dam 1 and 2 is 25 m. From estimation results, total sludge coal volume was 893.389,917 m3, with a recovery value of finecoal in sludge coal of 37,07% and finecoal density value of 1,032 tons/m3, the results of finecoal resource estimation on tailings dam 1 and 2 were 341.777,391 tons.

Keyword: Finecoal Resources, Acoustic Doppler Current Profiler, River Surveyors M9, Cross-section Method.

::repository.unisba.ac.id::

Referensi

Dokumen terkait

Dengan ini saya menyatakan bahwa skripsi berjudul Estimasi Nilai Kerusakan dan Kerugian Sumberdaya Akibat Kegiatan Penambangan Pasir Di Daerah Aliran Sungai

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya sumberdaya batubara yang ada pada zone P-2 dengan membandingkan metode cross section dan metode poligon

50 | Air Asam tambang Stabilitas DAM (Sepriadi) terikat akan dilakukan regresi secara linier untuk mengetahui pengaruh hubungan antara potential hydrogen (pH) air asam

Validasi model dilakukan sebagai pembuktian apakah hasil dari estimasi sumberdaya dengan menggunakan Teknik Ordinary Kriging pada blok yang sudah diketahui informasinya memiliki

Perhitungan sumberdaya dan cadangan merupakan proses kuantifikasi formal suatu endapan bahan galian (bijih dan batubara). Perhitungan dapat dilakukan dengan berbagai

Hasil dari pembuatan blok model akan dilakukan estimasi sumberdaya dengan metode Ordinary Kriging dengan parameter variogram yang telah ditentukan pada zona limonite

Estimasi sumberdaya uranium di Sektor Lemajung pada tahun 1994/1995 dilakukan dengan hanya menggunakan data 26 lubang bor hasil pemboran BATAN yang terdiri dari 20

setelah membuat sayatan dan terbentuk model endapan sumberdaya batubara, maka dapat dilakukan perhitungan besarnya luas dengan membentuk segmen-segmen dan pias berbentuk trapesium, baik