• Tidak ada hasil yang ditemukan

FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI - IST AKPRIND

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI - IST AKPRIND"

Copied!
25
0
0

Teks penuh

(1)

YAYASAN PEMBINA POTENSI PEMBANGUNAN INSTITUT SAINS & TEKNOLOGI AKPRIND

FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI

Jl. Kalisahak 28 Komplek Balapan Yogyakarta 55222 Telp (0274) 563029 ext 113 Fax (0274) 563846 email: [email protected]

Petikan

SURAT KEPUTUSAN DEKAN FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI

INSTITUT SAINS & TEKNOLOGI AKPRIND YOGYAKARTA Nomor : 004 /SK/Dek/FTI/IX/2022

Tentang:

PENUGASAN DOSEN BERPERAN AKTIF DALAM PERTEMUAN ILMIAH DAN ORGANISASI PROFESI

SEMESTER GANJIL TAHUN AKADEMIK 2022/2023 DEKAN FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI

MENIMBANG : 1. Bahwa Dosen di Fakultas Teknologi Industri Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta diwajibkan berperan aktif dalam pertemuan ilmiah seperti konferensi, seminar, diskusi ilmiah, simposium dan lain-lain, baik secara offline maupun secara online, serta berperan aktif dalam organisasi profesi.

2. Bahwa untuk pelaksanaan tugas tersebut perlu diberi penugasan melalui Surat Keputusan Dekan.

MENGINGAT : 1. Undang-undang nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi

2. Peraturan Pemerintah nomor 32 Tahun 2013 tentang Perubahan Standar Nasional Pendidikan

3. Statuta Institut Sains & Teknologi AKPRIND Tahun 2018

4. Buku Panduan Dosen Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta Tahun 2017

MEMPERHATIKAN : Tugas dan Kewajiban Dosen dalam Pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

MEMUTUSKAN

MENETAPKAN : Surat Keputusan Dekan tentang "Penugasan Dosen Berperan Aktif dalam Pertemuan Ilmiah dan Organisasi Profesi Semester Ganjil Tahun Akademik 2022/2023”

Surat Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan apabila dikemudian hari ternyata terdapat kekeliruan dalam Surat Keputusan ini, akan dibetulkan sebagaimana mestinya.

Petikan disampaikan : Kepada Yth.

Cyrilla Indri Parwati ST., M.T.

Dosen FTI-IST AKPRIND Yogyakarta

Dikeluarkan di : Yogyakarta

Pada Tanggal :

05 September 2022

Dekan,

Ir. Murni Yuniwati, M.T.

NIK. 88.0661.344.E

(2)

YAYASAN PEMBINA POTENSI PEMBANGUNAN INSTITUT SAINS & TEKNOLOGI AKPRIND

FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI

Jl. Kalisahak 28 Komplek Balapan Yogyakarta 55222 Telp (0274) 563029 ext 113 Fax (0274) 563846 email: [email protected]

Petikan

SURAT KEPUTUSAN DEKAN FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI

INSTITUT SAINS & TEKNOLOGI AKPRIND YOGYAKARTA Nomor : 004 /SK/Dek/FTI/IX/2022

Tentang:

PENUGASAN DOSEN BERPERAN AKTIF DALAM PERTEMUAN ILMIAH DAN ORGANISASI PROFESI

SEMESTER GANJIL TAHUN AKADEMIK 2022/2023 DEKAN FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI

MENIMBANG : 1. Bahwa Dosen di Fakultas Teknologi Industri Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta diwajibkan berperan aktif dalam pertemuan ilmiah seperti konferensi, seminar, diskusi ilmiah, simposium dan lain-lain, baik secara offline maupun secara online, serta berperan aktif dalam organisasi profesi.

2. Bahwa untuk pelaksanaan tugas tersebut perlu diberi penugasan melalui Surat Keputusan Dekan.

MENGINGAT : 1. Undang-undang nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi

2. Peraturan Pemerintah nomor 32 Tahun 2013 tentang Perubahan Standar Nasional Pendidikan

3. Statuta Institut Sains & Teknologi AKPRIND Tahun 2018

4. Buku Panduan Dosen Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta Tahun 2017

MEMPERHATIKAN : Tugas dan Kewajiban Dosen dalam Pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

MEMUTUSKAN

MENETAPKAN : Surat Keputusan Dekan tentang "Penugasan Dosen Berperan Aktif dalam Pertemuan Ilmiah dan Organisasi Profesi Semester Ganjil Tahun Akademik 2022/2023”

Surat Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan apabila dikemudian hari ternyata terdapat kekeliruan dalam Surat Keputusan ini, akan dibetulkan sebagaimana mestinya.

Petikan disampaikan : Kepada Yth.

Ir. Joko Susetyo M.T.

Dosen FTI-IST AKPRIND Yogyakarta

Dikeluarkan di : Yogyakarta

Pada Tanggal :

05 September 2022

Dekan,

Ir. Murni Yuniwati, M.T.

NIK. 88.0661.344.E

(3)

1

(4)

2

PROSIDING

P-ISSN: 1979-911X E-ISSN: 2541-528X

SEMINAR NASIONAL APLIKASI SAINS &TEKNOLOGI

Peran Perguruan Tinggi untuk Mendukung Grand Strategi Energi Nasional

Yogyakarta, 12 November 2022

Diselenggarakan oleh:

INSTITUT SAINS & TEKNOLOGI AKPRIND YOGYAKARTA

2022

(5)

i

ORGANISASI PENYELENGGARA

Pengarah:

Dr. Edhy Sutanta, S.T., M.Kom.

Dr. Ir. Toto Rusianto, M.T.

Catur Iswahyudi, S.Kom., S.E., M.Cs., MTA.

Dr. Emy Setyaningsih, S.Si., M.Kom.

Penanggung Jawab:

Dr. Sri Mulyaningsih, S.T., M.T.

Pelaksana:

Subhan Arif, S.T., M.T.

Danis Agoes Wiloso, S.T., M.T.

Septian Vienastra, S.T., M.T.

Dr. Suwanto Rahardjo, S.Si., M.Kom.

Windyaning Ustyannie, S.Si, M.Cs.

Aditya Budi Raharja, S.Kom.

Eska Almuntaha, S.E., M.Sc., Ak., CA.

Alamsyah Kurniawan, S.T.

Ir. Muhammad Yusuf, M.T.

Kartinasari Ayuhikmatin Sekarjati, S.T., M.Sc.

Argaditia Mawadati, S.T., M.Sc.

Erma Susanti, S.Kom., M.Cs.

Fajar Yulianto Prabowo, S.Pd., M.Eng.

Titik Nuryanti, S.Kom.

Eni Suprihatin, S.Kom.

Dr. Rahayu Khasanah, S.T., M.Eng.

Dr. Samuel Kristiyana, S.T., M.T.

Agus Hindarto Wibowo, S.T., M.Sc.

Nurul Dzakiya, S.Si., M.Sc.

Maria Regina Nansi, S.Si., MBA.

Nur Rahmawati, S.E., MBA.

Dewi Wahyuningtyas, S.T., M.Eng.

Sisilia Endah Lestari, S.Pd., M.Hum.

Bayu Hendra Permana, S.E.

Reviewer

1. Dr. Sri Mulyaningsih, S.T., M.T. (IST AKPRIND) 2. Dr. Ir. Amir Hamzah, M.T. (IST AKPRIND)

3. Dr. Rahayu Khasanah, S.T., M.Eng. (IST AKPRIND) 4. Dr. Edhy Sutanta, S.T., M.Kom. (IST AKPRIND) 5. Ir. Ganjar Andaka, Ph.D. (IST AKPRIND)

6. Dr. Emy Setyaningsih, S.Si., M.Kom. (IST AKPRIND) 7. Dr. Samuel Kristiyana, S.T., M.T. (IST AKPRIND) 8. Dr. Suwanto Raharjo, S.Si, M.Kom. (IST AKPRIND)

9. Dr. Ir. Muhammad Burhannudinnur, M.Sc., IPM (Universitas Trisakti)

(6)

ii

KATA PENGANTAR

Pemerintah Indonesia berkomitmen penuh dalam menerapkan Nationally Determined Contribution (NDC) guna mengatasi perubahan iklim yang sudah diputuskan melalui Paris Agreement sekaligus berusaha mencapai target Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). Untuk menjamin ketersediaan energi yang cukup, kualitas yang baik, harga terjangkau dan ramah lingkungan dalam kurun waktu 2020-2040, Pemerintah menyusun Grand Strategi Energi Nasional (GSEN) sebagai bentuk keseriusan mengimplementasikan NDC. Dalam GSEN, terdapat 14 program strategis yang dijalankan, dan Dewan Energi Nasional (DEN) menyampaikan bahwa akan dibuat Peraturan Presiden (Perpres) mengenai GSEN.

Perguruan tinggi memiliki porsi besar untuk turut bergerak demi mewujudkan 14 program strategis GSEN, dalam bentuk penelitian, publikasi dan penerapannya di dalam masyarakat. Sebagai bentuk peran aktif tersebut, Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta, dengan visi menjadi Institut yang favorit dan unggul di bidang sains dan teknologi secara nasional, menyelenggarakan Seminar Nasional Aplikasi Sains & Teknologi (SNAST) 2022 dengan Tema “Peran Perguruan Tinggi untuk Mendukung Grand Strategi Energi Nasional”. SNAST merupakan Seminar Nasional yang diadakan secara periodik setiap 2 tahun sebagai bentuk media diseminasi hasil penelitian antar peneliti, pelajar, praktisi, ilmuwan, para akademisi maupun pengambil kebijakan untuk menyelesaikan permasalahan di bidang sains dan teknologi.

Dengan memanjatkan puji syukur Alhamdulillah, buku prosiding Seminar Sains dan Teknologi (SNAST) ke 9 tahun 2022 ini telah terbit yang berisi kumpulan makalah (Call for Paper) yang telah dipresentasikan. Buku prosiding tersusun untuk bidang penelitian energi, energi terbarukan dan kebijakan energi; teknik geologi, pertambangan dan geofisika; teknik mesin dan industry; teknik kimia dan lingkungan; teknolohi informasi, manajemen dan bisnis;

statistika dan data science; teknik elektro, sipil, arsitektur dan lainnya.

Dengan telah terselenggaranya kegiatan seminar dan diterbitkannya Prosiding ini panitia mengucapkan terima kasih kepada:

1. Rektor Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta

2. Dekan Fakultas Teknologi Mineral, Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta

3. Dr. Ir. Musri Ma’walweda, M.T, selaku Keynote Speaker

4. Julianta Parlingungan Panjaitan, S.T., M.T., selaku Keynote Speaker 5. Dr. Sri Mulyaningsih, S.T., M.T., sebagai reviewer

6. Dr. Ir. Amir Hamzah, M.T., sebagai reviewer

7. Dr. Rahayu Khasanah, S.T., M.Eng., sebagai reviewer 8. Dr. Edhy Sutanta, S.T., M.Kom., sebagai reviewer 9. Ir. Ganjar Andaka, Ph.D., sebagai reviewer

10. Dr. Emy Setyaningsih, S.Si, M.Kom., sebagai reviewer 11. Dr. Samuel Kristiyana, S.T., M.T., sebagai reviewer 12. Dr. Suwanto Raharjo, S.Si, M.Kom., sebagai reviewer

13. Dr. Ir. Muhammad Burhannudinnur, M.Sc., IPM., sebagai reviewer

(7)

iii

14. Pemakalah dan peserta seminar

Panitia memohon maaf atas segala kekurangan selama penyelenggaraan seminar serta penerbitan Prosiding ini, semoga melalui seminar ini dapat menjadi media diseminasi informasi hasil penelitian antar peneliti, industri maupun pengambil kebijakan dan dapat bermanfaat bagi kita semua.

Yogyakarta, 12 November 2022

Panitia SNAST 2022

(8)

iv

SAMBUTAN REKTOR

Pada Seminar Nasional Aplikasi Sains & Teknologi Tahun 2022 Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta

Sabtu, 12 November 2022

Bismillahirrahmanirrrahim.

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarokatuh.

Salam sejahtera untuk kita semua.

Yang terhormat,

Bapak Dr. Ir. Musri Ma'walweda, M.T. (Anggota Dewan Energi Nasional, keynote speaker), Bapak Julianta Parlindungan Panjaitan, S.T., M.T. (Presiden ISPG (Indonesian Society of Petroleum Geologists),

Yang saya hormati para Pemakalah, Peserta, dan Panitia SNAST Tahun 2022, Serta Hadirin Tamu Undangan yang berbahagia.

Pertama dan yang utama, marilah kita senantiasa memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, karena hanya atas limpahan rakhmat dan karunia-Nya yang tiada terhingga, hari ini kita dapat mengikuti acara Seminar Nasional Aplikasi Sains & Teknologi Tahun 2022 (SNAST 2022). SNAST merupakan kegiatan rutin dua tahunan yang diselenggarakan oleh IST AKPRIND Yogyakarta, dimana tahun ini mengambil tema Peran Perguruan Tinggi untuk Mendukung Grand Strategi Energi Nasional.

Hadirin yang saya hormati.

Di Indonesia, konsumsi energi masih didominasi oleh energi fosil (minyak bumi, gas bumi, dan

batubara) sedangkan energi baru dan terbarukan (EBT) masih bersifat

alternatif, dimana penggunaan bahan bakar minyak bumi dan batu bara masih mendominasi

bauran energi primer nasional (Lestari, 2021). Kondisi tersebut mendorong Pemerintah Republik

Indonesia untuk terus berupaya mentransisikan sumber energi nasional kepada sumber EBT,

seperti dari panas bumi, tenaga surya, angin, dan lainnya (Aji, 2022). Permasalahan pada

program peningkatan kontribusi EBT dalam bauran energi nasional adalah saat ini mayoritas

EBT masih dikelola oleh pemerintah. Besarnya potensi penggunaan EBT dan sejalan dengan

kebutuhan investasi di bidang EBT yang tinggi, maka kontribusi swasta dalam pengembangan

EBT sangatlah diharapkan.

(9)

v

Perguruan Tinggi (PT) sebagai lembaga yang berfungsi menyelenggarakan Tri Dharma Pendidikan tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, merupakan lembaga yang memiliki posisi strategis untuk mendukung Pemerintah Republik Indonesia dalam transisi kepada sumber EBT. PT diharapkan dapat meningkatkan perannya dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang inovatif, sesuai dengan kebijakan Pemerintah Indonesia dalam upaya meningkatkan mentransisikan sumber energi nasional kepada sumber EBT tersebut.

Pertanyaan-pertanyaan besar seperti, seperti apa grand strategi energi nasional di Indonesia, bagaimana road map mentransisikan sumber energi nasional kepada sumber EBT, peran apa saja (strategis, taktis, dan teknis) yang seharusnya dilakukan oleh PT, bagaimana peran tersebut dilakukan agar efektif, dan aspek-aspek penting lainnya terkait peran PT untuk mendukung grand strategi energi nasional, diharapkan akan terjawab dan menjadi jelas pada seminar ini.

Hadirin yang saya hormati.

Mewakili segenap sivitas akademika IST AKPRIND, panitia, pemakalah, peserta, dan tamu undangan yang hadir, menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada, Yth. Bapak Dr. Ir. Musri Ma'walweda, M.T. (Anggota Dewan Energi Nasional) selaku keynote speech, dan

Yth. Bapak Julianta Parlindungan Panjaitan, S.T., M.T. (Presiden ISPG (Indonesian Society of Petroleum Geologists)), selaku invited speaker, yang hari ini berkenan meluangkan waktu untuk hadir di tengah-tengah kita, untuk berbagi ilmu pengetahuan dan memberikan pencerahan bagi seluruh peserta dan masyarakat luas, karena acara ini dipublikasi secara terbuka.

Kepada seluruh panitia yang terlibat, saya menyampaikan ucapan terima kasih atas dedikasi dan kerja kerasnya, sehingga acara ini dapat terselenggara dan berhasil mengumpulkan peserta dari 13 propinsi, 80 judul makalah, dan 25 instansi berbeda. Perlu saya informasikan, SNAST 2022 ini juga diikuti oleh 31 judul makalah yang ditulis dan dipresentasikan oleh mahasiswa.

Selamat mengikuti SNAST 2022. Semoga acara ini memberikan manfaat bagi upaya peningkatan peran PT dalam mendukung grand strategi energi nasional di Indonesia.

Mewakili Panitia dan IST AKPRIND, saya memohon maaf untuk semua hal yang kurang berkenan. Terima kasih.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarokatuh.

Yogyakarta, 12 November 2022 Rektor,

Dr. Edhy Sutanta, S.T., M.Kom.

NIK. 96.0372.515.E

(10)

1

DAFTAR ISI

A. ENERGI, ENERGI TERBARUKAN DAN KEBIJAKAN ENERGI

1 PENGENDALIAN SISTEM HIDROPONIK BERBASIS SHORT MESSAGE SERVICE GATEAWAY

Wildan Barra Yuda, Samuel Kristiyana*, Rindo Maulana Wahid, Nur Handayani

Widatuningsih A 1-7

2 PROTOTYPE EARLY WARNING SYSTEM KEBAKARAN BERBASIS INTERNET OF THINGS MENGGUNAKAN GEOLOCATION NEO6MV2

Viki Ramadhan , Siswanto Siswanto, Ngatono Ngatono A 8-17

3 MAJALAH DINDING ELEKTRONIK DENGAN AUDIO AMPLIFIER MENGGUNAKAN IC LM386 UNTUK PENYANDANG TUNANETRA

Sigit Priyambodo, Slamet Hani*, Shely Kusuma Dewi A18-25

4 RANCANG BANGUN PERANGKAP HAMA SERANGGA MENGGUNAKAN SENSOR PASSIVE INFRARED RECEIVER DAN SENSOR ULTRASONIK BERBASIS MIKROKONTROLER ESP32

Martin Adrianus Rajagukguk, Gatot Santoso*, Slamet Hani, Ihsan‘aziz Mubarok A26-34 5 PERANCANGAN SISTEM PLTS OFF-GRID KAPASITAS 100 WP SEBAGAI

SUMBER ENERGI ALTERNATIF CHARGING 220 V DI DAERAH TERDAMPAK BENCANA SEMERU

Andry Nugroho Tri Santosa, Slamet Hani, Gatot Santoso A35-43

B. GEOLOGI, PERTAMBANGAN DAN GEOFISIKA

1 ZONA KERENTANAN LONGSOR MENGGUNAKAN METODE

ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) DI DESA BANJARSARI DAN SEKITARNYA, KALIBAWANG, KULON PROGO, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

Efrat N. Nainggolan, Muhamad Rio B 1-11

2 ANALISIS TINGKAT POROSITAS BATUPASIR KARBONATAN KEREK SEBAGAI RESERVOIR DI DAERAH SIDOLAJU DAN SEKITARNYA KECAMATAN WIDODAREN KABUPATEN NGAWI PROVINSI JAWA TIMUR

Fidelis Saka Sigmaringa Da Costa, Dwi Indah Purnamawati, Dina Tania B12-19 3 ANALISIS MORFOTEKTONIK SESAR OPAK SEBAGAI APLIKASI

MITIGASI BENCANA GEMPA BUMI YOGYAKARTA

Maulita Tiara Aurora, Aisyah Nur Islamiyati, Bimo Kusumahasto, Wahyu Budi Santosa B20-29 4 KARAKTERISTIK BATUAN BEKU GUNUNG API KENDIL

BERDASARKAN ANALISIS PETROGRAFI, KECAMATAN KEJAJAR, KABUPATEN WONOSOBO, PROVINSI JAWA TENGAH

Dwi Fitri Yudiantoro, Intan Paramita Haty, Wahyu Budi Santosa, Angelina Delaira Lukita,

Friska Mesy Ayu Pratiwi, Muhammad Irvingia Al Farizzi, Mohammad Siraj Riyadurrizqy B30-37 5 ANALISIS KINEMATIK DAN KARAKTERISTIK SESAR NAIK DAERAH

KEDUNGJATI DAN SEKITARNYA KECAMATAN KEDUNGJATI, KABUPATEN GROBOGAN, PROVINSI JAWA TENGAH

Marolop P. Pangaribuan, Danis Agoes Wiloso, Nur Widi Astanto Agus Tri Heriyadi B38-45

(11)

2

6 KUALITAS AIR TANAH DAERAH GUNUNG KASIH DAN SEKITARNYA KECAMATAN PUGUNG KABUPATEN TANGGAMUS PROVINSI

LAMPUNG

Depri Depri B46-52

7 KARAKTERISTIK DAN GANESA ENDAPAN POLIMETALIK DAERAH GUNUNG KASIH, PUGUNG, TANGGAMUS, PROVINSI LAMPUNG

Widiyawati Widiyawati B53-57

8 ANALISIS FASIES PADA FORMASI HULUSIMPANG PEKON WAY MANAK, SUKAAGUNG, SUKAMARA, KABUPATEN TANGGAMUS, LAMPUNG

Novita Anjelina Damanik B58-67

9 ANALISIS FASIES VULKANOKLASTIK DESA SIDODADI, PAGELARAN, KABUPATEN PRINGSEWU PROVINSI LAMPUNG

Septia Ariananda B68-77

10 ANALISIS FASIES PADA FORMASI MENANGA, PEKON GUNUNGKASIH, TANGGAMUS DAN SUNGAI WAY SABU, PESAWARAN, LAMPUNG

Dea Ananda Gita Christi B78-83

11 IDENTIFIKASI KUALITAS BATUGAMPING DAERAH SANDARAN, KALIMANTAN TIMUR SEBAGAI BAHAN BAKU SEMEN PORTLAND

Subhan Arif, Faizal Razi B84-90

12 KARAKTERISTIK DAN POTENSI BATULEMPUNG RAMBATAN DAERAH PARUNGGALIH DAN SEKITARNYA KECAMATAN BODEH KABUPATEN PEMALANG PROVINSI JAWA TENGAH

Bayu Pradana, Dina Tania, Radhitya Adzan Hidayah B91-100

13 TIPE MATERIAL ORGANIK SERPIH PADA FORMASI GADING

Dyani Edelweis Putri Sutejo B101-105

14 GEOLOGI DAN ANALISIS KUANTITATIF WISATA KAWASAN CANDI BOROBUDUR

Aura Putri Hamidah, Achmad Subandrio, Dwi Fitri Yudiantoro B106-115

C. MESIN DAN INDUSTRI

1 ANALISIS LINGKUNGAN KERJA PRODUKSI KORAN MENGGUNAKAN METODE 5S

Fitriani Surayya Lubis, Reza Pratama C 1-9

2 USULAN PERBAIKAN TATA LETAK FASILITAS PRODUKSI KAYU OLAHAN MENGGUNAKAN METODE ACTIVITY RELATIONSHIP CHART, CRAFT DAN FROM TO CHART

Risma Adelina Simanjuntak, Endang Widuri Asih, Felix Winardi C10-17 3 PENINGKATAN PRODUKTIVITAS MELALUI PERANCANGAN MESIN

PEMOTONG LABU SIAM

Ghany Heryana, Rohman Rohman, Satria Rahmat C18-24

4 PERANCANGAN HELM PROYEK DENGAN METODE INJECTION MOLDING PLASTIK MENGGUNAKAN CAD

Aan Fahmi, Toto Rusianto, Hadi Saputra C25-34

5 PENGARUH KEBISINGAN DAN PENCAHAYAAN TERHADAP

PERFORMANSI DAN FAAL KERJA OPERATOR PRODUKSI LEATHER

(12)

3

WORK DAN HANDICRAFT DI IKM HADISUKIRNO

Dhiki Saputra, Risma Adelina Simanjuntak, Agus Hindarto Wibowo C35-40 6 PERBANDINGAN KINERJA FIRST DAN LAST MILE DARI JASA PARCEL

DELIVERY DI AREA PERKOTAAN

Rian Yunanto, Budhi Soleh Wibowo C41-48

7 ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU GUNA

MEMINIMALKAN BIAYA PENYIMPANAN MENGGUNAKAN ECONOMIC ORDER QUANTITY (EOQ) DAN PERIODE ORDER QUANTITY (POQ) PADA UMKM PIGOPE

Dody Dak Cesar P, Cyrilla Indri Parwati, Joko Susetyo C49-58

8 PEMETAAN PERKEMBANGAN PENELITIAN GREEN ON-DEMAND MEAL DELIVERY

Nabila Muthiah Zahra, Budhi Sholeh Wibowo C59-65

9 ANALISIS PENGEDALIAN KUALITAS PRODUK SABUN CUCI PIRING MENGGUNAKAN METODE SIX SIGMA DAN KAIZEN DI CV MASTER MULTI JAYA

Erikson Silalahi, Andrean Emaputra, Cyrilla Indri Parwati C66-76 10 EVALUASI PENJADWALAN WAKTU DAN BIAYA PROYEK

MENGGUNAKAN METODE CPM DAN KURVA S (STUDI KASUS:

MODIFIKASI PEMBUATAN TANGKI P-4)

Siska Ayu Kartika, Dias Indrayana, Gunawan C77-86

11 EVALUASI KINERJA RANTAI PASOK MENGGUNAKAN PENDEKATAN SUPPLY CHAIN OPERATION REFERENCE (SCOR) (STUDI KASUS PT ABC)

Herlian Awaliya Setiadi, Cahyono Sigit Pramudyo C87-95

12 ANALISIS 5M (MAN, MATERIAL, MACHINE, MONEY & METHODE) DALAM PENGEMBANGAN TEKNOLOGI PERTAHANAN DI INDONESIA (STUDI KASUS : PT LEN INDUSTRI)

Yusuf Saputro, Cahyono Sigit Pramudyo, Jupriyanto C96-103

13 OPTIMISASI DISTRIBUSI PADA LOGISTIK RANTAI DINGIN: TINJAUAN PUSTAKA

Yuniar Dwi Astuti, Nur Mayke Normasari C104-114

14 PERENCANAAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU BIJI KOPI

MENGGUNAKAN METODE MATERIAL REQUIREMENT PLANNING PADA UMKM CENING JAYA

Mukmin Arissanto, Kartinasari Ayuhikmatin Sekarjati, Joko Susetyo C115-122 15 PERANCANGAN MEJA KERJA PADA KERUPUK KAROMAH BATAM

Sri Zetli, Adyk Marga Raharja, Elsya Paskaria Loyda Tarigan C123-129 16 ANALISA WAKTU PELAYANAN GARDU TOL CENGKARENG 2 DENGAN

PTV VISSIM

Muhamad Meiza Jolanda C130-139

17 ANALISIS PENINGKATAN KUALITAS PRODUK GENTENG DENGAN METODE TAGUCHI

Muhammad Yusuf, Ani Purwanti, Eka Sulistyaningsih C140-149

(13)

4

D. KIMIA DAN LINGKUNGAN

1 PENGEMBANGAN SISTEM MONITORING PROSES PEMURNIAN DI INSTALASI PEMURNIAN DAN KONVERSI

Sugeng Rianto, Julfa M Amda, Triarjo, Ade Saputra, Hanif Ghufron, Ratih Langenati D 1-9 2 INHIBTOR KOROSI DARI EKSTRAKSI DAUN TEMBAKAU DENGAN

METODE MICROWAVE ASSISTED EXTRACTION (MAE) PADA BERBAGAI LINGKUNGAN

Calvin Fattriot Tama, Faradilla Anindita, Restu Adji Alif Asyari, Muhammad Rizal, Rony

Pasonang Sihombing D10-15

3 EKTRAKSI HSV DAN GLCM DALAM METODE K-NN UNTUK KLASIFIKASI TINGKAT KEMATANGAN BUAH MENGKUDU

Candra Irawan, Eko Hari Rachmawanto D16-25

4 HUBUNGAN ANTARA JARAK SUMUR GALI TERHADAP KADAR KADMIUM (CD), TIMBAL (PB) DAN MERKURI (HG) AIR SUMUR GALI DI SEKITAR TPA TROKETON KABUPATEN KLATEN

Wiwit Arfiyani Tari, Hadi Prasetyo Suseno, Paramita Dwi Sukmawati D26-34 5 KARAKTERISTIK DAYA SERAP AIR DAN BIODEGRADABILITAS PADA

BIOPLASTIK BERBASIS PATI SINGKONG DENGAN PENAMBAHAN POLYVINYL ALCOHOL

Thofanda Muharam, Desti Fitriani, Devia Fataya Miftahul Jannah, Muhammad Zidan Al

Ghifari, Rony Pasonang Sihombing D35-49

6 PEMETAAN TEMPAT PEMBUANGAN SAMPAH SEMENTARA DAN RUANG TERBUKA HIJAU DI KECAMATAN DEPOK DAN MLATI KABUPATEN SLEMAN MENGGUNAKAN APLIKASI SIG

Darmawan Eka Saputra, Yuli Pratiwi, Paramita Dwi Sukmawati D50-59 7 PENGARUH KONSENTRASI PELARUT ASAM ASETAT TERHADAP

RENDEMEN KOPI ROBUSTA HASIL DEKAFEINASI PADA SUHU SOKLETASI 150

Widya Tresna Dewi, Afifah Salma Fauziyyah, Karina Aulia Rahmawati, Amaturahim

Astutiningtyas, Nadia Dini Nur Azizah, Rony Pasonang Sihombing D60-66 8 PENGOPTIMALAN UKURAN DAUN MUDA STROBILANTHES CUSIA

SEBAGAI PEWARNA ALAM INDIGO MELALUI PROSES MASERASI

Seto Brian Witanto, Dewi Wahyuningtyas D67-76

9 UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK DAUN PEPAYA JEPANG (CNIDOSCOLUS ACONITIFOLIUS)

Rizal Mutakin, Isma Pra Setiya, Surya Adi Ismail, Rony Pasonang Sihombing, Dhyna

Analyes Trirahayu D77-81

10 EKSTRAKSI DAUN TEMBAKAU DAN KOPI MENGGUNAKAN METODE VACUUM MICROWAVE ASSISTED EXTRACTION DENGAN VARIASI DAYA MICROWAVE

Angely Luviana, Muchamad Raihan Surya Rusmana, Muhammad Syahrul Ramadhan, Naufal

Syakir Munggaran, Calvin Aditya Renata, Rony Pasonang Sihombing D82-89 11 PENGAMBILAN ZAT WARNA INDIGO DARI DAUN MUDA

STROBILANTHES CUSIA MELALUI PROSES MASERASI MENGGUNAKAN PELARUT AIR

Rahmad Azizul Khakim, Dewi Wahyuningtyas D90-99

(14)

5

12 HASIL ISOLASI SELULOSA SERAT TANAMAN LIDAH MERTUA DENGAN VARIASI SUHU REAKSI SEBAGAI BAHAN PEMBUATAN MEMBRAN SELULOSA ASETAT

Ayu Pramita D100-107

13 PENGARUH UKURAN PARTIKEL TERHADAP KARAKTERISASI DENSITAS AKAR WANGI

Harita Nurwahyu Chamidy, Vicky Wuwung, Tifa Paramitha, Robby Sudarman, Restu Adji

Alif Asyari, Ryan Fauzian Pratama, Rony Pasonang Sihombing D108-113 14 PENGARUH VARIASI KONSENTRASI KAOLIN CLAY TERHADAP DAYA

SERAP AIR PADA BIOPLASTIK DENGAN PENAMBAHAN PVOH BP-05 Aliya Syifa Nurhaliza, Diana Alfiah, Taufik Fatur Rahman, Tiara Anjani Suhartono Putri,

Fauzan Ilham Maulana, Rony Pasonang Sihombing D114-125

E. TEKNOLOGI INFORMASI, MANAJEMEN DAN BISNIS

1 EVALUASI DAN REDESIGN WEBSITE STARTUP ENSIKLOTARI MENGGUNAKAN METODE SYSTEM USABILITY SCALE

Iedam Fardian Anshori, Ignatius Wiseto Prasetyo Agung, Iris Fatia Maharani, Oki Adityawan E 1-9 2 MyVenue: APLIKASI SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN UNTUK

PEMILIHAN TEMPAT PERNIKAHAN MENGGUNAKAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING

Putri Nadira, Uning Lestari, Edhy Sutanta, Erma Susanti E10-19

3 SISTEM INFORMASI MARKETPLACE PENYEWAAN KAMERA BERBASIS WEB

Prima Prasetya Simeon, Uminingsih, Nuniek Herawati E20-30

4 ANALISIS ANCAMAN PHISHING DALAM LAYANAN E-COMMERCE

Irvan Hadi Ramadhan, Erna Kumalasari Nurnawati E31-41

5 PERBANDINGAN DAN KOMBINASI KINERJA ALGORITMA LEAST SIGNIFICANT BIT DENGAN PIXEL VALUE DIFFERENCING PADA STEGANOGRAFI CITRA WARNA

Ibnu Utomo Wahyu Mulyono, Yupie Kusumawati, Karis Widyatmoko E42-49 6 IMPLEMENTASI PROGRESSIVE WEB APPLICATION PADA SISTEM

INFORMASI PASAR LELANG KOMODITI PERTANIAN

Erfanti Fatkhiyah, Joko Triyono*, Haidar Ikram Ramadhan, Nizar Izzuddin Yatim Fadlan E50-59 7 UJI BLACK BOX TES APLIKASI SOFTWARE DEVELOPMENT SYSTEM

INFORMATION (SODEVI) PT. DIMATA SORA JAYATE MENGGUNAKAN KATALON STUDIO

Eland Vaskita Nugraha, Renna Yanwastika Ariyana*, Erna Kumalasari Nurnawati E60-65 8 SISTEM MONITORING NILAI PARAMETER PADA POWER METER

DM6200 BERBASIS INTERNET OF THINGS (IoT) SECARA REALTIME

Khalil Sidik, Samuel Kristyana*, Nyoman Ayu Putri Yolanda, Harits Nur Hidayat E66-75 9 ANALISIS PERENCANAAN MANAJEMEN PROYEK KONSTRUKSI DAN

INFRASTRUKTUR (STUDI KASUS PADA PT BUMI PASIR SEJAHTERA, BANJARNEGARA, JAWA TENGAH)

Nur Rahmawati, Eska Almuntaha, Misbah Nur Rohman, Beltsazar Dalle Lobo E76-86 10 IMPLEMENTASI CLOUD STORAGE MENGGUNAKAN OWNCOULD

DI SD NEGERI LEMPUYANGAN 1 YOGYAKARTA

Stevani Flaviana Lamalouk, Prita Haryani , Samuel Kristyana E87-95

(15)

6

11 BERBISNIS ONLINE BATIK KRATON YOGYA MELALUI MARKETPLACE

Dina Andayati, Yuliana Rachmawati K, Muhammad Sholeh E96-103

12 ANALISIS SWOT PADA UMKM TAHU XYZ DI SLEMAN

Arsyad Muzaffar, Maria Regina Nansi, Maria Novati DJ, Mia Angelinawati E104-112

F. STATISTIKA DAN DATA SCIENCE

1 DETEKSI SEL DARAH SECARA OTOMATIS DENGAN EXTREME LEARNING MACHINE

Lina Lina, Jody Setiawan, Michelle Augustine F 1-6

2 KLASIFIKASI BUAH SEGAR DAN BUSUK MENGGUNAKAN

ALGORITMA CONVOLUTIONAL NEURAL NETWORK DENGAN TFLITE SEBAGAI MEDIA PENERAPAN MODEL MACHINE LEARNING

Dino Rahman Sya’ban, Amir Hamzah, Erma Susanti* F 7-16

3 KLASIFIKASI KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA BERDASARKAN TINGKAT KEDALAMAN DAN KEPARAHAN KEMISKINAN

MENGGUNAKAN NAÏVE BAYES CLASSIFIER DAN K-NEAREST NEIGHBOR

Erma Shofi Utami, Yudi Setyawan* F17-25

(16)

Prosiding Seminar Nasional Aplikasi Sains & Teknologi (SNAST) 2022 Yogyakarta, 12 November 2022

P-ISSN: 1979-911X E-ISSN: 2541-528X

C-49

ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU GUNA MEMINIMALKAN BIAYA PENYIMPANAN MENGGUNAKAN ECONOMIC ORDER QUANTITY (EOQ) DAN

PERIODE ORDER QUANTITY (POQ) PADA UMKM PIGOPE

Dody Dak Cesar P1, Cyrilla Indri Parwati2*, Joko Susetyo3

1,2,3 Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknologi Industri, Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta E-mail: [email protected]

*Corresponding author

ABSTRACT

UMKM Pigope is one of the umkm in Yogyakarta with the main menu of fried bananas typical of Sulawesi served with roa and chili sauce. The main raw material for this fried banana is banana kepok. In the production process, umkm Pigope requires approximately 80 bunches of kepok bananas per month. The problem in this umkm is that there are obstacles in controlling raw materials which cause the production process to be disrupted due to damage to raw materials in storage, considering that the age of ripe bananas is not too long.

From these problems, it is necessary to control raw materials in order to minimize storage costs.

Based on the results of the analysis that has been carried out, it shows that the control of raw material inventory applied by UMKM Pigope is not optimal. Umkm have run out of inventory to meet consumer demand, but umkm have not been able to minimize inventory costs. The use of the Economic Order Quantity (EOQ) and Period Order Quantity (POQ) methods shows the number of economic orders as many as 48 bunches, with the purchase frequency of banana raw materials as many as 17 times the purchase of banana raw materials in one period (1 year), and the number of safety stock proposed as many as 15 bunches. With the proposed inventory control, UMKM Pigope can minimize the total inventory cost from Rp. 15,020,- to Rp. 14,195,584,-. When calculated using EOQ the company can save on inventory costs, the quantity and frequency of purchasing fewer main raw materials by taking into account safety stock and reorder points.

Keywords : Banana Kepok, EOQ, POQ, Raw Material Control

INTISARI

UMKM Pigope merupakan salah satu umkm yang ada di Yogyakarta dengan menu utama pisang goreng khas Sulawesi yang dihidangkan bersama sambel roa dan sambel trasi. Bahan baku utama pisang goreng ini adalah pisang kepok. Dalam proses produksinya UMKM Pigope membutuhkan kurang lebih 80 tandan pisang kepok dalam setiap bulannya. Yang menjadi permasalahan dalam umkm ini adanya kendala dalam pengendalian bahan baku yang menyebabkan proses produksi terganggu karena rusaknya bahan baku dalam penyimpanan mengingat umur pisang kepok yang sudah matang tidak terlalu lama. Dari permasalahan tersebut perlu dilakukan pengendalian bahan baku supaya dapat meminimalkan biaya penyimpanan.

Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan menunjukkan pengendalian persediaan bahan baku yang diterapkan oleh UMKM Pigope belum optimal. Umkm mengalami kehabisan persediaan dalam memenuhi permintaan konsumen, tetapi umkm belum mampu dalam meminimalkan biaya persediaan.

Penggunaan Economic Order Quantity (EOQ) dan Periode Order Quantity (POQ) menunjukkan jumlah pemesanan ekonomis yaitu sebanyak 48 tandan, dengan frekuensi pembelian bahan baku pisang adalah sebanyak 17 kali pembelian bahan baku pisang dalam satu periode (1 tahun), dan jumlah safety stock yang diusulkan yaitu sebanyak 15 tandan. Dengan usulan pengedalian persediaan tersebut UMKM Pigope dapat meminimalisir total biaya persediaan dari Rp 15.020.000,- menjadi Rp 14.195.584,-. Bila dihitung menggunakan EOQ perusahaan dapat menghemat biaya persediaan, kuantitas dan frekuensi pembelian bahan baku utama yang lebih sedikit dengan memperhitungkan safety stock dan reorder point.

Kata kunci : EOQ, Pengendalian Bahan Baku, Pisang Kepok, POQ.

1. PENDAHULUAN

Suatu usaha supaya lancar dipengaruhi oleh suksenya bagian produksi. Produksi sangat mempengaruhi pendapatan yang akan diperoleh nantinya (Fahmi, 2014). Produksi dipengaruhi oleh ketersediaan bahan baku,

(17)

Prosiding Seminar Nasional Aplikasi Sains & Teknologi (SNAST) 2022 Yogyakarta, 12 November 2022

P-ISSN: 1979-911X E-ISSN: 2541-528X

C-50

sehingga perlu dilakukan pengendalikan bahan baku untuk melancarkan jalannya proses produksi (Assauri, 2016). Jalannya proses produksi untuk memenuhi ketepanan waktu kebutuhan pelanggan saat itu dan bisa mengurangi biaya penyimpanan maka dapat dilakukan dengan cara mengendalikan persediaan dari bahan baku yang optimal sehingga proses produksi bisa berjalan dengan lancar.

Apabila bahan baku melebihi kebutuhan dapat menimbulkan resiko, sebab bahan baku ada yang tidak dapat digunakan atau tidak layak pakai karena rusak selain itu akan dikenakan biaya pemeliharaan dan biaya penyimpanan tambahan (Alam, 2018). Sebaliknya jika mengurangi persediaan maka akan mendapat masalah karena persediaan bisa habis (stock out), sehingga akan mengakibatkan terganggunya proses produksi. Oleh karena itu umkm diharuskan dapat merencanakan kebutuhan untuk mengendalikan persediaan bahan baku supaya tepat atau pas sesuai kebutuhan (Harly, 2017).

UMKM Pigope adalah contoh satu bisnis kuliner yang ada di Kota Yogyakarta. Usaha kuliner ini menjajakan pisang goreng dengan sambal khas Sulawesi sebagai menu utama. Masyarakat Sulawesi umumnya menghidangkan pisang goreng bersama dengan sambal seperti sambal roa dan sambal terasi, berbeda dengan daerah lainnya yang menghidangkan pisang goreng tanpa menggunakan sambal. Bisnis ini tidak hanya beroperasi secara offline, dalam hal ini memiliki tempat untuk bertransaksi secara langsung, Selain itu juga memanfaatkan media online yaitu melalui Gojek dalam memasarkan produknya. Pisang goreng dengan khas sambal Sulawesi ini yaitu makanan yang siap saji yang diproduksi dan dihidangkan ketika ada pesanan.

Prospek usaha yang cukup menjanjikan di masa depan mengingat tingginya permintaan konsumen dari waktu ke waktu, dan saat ini kuliner ini belum memiliki kompetitor atau pesaing dalam usaha kuliner yang sama. UMKM pigope sudah memiliki branding yang bagus di mata konsumen. Dalam proses produksinya usaha kuliner ini membutuhkan kurang lebih 80 tandan pisang kepok dalam setiap bulannya. Pisang tersebut dipesan melalui via telepon, setelah itu pemasok mengantarkannya langsung ke tempat tujuan. Pisang yang akan diproduksi merupakan pisang dengan kualitas terbaik, dan pisang yang dibutuhkan tersebut harus selalu tersedia.

Jumlah dan waktu pasokannya harus tepat untuk kelancaran proses produksi. Tetapi, dalam perkembangannya umkm ini masih terkendala dalam hal pengendalian bahan baku karena bahan baku mempunyai umur tidak terlalu lama, bahan baku yang terlalu banyak, sehingga mengakibatkan proses produksi menjadi terhambat seperti terjadinya resiko kerusakan bahan baku dalam penyimpanan. Berdasarkan tersebut diatas maka perlu dilakukan pengendalian bahan baku sehingga tidak akan merugikan umkm tersebut serta diharapkan dapat meminimalkan biaya simpan.

Perusahaan yang melakukan suatu produksi pasti akan membutuhkan persediaan bahan baku (Yuli, 2019). Bahan baku yang tersedia di suatu perusahaan akan membantu jalannya proses produksi sehingga bisa dibuat sesuai yang dibutuhkan dan diminta konsumen. Tersedianya bahan baku digudang dapat melancarkan kegiatan proses produksi dalam suatu perusahaan dan juga mengurangi terjadinya bahan yang kurang, sehingga proses produksi bisa berjalan (Nocoley, 2020).

Persediaan (inventory) merupakan stok bahan atau sumber daya atau suatu item yang dipakai dalam sebuah perusahaan. Selain penting untuk produksi, inventori juga banyak kontribusinya yang diberikan terkait pencapaian kepuasan para pelanggan (Assauri, 2016). Sistem persediaan adalah kumpulan kebijakan dan juga pengendalian dengan memonitor inventory serta meninjau ditingkatan mana yang harus diuatamakan bila stok

(18)

Prosiding Seminar Nasional Aplikasi Sains & Teknologi (SNAST) 2022 Yogyakarta, 12 November 2022

P-ISSN: 1979-911X E-ISSN: 2541-528X

C-51

diisi dan seberapa besar yang akan dipesan (Fahmi, 2014). Dalam manufacture inventori berupa suatu item yang memberikan kontribusi pada output produk yang dihasilkan perusahaan, sehingga dapat menentukan kapan waktu yang tepat untuk pesan kembali dan kwantitas pesanannya (Assauri, 2016).

Manajemen persediaan merupakan salah satu bagian yang penting perusahaan dengan fungsi untuk mengontrol adanya persediaan yang dipunyai perusahaan. Dimulai dari bagaimana memperoleh persediaan, melakukan penyimpanan sampai dimanfaatkan (Sulaeman, 2020). Meliputi barang dalam proses, barang yang sudah jadi, bahan pembantu dan baku juga suku cadang, dimana untuk mengatur ini semua tidak mudah sehingga bila persediaan bermasalah akan mempengaruhi suatu bisnis menjadi rugi. Pengelolaan persediaan yang baik bertujuan supaya meminimalkan dari total biaya yang dikeluarkan serta dapat meningkatkan tingkat service level. Bila rerata level turun maka komponen biaya dapat ditekan sehingga menambah marjin keuntungan yang diperoleh (Assauri, 2016).

Rangkaian suatu kebijakan dalam mengendalian supaya bisa menentukan tingkat persediaan yang harus dimiliki, kapan persediaan harus dipesan guna menambah persediaan serta seberapa banyak pesanan yang harus disiapkan. Jumlah persediaan akan berbeda beda tergantung volume yang diproduksi oleh perusahaan tersebut (Norawati, 2019). Beberapa faktor yang mempengaruhi persediaan yaitu jumlah yang diperlukan per periode berdasarkan hasil peramalan, supaya kontinuitas produksi bisa dijaga. Supaya kontinuitas dapat dijaga dibutuhkan tingkat persediaan yang baik, bahan penolongnya mempunyai sifat tahan lama atau cepat rusak.

Bila barang digolongkan cepat rusak maka persediaan yang akan disimpan tidak boleh banyak, bila tahan lama bisa menyimpan banyak (Septiyana, 2017).

Beberapa model yang bisa dipakai untuk mengendalikan persediaan adalah model probabilistik serta model deterministik. Dalam model probabilistik mempunyai ciri-ciri dalam suatu permintaan yang tidak pasti serta periode datangnya pesananpun tidak bisa diprediksi. Untuk model deterministic berkebalikan dengan model probabilistic yaitu pesanan dapat diketahui dengan jelas dan pasti (Nicoley, 2020). Dari kedua odel persediaan tersebut mempunyai tujuan yang sama supaya bisa mengendalikan persediaan yang dibutuhkan dengan cara memberikan jumlah yang paling optimum dalam melakukan pemesanan.

Berapa banyak barang yang akan dipesan saat akan digunakan dan waktu yang tepat untuk pesan adalah keputusan yang akan diambil oleh seorang manajer dalam persiapan memproduksi barang. Semua keputusan ini mempengaruhi berapa besar biaya yang akan dikeluarkan oleh bagian persediaan, bila tidak tepat akan mempengaruhi biaya simpan barang dan sebaliknya (Assauri, 2016). Ketidaktepatan dalam pemesanan barang akan berpengaruh kepada frekuensi pembelian barang, sehingga dibutuhkan pengambilan keputusan yang tepat. Salah satu metode yang dipakai adalah Economic Order Quantity (EOQ). EOQ adalah jumlah atau total yang akan dibeli yang paling ekonomis untuk setiap kali dilakukan pembelian. EOQ ini sering disebut sebagai volume pembelian yang optimal. EOQ adalah salah satu teknik yang digunakan untuk pengendalian inventory dalam hal pemesanan yang paling ekonomis, mudah diimplementasikan dengan berbagai asumsi (Assauri, 2016).

Dari pernyataan yang telah dituliskan dapat disimpulkan EOQ merupakan usaha/praktek baik yang dilakukan pihak manajemen khususnya bagian persediaan dan produksi dalam menyeimbangkan kondisi dan situasi yang stabil khususnya berkaitan dengan persediaan.

Dalam pengendalian persediaan, salah satu metode yang dipakai untuk menghemat total/jumlah biaya

(19)

Prosiding Seminar Nasional Aplikasi Sains & Teknologi (SNAST) 2022 Yogyakarta, 12 November 2022

P-ISSN: 1979-911X E-ISSN: 2541-528X

C-52

simpan adalah Period Order Quantity (POQ). Metode ini mempolakan frekuensi pemesanan supaya lebih efektif (Septiyana, 2017). Dengan konsep memesan yang ekonomis untuk setiap kali pesan yang bersifat permintaan beragam. Ini bisa digunakan sebagai data yang mendukung dalam penghitungan interval saat pemesanan yang optimal dengan harapan suatu perusahaan bisa mengurangi biaya yang dikeluarkan saat pemesanan (Norawati, 2019).

2. METODE PENELITIAN

Penelitian pada UMKM Pigope berada di Jl. Tantular No.397, Pringwulung, Condongcatur, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Objek penelitian ini adalah UMKM Pigope khususnya pengendalian bahan baku pisang kapok.

Penelitian yang akan dilakukan ini memakai cara/metode deskriptif dan mempunyai sifat kuantitatif, sebab berkaitan dengan objek peneliti yaitu umkm dengan pengambialan data pada kurun waktu yang telah ditentukan dengan mengumpulkan data yang dibutuhkan dan beberapa informasi terkait dengan umkm serta disesuaikan tujuan dari penelitian yang akan dilakukan. Data untuk mendukung penelitian ini diperoleh dengan pengumpulan data primer yaitu hasil observasi dan wawancara secara langsung dengan pemilik umkm dan pengumpulan data sekunder hasil dari literatur, jurnal, buku serta sumber pendukung penelitian lainnya.

Sedangkan pengolahan data dilakukan dengan EOQ dan POQ.

3. HASIL DAN PEMBAHASAN

Pemakaian bahan baku pisang pada UMKM pigope pada Juni 2021- Mei 2022 sebanyak 799 tandan.

Rincian pemakaian dapat dilihat pada tabel 1. Berdasarkan tabel 1 terlihat pemakaian bahan baku pisang pada UMKM Pigope yang berubah-ubah atau tidak stabil untuk setiap bulannya. Pemakaian pisang tertinggi di bulan Desember dan Mei yaitu sebanyak 71 tandan dan terendah sebanyak 61 tandan pada bulan Juni dan Januari.

Sedang total pemakaian bahan baku pisang selama pada Juni 2021- Mei 2022 yaitu sebesar 799 tandan.

Banyaknya pisang yang digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pisang goreng menyebabkan timbulnya biaya persediaan. Biaya dalam persediaan merupakan total/jumlah biaya yang digunakan untuk pengadaan persedian bahan baku, meliputi biaya pemesanan dan biaya penyimpanan persediaan.

Tabel 1 .Bahan Baku Pisang

Bulan Jumlah Pemakaian (tandan) Bulan Jumlah Pemakaian (tandan)

Juni 61 Desember 71

Juli 65 Januari 61

Agustus 64 Februari 65

September 66 Maret 67

Oktober 70 April 69

November 69 Mei 71

Total : 799, Rata-rata = 66

(20)

Prosiding Seminar Nasional Aplikasi Sains & Teknologi (SNAST) 2022 Yogyakarta, 12 November 2022

P-ISSN: 1979-911X E-ISSN: 2541-528X

C-53

=

=

Bila persediaan yang disimpan semakin besar di gudang, maka akan besar pula biaya penyimpanannya.

Juga biaya pesannya, akan mengikuti frekuensi pemesanannya pula. UMKM Pigope mengeluarkan biaya pengadaan berupa biaya telepon untuk pemesanan, biaya angkut di umkm ini tidak dikenakan dengan alasan harga barang yang dipesan sudah termasuk dalam biaya angkut. Selain itu UMKM Pigope tidak kena biaya alam hal surat-menyurat dengan alasan pesanan dilakukan lewat telepon. Tabel 2 terlihat total biaya persediaan bahan baku pisang berdasarkan kondisi aktual pada Juni 2021- Mei 2022.

Bahan baku

Tabel 2. Biaya Persediaan

Biaya bahan baku Jenis biaya Jumlah/bulan Jumlah/tahun (Rp)

Total (Rp)

Pisang kepok

Biaya pemesanan Biaya telp 20.000 240.000

1.440.000

13.800.000

Total biaya persediaan 15.240.000

Biaya pengadaan pisang UMKM Pigope sebesar Rp 1.440.000,- untuk 1 tahun dengan frekuensi pemesanan yang dilakukan sebanyak 48 kali. Banyaknya biaya simpan untuk 1 tahun adalah Rp 13.800.000,-.

Berdasarkan tabel 2, diperoleh biaya untuk persediaan paling baanyak digunakan oleh umkm dalam 1 peeriode adalah biaya simpan sebanyak Rp 13.800.000,- sedangkan biaya pengadaan/pemesanan adalah Rp 1.440.000,- /tahun dengan totalnya adalah Rp 15.240.000,-. Banyaknya biaya penyimpanan yang telah dikeluarkan oleh umkm tersebut perlu dilakukan analisis dengan EOQ. Dengan EOQ bisa diperoleh total pembelian ekonomis yang harus dilakukan pada saat pembelian.

Economic Order Quantity (EOQ)

Biaya pemesanan bahan baku pisang untuk UMKM Pigope setiap kali pesan membutuhkan biaya Rp.

30.000,-, diperoleh dari jumlah biaya pesan dibagi dengan frekuensi pemesanan.

Biaya setiap kali pesan = (1)

= Rp 30.000,- /Pemesanan

Sedangkan perhitungan biaya penyimpanan bahan baku pisang yaitu dengan cara membagi total biaya penyimpanan dengan jumlah persediaam bahan baku, diperoleh Rp. 17.000/tandan.

Biaya penyimpanan bahan baku = (2)

Biaya Transportasi 100.000 1.200.000

Biaya Biaya listrik 150.000 1.800.000

penyimpanan Biaya Tenaga Kerja 1.000.000 12.000.000

(21)

Prosiding Seminar Nasional Aplikasi Sains & Teknologi (SNAST) 2022 Yogyakarta, 12 November 2022

P-ISSN: 1979-911X E-ISSN: 2541-528X

C-54

= Rp 17.271,-

= Rp 17.000,- /tandan

Perhitungan menggunakan menggunakan EOQ, UMKM Pigope dapat menentukan banyaknya bahan baku yang dipesan secara ekomonis dangan memperkirakan antara lead time dan banyaknya permintaan yang konstan. Cara menghitung banyaknya pemesanan pisang dengan optimal pada Juni 2021- Mei 2022 seperti pada hitungan dibawah ini :

Rata-Rata Pengunaan Bahan baku (D) = 799 Biaya Pemesanan (S) = Rp 30.000,-

Biaya Penyimpanan (H) = 17.000,-

(3)

EOQ =

=

=

= 53 tandan

Berdasarkan hasil perhitungan diatas maka, UMKM Pigope dapat memesan pisang paling ekonomis sebanyak 53 tandan. Sedangkan siklus pemesanan dengan metode POQ diperoleh 15 kali pemesanan dalam 1 tahun.

POQ = (4)

POQ =

POQ = 15 kali pemesanan

Sedang persediaan raata-rata bahan baku pisang selama 1 tahun adalah 26 tandan.

Persediaan rata-rata = (5)

=

= 26.5 atau 26 Tandan

Pembelian bahan baku yang diperoleh dengan cara menghitung memakai model EOQ diperoleh sebanyak 53 tandan, sehingga didapat perhitungan yang menunjukkan persediaan rata-rata bahan baku pisang yaitu sebanyak 26 Tandan. Guna menghitung biaya pemesanan tahunan dengan menggunakan metode EOQ :

Biaya pemesanan = s (6)

EOQ =

(22)

Prosiding Seminar Nasional Aplikasi Sains & Teknologi (SNAST) 2022 Yogyakarta, 12 November 2022

P-ISSN: 1979-911X E-ISSN: 2541-528X

C-55

= x 30.000

= Rp 452.264,- /Tahun

Jadi, banyaknya biaya pemesanan yang akan dikeluarkan UMKM Pigope adalah Rp 452.264,- /tahun, sedangkan untuk menghitung biaya simpan tahunan dengan memakai model EOQ hasilnya sebesar Rp. 450.500,- /tahun.

Biaya penyimpanan = H (7)

= 17.000

= Rp 450.500,- /Tahun Safety Stock (Persediaan Pengaman)

Suatu perusahaan apabila ada kejadian kenaikan pemakaian yang terkait bahan baku yang terjadi diluar perhitungan juga terjadi keterlambatan datangnya bahan baku yang dipesan makan persediaan pengaman sangat dibutuhkan (Nocoley, 2020). Ini untuk mengatasi bila terjadi fluktuasi permintaan dan waktu menunggu datangnya bahan baku. Kurangnya bahan baku pisang di UMKM Pigope dapat mengakibatkan proses produksi pada umkm tersebut tidak lancar sehingga keuntungan akan berkurang, sehingga untuk mengatasi hal tersebut dibutuhkan safety stock (Persediaan Pengaman) yang tepat. Biaya yang ditimbulkan akibat kehabisan persediaan bisa dikurangi dengan adanya persediaan pengaman. Bila persediaan pengaman banyak maka akan bisa dikatakan tidak akan kekurangan bahan baku sehingga jalannya proses produksi lancar. Secara linier bila ada persediaan pengaman tentunya menambah biaya simpan, sehingga UMKM Pigope harus pandai mengatur ketepatan jumlah persediaan pengaman sesuai dengan yang dibutuhkan. Untuk memperoleh besarnya safety stock dengan cara mengurangi pemakaian yang maksimum dikurangi pemakaian rata-rata dikalikan lead time diperoleh 15 tandan/tahun.

Safety Stock = (pemakaian maksimum – pemakaian rata-rata) X lead time ….. (8) Safety Stock = (71 – 66) x 3 = 15 Tandan /tahun

Selama ini UMKM Pigope tidak pernah menyediaan pisang sebagai bahan pengaman bila terjadi kurang bahan baku pisang. Hasil hitungan menggunakan EOQ menunjukkan bahwa umkm harus selalu menyediakan persediaan pengaman sebanyak 15 tandan guna antisipasi apabila terjadi kekurangan bahan baku sehingga tidak mempengaruhi proses produksi pembuatan pisang tersebut.

Reorder Point (ROP)

Reorder point digunakan untuk mengetahui kapan UMKM Pigope melakukan kegiatan pemesanan pisang kembali agar barang datang tepat waktu, karena biasanya barang yang dipesan tidak langsung bisa diterima pas hari yang dipesan. ROP yang telah dihitung digunakan untuk melakukan pesan kembali. Dalam menentukan ROP juga dibutuhkan waktu tenggang (lead time). Dalam hal ini lead time untuk UMKM Pigope adalah 3 hari. Karena membutuhkan waktu 3 hari sehingga untuk menghindari kurang bahan baku maka umkm selalu melakukan pengecekan dan memesan kembali saat jumlah persediaan mencapai ROP (titik pemesanan

(23)

Prosiding Seminar Nasional Aplikasi Sains & Teknologi (SNAST) 2022 Yogyakarta, 12 November 2022

P-ISSN: 1979-911X E-ISSN: 2541-528X

C-56

kembali). Dalam melakukan perhitungan waktu pemesanan kembali dilakukan dengan cara membagi jumlah hari kerja dengan frekuensi pemesanan.

Waktu pemesanan = …..(9)

=

= 18 hari

Apabila jumlah hari kerja dalam satu tahun 288 hari, dengan frekuensi pemesanan yang dilakukan dengan menggunakan POQ sebanyak 16 kali, maka UMKM Pigope dapat melakukan pemesanan setiap 18 hari sekali.

Perhitungan untuk menghitung pemakaian rata-rata :

Q = ….. (10)

Q =

Q = 2,9 = 3 Tandan

Pemesanan ekonomis menggunakan EOQ sebesar 53 tandan, dengan pemesanan dilakukan setiap 18 hari, didapat peemakaian rata-rata yaitu sebanyak 3 tandan.

Persediaan bahan baku pisang UMKM Pigope dipakai setiah hari, maka banyaknya bahan baku akan berkurang. Bila persediaan sudah mencapai titik pemesanan kembali berjumlah 9 tandan , maka UMKM Pigope wajib memesan bahan baku kembali berjumlah pesanan ekonomis yaitu 53 tandan. Kegiatan pemesanan dilakukan sebelum persediaan pisang habis, sebab membutuhkan waktu tenggang hamper 3 hari pada saat pemesanan sampai pisang diterima di UMKM Pigope.

Rop = LT x Q …..(11)

= 3 hari x 3

= 9 Tandan Total Cost (TC)

Berdasarkan hasil perhitungan Economi Order Quantity (EOQ) dan Period Order Quantity (POQ), diperoleh total biaya persediaan pisang di UMKM Pigope sebesar Rp. 902.764,- dengan penjabaran sebagai berikut.

Total Cost (TC) untuk persedian pisang

TC = x S + x H ….(12)

TC = x 30.000 + x 17.000 TC = 452.264 + 450.500

TC = Rp 902.764,-

Hasil perbandingan Total Cost (TC) UMKM Pigope dengan EOQ dan POQ dapat dijabarkan sesuai tabel 3,

(24)

Prosiding Seminar Nasional Aplikasi Sains & Teknologi (SNAST) 2022 Yogyakarta, 12 November 2022

P-ISSN: 1979-911X E-ISSN: 2541-528X

C-57

didapat perbedaan biaya persediaan sesuai rumus yang dipakai UMKM Pigope dengan metode Economi Order Quantity (EOQ) dan Period Order Quantity (POQ) sebesar Rp 14.337.236,- dari data dia atas diperoleh perbandingan yang cukup signifikan antara TC yang dikeluarkan UMKM Pigope dengan TC menurut metode EOQ & POQ.

Tabel 3. Total Cost POQ

Bahan baku TC UMKM TC EOQ & POQ SELISIH

Pisang Rp 15.240.000,- Rp 902.764,- Rp 14.337.236,-

4. KESIMPULAN

Berdasarkan hasil analisis diatas, dapat disimpulkan :

1. Jumlah biaya penyimpanan yang optimal berdasarkan perhitungan untuk UMKM Pigope adalah sebesar Rp 450.500,- /tahun.

2. Berdasarkan penggunaan Economic Order Quantity (EOQ) dan Periode Order Quantity (POQ) terlihat banyaknya pemesanan ekonomis yaitu sebanyak 53 tandan, dengan frekuensi pembelian bahan baku pisang sebanyak 16 kali dilakukan pembelian bahan baku pisang dalam satu periode (1 tahun), dan jumlah safety stock yang diusulkan yaitu sebanyak 15 tandan. Dengan usulan pengedalian persediaan tersebut UMKM Pigope dapat meminimalisir total biaya persediaan dari Rp 15.240.000,-menjadi Rp Rp 14.337.236,-.

3. Biaya penyimpanan pada UMKM Pigope adalah Rp 13.800.000,-, setelah dilakukan pengedalian persediaan bahan baku dengan Economic Order Quantity (EOQ) dan Periode Order Quantity (POQ) biaya penyimpanan dapat diminimalisir menjadi Rp 450.500,- /Tahun.

UCAPAN TERIMA KASIH

Trimakasih kepada IST AKPRIND dalam hal ini Jurusan Teknik Industri atas bantuannya sehingga makalah ini bisa terbit.

DAFTAR PUSTAKA

Alam, W. P. (2018). Perencanaan Persediaan Bahan Baku Wajan Dengan Metode MRP (Material Requirement Planning) Pada Perusahaan Cor Alumunium Bintang Dua Di Kec. Cikoneng Kab. Ciamis. Jurnal Media Teknologi, 5(1), 41–62.

Assauri, S. (2016). Manajemen Operasi Produksi.PT. RajaGrafindo Persada : Jakarta

Fahmi I. (2014). Manajemen Produksi Dan Operasi. Cetakan kedua. Penerbit Alfabeta : Bandung.

Harly, I.U, & Arrazi, H.J. (2017). Analisis Economic Order Quantity (EOQ) Pengendalian Persediaan Bahan Baku Kopi Pada Pt. Fortuna Inti Alam. Vol. 7 No.1 (2019) diambil dari:

https://doi.org/10.35794/emba.v7i1.22263.

Nicolev H. (2020). Analisa Pengendalian Persediaan Bahan Baku Menggunakan Metode Economic Order Quantity ( EOQ ) Pada Perusahaan Food Restoran Reservasi Di Bekasi Indonesia. Jurnal Teknik. Vol.4 No.2 (2020).

(25)

Prosiding Seminar Nasional Aplikasi Sains & Teknologi (SNAST) 2022 Yogyakarta, 12 November 2022

P-ISSN: 1979-911X E-ISSN: 2541-528X

C-58

Norawati, M. F. A. & S. (2019). Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku dengan Menggunakan Metode Period Order Quantity (POQ) pada Usaha Roti Kampar Bakery. Jurnal Riset Manajemen Indonesia –, 1(1), 1–5.

Septiyana, D. (2017). Penggunaan Metode POQ (Periode Order Quantity) Dalam Upaya Pengendalian Tingkat Persediaan Bahan Baku (HDN) (Studi Kasus Pada Perusahaan Fragrance Di Tangerang). Jurnal Teknik, 5(1).

Sulaeman. (2020). Perencanaan Pengendalian Persediaan Bahan Baku Instalasi Wifi Dengan Metode Economic Order Quantity (EOQ) (Studi Kasus Di PT. Sumber Berkah Net). Jurnal Teknik, Vol.4 No.2 (2020).

Yuli E & Fauzy M. HS. (2019). Pengaruh Penerapan Metode Economic Order Quantity (EOQ) Terhadap Pengendalian Persediaan Bahan Baku Produksi Di PT. Omron Manufacturing Of Indonesia. Jurnal Logistik. Vol.3 No.2 (2019).

Referensi

Dokumen terkait

Bahwa untuk menyelesaikan pendidikan di Jurusan Informatika Fakultas Teknologi Industri Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta, mahasiswa diwajibkan menempuh semua mata kuliah

Kalisahak 28 Komplek Balapan Yogyakarta 55222 Telp 0274 563029 ext 113 Fax 0274 563846 email: [email protected] Petikan SURAT KEPUTUSAN DEKAN FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI INSTITUT