• Tidak ada hasil yang ditemukan

Dokumen Tentang PLANNING PROGRAMMING

N/A
N/A
Rica Fitriani

Academic year: 2023

Membagikan "Dokumen Tentang PLANNING PROGRAMMING"

Copied!
39
0
0

Teks penuh

(1)

PLANNING

PROGRAMMING

PERANCANGAN WAHANA VIRTUAL SPORT & BOTANICAL GARDEN DENGAN PRINSIP ARSITEKTUR HIGH-TECH PADA PERANCANGAN THEME PARK DI KOTA BANDUNG

Rica Fitriani/212019004

Kelompok 8 Dosen Pembimbing : Tecky Hendrarto, Ir. MM.

ARB-500 TUGAS AKHIR ARSITEKTUR SEMESTER GENAP 2022/2023

Mustika Kusumaning Wardhani, S.T., M.Ars

(2)

LATAR BELAKANG

LATAR BELAKANG JUDUL

Judul dibuat berdasarkan fungsi, lokasi, dan tema. Wahana Sport Visual masih belum ada di kawasan Bandung. Sedangkan untuk Botanical Garden sudah ada beberapa lokasi di kawasan Bandung. Akan tetapi dikawasan Kiara Condong belum ada, karena hal itu dilakukannya rancangan Wahana Sport Visual dan Botanical Garden di kawasan Bandung.

LATAR BELAKANG LOKASI

Kota Bandung merupakan kota pendidikan dan pusat perekonomian. Hal tersebut merubah pola prilaku masyarakat di Kota Bandung yang memerlukan tempat rekreasi untuk melepas penat. Menurut BPS Bandung wisatawan domestik di Bandung 3.7 juta wisatawan sedangkan untuk wisatawan mancanegara sampai 37 ribu wisatawan.

Indonesia

Kota Bandung Kecamatan Batununggal

Jawa Barat

LATAR BELAKANG PENGADAAN PROYEK

Di Kota Bandung belum memiliki taman hiburan bertemakan Sport Visual dan Botanical Garden sehingga nantinya theme park ini mampu mewadahi kegiatan rekreasi bagi masyarakat.

LATAR BELAKANG TEMA

Kota Bandung merupakan kota kedua terpadat di Indonesia, selain itu juga kota bandung merupakan pusat pemerintahan dan pusat perekonomian provinsi Jawa Barat yang mengakibatkan masyarakat menjadi penat dan jenuh dengan aktivitas sendiri. Sehingga untuk melepas diperlukannya tempat rekreasi. Berdasarkan hal tersebut dipilih tema nature dan technology dengan pendekatan Arsitektur High-Tech.

NATURE TECHNOLOGY

(3)

TEMA

NATURE

Tema nature dalam theme park mempunyai ciri khas berupa view pemandangan indah, laut, taman, serta berbagai macam hewan dan flora sebagai pendukung

TECHNOLOGY

Tema technology dalam theme park mempunyai ciri khas penggunaan teknologi serta wahana yang canggih dan mutakhir pada masa tersebut.

CIRI-CIRI BANGUNAN ARSITEKTUR HIGH-TECH

NATURE DAN TECHNOLOGY

Penggabungan antara konsep nature dengan technology. Baik dari segi wahana, arsitektur, maupun hal lainnya.

ARSITEKTUR HIGH-TECH

Arsitektur high-tech juga dikenal sebagai ekspresionisme struktural, adalah sejenis arsitektur modernis akhir yang muncul pada 1970-an, menggabungkan unsur-unsur industri dan teknologi berteknologi tinggi ke dalam desain bangunan. Arsitektur berteknologi tinggi berevolusi dari gaya modernis, menggunakan kemajuan baru dalam teknologi dan bahan bangunan. Ini menekankan transparansi dalam desain dan konstruksi, mencoba untuk menyampaikan struktur dasar dan fungsionalitas bangunan di seluruh interior eksternalnya. Arsitektur high-tech menggunakan banyak aluminium, baja, kaca, dan beton yang tidak begitu digunakan (teknologi yang dikembangkan sebelumnya), karena bahan ini menjadi lebih maju dan ada berbagai bentuk yang lebih luas pada saat gaya tersebut berkembang – umumnya, kemajuan dalam tren menuju ringan yang berat. (sumber: Arsitektur berteknologi tinggi - Wikipedia bahasa Inggris, ensiklopedia independen - 16 Februari 2023)

Inside Out

Penampakan bagian luar dan dalam bangunan dengan arsitektur high tech menonjolkan struktur dan sistem utilitas bangunan.

Celebration of Process

Bangunan dengan arsitektur high-tech menekankan pada hal-hal yang berkaitan dengan konstruksinya.

Transparency, Layering and Movement

Bangunan dengan arsitektur high-tech selalu menampilkan unsur transparan, lapisan dan gerakan semaksimal mungkin.

A Lightweight Filigree of Tensile Member

Pada bangunan dengan arsitektur high-tech, menggunakan baja.

alumunium, kaca, dan beton.

Optimistic Confidence in Scientific Culture

Scientific culture pada bangunan dengan arsitektur high-tech diterapkan pada penggunaan material, warna dan penemuan baru lainnya. Dan memberikan kesan futuristik. (sumber : Mengenal Arsitektur High Tech dan Penerapannya pada Bangunan (99.co) - 16 Februari 2023)

Jinwan Mall

Sumber : Shopping mall design creates a balance with light and dark (inhabitat.com)

(4)

TUJUAN DAN MISI PROYEK

Tujuan umum dari perancangan Theme Park ini adalah menjadi sarana rekreasi bagi masyarakat terutama masyarakat Bandung

Merancang Theme Park yang bertemakan teknologi namun tidak melupakan unsur- unsur alam

Menjadi kawasan yang dapat membantu perekenomian warga sekitar.

Membawa dampak positif bagi lingkungan sekitar

Menyediakan fasilitas rekreasi dan edukasi Menyediakan lapangan kerja

TUJUAN UMUM

TUJUAN KHUSUS

MISI

PENGERTIAN JUDUL

WAHANA

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, wahana adalah kendaraan; alat pengangkut; alat atau sarana untuk mencapai tujuan (Depdiknas, 2008)

VIRTUAL SPORT

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), virtual adalah mirip atau sangat mirip dengan sesuatu yang dijelaskan; tampil atau hadir dengan menggunakan perangkat lunak komputer; Sport dalam Bahasa Inggris memiliki arti olahraga. Dapat disimpulkan bahwa virtual sport adalah olahraga yang dibantu dengan teknologi seperti VR atau perangkat lunak komputer yang merealisasikan keadaan aslinya saat berolahraga.

BOTANICAL GARDEN

Botanical Garden adalah suatu tempat yang memiliki koleksi jenis tumbuhan yang bertujuan untuk penelitian ilmu pengetahuan, konservasi, dan Pendidikan. Area botanical garden merupakan suau tempat yang mampu memperkenalkan berbagai tanaman dari berbagai lingkungan yang berbeda yang bisa dipelajari

THEME PARK

Theme Park adalah sebuah kawasan hiburan bertema yang memiliki daya tarik yang dalam hal desain bangunan, desain lansekap, wahana bermain, dan sarana pembelanjaan Geissler dan Ruck (2011). Secara umum Theme Park merupakan sebuah tempat wahana bermain yang dibuat secara permanan yang dikendalikan dan dikelola untuk sebuah hiburan dengan tema yang khusus sebagai daya tarik pengunjung.

(5)

BAB 1 PENDAHULUAN

SKEMA PEMIKIRAN

ISU

Seiring perkembangan zaman, aktivitas seseorang sangat padat sehingga menimbulkan rasa kejenuhan dan stress sehingga memerlukan kegiatan yang dapat menghilangkan rasa stress seperti

refreshing alam terbuka dan olahraga. Hal ini menunjukkan betapa tingginya kebutuhan ruang rekreasi khusus di Kawasan Bandung.

Ketersediaan sarana rekreasi di Kota Bandung terbatas

Menciptakan ruang baru yang berfungsi sebagai sarana wisata untuk mewadahi kebutuhan masyarakat dan wisatan Bandung.

TUJUAN PROYEK PENDAHULUAN PERMASALAHAN

Jl.jakarta - Terusan Jakarta 40291 Bandung, Jawa Barat

PENGOLAHAN DATA

PLANNING PROGRAMMING STUDI

IDENTIFIKASI ANALISIS

Studi Banding dan Studi Literatur

Pengembangan Kawasan, Kondisi Site dan Peratuan Daerah

Alur Kegiatan, Zoning, dan Kebutuhan Ruang

Penerapan Konsep Struktur sebagai Arsitektural

STUDI

Konsep Tapak Konsep Massa Konsep dalam

Ruang Konsep Utilitas Konsep Struktur Preliminary Design

Design Development

PROSES DESAIN

Laporan

Perencanaan Gambar Kerja

(DED) Maket dan

Animasi Poster

PRODUK RANCANGAN

(6)

Kecamatan Batununggal

DATA PROYEK & BATASAN PROYEK

LOKASI PROYEK

Indonesia Jawa Barat Kota Bandung

Site berada di Kota Bandung, Kecamatan Batununggal Jalan Jakarta. Dengan luas ±34.457m2, berada di lahan kontur yang relatif datar dan berada di daerah iklim tropis.

Nama Proyek Lokasi Proyek Fungsi Utama Fungsi Tambahan

: Theme Park

: Jl. Jl.jakarta - Terusan Jakarta 40291 Bandung Jawa Barat : Taman Hiburan

: Auditorium (Bioskop 3D) dan foodcurt Luas Lahan : ±34.457m2,

KDB Maks:

=70% x 34.457m2

= 241.120m2

KLB

=5,6 x 34.457m2

=192.959 m2 GSB : 15m

Batas Site :

Utara : HKBP Bandung Timur Barat : Kejaksaan Negeri Bandung Selatan : Permukiman

Timur : Rumah makan & Caffe

KDH Min.

=20% x 34.457m2

= 6.891 m2

(7)

DATA PROYEK & BATASAN PROYEK

TINJAUAN TAPAK

SITE

PETA RENCANA POLA RUANG SWK KAREES

Sumber : Peraturan Daerah Kota Bandung No. 10 Tahun 2015

Perdagangan & Jasa Kantor Pemerintahan

Perumahan Pelayanan Umum

Industri dan Perdagangan Ruang Terbuka Hijau

Site berada di Kota Bandung, Kecamatan Batununggal Jalan Jakarta. Dengan luas ±34.457m, berada di kawasan pusat perdagangan dan

jasa. Di sekitar site berada di berbagai macam kawasan. Namun, sebagian besar zona berada di kawasan perumahan dengan kepadatan

yang sangat tinggi.

(8)

Tahun Jumlah Wisatawan

Domestik Laju Pertumbuhan

2017 6.770.610 0,86%

2018 7.357.785 8,67%

2019 8.175.221 11,1%

2020 3.229.090 -60,5%

2021 3.704.263 14,71%

0.86% + 8,67% + 11,1%

STUDI KELAYAKAN

JUMLAH WISATAWAN DOMESTIK

JUMLAH WISATAWAN DOMESTIK

Sumber : Badan Pusat Statistik Kota Bandung (bps.go.id) diolah.

Berdasarkan data di atas, jumlah wisatawan yang datang ke Kota Bandung mengalami penurunan yang drastis akibat adanya pandemi.

Namun, pada tahun 2021, jumlah wisatawan naik. Karena hal tersebut, perhitungan asumsi pertumbuhan wisatawan domestik diambil dari laju pertumbuhan 3 tahun sebelumnya, yaitu dari tahun 2017 s/d 2019. Rata - rata laju pertumbuhan adalah sebagai berikut:

ASUMSI PERTUMBUHAN WISATAWAN DOMESTIK

ASUMSI PERTUMBUHAN JUMLAH WISATAWAN DOMESTIK Sumber : Analisis Penulis, 2023

RATA-RATA PERTUMBUHAN KENAIKAN JUMLAH WISATAWAN DOMESTIK

3 6,88%

(9)

Tahun Jumlah Wisatawan

Domestik Laju Pertumbuhan

2017 189.902 1,58%

2018 227.560 19,83%

2019 252.842 11,11%

2020 30.210 -88,05%

2021 37.417 19,26%

1.58% + 19.83% + 11,11%

STUDI KELAYAKAN

JUMLAH WISATAWAN MANCANEGARA JUMLAH WISATAWAN MANCANEGARA

Sumber : Badan Pusat Statistik Kota Bandung (bps.go.id) diolah.

Berdasarkan data di atas, jumlah wisatawan yang datang ke Kota Bandung mengalami penurunan yang drastis akibat adanya pandemi.

Namun, pada tahun 2021, jumlah wisatawan naik. Karena hal tersebut, perhitungan asumsi pertumbuhan wisatawan domestik diambil dari laju pertumbuhan 3 tahun sebelumnya, yaitu dari tahun 2017 s/d 2019. Rata - rata laju pertumbuhan adalah sebagai berikut:

ASUMSI PERTUMBUHAN WISATAWAN MANCANEGARA

RATA-RATA PERTUMBUHAN KENAIKAN JUMLAH WISATAWAN MANCANEGARA

3 10,84%

ASUMSI PERTUMBUHAN JUMLAH WISATAWAN MANCANEGARA Sumber : Analisis Penulis, 2023

(10)

Wisatawan Persentase

Jumlah Pengunjung

(tahun)

Jumlah Pengunjung

(bulan)

Jumlah Pengunjung

(minggu)

Jumlah Pengunjung

(hari)

Jumlah Pengunjung

(weekend)

Jumlah Pengunjung

(jam)

Domestik 5% 800.559 66.713 16.678 2.383 4.776 217

Mancanegara 5% 8.004 1.501 375 54 108 5

Total 808.563 68.214 17.053 2.437 4.884 222

STUDI KELAYAKAN

ASUMSI JUMLAH PENGUNJUNG BERDASARKAN WISATAWAN

TOTAL ASUMSI JUMLAH PENGUNJUNG BERDASARKAN PERTUMBUHAN JUMLAH WISATAWAN

TOTAL ASUMSI JUMLAH PENGUNJUNG Sumber : Analisis Penulis, 2023

PERHITUNGAN JUMLAH PENGUNJUNG PEAK DAY Rumus :

(50% x jumlah pengunjung perhari ) + jumlah pengunjung perhari

= (50% x 2.437) + 2.437

= 3.655

PERHITUNGAN JUMLAH PENGUNJUNG PEAK HOUR Rumus :

(50% x jumlah pengunjung perjam ) + jumlah pengunjung perjam

= (50% x 222) + 222

= 333

Jam Weekend Hari Minggu Bulan Tahun

0 250.000 500.000 750.000 1.000.000

Domestik

Mancanegara

GRAFIK TOTAL ASUMSI JUMLAH PENGUNJUNG Sumber : Analisis Penulis, 2023

(11)

Laki-Laki 50.3%

Perempuan 49.7%

STUDI KELAYAKAN

PERTUMBUHAN EKONOMI PENDUDUK

Pada bagan dan tabel berikut merupakan persentase jumlah penduduk Kota Bandung menurut jenis kelamin pada tahun 2021, terlihat perbedaan persentase hanya 0,35% dengan artian bahwa jumlah laki-laki dan perempuan hampir seimbang di Kabupaten Bandung Barat ini.

PERSENTASE JUMLAH PENDUDUK KOTA BANDUNG BERDASARKAN JENIS KELAMIN TAHUN 2021

Sumber : Badan Pusat Statistik Kota Bandung (bps.go.id)

Sumber : Badan Pusat Statistik Kota Bandung (bps.go.id)

PERSENTASE JUMLAH PENDUDUK KOTA BANDUNG BERDASARKAN JENIS KELAMIN DAN UMUR TAHUN 2021

Pertumbuhan ekonomi Kota Bandung tahun 2021 naik sebesar 3,76 persen dibandingkan dengan tahun 2020.

INFOGRAFIS PERTUMBUHAN EKONOMI KOTA BANDUNG 2021 Sumber : Badan Pusat Statistik Kota Bandung (bps.go.id)

(12)

PROGRAM RUANG

STRUKTUR ORGANISASI

GENERAL MANAGER

(13)

DATANG

JALUR AKTIVITAS PENGUNJUNG

PLAZA

MENUNGGU

KENDARAAN PARKIR

KENDARAAN UMUM

ENTRANCE JALAN

KAKI BOTANICAL GARDEN VIRTUAL SPORT THEME PARK

LOKET

MEMBELI TIKET

GREEN HOUSE

EDUKASI & MELIHAT TANAMAN

KEBUN JERUK

MEMETIK DAN MEMAKAN BUAH

PLAZA KULINER

MAKAN & MINUM

TOILET

BUANG AIR

LOKET

MEMBELI TIKET

KIDS AREA

BERMAIN

SPORT AREA

BERMAIN

FOOD CURT

MAKAN & MINUM

TOILET

BUANG AIR

BIOSKOP 5D

MENONTON

SOURVERNIR

BELANJA

MUSHOLLA

IBADAH

MUSHOLLA

IBADAH

PULANG

KEBUTUHAN RUANG PLAZA

PARKIR LOKET

GREEN HOUSE KEBUN JERUK PLAZA KULINER TOILET UMUM FOOD CURT MUSHOLLA

TOKO SOUVERNIR WAHANA ANAK WAHANA VR BIOSKOP

TEMPAT PENITIPAN BARANG LABIRIN AQUARIUM

PROGRAM RUANG

FLOW ACTIVITY - MAKRO

SEMI PUBLIC PUBLIC

PRIVATE SERVICE

LABIRIN AQUARIUM MELIHAT IKAN

(14)

PROGRAM RUANG

FLOW ACTIVITY - MAKRO

DATANG

& EXIT

SEMI PUBLIC

PUBLIC PRIVATE

SERVICE PENGUNJUNG

PENGELOLA STAFF

AHLI BOTANI

SERVICE PENGELOLA TENANT

PARKIR OUTDOOR

KIOS MAKANAN

PLAYGROUND

& AREA DUDUK

PLAZA & PLAYGROUND

KEBUN JERUK

WISATA PETIK

KEBUN APEL

KEBUN CERI

TEMPAT PENGILOAN

&

GUDANG

GREEN HOUSE

AREA TANAMAN AREA AI

TOILET &

MUSHOLLA

GUDANG R. PEMBIBITAN

R. AHLI BOTANI

LOADING DOCK LABIRIN

AQUARIUM

BANGUNAN SAMPAH

PARKIR BASEMENT RUANG

PIMPINAN

SMOKING AREA

PANTRY

RUANG GANTI STAFF

R. ARSIP RUANG KERJA

MUSHOLLA &

TOILET

LOBBY

ATM GALLERY LOKET

SOUVERNIR STORE MINIMARKET

TRAMPOLIN GYMNASIUM

KIDS AREA

MUSHOLLA &

TOILET

BIOSKOP SPORT AREA FOOD CURT

BANGUNAN UTAMA

(15)

PROGRAM RUANG

GREEN HOUSE

SEMI PUBLIC

PUBLIC PRIVATE

SERVICE

(16)

PROGRAM RUANG

BANGUNAN UTAMA - BASEMENT

SEMI PUBLIC

PUBLIC PRIVATE

SERVICE

(17)

PROGRAM RUANG

BANGUNAN UTAMA - LANTAI DASAR

SEMI PUBLIC

PUBLIC PRIVATE

SERVICE

(18)

PROGRAM RUANG

BANGUNAN UTAMA - LANTAI DUA

SEMI PUBLIC

PUBLIC PRIVATE

SERVICE

(19)

PROGRAM RUANG

BANGUNAN UTAMA - LANTAI DUA

SEMI PUBLIC

PUBLIC PRIVATE

SERVICE

(20)

PROGRAM RUANG

AREA OUTDOOR

SEMI PUBLIC SERVICE PUBLIC PRIVATE

(21)

PUBLIK 73.3%

SIRKULASI 15%

SERVIS 7.1%

PRIVATE 3.4%

WISATA PETIK 46.2%

WAHANA 15.4%

GREEN HOUSE 15.4%

LABIRIN AQUARIUM 15.4%

FOOD CURT 2.8%

PLAZA KULINER 2.3%

MINIMARKET 0.4%

PROGRAM RUANG

LUAS PERZONA LUAS AREA TERJUAL

(22)

IN

IN &

OUT

ANALISA SITE

Kebun buah berada di area hook digunakan sebagai buffer polusi

dan suara Area transparan pada

greenhouse diletakkan di arah utara dan selatan untuk menghindari sinar matahari yang terik

Area transparan pada greenhouse yang menjadi entrance masuk, dikarenakan sinar matahari dari arah barat tidak terlalu panas dan bagus untuk pertumbuhan vegetasi yang ada dalam bangunan

Bangunan utama

diletakkan di area dekat perkantoran atau perumahan untuk menghindari kebisingan.

Main entrance diletakkan di jl ibrahim adjie dan jl jakarta. Namun, untuk exit diletakkan di jl Ibrahim Adjie karena jl Ibrahim Adjie merupakan jalan utama dan memungkinkan untuk tidak terjadinya cross sirkulation

Entrance bangunan utama menghadap ke area plaza &

playground agar memudahkan pengunjung untuk mengakses ke bangunan utama maupun ke plaza

view greenhouse mengarah ke kebun dan labirin aquarium Sumber kebisingan

Jalur pedestrian di luar site sudah dilengkapi dengan lampu jalan

Terdapat pedestrian untuk pejalan kaki dilengkapi dengan bangku dan tempat sampah

(23)

ELABORASI TEMA

(24)

BAB 4 ELABORASI TEMA

MIND MAP 4.2

STRESS

&

SATURATION

PEOPLE

ENTERTAIN- MENT

PLACE

THEME PARK

NATURE & TECHNOLOGY

MATERIALS TECHNOLOGY

VEHICLE

HEALTHY ENTERTAIMENT

Stress dan kejenuhan merupakan hal yang sering dialami oleh masyarakat di zaman yang penuh dengan kesibukan. Karena itu manusia memerlukan wadah untuk memenuhi kebutuhan hiburan. Theme Park merupakan salah satu wadah untuk memenuhi sarana hiburan yang diperlukan manusia.

Diambilnya tema Nature & Technology, ada pendekatan dalam merancang bangunannya yaitu architecture high-tech.

Prinsip-prinsip dari architecture high-tech itu sendiri memperhatikan material dan teknologi pada strukturnya.

Menyesuaikan dengan tema wahana-wahana yang diambil juga menggunakan unsur nature seperti wisata petik & green

house sedangkan unsur technology adalah sport virtual dan sport simulator.

(25)

NATURE & TECHNOLOGY

NATURE TECHNOLOGY

IMPLEMENTASI TEMA

Unsur Hijau (vegetasi), diimplementasikan pada wisata petik, green house, dan taman bunga.

Unsur Air, diimplementasikan pada labirin aquarium

Unsur batu, diimplementasikan pada penggunaan material yang diterapkan dalam beberapa furniture

Unsur nature diimplementasikan ke dalam beberapa hal:

1.

2.

3.

Penggunaan teknologi pada struktur, seperti penggunaan space frame pada bangunan green house

Penggunaan teknologi pada wahana, seperti virtual sport, simulator sport, dan labirin aquarium.

Penggunaan teknologi sebagai guide tour dengan menggunakan teknologi ai (Artificial Intelligence) Unsur teknologi diimplementasikan ke dalam beberapa hal:

1.

2.

3.

(26)

KONSEP ARSITEKTURAL

GUBAHAN MASSA GREEN HOUSE

BANGUNAN UTAMA

Bentuk awal bangunan adalah sebuah dome dengan diameter 40m dan tinggi 20m. Bentuk dome ini diambil dari bentuk setengah bola

Kemudian adanya penggabungan dari dua dome dengan diameter yang lebih kecil yaitu 34 m dengan tinggi 17 m. Penggabungan ini dengan alasan menghindari kemonotonan dalam bentuk bangunan

Adanya area transparan pada fasad. Bertujuan untuk menyesuaikan arah sinar matahari yang eerguna dalam penyinaran sinar matahari terhadap tanaman dan pemanfaatan area transfaran untuk melihat view tanpa mendaptkan sinar matahari yang berlebihan

Bentuk awal bangunan adalah dari bentuk dasar lingkaran dengan diameter 30 m

Kemudian terjadinya substraktif sebagai respon terhadap site dan sirkulasi untuk masuk ke basement

Adanya penambahan atap seperti kubah dengan skylight berada di tengah atap, hal ini dikarenakan di dalam layout bangunan terdapat taman indoor

(27)

A

KONSEP ARSITEKTURAL

BLOCK PLAN

LEGENDA

A B

B

C

D

E

F

G H

I

J K

A. MASUK B. PARKIR

C. BANGUNAN UTAMA D. PLAZA & PLAYGROUND E. LABIRIN AQUARIUM F. KEBUN CERY

G. GREEN HOUSE H. KEBUN JERUK I. KEBUN APEL.

J. TAMAN BUNGA K. RTH

L. KELUAR

L

(28)

A

KONSEP ARSITEKTURAL

SITE PLAN

LEGENDA

A B

B

D

E

F

H I

J K

A. MASUK B. PARKIR

C. BANGUNAN UTAMA D. PLAZA & PLAYGROUND E. LABIRIN AQUARIUM F. KEBUN CERY

G. GREEN HOUSE H. KEBUN JERUK I. KEBUN APEL.

J. TAMAN BUNGA K. RTH

L. KELUAR

L

(29)

KONSEP ARSITEKTURAL

SIRKULASI

LEGENDA

MOBIL, BUS, MOTOR PEJALAN KAKI SERVIS

(30)

A

A B

B

C

D

E

F

G H

I

J K

L

KONSEP ARSITEKTURAL

ZONING

LEGENDA

A. MASUK B. PARKIR

C. BANGUNAN UTAMA D. PLAZA & PLAYGROUND E. LABIRIN AQUARIUM F. KEBUN CERY

G. GREEN HOUSE H. KEBUN JERUK I. KEBUN APEL.

J. TAMAN BUNGA K. RTH

L. KELUAR

SEMI PUBLIK PUBLIK

SERVIS

(31)

KONSEP ARSITEKTURAL

ZONING DALAM BANGUNAN

5.1

GREEN HOUSE

SERVIS & LOKET

RUANG PEMBIMBITAN RUANG AHLI BOTANI AREA VEGETASI

BANGUNAN UTAMA

LANTAI 1 LANTAI 2

SERVIS

LOKET, R. INFORMASI, & R.

PENITIPAN BARANG RUANG ANTRI

LOBBY

ATM GALLERY, SOUVERNIR STORE, MINIMARKET, & FOODCURT

KANTOR PENGELOLA BIOSKOP

SPORT AREA

KIDS AREA GYMNASIUM TRAMPOLIN

(32)

KONSEP ARSITEKTURAL

SKYLIGHT

Penggunaan skylight pada area lobby membantu memberikan pencahayaan alami dan menunjukkan struktur atap

LABIRIN AQUARIUM Aquarium outdoor yang dilayout dengan sedemikian rupa membentuk sebuah labirin. Mengimplementasikan tema nature

GEODESIC SPACE FRAME

Penggunaan struktur geodesic space frame memungkinkan untuk membuat bangunan dome dengan struktur kokoh.

STREET FOOD

Street food ditata sedemikian rupa sehingga memberikan kemudahan bagi pengunjung tanpa mengganggu sirkulasi

LOW E-GLASS

Penggunaan low e-glass agar cahaya matahari yang masuk ke dalam bangunan dapat di reduksi denganbaik.

(33)

KONSEP ARSITEKTURAL

PERSPEKTIF

(34)

KONSEP STRUKTUR

MODUL GRID, DINDING PENAHAN TANAH, & PONDASI

Modul grid yang digunakan adalah modul dengan ukuran 8,45 m x 8,45 m as ke as dengan pertimbangan modul tersebut dapat memaksimalkan penggunaan material mulai dari baja yang pasarannya memiliki panjang 12m, kayu, hingga keramik sehingga dapat meminimalisir pembuangan material berlebih juga dengan modul 8,45m x 8,45m dapat menampung 3 mobil

pada basement 8,45 m

8, 45 m

Penggunaan dinding penahan tanah jenis secant pile karena secant pile cocok untuk berbagai macam jenis kondisi tanah dan kedalaman, cocok digunakan lahan yang berbatasan, dan dapat menahan rembesan air.

Penggunaan jenis pondasi bore pile dipilih karena pondasi

ini baik untuk bangunan tinggi dan saat pengerjaannya tidak

akan mengganggu kawasan sekitar. Pondasi ini merupakan

jenis pondasi dalam yang berbentuk tabung/silinder dengan

panjang yang bervariasi(10-20)m sampaitanah keras dengan

diameter antara 20cm, 30cm, 40cm, 50cm dan 60cm, dimana

dalam pelaksanaannya dibuat dengan metode pengeboran

titik pondasi sampai kedalaman yang direncanakan. Dimana

dalam perencanaan ini menggunakan ukuran diameter 60cm.

(35)

KONSEP STRUKTUR

SPACE FRAME

Struktur space frame merupakan komposisi dari batang-batang yang masing-masing berdiri sendiri memikul gaya tekan yang sentris dan dikaitkan satu sama lain dengan sistem dalam tiga dimensi atau ruang.

Sistem konstruksi rangka ruang (space frame) menggunakan sistem sambungan antara batang/member satu sama lain yang menggunakan bola/ball joint terintegrasi dengan mero sistem sebagai sendi penyambungan dalam bentuk modul-modul segitiga.

GEODESIC SPACEFRAME

Sumber : Tentang Kubah Geodesik dalam Arsitektur (thoughtco.com)

Geodesic dome merupakan struktur kerangka ruang bulat yang terdiri dari jaringan segitiga yang kompleks. Segitiga yang terhubung menciptakan kerangka kerja self-bracing yang secara struktural kuat namun elegan halus. Kubah geodesik dapat disebut manifestasi dari frasa "kurang lebih," karena minimum bahan bangunan yang disusun secara geometris memastikan desain yang kuat dan ringan, terutama ketika kerangka kerja ditutupi dengan bahan berpihak modern seperti ETFE. Desainnya memungkinkan ruang interior yang besar, bebas dari kolom atau penyangga lainnya.

Jenis Space Frame berdasarkan layer terdiri dari single layer, double layer, triple layer. Single layer adalah seluruh elemen disusun dalam satu permukaan. Double layer yaitu setiap elemen dikelompokan dalam dua lapisan (bidang) paralel dengan nilai jarak antar lapisan tertentu. batang diagonal menghubungkan titik dari kedua lapisan dengan arah berbeda.

Sedangkan triple layer yaitu setiap elemen ditempatkan dalam tiga lapisan paralel yang dihubungkan batang diagonal, keseluruhannya nyaris datar.

Sistem ini sebagai solusi untuk mengurangi panjang batang diagonal.

JENIS PACE FRAMA BERDASARKAN LAYER

Space Frame Structure: Components, Types, and Advantages - The Constructor

Penggunaan space frame pada bangunan memiliki banyak keuntungan di antaranya; Bagian prefabrikasi struktur rangka ruang membuat pemasangan relatif sederhana; Bangunan rangka ruang sangat portabel dan mudah dikelola; Cocok untuk bangunan dengan bentuk dan situs rencana yang tidak teratur; Juga cocok untuk konstruksi bentang yang lebih besar; Dengan menawarkan kolom tengah, struktur ini menghilangkan kebutuhan akan stabilitas geometris; Karena kekokohannya yang ekstrem dan sifatnya yang ringan, struktur rangka ruang memberikan distribusi beban yang paling tepat;

dan Bingkai ruang mendapat manfaat dari ringan, diproduksi secara massal, kaku, dan serbaguna dibandingkan dengan struktur umum lainnya.

(36)

AIR KOTOR

RK BK UFF ST BK

BK SR RK

Keterangan : RK : Riol Kota BK : Bak Kontrol UFF : Up Flow Filter ST : Septic Tank SR : Sumur Resapan

Black Water Grey Water

KONSEP UTILITAS

AIR BERSIH & AIR KOTOR

PDAM SK M

RB PH

PB RA

AIR BERSIH

Keterangan :

PDAM : Pusat Daerah Air Minum SK: Stop Keran

M : Meteran

RB : Reservoar Bawah PH : Pompa Hydrophore RA : reservoar Atas

PB : Pompa Booster

RA PDAM

RK

SR

BK

BK SR

(37)

T

AIR HUJAN

PDAM SK M

RB PH

SD

PENGAMAN KEBAKARAN

SD

SD

SD

H

SD RD

KONSEP UTILITAS

AIR HUJAN & PENGAMAN KEBAKARAN

Keterangan :

RD : ROOF DRAIN T : TALANG

BK : BAK KONTROL SR : SUMUR RESAPAN RK : RIOL KOTA

Keterangan :

PDAM : Pusat Daerah Air Minum SK: Stop Keran

M : Meteran

RB : Reservoar Bawah PH : Pompa Hydrophore SD : Smoke Detectore H : Hydrant

SR RK

T

BK BK

SR

RK

SR SR

H

H

H

H H

(38)

KONSEP UTILITAS

LISTRIK & TATA SUARA

LISTRIK

PLN MCB M

AS

LVMDP SDP

SDP

SDP

SDP

SDP

Keterangan :

PLN : Sumber Listrik

MCB : Main Circuit Braker M : Meteran

G : Genset

LVMDP : Low Voltage Middle Distribution Panel SDP : Sub Distribution Panel

BP : Baterai Pengisi

BB : Bahan Bakar Bulanan

G BP BB

TELEKOMUNIKASI

Keterangan :

PABX : Private Automatic Branch Exchange MDF : Main Distribution Frame

TBT : Terminal Box Telephone

TELKOM

PABX MDF

TBT TBT

TBT

TELKOM

PLN

TATA SUARA

I MX R MDF SSTB

I: Input MX : Mixer R : Relay

SSTB : Sound System Terminal Box

&

(39)

SAMPAH

TS

TS TS

TS

TS TS TS

TS TPS TPA

CHILLER PH

PB CW

PENGKONDISIAN UDARA

AHU

AHU

KONSEP UTILITAS

PENGKONDISIAN UDARA & SAMPAH

Keterangan :

TS : Tempat Sampah

TPS : Tempat Pembuangan Sementara TPA : Tempat Pembuangan Akhir keterangan :

PH : Pompa Hydrophore CW : Colling Water

PB : Pompa Booster AHU : Air Handling Unit

TPS

TPA CW

Gambar

GRAFIK TOTAL ASUMSI JUMLAH PENGUNJUNG Sumber : Analisis Penulis, 2023

Referensi

Dokumen terkait