• Tidak ada hasil yang ditemukan

gambaran perubahan fisik dan perubahan psikologis pada wanita jelang menopause

N/A
N/A
popy ayu wijayanti

Academic year: 2024

Membagikan "gambaran perubahan fisik dan perubahan psikologis pada wanita jelang menopause"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

Perubahan Psikologis 1. Mudah

tersinggung 2. Depresi 3. Cemas

4. Ingatan menurun 5. Stress

Perubahan fisik 1. Berat badan

bertambah 2. Perut kembung 3. Mudah lelah 4. Sulit tidur atau

insomnia

5. Kerontokan rambut 6. Pusing

7. Inkontinensia urine 8. Perubahan kulit 9. Denyut jantung

tidak teratur

Perubahan pada wanita pasca menopause

Menopause

(2)

Kondisi tulang yang lemah atau rapuh lebih beresiko untuk mengalami patah tulang kecil, keadaan ini merupakan salah satu dampak yang paling merusak dari menopause. Dalam pembentukan tulang hormon yang berperan adalah hormon estrogen yang memacu pengeluaran kalsitonim. Jika terjadi

kekurangan hormon estrogen maka berakibat pada kerusakan tulang yang lebih besar dari pda pembentukan tulang sehingga terjadi osteoporosis, osteoporosis meruapakan pengeroposan tulang akibat masa tulang yang dirusak tanpa diperbaiki. Tanda-tanda dari osteoporosis adalah postur tubuh yang membungkuk, kehilangan gigi, nyeri punggung dan nyeri tulang.

5. Perubahan Psikologis Ketika Menopause

1) mudah tersinggung perempuan akan mudah marah dan tersinggung terhadap sesuatu yang sebelumnya dianggap tidak mengganggunya.

2) depresi, rasa sedih yang berlebihan membuat perempuan merasa tertekan disebabkan kehilangan seluruh perananya sebagai wanita berupa hilangnya daya tarik dan kehilangan kemampuan untuk bereproduksi.

3) kecemasan ini timbulnya dari perasaan tidak berharga, tidak berarti dalam hidupnya sehingga memunculkan rasa khawatir didalam diri bahwa orang- orang yang dicintai berpaling dan meninggalkannya sehingga sering terjadi kecemasan.

4) ingatan menurun, setelah memasuki masa menopause ingatanya berangsur- angsur akan menurun.

5) stress hal ini disebabkan ketakutan didalam dirinya, dikarenakan tidak dapat ber reproduksi lagi dalam menjalin hubungan dengan pasangan.

(3)

Konsep of interest : Gambaran Perubahan Fisik Pada Wanita Pasca Menopause Di Desa Mojosulur

Label of interest : Perubahan fisik

Populasi of interest : Wanita pasca menopause didesa mojosulur Judul yang ditemukan :

No .

Judul Variabel Populasi Metode

penelitian

Hasil dan Pembahasan

1. PERUBAHAN

FISIK, PERILAKU SEKSUAL, DAN

PSIKOLOGIS PADA

WANITA YANG MENGALAM I

MENOPAUSE

Variabelnya adalah perubahan fisik yang terjadi pada wanita pasca menopause

Populasi penelitian adalah wanita usia 45-59 tahun yang sudah mengalami menopause di Kelurahan Bangsal RW.05 Kota Kediri dengan jumlah subyek sebanyak 45 responden

Desain

penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Pada penelitian ini subyek yang diambil adalah semua wanita yang berusia 45- 59 tahun yang sudah

mengalami menopause dengan jumlah 45 responden, pengambilan data dengan menggunakan cluster sampling

Perubahan yang terjadi pada wanita yang menopause didapatkan hasil bahwa perubahan fisik yang terjadi pada Wanita menopause dengan usia 45- 49 tahun mengalami perubahan fisik.

Perubahan fisik pada menopause ini secara fisik biologis, keluhan yang sering diutarakan wanita yang mengalami sindrome

menopause adalah rasa panas (hot flush), sakit kepala, cepat lelah, reumatik, sakit pinggang, sesak nafas, susah tidur dan osteoporosis.

2. Gambaran perubahan fisik dan psikologis wanita

menopause di posyandu desa pabelan

Wanita menopause yang mengalami perubahan fisik dan psikologis

Wanita menopause di posyandu desa pabelan

Penelitian ini menggunakan deskrptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dan teknik pengambilan sampel snowball

Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan fisik pada wanita menopause yang menempati presentase paling sering dialami respon adalah

(4)

sampling rasa panas (hot flush) terdapat 61 responden dengan jumlah presentase 81,3

%. Hasil penlitian

didapatkan data 49 responden dengan jumlah presentase 65,3

% mengalami sulit tidur. Dan didapatkan 58,7

% responden mengalami kekeringan vagina.

Perubahan psikologis yang didapatkan paling banyak

presentase 81,3

% adalah mudah tersinggung, perubahan yang ke dua presentase 64 % adalah cemas dan perubahan ketiga dengan

presentase 44 % adalah daya ingat menurun

3. Hubungan Antara Perubahan Fisik Dengan Perubahan Psikologis Wanita Pada Masa

Menopause Di Kelurahan Pucang Sawit Kecamatan Jebres

Perubahan fisik dan perubahan psikologis pada wanita menopause

Populasi dalam

penelitian ini adalah wanita dengan rentang usia 48-55 tahun yang sudah menopause, yang berada di posyandu lansia Kelurahan Pucang Sawit Kecamatan Jebres

Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif analitik dengan desain korelatif.

Sedangkan teknik pengambilan data

menggunakan pendekatan cross sectional.

Sampel = 66 responden dengan teknik

Tabel 2

memperlihatkan responden banyak mengalami perubahan fisik pada masa menopause (59,1%). Tabel 3 memperlihatkan responden banyak mengalami perubahan psikologis (19,7%).

(5)

Kabupaten Surakarta sebanyak 189 orang

sampling proposional random sampling

Berdasarkan hasil penelitian

diketahui 59,1%

responden mengalami perubahan fisik.

Perubahan fisik timbul ketika pembentukan hormon estrogen dan hormon progesteron berkurang, sehingga muncul keadaan seperti rasa panas (hot flushes),

kekeringan pada vagina,

perubahan pada kulit, susah tidur dimalam hari dan meningkatnya berat badan.

Berdasarkan hasil penelitian

diketahui sebagian besar responden mengalami perubahan psikologis kategori cukup (43.9%).

Perubahan psikologis seperti mudah lupa, berdasarkan hasil penelitian dengan wawancara kepada

responden bahwa responden menyatakan sering lupa seperti menaruh kacamata, menaruh kunci motor ataupun lupa saat dinyata

(6)

peneliti mengenai tanggal

(7)

Dampak setiap fase menopause : 1. pra menopause :

 siklus menstruasi menjadi tidak teratur

 perdarahan menstruasi memanjang

 jumlah darah mentruasi lebih banyak

 nyeri saat menstruasi 2. menopause :

 Keringat timbul pada malam hari

 Mudah marah atau emosi

 Sulit tidur dan istrirahat

 Haid tidak teratur

 Terjadi gangguan fungsi seksual

 Badan menjadi bertambah gemuk

 Seringkali tidak mampu menahan kencing

 Stress dan depresi

 Terjadi nyeri otot sendi

 Hot flush atau sering merasa panas

 Terjadinya kekeringan pada vagina karena berkurangnya produksi lendir pada vagina

 Gelisah, cemas, tidak bisa berkonsentrasi dan mudah lupa 3. post menopause :

 osteoporosis : nyeri tulang dan otot

penyakit jantung : jantung berdebar-debar

Referensi

Dokumen terkait

Determinan kecemasan wanita pra menopause adalah perubahan fisik, perubahan sosial dan perubahan seksual di Desa Rawang Lama Kecamatan Rawang Panca Arga Kabupaten Asahan Tahun

Berdasarkan survei yang dilakukan oleh peneliti di Posyandu Desa Pabelan dari hasil wawancara sepuluh ibu menopause dengan usia 55-59 tahun di dapatkan bahwa 8 ibu

Hasil penelitian ini sesuai hasil uji statistik didapatkan tingkat signifikan p=0,966 dan atau < 0,05 artinya ada hubungan yang sangat kuat antara perubahan fisik dengan

Tujuan: tujuan dari penelitian ini yaitu melihat adanya perubahan status periodontitis pasca perawatan scaling dan root planing pada 10 wanita menopause yang

Perubahan Fisik yang Paling Sering Dialami Pasien Kanker Serviks dengan Kemoterapi .... Perubahan Psikologis Pasien Kanker Serviks dengan Kemoterapi 60

Sebaliknya responden dengan tingkat pendidikan tinggi mengerti bahwa pada saat menopause terdapat perubahan fisik yang terjadi adalah responden bersikap mendukung dan

8 Sebelum seorang wanita memasuki masa menopause, ia mengalami perubahan-perubahan fisik pada tubuhnya, yang ditandai dengan menurunnya produksi hormon, menstruasi

menopause adalah pikiran pengatahuan dan perubahan kognitif yang dialami oleh wanita. Hubungan antara Perubahan Fisik dengan Kecemasan Menopause. Dari hasil penelitian yang