• Tidak ada hasil yang ditemukan

GENEVO VANI SEM 3 ALEL GANDA fix

N/A
N/A
Wahyu

Academic year: 2025

Membagikan "GENEVO VANI SEM 3 ALEL GANDA fix"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

MAKALAH

β€œAlel Ganda”

Disusun Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Genetika dan Evolusi

Dosen Pengampu: Aldila Wanda Nugraha, S.Si., M.Pd

Disusun Oleh:

Tri Evani Helmaria (23184206009)

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN ALAM FAKULTAS SOSIAL DAN HUMANIORA

UNIVERSITAS BHINNEKA PGRI TAHUN 2024

(2)

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah yang berjudul "Alel Ganda" ini. Makalah ini disusun sebagai salah satu syarat untuk memenuhi tugas Genetika dan Evolusi pada Universitas Bhinneka PGRI.

Makalah ini membahas tentang pengertian alel ganda, contoh dari alel ganda, peranan alel ganda. Penulis berharap makalah ini dapat memberikan kontribusi positif bagi pembaca.

Penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu, penulis sangat mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari pembaca demi perbaikan di masa yang akan datang.

(3)

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ... 2

BAB I PENDAHULUAN ... 4

A. LATAR BELAKANG ... 4

B. RUMUSAN MASALAH ... 5

C. TUJUAN ... 5

BAB II TINJAUAN PUSTAKA... 6

A. Tinjauan Pustaka ... 6

BAB III PEMBAHASAN ... 7

A. ALEL GANDA DAN PERHITUNGAN FREKUENSI ALEL GANDA ... 7

B. CONTOH-CONTOH ALEL GANDA PADA MANUSIA, HEWAN DAN TUMBUHAN ... 8

C. PENERAPAN DALAM GENETIKA ... 9

BAB IV PENUTUPAN ... 11

A. Kesimpulan ... 11

B. Saran ... 11

DAFTAR PUSTAKA ... 12

(4)

BAB I PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Bila seorang pengajar mengatakan kata alel, yang terbayang dibenak kita adalah sepasang gen yang terdiri dari dua anggota yang masing-masing terletak pada lokus (tempat) yang sama dalam pasangan kromosom yang homolog.

Belum banyak yang mengetahui bahwa dalam alel itu ada yang disebut sebagai alel ganda beserta contoh dan komponen-komponen yang terdapat didalamnya. Contoh sederhananya adalah darah yang memberikan peranan amat penting untuk kehidupan suatu organisme.

Pada tumbuhan, hewan dan manusia dikenal beberapa sifat keturunan yang ditentukan oleh suatu seri alel ganda. Golongan darah ABO yang ditemukan oleh Landsteiner pada tahun 1900 dan faktor Rh yang ditemukan oleh Landsteiner bersama Weiner pada tahun 1942 juga ditentukan alel ganda. Untuk golongan darah tipe ABO misalnya, dikenal alel ganda IA, IB dan I, harus dipahami tentang pengertian tentang antigen, zat anti (antibodi) dan aglutinasi.

Masyarakat luas sudah tidak asing lagi dengan kata golongan darah atau transfusi darah atau bahkan tak heran dengan berbagai variasi warna bulu pada kelinci. Namun pengetahuan mereka hanya sebatas itu tanpa mengetahui apa hubungannya dengan alel ganda yang terdapat pada gen.

Gen ganda adalah suatu seri gen yang menentukan pewarisan secara kuantitatif.

Beberapa sifat pada manusia, hewan maupun tumbuhan seringkali ditentukan oleh adanya gen ganda. Misalnya tinggi badan, pigmentasi kulit, panjang tongkol jagung dan sebagainya.

Alel ganda bukan hanya sebatas ada pada manusia melainkan pada hewan dan tumbuhan pun alel ganda itu ada. Tetapi ada perbedaan antara alel ganda pada manusia, hewan, dan tumbuhan. Maka dari itu, penting bagi kami untuk menyusun makalah ini mengenai alel ganda.

(5)

B. RUMUSAN MASALAH

1. Apa yang dimaksud dengan alel ganda serta bagaimana perhitungan frekuensi alel ganda?

2. Apa contoh-contoh alel ganda pada manusia, hewan dan tumbuhan?

3. Bagaimana sistem golongan darah?

4. Bagaimana peranan faktor Rh dalam dunia kesehatan?

C. TUJUAN

1. Untuk mengetahui pengertian alel ganda serta perhitungan frekuensi alel ganda.

2. Untuk mengetahui contoh-contoh alel ganda pada manusia, hewan dan tumbuhan.

3. Untuk mengetahui sistem golongan darah.

4. Untuk mengetahui peranan faktor Rh dalam dunia kesehatan.

(6)

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

A. Tinjauan Pustaka

Setelah penulis melakukan telaah terhadap beberapa makalah yang terkait dengan judul makalah, ada beberapa yang memiliki keterkaitan dengan penulisan makalah yang penulis lakukan.

Makalah yang pertama yang berhasil penulis temukan adalah makalah yang ditulis oleh Pratama & Azizah Nourma (2013) yang berjudul β€œAlel Ganda”. Tujuan dari penulis menulis makalah ini adalah untuk menjelaskan apa itu pengertian dari alel ganda, contoh penerapan alel ganda pada manusia serta hewan, dan penerapan alel ganda dalam genetika.

(7)

BAB III PEMBAHASAN

A. ALEL GANDA DAN PERHITUNGAN FREKUENSI ALEL GANDA

Menurut letaknya, gen yang terletak pada kromosom disebut kromogen dangen yang terletak pada plasma sel disebut plasma gen. Alel adalah gen-gen yang terletak pada lokus yang sama dalam kromosom homolog. Bila dilihat dari pengaruh gen pada fenotif, alel adalah anggota dari sepasang gen yang memiliki pengaruh berlawanan. Jadi, alel adalah gen-gen yang terletak pada lokus yang sama serta memiliki tugas yang sama atau hampir sama. Pada individu homozigot, pasangan kedua alel mempunyai simbol-simbol yang sama, misalnya BB, MM. Genotif heterozigot pasangan kedua alel mempunyai simbol yang tidak sama misalnya Bb, Mm. Namun Bm dan bM bukan alel.

Alel ganda adalah bila dalam satu lokus pada sebuah kromosom ditempati oleh beberapa (lebih dari satu pasang alel) atau suatu seri alel. Meskipun demikian, pada individu diploid (individu yang tiap kromosomnya terdiri atas sepasang kromosom homolog) banyaknya alel yang ada pada suatu lokus, yang muncul hanya sepasang. Secara matematika hubungan antara banyaknya anggota alel ganda dan macam genotif individu diploid dapat diformulasikan sebagai berikut :

Banyaknya macam genotipe =1/2n ( n + 1 ) n = banyaknya anggota alel ganda

Banyaknya macam genotif Perhitungan frekuensi alel ganda dapat dihitung dengan cara:

1. Persamaan ( p + a ) = 1 hanya berlaku apabila terdapat dua alel pada suatu lokus dalam autosom. Apabila lebih banyak alel yang ikut mengambil peranan, maka dalam persamaan harus digunakan lebih banyak simbol.

2. Berdasarkan hukum kesetimbangan Hardy-Weinberg untuk golongan darah sistem ABO (Rezki et al., 2021), rumusnya adalah:

(p + q + r)2= p2+ q2+ r2+ 2pq + 2pr + 2qr Frekuensi golongan darah A = p2+ 2pr

Frekuensi golongan darah B = q2+ 2qr

(8)

Frekuensi golongan darah AB = 2pq Frekuensi golongan darah O = r2 Sehingga nilai :

π‘Ÿ = βˆšπ‘—π‘’π‘šπ‘™π‘Žβ„Ž π‘”π‘œπ‘™π‘œπ‘›π‘”π‘Žπ‘› π‘‘π‘Žπ‘Ÿπ‘Žβ„Ž 𝑂 π‘‘π‘œπ‘‘π‘Žπ‘™

B. CONTOH-CONTOH ALEL GANDA PADA MANUSIA, HEWAN DAN TUMBUHAN

1. Alel Ganda pada Manusia

Alel ganda pada manusia dijumpai, misalnya pada golongan darah ABO dan Rh.

Golongan darah sistem ABO :

a. Dipengaruhi oleh alel IO, IA, dan IB.

b. IO resesif terhadap IA dan IB.

c. IA dan IB saling kodominan, tidak saling mengalahkan.

d. Interaksi ketiga alel tersebut menghasilkan 4 variasi fenotip golongan darah, yaitu A, B, AB dan O.

e. Orang dengan alel IA dapat membentuk aglutinogen atau antigen yang disebut antigen-A pada permukaan eritrosit dan membentuk antibodi atau aglutinin atau anti-B dalam serum atau plasma darah.

f. Orang dengan alel IB dapat membentuk antigen-B dalam eritrosit, dan zat anti-A dalam serum darah.

g. Golongan darah A memiliki antigen-A h. Golongan darah B memiliki antigen-B

i. Golongan darah AB memiliki antigen-A dan antigen-B j. Golongan darah O tidak memiliki antigen

2. Alel ganda pada Hewan (Kelinci)

Pada kelinci terdapat alel ganda yang mengatur warna bulu. Alel ganda ini mempunyai empat anggota, yaitu c+, cch, ch, dan c, masing-masing untuk tipeliar, cincila, himalayan, dan albino. Tipe liar, atau sering disebut juga agouti, ditandai oleh pigmentasi penuh;

cincila ditandai oleh warna bulu kelabu keperak-perakan; himalayan berwarna putih dengan ujung hitam, terutama pada anggota badan. Urutan dominansi keempat alel tersebut

(9)

adalah c+ > cch > ch > c dengan sifat dominansi penuh. Sebagai contoh, genotipe heterozigot cchc, akan mempunyai bulu tipe cincila

3. Alel Ganda pada Tanaman/Tumbuhan

Contoh umum alel ganda pada tanaman ialah alel s, yang berperan dalam mempengaruhi sterilitas. Ada dua macam sterilitas yang dapat disebabkan oleh alel s, yaitu sterilitas sendiri (self sterility) dan sterilitas silang (cross sterility). Mekanisme terjadinya sterilitas oleh alel s pada garis besarnya berupa kegagalan pembentukan saluran serbuk sari (pollen tube) akibat adanya semacam reaksi antigen-antibodi antara saluran tersebut dan dinding pistil. Sebagai contoh sebagai berikut :

s1 s2 s1s2 s2s3 s1s2 s1s2 s2s3 C. PENERAPAN DALAM GENETIKA

Alel ganda memiliki banyak penerapan penting dalam berbagai bidang, antara lain:

β€’ Golongan Darah Manusia: Sistem golongan darah ABO merupakan contoh klasik dari alel ganda. Gen yang mengontrol golongan darah memiliki tiga alel (IA, IB, dan i), yang menghasilkan empat fenotip golongan darah (A, B, AB, dan O).

β€’ Warna Bulu Kelinci: Warna bulu kelinci juga ditentukan oleh alel ganda. Ada beberapa alel yang mengontrol warna bulu, seperti C (warna penuh), ch (Chinchilla), h (Himalaya), dan c (albino).

β€’ Warna Bunga: Banyak jenis bunga, seperti bunga merak, menunjukkan variasi warna yang luas akibat adanya alel ganda.

β€’ Genetika Populasi: Alel ganda digunakan untuk mempelajari struktur genetik populasi dan evolusi. Frekuensi alel ganda dalam suatu populasi dapat berubah seiring waktu akibat seleksi alam, mutasi, dan peristiwa genetik lainnya.

(10)

β€’ Penelitian Medis: Pemahaman tentang alel ganda penting dalam penelitian penyakit genetik. Beberapa penyakit disebabkan oleh mutasi pada gen yang memiliki banyak alel.

Contoh Soal :

Misalkan alel A mengontrol warna bunga merah, alel B mengontrol warna bunga putih, dan alel AB mengontrol warna bunga merah muda. Jika dua tanaman bunga merah muda disilangkan, kemungkinan fenotip keturunannya adalah...

Penyelesaian:

β€’ Kedua tanaman merah muda memiliki genotip AB.

β€’ Persilangan AB x AB akan menghasilkan keturunan dengan kemungkinan genotip AA, AB, dan BB.

β€’ Fenotip yang dihasilkan adalah merah, merah muda, dan putih.

(11)

BAB IV PENUTUPAN

A. Kesimpulan

Berdasarkan pembahasan diatas dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut :

1. Alel ganda adalah bila dalam satu lokus pada sebuah kromosom ditempati oleh beberapa (lebih dari satu pasang alel) atau suatu seri alel.

2. Persamaan (𝑝 + π‘Ž) = 1 hanya berlaku apabila terdapat dua alel pada suatu lokus dalam autosom. Berdasarkan hukum kesetimbangan Hardy-Weinberg untuk golongan darah sistem ABO, rumusnya adalah: (p + q + r)2 = p2 + q2 + r2 + 2pq + 2pr + 2qr

3. Alel ganda terdapat pada manusia, hewan dan tumbuhan. Pada manusia golongan darah ABO dan Rh. Golongan darah sistem ABO yaitu Dipengaruhi oleh alel IO, IA, dan IB. Pada hewan adalah alel ganda pada kelinci mengatur warna bulu dan pada tanaman contoh umum alel ganda pada tanaman ialah alel s, yang berperan dalam mempengaruhi sterilitas.

B. Saran

Penulis tentunya masih menyadari jika makalah diatas masih terdapat banyak kesalahan dan jauh dari kesempurnaan. Penulis akan memperbaiki makalah tersebut dengan berpedoman pada banyak sumber serta kritik yang membangun dari para pembaca

(12)

DAFTAR PUSTAKA

https://id.wikipedia.org/wiki/Prinsip_Hardy%E2%80%93Weinberg

https://www.studocu.com/id/document/universitas-negeri-semarang/biology/pewarisan-sifat- yang-ditentukan-oleh-alel-ganda/28295238

Pratama, Y. S., & Azizah Nourma. (2013). Alel Ganda.

Rezki, K. E., Oktarianti, R., Wiyono, H. T., & Purwatiningsih. (2021). Distribusi dan Frekuensi Alel Golongan Darah Sistem ABO dan Rhesus pada Penduduk Pulau Gili Ketapang Probolinggo. Biosaintropis (Bioscience-Tropic), 7(1), 91–96.

https://doi.org/10.33474/e-jbst.v7i1.452

Referensi

Dokumen terkait