Name : Muhammad Aulia Algifari Nim : 2010812310029
Good and bad become Architect
open minded hectic schedule full of pressure
Introduction
Transition to topic
Sub-topics
Closing
Hello My name is Muhammad Aulia Algifari. My friends always call me algi. I was born in central borneo, sampit. My hobby’s
Watching movies. I like wacthing movie of sci-fi and action genre.
I really love movies which tell about motivation in life. I also like reading comics with smartphone. Sometime when I’m bored to do my homeworks. I read comics to freshen my mind.
currently I am studying at Lambung mangkurat university, i majored in architecture. About 1 year I studied in architecture, there good and bad things which i can get.
sebelum saya kuliah, saya pikir para dosen di jurusan arsitektur ulm itu ada yang galak, selalu memberi tugas diluar batas kemampuan, dan kurang peduli dengan kondisi para mahasiswanya. Tapi semua persepsi itu hilang semuanya ketika saya sudah masuk kuliah arsitektur di ulm. Selama satu tahu saya kuliah di arsitektur. Para dosen arsitek mengajar dengan cukup ramah dengan pembawaan yang berwibawa. Mereka juga kadang memotivasi mahasiswa ketika mulai jenuh dengan tugas kuliah.
Ada perbedaan yang saya dapatkan selama 1 tahun kuliah di arsitektur yaitu mengenai bagaimana menggunakan rasa ketika merancang suatu bangunan. Menggunakan rasa ketika merancang suatu bangunan ini sangat penting dan karena rasa inilah yang membuat arsitek bisa melihat hal-hal kecil yang bisa berguna bagi orang lain. Bagaimana kita bermain peran menjadi penghuni rancangan,
mengkomposisi banyak aspek menjadi sebuah ide konsep yang utuh dan cermat. Semua itu
menggunakan rasa sebagai dasarnya. Hal inilah yang membedakan arsitek dengan profesi lainnya.
Seorang arsitek lebih peka dan teliti dengan lingkungan sekitarnya atau istilahnya open minded.
Minggu minggu awal kuliah di arsitektur bisa dibilang minggu paling tenang dalam satu semester, karena tugas kuliah masih belum banyak di jurusan arsitektur tapi setelah satu bulan kuliah. Tugas kuliah dijurusan arsitektur akan sangat banyak hingga puncaknya sampai akhir semester. Karena banyaknya tugas di jurusan arsitektur hal inilah yang membuat mahasiswa sering bergadang bahkan sampai tidak tidur di malam hari untuk mengerjakan tugas. Mengenai seringnya bergadang karena nugas Semua itu tergantung pada diri setiap orang , bagaimana mereka memanajemen waktu sebaik mungkin supaya tidak keteteran ketika dekat deathline pengumpulan tugas.
Hal yang paling kontreversi di jurusan arsitek salah satunya adalah waktu. Di dunia kerja seorang arsitek harus bisa merancang suatu proyek dengan efektif dan efisien. Ada banyak sekali tantangan yang harus arsitek hadapai, Apa lagi tuntutan globalisasi yang membuat seorang arsitek harus cepat tanggap untuk merancang suatu proyek, tapi hal itu juga berlawanan karena banyak aspek yang perlu diperhatikan seorang arsitek dalam merancang suatu bangunan, belum lagi mencari inspirasi ide konsep rancangan yang dimana hal inilah yang bisa membuat arsitek stuck atau buntu dalam progres. Mungkin dalam analisis aspek lainnya masih bisa dilakukan secara bertahap tapi jika dalam mencari ide konsep hal ini perlu banyak explorasi dan bisa membuat arsitek buntu ditengah jalan. Belum lagi jika rancangan desain bangunannya ada yang mengalami kegagalan hal ini bisa membuat rasa malu secara batin bagi seorang arsitek.
seperti kata zaha hadid “ if you want an easy life don’t be an architect” ada banyak tuntutan untuk menjadi seorang arsitek dan banyak pengorbanan di dalamnya tapi ketika seorang arsitek berhasil merancang suatu bangunan dan bangunan tersebut bermanfaat dan bermakna bagi orang lain. Ada rasa kepuasan batin tersendiri yang membuat rasa lelah dalam proses rancangan bisa terbayarkan. semuanya kembali kepada diri kita masing-masing apa tujuan kita menjadi seorang arsitek ?
Open minded Hestic schedule Full of pressure