• Tidak ada hasil yang ditemukan

1441 H/2020 M - Repository UMJ

N/A
N/A
Nguyễn Gia Hào

Academic year: 2023

Membagikan "1441 H/2020 M - Repository UMJ"

Copied!
94
0
0

Teks penuh

Syed Muhammad Naquib Al-Attas merupakan salah seorang tokoh yang membentuk pendidikan Islam dan pengkaji mengangkat tokoh ini kerana beliau merupakan seorang intelektual Muslim yang mempunyai sumbangan pemikiran yang cemerlang dalam dunia pendidikan Islam. Dalam penyelidikan ini, pengkaji meneliti pemikiran Syed Muhammad Naquib Al-Attas terhadap pendidikan Islam dalam konteks masyarakat moden. Dalam usaha menyelamatkan masyarakat moden daripada masalah kompleks dalam masyarakat Islam, penulis ingin meneliti pendidikan Islam dalam konteks masyarakat moden, menganalisisnya melalui pemikiran Syed Muhammad Naquib Al-Attas.

Tajuk dalam tesis ini ialah “Pendidikan Islam Dalam Konteks Masyarakat Moden”.Tumpuan kajian ini ialah Pemikiran Syed Muhammad Naquib al-Attas tentang Pendidikan Islam Dalam Konteks Tujuan penyelidikan ini adalah untuk menambah wawasan dan intelektual. Pemikiran Syed Muhammad Naquib al-Attas tentang pendidikan Islam dalam konteks masyarakat moden.

Menurut Syed Muhammad Naquib Al-Attas, hasil kajian ini diharapkan dapat memberi sumbangan kepada pembaca tentang pendidikan Islam dalam konteks masyarakat moden. Hasil kajian ini diharapkan dapat memberikan sumbangan dan kekayaan ilmu yang akan memudahkan kajian lanjutan untuk mengkaji pendidikan Islam dalam konteks masyarakat kontemporari. Falsafah dan Amalan Pendidikan Islam Syed Muhammad Naquib Al-Attas" (Bandung: Mizan, 2003); Karya Tolib Bur Rozaq bertajuk.

Perkembangan Epistemologi Pendidikan Islam dalam Pemikiran Syed Muhammad Naquib Al-Attas (Sleman: Daepublish, 2017), serta buku, jurnal, artikel dan sumber lain yang berkaitan dengan penyelidikan.

PENDAHULUAN

Identifikasi Masalah

Fokus dan Subfokus Penelitian

Rumusan Masalah

Tujuan Penelitian

Kegunaan Penelitian

Metodologi Penelitian

  • Waktu Penelitian
  • Metode Penelitian
  • Sumber Data
  • Teknik dan Prosedur Pengumpulan Data
  • Prosedur Analisis Data
  • Pemeriksaan Keabsahan Data

Sistematika Penulisan

TINJAUAN PUSTAKA

Pengertian Pendidikan

Istilah ini kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris sebagai “education” yang berarti pengembangan atau bimbingan. Marimba, menjelaskan bahwa pendidikan adalah tuntunan atau tuntunan secara sadar dari pendidik terhadap perkembangan jasmani dan rohani yang dididik kepada pembentukan kepribadian yang utama. Dari sudut pandang masyarakat, pendidikan berarti pewarisan budaya dari generasi tua kepada generasi muda, agar kehidupan masyarakat lestari, dengan kata lain masyarakat memiliki nilai-nilai budaya yang ingin diwariskan dari generasi ke generasi, sehingga jati diri masyarakat dapat terjaga.

Pendidikan Raka Joni adalah “proses interaksi manusia yang ditandai dengan keseimbangan antara kedaulatan subjek didik dan otoritas pendidik”. Menurut undang-undang no. 20 Tahun 2003 tentang SISDIKNAS Bab I menyebutkan, pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, dan keterampilan. dibutuhkan bagi diri, masyarakat, bangsa dan negara. Sedangkan dari segi sosial, pendidikan merupakan upaya pewarisan nilai-nilai budaya dari generasi lama kepada generasi baru, agar nilai-nilai budaya tersebut tetap terjaga.

Hal ini terlihat ketika tradisi sebagai muatan budaya selalu dilestarikan dalam masyarakat, dari generasi ke generasi. Namun pelestarian nilai-nilai budaya tersebut hanya akan mungkin terjadi jika ada pendukung yang terus menerus dari generasi ke generasi.

Tujuan Pendidikan

Kemudian mendefinisikan pendidikan dari sudut pandang individu adalah upaya untuk membimbing dan menghubungkan potensi individu. Dalam konteks ini, kita dapat melihat hubungan antara pendidikan dan tradisi budaya dengan kepribadian suatu masyarakat, betapapun sederhananya masyarakat itu. Tentunya hubungan ini hanya akan mungkin terjadi jika para penganut nilai-nilai tersebut dapat menularkannya kepada generasi selanjutnya.

Unsur-unsur Pendidikan

Dalam tesisnya, Lailatus Sa'adah menjelaskan dan meneliti pemikiran Syed Muhammad Naquib Al-Attas berhubung konsep pendidikan akhlak dalam menghadapi fahaman sekularisme. Disertasi Izzah Fauziah, tahun 2014, jurusan Pendidikan Agama Islam, Fakulti Pendidikan dan Pengajaran, UIN Syarif Hidayatullah, bertajuk “Mengingat Syed Muhammad Naquib Al-Attas Pendidikan Islam”. Dalam tesisnya, Izzah Fauziah menjelaskan dan meneliti pemikiran berkaitan pendidikan Islam menurut Syed Muhammad Naquib Al-Attas.

Tesis Miftah Farid, tahun 2013, jurusan Pendidikan Agama Islam, didaftarkan pada tahun 2008, bertajuk "Konsep Ta'dib Menurut Syed Muhammad Naquib Al-Attas". Dalam tesisnya, Miftah Farid hanya menjelaskan dan mengkaji konsep ta'dib tanpa menjelaskan pemikiran pendidikan Islam yang lain menurut Syed Muhammad Naquib Al-Attas. Daripada ketiga-tiga kajian tersebut, belum ada sesiapa pun yang membincangkan pemikiran pendidikan Islam dalam konteks masyarakat moden menurut Syed Muhammad Naquib Al-Attas.

Syed Muhammad Naquib Al-Attas adalah seorang yang sememangnya bertuah dari keturunannya. 3 Tolib Bur Rozak, Perkembangan Epistemologi Pendidikan Islam “Pemikiran Syed Muhammad Naquib Al-Attas”, (Sleman: Daepublish, 2017), hlm. Semasa masih mengikuti program S1 di Universitas Malaya, Naquib Al-Attas telah menulis dua buah buku.

Memetik pendapat Syed Muhammad Naquib Al-Attas dalam bukunya The Concept of Education in Islam, kepentingan pendidikan merupakan perkara yang amat penting dalam reka bentuk sistem pendidikan dan pelaksanaannya. Menurut Al-Attas, pemikiran yang dijelaskan di atas masih tertumpu kepada makna konsep. Al-Attas menjelaskan bahawa tujuan menuntut ilmu dalam Islam adalah untuk menanamkan kebaikan dalam diri manusia sebagai manusia sejagat.

Oleh itu, menurut Al-Attas, orang yang soleh ialah orang yang menjalankan adab dalam keperibadiannya, sehingga menjadi orang yang baik 23. Syed Muhammad Naquib Al-Attas menyatakan bahawa masyarakat moden adalah perubahan yang bercirikan kemajuan ilmu pengetahuan. dan teknologi yang dikuasai oleh dunia barat. 41 Andi Wiratama, “Konsep pendidikan Islam dan cabarannya menurut Syed Muhammad Naquib Al-Attas”, dalam At-Ta‟dib, Vol.

Dari pandangan Al-Attas di atas, bahwa gambaran manusia yang ideal adalah manusia yang sempurna lahir dan batin (Akal, Nafs dan Qalb). Karena Al-Attas menekankan unsur ruhani (Qolb) bagi manusia yang meliputi iman dan taqwa serta akhlak mulia. Konsep pendidikan Islam dan tantangannya menurut Syed Muhammad Naquib Al-Attas", dalam At-Ta'dib, Vol.

Sekularisme dan Pendidikan Moral (kajian pemikiran Syed. Muhammad Naquib Al-Attas tentang konsep pendidikan akhlak dalam menghadapi sekularisme)".

Referensi

Dokumen terkait

From data analysis of nautical terms in the Greyhound film, it is shown that in this study there are approximately 70 nautical terms of Captain Krause and using